NovelToon NovelToon
Dua Hati Mencintai

Dua Hati Mencintai

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romantis
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Agustin Hariyani

Cinta tidak pernah salah.
Yang salah… hanya waktunya.
Zara mencintai Kenzy dengan cara yang tenang.
Seperti rumah yang selalu menunggu untuk ditinggali.
Seperti doa yang diucapkan pelan setiap malam.
Ia tidak pernah menuntut masa lalu Kenzy.
Ia hanya ingin menjadi masa depan yang dipilihnya.
Namun takdir tidak pernah sesederhana itu.
Karena sebelum Zara… ada Eve.
Perempuan yang pernah menjadi dunia Kenzy.
Yang mencintainya ketika hidup belum dipenuhi luka.
Yang menggenggam tangannya sebelum badai menghancurkan segalanya.
Eve tidak pergi karena tidak mencintai.
Ia pergi karena mencintai terlalu dalam.
Dan ketika ia kembali,
Ia tidak datang untuk merebut.
Ia hanya datang dengan hati yang belum selesai.
Kenzy berdiri di antara dua perempuan yang sama-sama mencintainya dengan cara yang berbeda.
Satu adalah masa lalu yang penuh pengorbanan.
Satu adalah masa kini yang penuh ketulusan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustin Hariyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 28

Beberapa hari setelah percakapan itu, keputusan telah diambil.

“Aveline tidak mungkin terus tinggal di kamarmu Ken,” kata Kakek Jo tegas namun lembut.

Ken mengangguk.

Yah…selama eve menempati kamar ken, kenzy tinggal di apartemennya.

Setidaknya itu yang membuat Zara agak tenang.

“Rumah tamu sebelah kosong, eve bisa menempatinya .” Lanjut kakek.

Rumah kecil bergaya modern yang masih satu area dengan rumah utama Maheswara akhirnya dibuka kembali.

Lebih privat.

Lebih pantas.

“Kakek…Aku nggak mau ngerepotin…” ujar Eve pelan.

“Kamu nggak ngerepotin eve,” jawab Ken otomatis.

Zara menangkap kalimat itu.

Tidak merepotkan.

Kakek Jo memutuskan hal lain.

“Kalau kondisi kamu sudah stabil, kamu ikut ke kantor.”

Eve terlihat terkejut.

“Kerja?”

“Kamu lulusan manajemen. Sayang kalau nggak dipakai,” lanjut Kakek santai.

Ken menambahkan, “Kamu bisa bantu Zara. Asisten tambahan.”

Zara tersenyum profesional.

“Iya, biar nggak bosan di rumah.”

Eve menatap Zara beberapa detik.

Lalu tersenyum manis.

“Terima kasih.”

Senyum yang sempurna.

Terlalu sempurna.

Tiga hari berlalu….

Ken membawakan beberapa potong setelan kemeja untuk eve gunakan bekerja.

Kenzy mengajak zara berbelanja kebutuhan eve dan zara yang memilihkan baju-baju itu.

Keesokan harinya…

Eve berdiri di belakang Zara, memperhatikan bagaimana Zara mengatur jadwal Ken.

Zara cekatan.

Tenang.

Efisien.

“Ken nanti ada meeting jam 10, lalu makan siang dengan klien jam 12.30,” jelas Zara.

Ken mengangguk.

“Good.”

Eve memperhatikan cara Ken melihat Zara.

Ada sesuatu di sana, berbeda dengan cara ken memandangnya.

Ken berdiri saat hendak pergi meeting.

Sebelum keluar ruangan, ia menoleh pada Zara.

“Jangan lupa makan.”

Zara tersenyum kecil.

“Iya..sayang.”

Nada yang lembut.

Personal.

Eve merasakan sesuatu mengencang di dadanya.

Beberapa hari berjalan normal.

Terlalu normal.

Ken dan Zara tetap seperti biasa.

Bekerja bersama.

Tertawa kecil saat jadwal berantakan.

