Cinta bisa datang dan juga pergi, tetapi cinta sejati akan datang pada waktunya...!!!
Siapa yang tak memiliki masa lalu....?
Semua orang tentunya memiliki masa lalu bukan....?
Dan akan ada orang-orang dari masa lalu itu yang tidak pernah dan tidak mungkin kita lupakan .....
Kadang kenangan atau memori yang masih begitu lekatlah....
Yang menjadi faktor utama, mengapa orang-orang dari masa lalu itu begitu sulit kita lupakan.
📖📖📖
Pagi ini terasa sangat berbeda bagi seorang gadis cantik dengan kulit putih bersih dan mata biru bening, sudah hampir sejam dia terus mondar-mandir di dalam kamarnya
" Apa yang harus kulakukan sekarang.... " Tanyanya pada dirinya sendiri
" Apa aku harus meninggalkan ibu dan juga ayah...? Hik... hik... jika kalian tidak meninggalkan kami semua tidak akan seperti ini.... " Ucapnya lagi sejenak dia menghentikan langkah kakinya dan memandang foto seseorang yang begitu di rindukannya
" Kau apa kabar sekarang...? Apakah kau sudah bahagia di sana...? " Ucapnya seraya menatap sendu ke arah foto di hadapannya itu
" Kau bilang tak akan meninggalkanku, kau bilang kau akan kembali... hik... hik... kau bohong, kau pembohong, aku sangat merindukanmu jadi kembalilah... " Kini wanita cantik itu semakin menangis piluh seraya mengelus perutnya yang makin hari makin membuncit
Ya kini wanita cantik ini tengah menggandung dan usia kandungnya sudah memasuki minggu ke 36
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur inayah safariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1.28
Setelah meluapkan semua emosinya Andres dan anak buahnya segera meninggalkan tempat itu, terlihat jelas di wajahnya jika saat ini dia benar-benar kacau
" Dimana kamu nak... " Batin Andres
***
Di tempat lain nampak terlihat jelas kemarahan dari seorang pria tampan, rasanya saat ini daranya sudah mulai mendidih tatapan membunuh dia berikan kepada semua orang yang berbeda di hadapannya
" Bagaimana ini bisa terjadi...? "Batin Dion yang terlihat nampak kebingungan
" Apa saja yang kalian lakukan HAAA...., bagaimana wanita murahan itu bisa keluar dari sini " Ucap Dev dengan puncak amarah sudah sampai keubun-ubun
Terlihat jelas ketakutan dari semua bawahan-bawahannya, mereka juga merasa begitu terkejut dengan semua ini, bagaimana bisa seorang gadis buta, bisa lolos dari tempat ini, jangankan gadis buta untuk gadis dengan penglihatan yang normal saja akan sangat sulit keluar dari tempat seperti ini begitu pikir mereka
" Cari wanita itu SEKARANG..... " Teriak Dev, terlihat jelas dari raut wajahnya yang memerah dan mata yang memerah pula
" Baaa... baik tuan.. "Jawab mereka kemudian bergegas mencari di mana keberadaan Ayumi
***Flashback**
Setelah kepergian Dev dari ruangan itu Ayumi sudah terlihat sangat memucat, awalnya dia sempat jatuh pingsan namun setelah kurang lebih 15 menit dia kembali tersadar namun anehnya kali ini dia merasa lebih sedikit membaik dan dirasanya juga luka di pipinya sudah tidak terlalu sakit lagi
" Apakah sekarang aku sudah matih...? "Batin Ayumi ketika tersadar dari pingsannya tadi
" Kau masih hidup nak... " Terdengar suara yang begitu asing di telingga Ayumi, namun entah mengapa ketika mendengar suara itu dia merasa lebih tenang
" Siii... siapa kau...? " Tanya Ayumi agak sedikit terbata
" ....... " Tidak terdengar wajaban dari orang yang di tanya semakin membuat Ayumi kebingungan
Tak berapa lama Ayumi merasakan tanggannya di tarik dengan lembut seolah meminta Ayumi untuk mengikutinya berjalan, dan Ayumi mengikutinya dengan begitu saja tanpa pikir panjang
" Siapa sebenarnya orang ini....? Dan kenapa tangannya sangat dingin... " Batin Ayumi yang masih terus melanjutkan langkah kakinya, meskipun dia tidak tahu mau di bawa ke mana
***
Ketika Dev dan Dion sampai di ruang rahasia milik tuannya, Dion langsung saja memberitahukan informasi yang di ketahuinya tentang Ayumi
" Ini tuan semua data-data lengkap tentang gadis itu..." Ucap Dion seraya memberikan amplop coklat yang ada di tangannya
" Bacakan... " Kata Dev dengan suara yang begitu dingin
" Baik tuan... " Jawab Dion cepat seraya membuka amplop coklat di tangannya
" Nama gadis itu Ayuna Antaraksa, dia baru saja mengalami kecelakaan mobil 3 bulan yang lalu dan harus kehilangan ingatan dan penglihatannya dia merupakan.... " Belum selesai Dion membacakan biodata tentang Ayumi Dev sudah terlihat terbakar emosi takkalah mendengar nama Antaraksa
"Antaraksa... " Ucapnya serayah mengepal kuat tangannya
" Lanjutkan... " Ucap Dev ketika menyadari Dion menghentikan bacaannya
