Seorang gadis bernama Masya yang masih duduk dibangku SMA saat ini. Suatu ketika keluarganya mengalami kebangkrutan hingga ayahnya meninggal karena serangan jantung.
Kemudian Masya menerima pengkhianatan dari sahabat dan pacarnya sendiri. Dari situ dia bertemu dengan seorang pria tampan yang sangat dingin namun hangat hatinya.
Akhirnya mereka saling jatuh cinta dan hubungan mereka tidak mendapat restu dari pria tersebut.
Pria itu sangat mencintai Masya dan melakukan apapun untuk Masya.
Ingin tahu kisah cinta seorang gadis cantik dan CEO tampan yang terkenal yuk mampir baca novelnya sekarang buruaaan !! 😁😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28
sedangkan dirumah masya, mamanya sedang sibuk membuat pesanan kue. masya tetap berada dikamar karena tdak diperbolehkan membantu. mama masya menyuruhnya belajar karna besok dia akan melaksanakan ujian. tetapi didalam kamar masya senyum senyum sendiri, dia ingat saat jatuh dalam pelukan feri tadi.
kenapa dadaku berdetak cepat banget tadi serasa mau meledak. om itu sangat tampan sekali bulu mata yg panjang, bola mata yang indah gumam masya lalu tersenyum lebar
"aaahh aku mau mandi ah udah mau sore, gila lama lama aku memikirkan hal itu."gumam masya lalu pergi membersihkan dirinya.masya yang berniat akan belajar malam ini tidak fokus karena kecelakaan siang tadi membuat dia melayang layang.
malam ini merupakan malam yang sangat membosankan bagi feri. dia ingin sekali tidak mengikuti makan malam ini. tapi keinginannya di urungkan mengingat perdebatan panjang yang akan terjadi antara dia dan mamanya jika tidak ikut makan malam.
sial dimana sekertaris yang siap siaga itu apa dia menikmati hari libur ini dengan santai dirumahnya. kenapa dia tidak datang menolongku. kemana kamu fe kenapa tidak menelfonku bilang kita mau rapat keluar kota atau kita akan pergi keluar negeri mengunjungi perusahaan disana ahhh sial gumam feri sudah tidak ada alasan lain untuk tidak ikut makan malam ini.
berbeda dengan erika yang sangat bersemangat ingin makan malam dengan feri dan keluarganya itu. dia sudah bersiap siap memilih baju yang bagus untuk dia pakai malam ini. terlihat sangat berantakan sekali kamarnya hanya untuk memilih baju yang tepat menurutnya.
mereka pun sudah berkumpul, erika dan keluarganya sudah sampai dulu direstoran yang sudah mereka siapkan.papa mama feri pun juga sudah sampai namun feri masih tak kunjung muncul.
"selamat malam om tante"ucap erika lalu menghampiri papa mama feri cipika cipiki seperti orang modern zaman sekarang.
setelah erika menyambut papa mama feri erika masih mengedarkan matanya kemana mana menunggu kedatangan feri. orangtua feri dan erika sudah berbincang bincang dimeja makan. beberapa saat kemudian feri pun muncul, erika tersenyum bahagia melihat kedatangan feri.
"akhirnya kamu datang juga aku nunggu kamu dari tadi"ucap erika lalu menggandeng tangan feri menuju mejanya
"hemmm erika jaga sikapmu, malu dilihat orang tua kita" ucap feri lalu menepis tangan erika yg sudah menggandengnya.
wajah erika masam karena feri melakukan dia seperti itu. makan malam pun di mulai mereka sudah saling berbicara menyakan kabar satu sama lain.
"gimana fer perkembangan perusahaanmu"tanya papa erika kepada feri
"untuk saat ini sudah membaik om banyak peningkatan terjadi setelah kejadian itu"ucap feri. karena setelah kakanya mengalami kecelakaan perusahaan terjadi penurunan namu setelah papa feri memaksa feri untuk mengelola masalah dapat teratasi dan perusahaan kembali membaik. seteleh membahas bisnis yang feri lakukan , feri pun merasa bosan.
"saya perpemisi ketoilet dulu"ucap feri lalu meninggalkan mereka. erika pun melihat feri tidak bahagia saat ini. feri pun juga enggan berbicara dengannya.
setelah feri meninggalkan mereka, feri pun menlfon sekertrisnya itu.
"hallo fe, kamu dimana? apa kamu menikmati liburanmu sampai kamu lupa denganku tidak menghubungiku sama sekali, apa kamu sudah bisan bekerja denganku"ucap feri kesal saat fe sudah mengngkat telfon dari tuan mudanya itu.
terimakasih dukungannya kakak