[SEDANG DIREVISI] S2 nya silakan baca—{Menikahi Mantan Dewa Tertinggi} generasi anak Fu Chan Yin.
Dia menjadi istri surga sang Raja Neraka
Sebelumnya, Fu Chan Yin merupakan agen termuda zaman modern. Tiba-tiba berpindah dimensi ke zaman kuno yang membutuhkan energi spiritual untuk bertahan hidup. Sebagai pewaris esensi delapan dewa-dewi, dia menjadi yang disegani di dunia langit. Dan hidupnya telah ditakdirkan menjadi bintang phoenix sang Raja Neraka, Xiu Jichen.
Pria itu masih ras iblis yang dingin, sombong, kuat dan mendominasi. Dia ditakdirkan untuk memegang gadis itu dalam hidupnya, agar tidak ada orang lain yang berani menatap kecantikannya.
Gadis itu pintar, tak terkalahkan, mampu membuat racun, menjinakkan binatang roh dan memasang array spiritual. Bahkan mengontrak binatang roh suci kuno.
Tapi dibalik itu semua, Fu Chan Yin memiliki kelahiran yang misterius. Dan perjalanan ini, akan mengungkapkan semua jati dirinya. Akankah semuanya terjawab?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa Jey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Identitas Hantu Laki-laki
HANTU laki-laki terlihat tenang, namun penindasan aura Reddish menekan sedikit kekuatannya. "Jika dia tidak membunuh binatang-binatang itu, kami yang akan dimakan," suaranya kecil dan sedikit menggigil.
"Aku berkata, kalian bisa melarikan diri setelah array dewa diaktifkan!"
Hantu laki-laki tahu dan dia sebenarnya salah dalam hal itu. "Ini salahku. Aku terlalu banyak bicara di sana tentang gulungan array dewa karena terlalu bersemangat. Lagi pula aku sudah memperingatinya untuk tidak menggunakan mode membunuh, tapi dia bersikeras."
Ia menunjuk Fu Chan Yin dengan wajah menyedihkan. Gadis itu pun mendesah. "Ini bukan salahnya juga. Lagi pula aku baik-baik saja. Lupakan itu."
Gulungan array dewa sangat istimewa dan juga kuno, bahkan telah menjadi salah satu harta langka yang banyak dicari.
Hari ini aura gulungan itu bocor dan sedikit rasa khawatir di mata Reddish. Ia tahu bahwa gadis manusia yang menjadi majikannya saat ini cukup kuat dan berbakat. Tubuh kecilnya juga telah diperbaiki hingga tingkat pemurnian darah dan daging. Tapi ....
Penindasan dari tubuh Reddish semakin kuat, rasanya ingin sekali meremas hantu bodoh itu. Sejak awal ia sedikit berspekulasi bahwa hantu laki-laki yang mendiami bunga ilusi tidaklah biasa. Sulaman daun mapel di pakaian hantu laki-laki ... Reddish terus mengingat sesuatu.
Kapan dia pernah melihat itu sebelumnya?
"Tidak ada lain kali! Ini kataku yang terakhir!" Pada akhirnya ia hanya bisa menyerah pada tatapan Fu Chan Yin.
Seketika aura sekitar menjadi dingin dan penuh rasa berdarah. Hantu laki-laki mengecilkan lehernya, agak gemetar.
Dia sangat sial!
Seharusnya ia tidak muncul dan bersembunyi di bunga ilusi, mengubur diri tanpa menunjukkan batang hidungnya.
"Tenangkan dirimu. Jika kamu terus marah-marah, aku akan mengambil darahmu untuk dijual di pelelangan."
Kemudian Reddish menjadi sangat tenang. "Tuan Majikan, kamu membela orang luar daripada aku."
Ketiga makhluk suci ilahi kuno mendesah dan menggelengkan kepalanya lembut. Di antara keempat makhluk itu, Reddish lah yang paling mudah marah dan kejam. Tapi saat menghadapi sikap Fu Chan Yin, dia akan menjadi lembut seperti seorang kakak laki-laki.
