NovelToon NovelToon
Bukan Penjual Boneka Biasa

Bukan Penjual Boneka Biasa

Status: tamat
Genre:Pemain Terhebat / Kutukan / Misteri / Identitas Tersembunyi / Pusaka Ajaib / Tamat
Popularitas:183.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Abdul Rizqi

langsung baca aja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

akhir dari don dan nimas

"Adrian! kenapa kau bisa ada di sini apa kau ada di pihak mereka..?" Tanya nimas.

Adrian menatap nimas dan don. "Aku datang ke sini karena aku merasakan aura pertempuran yang sangat intens di sini. Ternyata benar di sini sangat ramai."

"Lalu, kenapa kau ikut Campur urusan kami..? Kita tidak memiliki urusan apapun denganmu.." ucap don.

"Ya benar sekali, Kita sama sekali tidak memiliki urusan apapun... namun masalahnya adalah keluarga kusuma baru saja memberikan hadiah atas kepalamu... keluarga kusuma menyuruhku untuk memburumu.."

"Hahaha! Don tertawa keras di tengah malam itu. "Keluarga kusuma yah sayang sekali aku kemarin hanya bisa membunuh pewarisnya saja.. tidak ku sangka keluarga kusuma dengan cepat memasang hadiah di kepalaku.."

"Don, dengarkan aku kita tidak mungkin menang melawan mereka. Apa lagi di sini juga ada adrian.. lebih baik kita kabur saja dari sini...!" Ucap nimas melalui telepati.

Don menatap nimas kemudian mengangguk.

Don memberikan kode pada anak buahnya. Suara siulan terdengar.

Tidak lama kemudian beberapa orang muncul dari gelapnya malam dan langsung memandang adrian dan yang lainya dengan pandangan dingin.

"Adrian dengarkan aku.. apakah kamu tahu kami datang ke tempat ini tidak sendirian. Kami datang ke sini bersamaa maha guru suparjo! Saat ini guru suparjo pasti sudah membantai orang orang di villa itu dan sebentar lagi pasti guru suparjo datang dan membantu kami.." ucap don.

Ketika mendengar ucapan don, adrian tidak bisa untuk tidak takut. Siapa yang tidak mengenal maha guru suparjo. Seorang legenda hidup yang mengabdikan kehidupanya untuk mencari kesaktian. Walaupun dia bersama harimau putih itu bersatu, belum Tentu dia mampu mengalahkan maha guru suparjo.

"Kalau saja beliau ada di sini mungkin masih ada harapan..!" Batin adrian.

Adrian berteriak pada semua orang. "Hanya ada satu pilihan... kita harus memusnahkan dua bajingan ini, Dan pergi segera dari tempat ini sebelum maha guru suparjo datang ke tempat ini.."

Semua orang mengangguk.

Adrian melesat ke arah orang orang anak buah don dan nimas.

Para orang orang yang berjumlah mungkin ratusan, melesat ke arah adrian dan yang lainya.

Dengan cepat adrian melesat ke arah don dan nimas. Adrian menembus kerumunan ratusan orang itu, dengan menebaskan pedang panjangnya.

Para orang orang dari ketiga keluarga besar, juga ikut membantu adrian. Tetapi harimau putih itu hanya diam saja, enggan membantu mereka entah karena apa.

"Kenapa harimau itu hanya diam..?" Batin adrian.

Adrian tidak memikirkan hal tersebut, tetapi terus menembus kerumunan orang orang anak buah nimas dan don.

"Lindungi aku! Meskipun kalian mati! Itu adalah perintah..!" Teriak nimas.

Dengan cepat semua anak buah don dan nimas berjibaku, agar nimas dan don bisa pergi.

"Keparat!" Kutuk adrian ketika anak buah don dan nimas menghalangi dirinya.

Nimas dan don berkelebat di pepohonan dan menghilang begitu saja.

"Sial..!!!" Teriak adrian.

"Kenapa harimau itu hanya diam saja, andaikan harimau itu membantu mungkin masih bisa menjangkau nimas dan don.." batin adrian.

Setelah semua anak buah don dan nimas mati, adrian berkata dengan tegas. "Ayo tinggalkan tempat ini! Jangan sampai kita bertemu dengan guru suparjo..!!!"

Surya dan yang lainya mengangguk, dan pergi begitu saja.

Dalam fikiran mereka, mereka heran kenapa harimau putih itu hanya melindungi surya dan enggan membantu mereka.

Setelah gerombolan orang orang di sana pergi. Harimau putih itu mengendus ngendus seolah mencari jejak.

Adrian, surya dan yang lainya segera melesat ke arah villa, untuk mengambil beberapa barang yang penting. Dan Tentu mengambil mobil mereka untuk pergi dari Banyumanik dengan cepat.

Namun siapa sangka ketika surya sampai di villa mewah itu, mereka terkaget kaget, ketika Melihat seluruh anak buah mereka tidak mati.

Mereka tampak duduk dengan ekspresi sedikit ling lung, seolah baru saja bangun dari tidur mereka.

"Kalian tidak mati..?" Tanya surya dengan kaget.

Salah satu pelayan berkata. "Sebelum ini kami tertidur begitu saja, ketika kami bangun kami mendapati anda tidak ada di tempat ini..." jawabnya.

Surya kemudian menanyakan pertanyaan yang sama, pada beberapa pelayanya.

"Aneh.." ucap surya pada anak buahnya. Mengapa mereka semua tidak mati.

Sebelum ini ketika mereka mengahadapi nimas. Nimas memberitahu bahwa guru suparjo datang ke villa ini, untuk menjadikan orang orang di sini tumbal untuk memperkuat Ilmu hitamnya.

