cerita ini, hanya fiksi belaka.
maaf jika terdapat kesamaan nama, itu hanya kebetulan semata.
terima kasih.
Rama Alexander 28 tahun, CEO tampan yang membuat para wanita bertekuk lutut karena pesona nya. namun Jesika young, sang tunangan dengan teganya pergi keluar negeri dan memutuskan pertunangan mereka. Jesika tidak mau terikat pernikahan sebelum mencapai mimpinya untuk menjadi pelukis terkenal.
kedua orang tuanya. terus mendesak Rama segera menikah dan memberikan mereka cucu. rencana pun diatur, Rama dipertemukan dengan anyelir, untuk dijadikan istri bayaran. untuk mengandung dan melahirkan anak untuk rama.
Sikap anyelir yang polos dan lugu, bahkan sedikit kampungngan. membuat Rama geram dan naik darah. seiring berjalannya waktu mereka saling jatuh cinta, namun begitu banyak penghalang cinta mereka, akankah mereka bisa bersatu selamanya ???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ritasilvia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membakar Kontrak
Rama terlonkak dan dengan cepat menghindar, dia syok menyaksikan pemandangan istri ditindih. mantan tunangannya. tak ada suara yang keluar dari mulut nya. "Jesika kembali, dan ngapain dia kesini?" hingga teriakan Anyelir mengagetkan nya.
"Kak tolongin" ucap Anyelir menjulurkan tangannya untuk menggapai Rama yang berdiri bengong.
Jesika tak kalah kagetnya memperhatikan Rama yang berjalan mengenakan piyama warna pink muda. dia mengira Rama akan membantu nya berdiri dan ikut menjulurkan tangannya kearah Rama, namun dugaan nya meleset. Rama membantu Anyelir .
"Kamu nggak apa-apa sayang, bagian mana yang sakit." ujar Rama sambil memeriksa dan memutar tubuh Anyelir.
Akhirnya Jessica berusaha untuk berdiri sendiri. "aku yakin ini trik Rama membuatku cemburu," dan berjalan mendekati Rama.
"Rama maafkan Jesi ya...,, jesi janji tidak akan pergi lagi"
Jessica menghambur memeluk Rama erat. sebenarnya di lubuk hati nya Rama merindukan sentuhan Jessica cinta pertama nya. namun dengan cepat dia menepis begitu ingat perlakuan Jesika, dan melihat Anyelir yang buang muka.
"Jesi, jaga sikap mu aku bukan Rama yang dulu, aku sudah menikah sekarang." Rama melepas pelukan Jessica.
"Aku minta kamu sekarang keluar dari kamar ku" mendorong Jessica keluar dan mengunci nya dari dalam.
Terdengar Jessica masih menggedor pintu, air matanya tumpah. dia menyesal telah meninggal kan Rama, demi mengejar mimpinya jadi pelukis dunia. sebenarnya Rama mengizinkan nya kalau seandainya dia berbicara baik-baik. karna selama ini Rama mengabulkan segala permintaan nya. namun Jesica terpaksa mengambil jalan ini karna Mama Rama terus mendesak. supaya mereka cepat menikah dan punya anak. jadi dia mengambil keputusan dengan pergi begitu saja. tanpa peduli perasaan Rama saat itu.
Rama tidak menghiraukan teriakan Jessica dan menarik tangan Anyelir.
"Temani aku mandi sayang, kita lanjutkan yang semalam ya."
Anyelir menggeleng kan kepala dan menghapus air matanya
"Kak apa sebaiknya kita akhiri saja pernikahan kontrak ini, kak aku tidak pantas untuk mu"
Rama menghentikan langkahnya, dia tidak menyangka akan ucapan Anyelir.
"Kenapa apa kamu tidak bahagia bersama ku.?"
"Bukan itu kak, wanita yang kakak cintai telah kembali dan Mama juga tidak mengharapkan keturunan kakak dariku" Anyelir berkata sambil mengusap air matanya yang membanjir.
"Jadi untuk apa aku masih disini."
"Anyelir tatap mataku, dan katakan kalau kamu tidak mencintai ku, dengan apa yang telah kita lakukan bersama" ucap Rama sambil memegang bahu Anyelir dan mengusap air matanya.
"Aku hanya ingin membentengi diriku kak, agar aku tidak begitu terpuruk dengan perasaan ku sendiri, lebih cepat lebih baik kita mengakhiri. dan kakak tidak perlu memberi ku imbalan. karena aku yang membatalkan nya, aku akan cari kerja untuk uang yang telah bibi Romlah minta sama kakak" ucap Anyelir yang berusaha tegar ditengah kerapuhan nya.
Rama membawa Anyelir kepelukanya dan mengusap pelan punggungnya. setelah Anyelir agak tenang baru dia melonggar kan pelukannya.
"Anyelir sayang......, kamu dengar baik-baik. aku suamimu Rama Aleksander, berjanji tidak akan pernah menyia-nyiakan kan mu. tak akan ada yang pisah kan kita. meskipun itu orang tua ku sendiri atau bermunculan Jessica yang lainnya. tetaplah mencintai ku hingga, hari tua kita berdua."
"Bagaimana dengan kontrak pernikahan kita" ucap Anyelir ragu
"Aku sudah membakarnya dimalam aku ketauan jadi maling diam-diam mencumbui mu sama kamu " jawab Rama singkat.
"Ingat sekarang tidak ada lagi kontrak yang mengikat kita,
kamu istri ku yang sah di mata agama. besok aku akan melegalkan pernikahan kita dimata hukum."
Rama mengendong Anyelir masuk kekamar mandi. sekarang hati mereka berdua telah sama-sama lega dan melanjutkan pekerjaan semalam sambil berendam di bathub.
dan
buat reader2 yang mengutuk cantika (karma), kalian adalah wanita tidak punya hati sama sekali, saat seorang wanita dilecehkan dengan kejam, dan kalian dengan kejam nya bilang itu karma dan bahagia di atas penderitaan wanita lain, miris wanita kayak gini, saat kehormatan wanita dilecehkan mereka malah bahagia
kalau wanita mencintai suami orang, langsung diserang, murahan, jalang, pelakor, pokoknya dimaki habis habisan
tapi oh tapi
ketika lelaki lain mencintai istri orang, langsung dipuja2, lelaki sejati, cintanya tulus, pahlawanku, pokok dipuji2 terus
kalian wanita waras????
cantika mencintai Rama kalian kalian laknat
tapi
rangga mencintai anyelir kalian puja2
kalian waras
muak
🤣🤣🤣🤣🤣🤣