NovelToon NovelToon
Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Playboy Jatuh Cinta (The King In Love)

Status: tamat
Genre:Komedi / Badboy / Sudah Terbit / Mafia / Tunangan Sejak Bayi / Cintapertama / Playboy / Teen School/College / Bad Boy / Tamat
Popularitas:30.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Titin Supriatin

follow igku @zariya_zaya

Baca juga Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Cinta Shena dan Leo) sekuel dari PJC 1

Shena terpaksa bersedia menjadi pacar Leo. Ia mau mengorbankan hidupnya demi menyelamatkan teman-temannya. Ia juga harus menanggung beban sebagai kekasih seorang buaya darat, bahkan ia pun harus menghadapi banyak hal yang berbahaya.

Sedangkan Leo sendiri mulai jatuh cinta pada Shena karena hanya gadis itu yang berani menjauhinya di saat semua cewek-cewek berlomba-lomba mendekatinya. Leo ingin membuat Shena juga jatuh cinta padanya meski harus dengan menggunakan cara yang ektrim dan tidak biasa.

Kisah ini bukanlah kisah cinderela ataupun kisah seperti yang ada dalam drakor bbf. Kisah ini sangat berbeda dengan kedua kisah buming tsb.

Selalu ada kejutan di setiap episodenya dan dijamin berbeda dengan kisah-kisah orang kaya dan si miskin lainnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin Supriatin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 28 Tuduhan Palsu

“Aku ingin mengajakmu ikut denganku, tapi Wei wei bilang kamu tidak mau?” ucap Leo sebelum ia masuk ke dalam mobil.

“Sudah dua hari aku bolos kuliah gara-gara kamu. Aku tidak mau bolos lagi. Aku juga ingin punya pekerjaan tetap nanti, beda denganmu yang tidak perlu bersusah payah mendapatkan pekerjaan sepertiku.” Shena hanya menatap Leo yang juga menatapnya.

“Kamu tidak perlu bekerja jika nanti manjadi istriku, apapun yang kamu inginkan, semuanya pasti terpenuhi.”

“Silahkan bermimpi.” Shena melambaikan tangan pada Wei wei yang berangkat lebih dulu bersama dengan suaminya, Xiao nai.

“Kita akan bertemu lagi nanti, sampai jumpa?” teriak Wei wei sebelum berlalu meninggalkan Shena dan Leo.

“Sampai jumpa!” balas Shena berteriak. “Kamu juga harus pergi kalau tidak ingin ketinggalan pesawat,” usir Shena.

“Aku tidak akan bermimpi, Shena. Aku akan menjadikanmu istriku setelah kita lulus nanti. Sama seperti Xiao nai dan Wei wei saat itu. Mereka berdua langsung menikah begitu Wei wei lulus kuliah.”

“Kisah kita berbeda, Leo. Mereka menikah karena mereka saling mencintai. Aku sama sekali tidak mencintaimu. Bagaimana bisa aku menikah denganmu? Aku terpaksa mau bersamamu demi keselamatan teman-temanku, kau ingat?” sindir Shena.

“Aku tidak peduli, cepat atau lambat kamu pasti jatuh cinta padaku. Aku akan langsung menemuimu dan membicarakan masalah ini setelah pulang dari perjalanan bisnisku.” Leo menutup pintu mobilnya dan membuka kacanya, “Jangan pernah mematikan ponselmu atau menghindari ku, atau aku akan melakukan hal gila yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Sampai ketemu lagi, Sayang.” Leo menyalakan mesin dan melaju pergi meninggalkan Shena yang berdiri bingung.

“Pergi ke mana, Leo?” tanya Laura yang tiba-tiba saja sudah berdiri di sebelah Shena. Sedangkan yang lainnya sudah membubarkan diri entah ke mana.

“Perjalanan bisnis,” jawab Shena singkat dan bermaksud mengikuti kelas selanjutnya yang tersisa di jadwal kuliahnya hari ini.

