NovelToon NovelToon
SENI TRANSMUTASI TULANG PURBA

SENI TRANSMUTASI TULANG PURBA

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: 秋天(Qiūtiān)

Han jian merupakan seorang pemuda dari klan Han yang tidak dapat ber kultivasi sejak kecil sehingga menjadi bahan hinaan di klan Han, ia tidak dapat ber kultivasi dikarenakan ia tidak memiliki dantian seperti yang lain nya melain kan sebuah pusaran hitam yang di akibatkan karena dantian nya telah hancur, namun nasibnya berubah setelah menemukan sebuah fragmen tulang di makam ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 秋天(Qiūtiān), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28: GEMA DI DUNIA BAWAH (EPILOG)

Sepuluh tahun telah berlalu sejak langit di atas Benua Awan Biru dan Dunia Atas terbelah oleh cahaya hitam-putih yang legendaris. Hari itu, yang kini dikenal sebagai Hari Pemutusan Rantai, ditandai dengan hilangnya tekanan energi yang selama ribuan tahun mencekik jiwa-jiwa para kultivator.

Di bekas reruntuhan Klan Han, kini telah berdiri sebuah kota baru yang megah bernama Kota Kehendak Bebas. Tidak ada lagi kasta berdasarkan tingkat dantian. Di tengah alun-alun kota, berdiri sebuah monumen raksasa: bukan patung Han Jian yang sombong, melainkan sebuah gerbang terbuka yang terbuat dari batu hitam sederhana. Di bawahnya tertulis: "Kekuatan tidak berasal dari apa yang kau tampung, tapi dari apa yang kau berikan."

Xiao Yue berdiri di balkon laboratorium alkimianya, menatap langit senja yang berwarna ungu keemasan. Ia bukan lagi gadis alkemis yang dikejar ketakutan. Kini, ia adalah Pemimpin Sekte Tulang Abadi di Dunia Atas, namun ia lebih sering menghabiskan waktunya di dunia bawah untuk mengajar anak-anak yang lahir tanpa bakat alami.

"Guru Xiao!" seorang bocah laki-laki berlari menghampirinya. "Lihat! Aku berhasil mengalirkan energi ke dalam tulang jariku tanpa menggunakan meditasi perut!"

Xiao Yue tersenyum hangat, membelai rambut bocah itu. "Bagus, Nak. Ingat, tulangmu adalah fondasi duniamu. Jangan biarkan siapa pun memberitahumu bahwa kau 'kosong' hanya karena kau tidak memiliki wadah."

Setelah bocah itu pergi, seorang pria dengan zirah hitam pudar melangkah dari bayang-bayang. Itu adalah Captain Iron, yang kini menjabat sebagai Panglima Penjaga Perdamaian Benua.

"Masih belum ada kabar darinya?" tanya Iron pelan.

Xiao Yue menggeleng, matanya menatap bintang paling terang di langit utara. "Dia tidak perlu memberi kabar. Setiap kali aku merasakan detak jantungku sendiri atau melihat bintang-bintang itu bersinar lebih terang tanpa bantuan sesaji jiwa, aku tahu dia masih di sana. Menjaga batas agar para 'Arsitek' baru tidak pernah muncul lagi."

Di dimensi yang jauh melampaui jangkauan panca indra manusia, di sisa-sisa Istana Pusat yang kini telah berubah menjadi taman bunga kosmik, Han Jian duduk bersila. Tubuhnya tidak lagi berpendar menyilaukan; ia tampak seperti pemuda biasa, namun setiap napasnya selaras dengan denyut nadi alam semesta.

Ia tidak lagi memegang tombak. Di depannya, sebuah benih cahaya perak melayang lembut—sisa-sisa kesadaran ayahnya, Han Shuo. Han Jian sedang menggunakan energi kehampaan untuk perlahan-lahan merajut kembali jiwa ayahnya ke dalam bentuk yang baru.

Tiba-tiba, mata Han Jian terbuka. Ia menoleh ke arah kegelapan tak berujung di luar batas alam semesta yang dikenalnya. Ia merasakan getaran dari dimensi lain, sebuah panggilan dari tempat yang jauh lebih purba.

"Satu siklus telah berakhir," gumam Han Jian, suaranya tenang namun mengandung kekuatan penciptaan. "Tapi kehampaan selalu memiliki cerita baru."

Ia berdiri, membersihkan debu bintang dari jubahnya. Ia melihat ke arah Benua Awan Biru, melihat Xiao Yue yang sedang tersenyum, dan melihat jutaan manusia yang kini hidup dengan martabat mereka sendiri.

Han Jian tersenyum tipis. Perjalanannya sebagai pemuda tanpa dantian dari sebuah klan kecil telah usai. Kini, perjalanannya sebagai Penjaga Kehendak Semesta baru saja dimulai. Dengan langkah yang ringan, ia berjalan menuju kegelapan kosmos, siap untuk menghadapi apa pun yang ada di balik tirai penciptaan berikutnya.

1
Malik Junjung
critanya trlalu ringkas...
Malik Junjung
yach... mnurut sy sich drpd ikut ujian kdewasaan mnding klwr dri klan... drod pmer kekuatn....
angin kelana
bab selanjutnya semoga lebih seru lg..
秋天(Qiūtiān): di tunggu ya teman teman
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!