Lalu Reddish kembali mengalihkan perhatiannya pada hantu laki-laki.
"Kamu bermarga Yan?" tanyanya memecahkan keheningan.
Hantu laki-laki itu mengangguk rendah. Pada akhirnya, mungkinkah Reddish tahu keluarga Yan? Fu Chan Yin juga mengerutkan kening, penasaran. Identitas hantu laki-laki bermarga Yan ini mungkin sangat terkenal semasa hidupnya.
"Bagaimana kamu tahu keluargaku?" Hantu laki-laki itu curiga.
Setelah beberapa ingatan muncul, Reddish tersenyum tapi tidak terlihat menunjukkan senyum. Mata tajamnya sedikit menyipit, membuat hantu laki-laki itu merinding dari ujung kaki hingga kepala.
Apakah dia salah bertanya .... Jika ia memiliki tubuh fisik, keringat dingin bisa terlihat di dahinya. Itu pasti menyenangkan. Roh Bunga yang menikmati dunianya sendiri tidak menyadari ketegangan itu dan sibuk merawat taman bunga kesayangan.
"Ternyata keluarga Yan," kata Reddish agak nostalgia.
Seribu tahun lalu, ada sebuah keluarga bermarga Yan. Mereka masih memegang erat tradisi leluhur kuno dan memiliki status tinggi pada masanya. Selain itu, kesetiaan keluarga Yan terhadap binatang suci sangat kental. Harta-harta berharga dan kuno juga menjadi properti penting sehingga kecepatan kultivasi mereka menantang langit.
Sayangnya, perkembangan keluarga Yan yang menonjol dan semakin pesat membuat kekaisaran khawatir.
Kaisar pada masa itu menemukan alasan bagus untuk menghancurkan keluarga Yan hingga semua keturunannya. Semua properti keluarga dihancurkan. Ada yang bilang bahwa sebagian properti kuno telah menghilang saat penggeledahan.
Itu merupakan sejarah kelam keluarga Yan seribu tahun yang lalu. Reddish ingat bahwa keluarga itu memiliki simbol daun mapel hitam, sebagai lambang musim gugur yang misterius. Ia tidak menyangka akan bertemu salah satu dari mereka, meski hanyalah hantu.
"Keluarga Yan telah berjaya sangat lama dan memiliki banyak koneksi mendalam. Sekarang hanya tinggal nama dan sejarah. Tidak menyangka akan bisa melihat hantu nya saat ini." Bluewy bergumam.
Keempat makhluk suci ilahi kuno akhirnya mengingat semua itu.
Dulu keluarga Yan juga pernah bertemu mereka saat meminta untuk mengabulkan sebuah keinginan. Tak heran jika mereka ingin keempatnya menyebarkan setengah properti kuno ke seluruh penjuru benua. Ternyata, tragedi mengerikan inilah alasannya.
"Keluargaku dulu tidak pernah melakukan kesalahan. Aku ingin tahu kenapa kaisar terdahulu menghancurkan kami?!" Hantu Yan tampaknya memiliki dendam. Saat itu dirasakan, auranya semakin menindas.
"Konspirasi kerajaan. Apakah kau pernah mendengar, semakin berjaya dan tingginya seseorang ... Itu akan mengancam orang lain?"
Reddish tersenyum haus darah lagi. Itulah manusia, sifatnya yang serakah akan melakukan banyak cara untuk menghancurkan.
"Aku tahu bahwa keluarga Yan kami memegang tradisi dan pemujaan terhadap artefak dan kalian berempat. Tapi setidaknya mereka tidak menghancurkan kami!"
"Itu memang disesalkan. Tapi keluargamu telah bersiap untuk itu. Jangan salahkan apapun kecuali pengkhianatan."