“Jadi benar kamu sudah tunangan dengan Leo? Bukannya kamu benci sama dia, ya?” Laura masih penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi diantara Shena dan Leo. Sebab setahu Laura, Shena sangat membenci Leo karena cowok itu terkenal playboy di kampus ini. Sangat aneh bagi Laura jika Shena mau bertunangan dengan Leo padahal sahabatnya itu sangat membenci Leo.

Pasti ada sesuatu yang terjadi pada Shena sehingga dia mau bertunangan dengan Leo. Pikir Laura

Shena sendiri tidak tahu apakah harus mengatakan yang sebenarnya atau tidak, karena yang membuat Shena menuruti kemauan Leo adalah Laura. Yang Shena lakukan ini, semua demi kebahagiaan Laura. Shena takut jika dia menceritakan yang sebenarnya pada Laura, maka sahabatnya itu akan patah hati dan terluka, dan Shena tidak mau melihat sahabatnya itu bersedih hati. Apalagi setelah kematian Sasa waktu itu, Shena tidak ingin kehilangan teman lagi. Apapun akan ia lakukan asal teman-temannya tetap bahagia walaupun ia harus mengorbankan kebahagiaannya sendiri.

“Ada apa Shena, katakan padaku! Apa Leo mengancammu lagi?” tanya Laura.

“Tidak, “ akhirnya Shena memutuskan untuk berbohong. “Aku hanya sedang mencari celah agar bisa lepas darinya, semakin aku melarikan diri, dia semakin mengikatku dengan erat. Jadi, kuputuskan untuk menuruti saja kemauannya sampai aku menemukan jalan agar bisa lepas darinya.” Alasan Shena cukup masuk akal juga bagi Laura.

“Kamu benar, Leo terkenal nekat dan sadis. Tidak menuntut kemungkinan dia bisa melakukan segala macam cara untuk tetap membuatmu berada disisinya. Tapi ... apa kamu tidak apa-apa? Dia tidak menyakitimu, kan? Apa yang kamu maksud ‘di culik’ itu ... Leo yang melakukannya?”

Shena mengangguk, “Benar, dia mengikatku dengan pertunangan ini agar aku tidak bisa melarikan diri lagi darinya. Tapi dia tidak menyakitiku, sejauh ini aku aman bersamanya. Kamu tidak perlu khawatir, La.”

Justru yang aku khawatirkan adalah kamu, La. Roy hanya berpura-pura mencintaimu demi bisa memenuhi ambisi Leo mendapatkanku. Sekarang aku jadi bingung, bagaimana caraku memberitahumu, aku takut kamu bakal terluka jika mengetahui semua kebenaran ini. batin Shena.

Untuk sementara, Shena tidak ingin menyakiti Laura. Tapi ia akan mencari waktu yang tepat untuk menceritakan semuanya sebelum terlambat.

****

Shena pulang ke kosannya saat kerumunan ibu-ibu sedang berkumpul di depan kamar kosnya. Mereka berteriak-teriak layaknya orang-orang yang sedang berdemo. Shena yang bingung berjalan mendekat ke arah mereka untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

“Ada apa ini?” tanya Shena dan para ibu-ibu langsung menoleh ke arah Shena.

“Nah ini dia anaknya!” teriak salah satu dari ibu-ibu yang berkerumun tadi.

“Heh, anak ingusan! Sebaiknya kamu pergi aja dari sini! Nih semua barang-barangmu, udah aku bantu kemasin! Pergi sono?” teriak ibu pemilik kosan sambil melempar tas besar berisi barang-barang milik Shena.

Shena refleks menangkap tas besar yang dilemparkan padanya dengan penuh heran dan bingung kenapa pemilik kosan mengusirnya seperti ini secara tiba-tiba.

“Maaf, Bu. Tapi ada apa ini? kenapa saya harus di usir paksa seperti ini? apa salah saya?”

“Apa salah kamu? Kamu itu cewek murahan yang merusak citra kos ini. Kamu bukan wanita baik-baik! Gaya sok alim, tapi kelakuan amit amit,” ucap ibu pemilik kosan dengan jutek.

“Sebentar, sebentar, tolong jelasin ada apa ini? kenapa ibu menuduh saya seperti itu? memangnya pa yang saya lakukan?” Shena masih saja tidak mengerti.

