NovelToon NovelToon
PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

PENGORBANAN YANG TERSIA-SIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fanfic / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.2
Nama Author: Maia Ashley

Pernikahan bukan akhir satu perjalanan hidup dua manusia tapi justru menjadi awal perjalanan yang ujian tidak akan pernah habis.

Yuk ikuti kisah seru percintaan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maia Ashley, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAGIAN 27

Saya akan melanjutkan kisah rumah tangga Yana dan Johan, maaf karna sempat terhenti karna sesuatu hal, Buat pembaca ending SBVSD, sorry kalau kalian ga suka ending nya, karna ga semua hubungan berakhir bersama, hubungan percintaan atau berumah tangga ga bisa memakai toleransi, dan cinta bukan sesuatu yang bisa di paksakan untuk hadir, dan memang dari awal ending nya di buat Anya dan Bian ga bersatu, sorry ga sesuai expetasi kalian,. maaf ya Mbak nya, berhubung bapaknya bule dan mereka bakal tinggal di luar negeri ga ada masalah juga, maaf ya, saya menulis sesuatu yg memang ada di dunia nyata, di Indonesia ada, Andi Soraya punya anak dua tapi ga ada yang lahir dalam pernikahan, apalagi buat orang bule, yang penting mereka tanggung jawab, daripada bangga hati punya anak dalam pernikahan tapi lupa tanggungjawab sebagai Bapak, itu jauh lebih dosa, semua anak suci di mata tuhan, yang dosa itu perbuatan orangtuanya, saya tidak bisa memaksa kalian untuk satu pemikiran dengan saya, tapi novel yang saya tulis saya kondisikan pemainnya bule apa local, dalam cerita ini Anya juga baru nyadar dia hamil Pas perutnya udah hampir dua bulan, kalau dia aborsi bukannya jauh lebih parah, anggaplah ini resiko dari hubungan dia ama Bian, anggap aja ini pebelajaran, selalu ada resiko dalam pilihan hidup yang kita ambil

HAPPY READING GUYS 🍁🍁🍁🍁

Yana baru tiba di kantornya dan langsung di sambut oleh sekertaris nya.

"Pagi Bu" Serly mengikuti bossnya itu masuk ke ruangannya sambil membawa agenda kerja untuk hari ini.

"Apa skejul saya hari ini?" Yana yang sudah duduk di kursi kebesarannya bertanya pada sekertaris nya yang sudah berdiri di depan meja kerjanya.

"Jam sepuluh kita ada meeting dengan CEO dari Angkasa group, lalu jam tiga Ibu ada pertemuan dengan wakil dari PT setosa jaya" Serly menyebutkan dua agenda Direktur nya itu.

"Cuma itu?" Yana memandang ke arah Serly.

"Iya Bu" Serly menganggukan kepalanya.

"Ya sudah kalau gitu kamu siapkan bahan meeting kita dengan Angkasa group, kita masih punya waktu sekitar satu jam" Yana melihat ke arlojinya .

"Semuanya sudah siap Bu, tinggal menunggu kedatangan mereka saja" Serly melaporkan.

"Ya sudah, kamu kembali ke meja kamu, kabari saya kalau mereka sudah datang" Yana memberikan instruksi.

"Baik Bu, saya permisi" membungkukan badannya lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut.

Yana melanjutkan pekerjaannya, banyak file yang harus dia periksa, belum lagi memeriksa laporan keuangan yang harus dia lakukan tiga bulan sekali, Yana terlihat sangat focus dengan pekerjaannya hingga waktu berjalan dengan sangat cepat, terdengar ketukan di pintu ruangannya.

"Masuk" Yana berujar tanpa melihat ke arah pintu, pintu ruangan tersebut di buka dari luar dan terlihat Serly berjalan masuk mendekati bossnya itu.

"Permisi Bu, tamu kita sudah datang dan mereka sudah menunggu di ruang meeting" Serly mengingat kan bossnya kalau mereka harus segera meeting.

"Apa yang lain sudah ke ruang meeting?" Yana menanyakan dept lain yang harus ikut dalam meeting ini.

"Sudah Bu" Serly menganggukan kepalanya.

"Ya sudah, ayo kita ke sana jangan sampe mereka menunggu lama, kau sendiri nilai kerja sama dengan Angkasa group akan membawa keuntungan yang sangat besar bagi perusahaan dan karyawan pastinya" Yana bergegas dari kursi kebesarannya dan berjalan keluar dari ruangannya di ikuti Serly di belakangnya, mereka tiba di ruang meeting yang berada di lantai yang sama dengan ruangan Yana.

"Maaf membuat anda menunggu tuan Bram" Yana menjabat tangan Bramantya CEO dari Angkasa group dan juga teman satu SMPnya dulu, Yana juga tidak lupa menjabat tangan Iwan selaku sekertaris pribadi Bram.