Keluarga Yan telah siap untuk mengubur semua keturunan hingga penghancuran properti. Bahkan menghancurkan jiwa agar tidak bereinkarnasi Sikap seperti ini sangat jarang terjadi.
"Jika mereka tidak bereinkarnasi, lalu bagaimana dengan Hantu Yan?"
Fu Chan Yin sangat terkejut dengan cerita Reddish yang tengah bernostalgia. Jiwa-jiwa keluarga Yan tidak dapat bereinkarnasi, tapi hari ini hantu laki-laki bermarga Yan jelas memiliki kesempatan bereinkarnasi.
"Aku tidak tahu." Reddish menggelengkan kepala, meminta gadis itu untuk mendapat penjelasan dari hantu laki-laki. "Manusia juga kadang ceroboh. Keberadaan hantu ini mungkin merupakan kecerobohan mereka. Lagi pula, itu sudah seribu tahun lalu. Mereka mungkin tidak ada lagi atau melupakannya. Jangan lupa, kekaisaran yang sekarang telah berubah dan bukan lagi keturunan kaisar terdahulu."
Karena identitas dan sejarahnya telah diketahui, hantu laki-laki hanya tersenyum pahit. Ia mungkin beruntung atau keluarganya mungkin sengaja membiarkan ia memiliki kesempatan. Identitasnya sebagai tuan muda pewaris keluarga Yan, kultivasi menjanjikan dan masa depan pasti cerah. Dia tidak menyangka akan datang hari pemusnahan.
Fu Chan Yin menatap hantu itu dan bertanya, "Bisakah kau memperkenalkan dirimu sekarang?"
"Namaku adalah Yan Rusheng." Hantu laki-laki memperkenalkan dirinya dengan sikap bangsawan terhormat. "Sebuah kehormatan bagiku bisa melihat keempat leluhur suci ilahi kuno."
"Tidak kusangka, ini sangat kebetulan." Bluewy berbicara lembut dan nadanya menyejukkan jiwa. "Yan Rusheng ... Sepertinya kau anak kesayangan keluarga Yan. Aku pernah mendengar namamu selalu disebut oleh para leluhur Yan."
Fu Chan Yin mendengus, "Ternyata namamu adalah Yan Rusheng. Hantu Yan, di masa depan kamu harus bereinkarnasi untuk menemukan semua properti keluarga yang tersisa."
"Bisakah aku?" Hantu itu memasang wajah pahit. Dia sudah lama mati dan berkeliaran dan tidak sedikit pun terlintas untuk bereinkarnasi.
"Pasti bisa."
"Kau harus pergi ke Dunia Alam Baka untuk itu ..." Whitely terkekeh dan meminum secangkir teh untuk meredakan dahaga. Matanya terkunci pada gadis kecil yang arogan dan imut itu. "Kenapa tidak mengatakan yang sejujurnya?"
Merasa dituduh, Fu Chan Yin menyusut, "Apa maksudmu?" Rasa bersalah setelah ketahuan memenuhi wajahnya.
"Kita satu pikiran." Whitely sedikit menggodanya.
"Aku masih murni dan polos. Hei, jangan menggoda anak kecil yang imut sepertiku," sangkalnya.
"..." Mereka tak tahu harus berkata apa setelah menghadapi sikap kekanak-kanakan Fu Chan Yin.
Sedikit percaya diri tentang penampilannya?
"Aku lapar." Fu Chan Yin merasakan perutnya keroncongan. Ia ingin mencicipi hidangan mewah yang dibuat Loah. Tapi dia tidak mau pergi ke Pagoda Neraka untuk makanan.
Gadis itu mendesah dan Reddish segera menyegel kembali aura gulungan array yang bocor. Gadis itu segera menyeret Roh Bunga ke luar ruang Pagoda Neraka.
"..." Roh Bunga tidak bisa protes saat ini.
ibu fu can yin
ceritamu seru keren 😘😘😘😘😘😘