Saling tatap tanpa sadar.

Perhatian kecil di kantor.

Suatu sore, Eve melihat dari balik kaca ruangan.

Ken berdiri di dekat meja Zara.

Zara sedang kesulitan dengan printer.

Ken mendekat dari belakang, memperbaiki sambil sedikit membungkuk.

Terlalu dekat.

Zara tertawa kecil.

Ken ikut tersenyum.

Eve mematung.

Tangannya mengepal pelan.

Suara di kepalanya mulai berbisik.

Itu tempatku.

Itu posisiku.

Dia milikku.

Aku yang ada di sampingnya dulu, menyemangatinya.

Aku yang kerja sampai larut bersamanya.

Aku yang menolak memanfaatkan namanya.

Aku yang menghilang demi dirinya.

Dan sekarang…

Wanita lain berdiri di sana.

Tertawa bersamanya.

Memanggilnya “Sayang” dengan nada yang tidak pernah Eve dengar dulu.

Eve menarik napas dalam.

Wajahnya tetap lembut saat Zara memanggilnya.

“Eve, tolong cek email ini ya.”

“Iya.”

Nada suaranya normal.

Hangat.

Tak ada yang salah.

Tapi di dalam.

Pikirannya mulai berubah.

Ken seharusnya tidak sedekat itu dengan Zara.

Ken seharusnya masih memikirkan masa lalu mereka.

Ken seharusnya merasa bersalah.

Ken seharusnya kembali padanya.

Karena siapa yang lebih pantas?

Zara yang baru beberapa bulan?

Atau dirinya yang sudah bertahun-tahun?

Eve menatap cincin pertunangan di jari Zara.

Aku sudah berkorban.

Aku menjauh supaya mereka tidak menyentuh dan menyakiti Ken.

Aku menahan semua sakit sendirian.

Dan sekarang…

aku harus melihat Ken tersenyum pada wanita lain?

Memanggil sayang pada Wanita lain.

Tidak.

Tidak akan.

Eve tersenyum tipis sendirian.

Jika selama ini ia bisa bertahan di tempat yang gelap…

Ia juga bisa bersabar di tempat terang ini.

Perlahan.

Pelan-pelan.

Mendekat lagi ke hati Ken.

Mengingatkannya siapa cinta pertamanya.

Siapa yang katanya tidak pernah ia benci.

Dan dengan siapa ia pernah menggantungkan mimpi mimpinya.

Dan kalau perlu.

Membuat Zara mundur dengan sendirinya.

Karena bagi Aveline…

Hanya ada satu masa depan yang masuk akal.

Nyonya Maheswara.

Dan nama itu.

Harus menjadi miliknya.

 Malam harinya di rumah tamu,

 Eve berdiri di depan cermin.

Lebamnya hampir hilang.

Kulitnya kembali halus.

Wajahnya kembali cantik.

Ia menyentuh pipinya pelan.

“Aku belum kalah,” bisiknya lirih.

Ken masih peduli.

Itu jelas.

Cara dia panik waktu Eve sakit.

Cara dia mendengarkan ceritanya.

Cara dia menatapnya saat ia menangis.

Perasaan itu belum mati.

Hanya… tertutup.

Eve tersenyum tipis.

Kalau begitu…

Aku akan membuatnya pergi sendiri dari hidup ken.

Bukan dengan cara kasar.

Bukan dengan drama.

Tapi perlahan.

Karena bagi Eve.

Status tunangan bukan akhir.

Itu hanya penghalang sementara.

Dan Aveline tidak pernah menjadi tipe perempuan yang menyerah.

Jika ia bisa bertahan bertahun-tahun dalam kegelapan…

Ia juga bisa sabar menunggu waktu yang tepat.

Satu hal yang pasti.

Ia tidak akan membiarkan Kenzy Maheswara

Menjadi milik wanita lain.

1
Azahra Wicaksono
🤣🤣😄
Retno Isusiloningtyas
jodoh Ken ore nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!