“Nggak usah ngeles kamu!” teriak ibu-ibu yang berbadan gempal dengan dandanan menor ala ondel-ondel. “Kamu kan yang nyuruh anak konglomerat itu buat menjarain anakku! Kamu pikir kamu siapa, ha? Dasar cewek nggak tahu diri? Pasti kamu udah jual tubuh kamu itu sehingga cowok itu mau melakukan apa saja yang kamu suruh. Sebaiknya kamu pergi aja dari sini daripada bikin rusuh yang lainnya!”

Shena tersentak kaget mendengar ucapan ibu-ibu gempal itu. Shena menduga pasti salah satu dari gengnya Putri yang dijebloskan Leo ke penjara adalah putrinya. Melihat protes para ibu-ibu ini, Shena tidak bisa berbuat apa-apa bahkan ia sampai tidak bisa berkata-kata. Percuma menjelaskan pada mereka tentang masalah yang sebenarnya. Sudah jelas mereka bakal lebih percaya putrinya daripada Shena.

“Baiklah, saya akan pergi dari sini. Tapi, ada hal yang harus saya sampaikan sebelum saya pergi.” Shena menatap semua para ibu-ibu yang mendemonya. “Apa yang terjadi pada putri kalian, sepenuhnya bukan salah saya, tapi itu adalah ulah putri kalian sendiri. Saya rasa kalian sudah datang ke kantor polisi, bukan? dan pihak polisi juga pasti sudah menjelaskan apa yang terjadi. Tidak adil bagi saya jika kalian menyalahkan saya atas apa yang tidak pernah saya lakukan, putri kalianlah yang bersalah dan mereka harus mempertanggungjawabkan apa yang sudah mereka perbuat.”

“Halahhh ... jangan banyak bacot kamu! Pergi ya pergi aja, sana! Ngapain pakai acara ceramah segala? Memangnya situ ustadzah? Kelakuan aja mirip p3lacur! Masih aja belagu!” ucap ibu-ibu yang berbadan gempal tadi.

“Bener itu, sana pergi!” teriak ibu-ibu yang lain. Bahkan mereka melempari Shena dengan kerikil yang ada di tanah tempat kaki mereka berpijak.

Shena terpaksa berlari pergi menghindari amukan masa para ibu-ibu anarkis itu. Ia menangis sambil sesenggukan disaksikan orang-orang yang melihatnya di pinggir jalan. Disaat seperti ini tidak ada seorangpun yang mau membela Shena. Ia bingung dengan segala macam tuduhan yang dituduhkan padanya, padahal ia tidak pernah menyakiti siapapun.

****

Bantuin like, coment, vote ya ... Karena sangat berarti banget buat penulis supaya bisa semangat terus upnya ... kasih 🌟 5 juga 🤭🤭

terimakasih karena sudah bersedia meluangkan waktunya untuk membaca karya author... !!!😘😘

1
Sri Yanti
Lumayan bagus
Rita susilawati
3x baca.sedih bner Thor campur haru Shena ketemu leo
kendra maulana
bagus ceritanya
Muis Agus
Leo ganteng bgt..
Muis Agus
semngt shena
Elly
sgt luar biasa sy krn author bisa mengabungkan dia judul novel menjadi satu sy suka ❤❤❤
Yurniati
semangat terus update nya thorr
yeonjunlope
Luar biasa
yeonjunlope
ngakakkk 🤣🤣🤣
yeonjunlope
hahaa harus bgt nyandra gitu 🤣
siti yanti
huh mau nyumpahin Leo sayang dia ganteng tapi ikut sedih dan nyesek sama Shena
siti yanti
Shena mw lari kemana percuma lha kamu itu sdh masuk di labirin cinta yg Leo kuasai
Diantt Oioi
sedikit percaya Sama gak percaya
agustin puspita
diculik lagi...
agustin puspita
leo konser
agustin puspita
hadiah dari 'ayah'
agustin puspita
musuh bebuyutan ...
agustin puspita
korban salah gampar leo,,sabar ya....
agustin puspita
ganteng semua...
agustin puspita
mantap duo kampret beraksi....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!