" Dia merupakan putri tunggal dari keluarga Antaraksa, lebih tepatnya dia adalah cucu dari tuan Antaraksa, dia di kenal se.. " Ucap Dion terhenti ketika melihat tuannya bangkit dari duduknya
" Cukup.... " Ucap Dev dengan ekspresi wajah yang tidak terbaca, dan segera berjalan meninggalkan ruangan itu
Dev terus melanjutkan langkah kakinya dengan langkah lebar, dia berjalan kembali ke ruangan tempatnya menyiksa Ayumi tadi dan ketika dia membuka pintu dia malah tidak menemukan gadis yang di carinya
Flash off
Negara Z
Tampak di sebuah pertokoan sederhana terlihat beberapa orang sili berganti memasuki toko itu, dan terlihat dua orang gadis cantik tengah sibuk melayani pelanggan mereka
" Mbah ini pesanannya... " Kata Racel dengan lembut seraya memberikan kue pesanan pelanggan
" Makasih mba... " Jawab pelanggan wanita paru baya tersebut seraya menyerakan beberapa lembar uang kertas miliknya
Racel terlihat begitu bersemangat melayani para pelanggan begitu pula dengan sang adik Mikayla yang begitu antusias akan semua ini, sementara itu di tempat lain yang tidak terlalu jauh dari tokoh Ayana nampak sedang berkujung di sala satu supermarket tempat biasanya dia berbelanja kebutuhan sehari-hari dan termasuk tempatnya membeli semua perlengkapan sekaligus bahan-bahan kue buatannya
Saat sudah membeli semua bahan dan keperluan dapur yang di inginkan Ayana lantas berbalik badan dan bermaksud untuk menuju kekasir, namun langkahnya terhenti takkalah melihat seseorang yang di kenalnya dari arah luar supermarket, karna temboknya bening jadi dia dapat melihat dengan jelas orang yang berada di luar, dia tidak tau pasti apa yang di bicarakan oleh kedua orang tersebut, tapi satu yang di tangkap bahwa ada masalah di antara mereka
Terlihat jelas seperti sedang terjadi adu mulut antara dua orang tersebut, bahkan Ayana juga melihat si wanita yang menampar laki-laki di depannya dengan berlinang air mata dan tak lama setelah itu si pria pergi meninggalkan wanita itu sendirian di pinggir jalan
Setelah kejadian itu dengan cepat Ayana melanjutkan langkahnya pergi ke kasir, dan segera keluar dari supermarket untuk menghampiri seseorang yang di kenalnya itu
Tepat saat Ayana baru saja melangkahkan kakinya keluar dari supermarket tersebut, orang itu lebih dulu melihat Ayana
" Anaa... hikk... hiikk... " Panggilnya dengan suara yang masih terisak
"Swini...? Apa yang terjadi...? " Jawab Ayana yang terlihat khawatir dan segera memeluk sahabatnya itu untuk menenangkannya
" Ana... hikk... hik... dia mengkhianatiku... " Jawab Swini lagi dengan air mata yang menghiasi wajah cantiknya
" Harusnya aku mendengarkan nasehat kalian sejak awal... " Lanjut Swini seraya melepaskan pelukannya dengan sahabatnya dan menatap sendu ke arah sahabatnya itu
"Kau jangan sedih lagi, jangan kau keluarkan air matamu untuk orang yang tidak bisa menghargaimu In... " Tutur Ayana dengan lembut, dia berusaha sebisa mungkin untuk menyemangati sahabatnya itu
" Maafkan aku juga karna tidak sempat datang ke peresmian tokoh kue kalian hari ini... " Ucap Swini seraya berusaha mengusap air mata miliknya, meski tidak dapat di pungkiri bahwa hatinya kini benar -benar merasa begitu hancur
Sementara itu tidak jauh dari situ terlihat seorang pria yang terus menatap ke arah Ayana dan juga Swini
" Apa itu dia...? " Batin pria tersebut dengan ekspresi tidak terbaca
" Aah.... apa yang kupikirkan mana mungkin itu dia " ucapnya tampah sadar
" Kak....? Apa kau mengatakan sesuatu barusan...? " Tanya sang adik yang berhasil membuyarkan lamunan Juan seketika
" Aaa... tidak, tidak ada... " Jawab Juan cepat
Ya kini kedua orang kaka beradik itu baru saja sampai di negara Z untuk mengantarkan kakeknya melakukan pengobatannya di negara itu, mereka menaiki mobil yang terpisah dengan tuan Haris dan sekarang mereka sedang berhenti di lampuh merah yang tepat berada di depan supermarket tempat Ayana berbelanja tadi
" Apa kau masih menjalin persahabatan dengan Yuna ...? " Tanya Juan tiba-tiba dan itu agak membuat Meimei keheranan dengan pertanyaan kakaknya barusan, mengapa tiba-tiba kakaknya itu membahas sahabatnya sekarang
.
.
.
###
***Assalamualakum semua, sebelumnya Author mengucapkan terimakasih karena sudah mau mampir membaca cerita Author.
Jangan lupa beri like, komentar positif dan beri votenya yaa... biar Author semangat buat lanjutin nulis ceritanya
Terimakasih 😊🙏***
salam dari my Kids My Hero
Salam dari"Cium aku atau bunuh aku"
mampir juga di karyaku terbaru ku
kisah Aluna