"Ada apa...?" Tanya adrian pada surya. "Pada saat ini kita terburu buru.., kita harus pergi dari tempat ini segera sebelum mahaguru suparjo datang.."

Surya kemudian berkata. "Sebelum ini, ketika kami melawan nimas, kami mendapatkan informasi bahwa guru suparjo dalam perjalanan untuk datang ke sini.. dan membantai semua orang... kami bingung kenapa orang orang di sini tidak ada yang mati... bahkan tidak ada luka satupun."

Surya kemudian bertanya pada salah satu pelayan, yang sering bersama cantika.

"Di mana cantika..?"

"Nona cantika ada di kamar tuan, nona cantika bertingkah aneh, dia seperti ketakutan untuk keluar dari kamar.." jawabnya.

"Ketakutan? Kenapa cantika bisa ketakutan..?"

"Saya tidak tau tuan.."

Surya kemudian berteriak dengan sangat lantang. "Dengarkan aku semuanya... saat ini semuanya segera berkemas.., kita akan meninggalkan tempat ini..!!!" Teriak surya.

Semua pelayan dan penjaga yang baru terbangun bertanya tanya dalam hati, kenapa tuan mereka menyuruh berkemas? Tapi Tentu saja tidak ada yang berani menanyakan hal tersebut.

Waktu berjalan cepat. Pada saat ini pagi hampir muncul. Adrian yang melihat jam di pergelangan tanganya terlihat semakin Panik saja.

"Ayo cepatlah! Kita tidak bisa membiarkan guru suparjo mendatangi kita..!!!" Teriak adrian. Yang mendesak mereka untuk menyelesaikan Persiapan mereka.

Tidak lama kemudian mereka semua siap.

Dukkk...!!! Dukkk....!!! Dukkk...!!! Tiba tiba langkah kaki seperti orang berlari terdengar di tangga.

Mereka semua langsung menatap ke arah tangga.

***

Sementara itu di kedalaman hutan, terlihat nimas dan don bersender di batang pohon besar dengan nafas memburu.

"Keparat! Semua anak buah kita mati!" Ucap don.

"Tenang saja don, Kita bisa merekrut orang orang baru. Setidaknya kita tidak sepenuhnya gagal guru suparjo pasti sudah berhasil mendapatkan korban korban untuk ilmu hitamnya. Setelah ini kita akan membalaskan dendam anak buah kita.. "

"Aku juga penasaran, kenapa bisa harimau putih itu muncul. Jika harimau putih itu pemberian seseorang, aku akan menyelidiknya orang itu dan akan langsung membunuhnya...!!!" Ucap don. Dia begitu kesal sebab para anak buahnya tewas.

Grrr!

Namun siapa sangka Geraman marah terdengar dari arah semak semak. Don dan nimas langsung bersiap.

Whusss...!!!

Siluet bayangan putih terlihat dan langsung menerkam don.

Don menebaskan parangnya, tetapi parangnya tidak mampu melukai kulit harimau putih itu. Alhasil don di makan begitu saja. Sementara nimas juga ingin kabur, tetapi harimau putih itu berlari sangat cepat dan nasib nimas sama seperti nasib don.

1
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Dasar orang2 kaya yg brkuasa, pasti sombongnya selangit jg kejam.
tp berakhir jd mknn buto Sugi. 😆😆
🥀🥀Anggita.🥀🥀
cukup menghibur🤣😍
🥀🥀Anggita.🥀🥀
TUNG! ke bunyi panci aja gi🤣
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Kapan Sugi tau dia punya byk kodam y
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Greget deh knp kok Sugi dibuat tidak berguna gitu y, stidaknya berbuat baik mnolong orang punya empati yg tinggi, walaupun dia blm tahu bahwa dia punya kodam.
Setidaknya jngn acuh gitu. 😌
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Smoga deh mereka mau brtmn sm Sugi
🥀🥀Anggita.🥀🥀
🤣🤣🤣🤣🤣🤣Astaga sakit perut ku, mn yg katanya sakti itu, ko kalah sm sapu🤣🤣🤣Sugi jg blm kelar orang tua bicara main TUNG! TUNG! aja. 🤭
🥀🥀Anggita.🥀🥀
🤣🤣🤣🤣udah tau itu taii 🤮💩msh aja dicium sgla.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
kasian juga kmu gi😭😢selalu
sebelah mata sm orang2 kaya.
udah gitu gak punya siapa2 lg😢😢, tau rasanya dhina saat kita dititik terendah, pasti nyesek banget.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Agak berbeda dri yg lain, biasanya peran lelakinya kuat+ kaya raya.
laah Sugi konyol suka ngupil lg. 🤣🤣🤣🤣🤣
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Seru gini ko sepi komentar y🙁
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Syukur lh udah sembuh, lo knp mlah marah2 Gita ini.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Oh berarti para boneka itu ber isi semua atau wujud ksar dari kodam nenek Sugi ya.
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Mkin penasaran
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Sugi ada yang mlindungi, dia punya kodam sakti. 😃
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Sugi punya kodam ke nya
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Sugi ko malah nyamperin, knp gak bodo amat aja, kata nya mau tinggal ditoko knp gak berangkat 2 y. 🤔
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Apkah itu ketuk pintu Arwah nenek Sugi ya. 😳
Ayla Anindiyafarisa
mereka kalau ngomong sama si Sugi kadang rada kagak nyambung, Sugi ngomongnya apa mereka mengartikan apa
Ayla Anindiyafarisa
wah pak tugimen jadi orang hebat?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!