"Ah tidak, karna kita juga baru sampe" Bram memandang sedikit intense teman satu sekolahnya itu.

"Bisa kita mulai meeting nya" Yana tidak ingin membuang waktu karna banyak hal yang harus di bahas dan juga presentasi yang harus mereka lakukan untuk kerja sama mereka.

"Ok, kita bisa mulai" Bram menganggukan kepalanya menyetujui agar meeting segera di mulai, tak berselang lama setelah semua duduk di kursinya masing-masing meeting pun di mulai, terlihat Yana mulai menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan project mereka dan sesekali menampilkan gambar di layar laptop yang di visualisasikan melalui alat protector yang terlihat di tembok ruang meeting tersebut, dan meeting terus berlanjut.

****

Meeting baru saja selesai dan Yana sudah mengantar tamunya sampe ke depan lift, setelahnya Yana kembali ke ruangannya dan dia merasa lapar karna memang meeting selesai bertepatan dengan jam makan siang, tadi juga Bram sempat mengajaknya untuk lunch bareng tapi dia tidak mau menjadi bahan omongan karna makan dengan pria lain, kecuali ada pembicaraan tentang pekerjaan Yana tidak menolak untuk makan siang dengan lelaki lain, Yana mengambil smartphone nya dan menekan list teratas di daftar panggilan nya.

"Hallo sayang, adek lagi apa?" Yana sedang menelpon putri semata wayangnya yang saat ini masih berada di sekolahnya.

"Adek lagi di kantin Mom lagi lunch" Terdengar suara Jesslyn di seberang telpon.

"Mommy udah makan?" Jesslyn balik bertanya kepada Mommy nya itu.

"Mommy baru selesai meeting sayang, ini mommy baru mau makan siang, ya udah, adek jangan jajan jauh-jauh ya, mommy tutup telponnya, love you baby" Yana menutup telponnya dan meletakan smartphonenya di atas meja kerjanya, Yana beranjak dari tempat duduknya dan bejalan keluar dari ruang kerjanya.

"Serly kamu temanin saya makan siang ya" Ajak Yana saat melihat sekertaris nya masih berada di tempatnya.

"Baik Bu" Serly lansung bangun dari tempat duduknya dan berjalan mengikuti bossnya yang sudah berjalan lebih dulu.

****

Johan masih berada di ruang kerjanya, dia semakin pusing karna nomernya sudah di block oleh istrinya, karna saat dia menghubungi nomer istrinya sudah tidak tersambung, dan saat dia menelpon putri nya tidak sekalipun di angkat oleh putrinya, Johan yakin kalau dia pulang pasti sikap istrinya tetap dingin padanya sedangkan putrinya kemungkinan masih berada di rumah mertuanya, lamunan Johan terganggu saat smartphone nya berdering, terlihat nama Cindy muncul di layar smartphone nya, Johan mengambil smartphone nya dan menjawab panggilan tersebut.

"Hallo sayang"

"Sayang, kamu masih di kantor apa udah pulang?" Terdengar suara perempuan yang pastinya adalah Cindy.

"Aku masih di kantor, memang nya kenapa?" Johan menyandarkan punggung nya di kursi.

"Kamu pulang ke Apartment aku ya, aku kangen" Cindy meminta dengan suara manjanya.

"Iya sayang, aku pulang ke Apartment kamu, aku juga kangen" Johan tertawa kecil.

"Jangan lama-lama pulangnya, aku mau makan malam bareng" Cindy makin menuntut.

"Iya sayang, lima menit lagi aku pulang" Johan memang ga bisa menolak apapun yang menjadi keinginan Cindy, putri dari bossnya.

"I love you sayang muaaacchhh" Cindy memberikan ciuman jarak jauh.

"I love you too cantik" Johan terkekeh dengan sikap Cindy yang selalu membuatnya on, Johan segera membereskan pekerjaannya dan mematikan laptop nya lalu segera mengambil smartphone nya juga tas kerjanya lalu memasukan beberapa file yang harus dia selesaikan sebelum memberikan nya kepada bossnya, setelah selesai dan merasa tidak ada yang tertinggal Johan segera keluar dari ruangannya dan berjalan pergi dan membiarkan saat sekertaris nya menyapa nya.

BERSAMBUNG

Oke guys cerita Yana lanjut lagi, yang pengen berbucin ria ada di sini, tetap ada konfliknya.

yang mau like boleh yang mau vote silakan, insya Allah selama liburan bisa up lebih dari sekali.

1
Isabela Devi
lanjut thor
Isabela Devi
bitu baru laki laki gentle
Isabela Devi
pasti Johan menyesal Krn selingkuhi Yana
Isabela Devi
gmn Johan skrg hubunganmu dan Cindy dibtentang sama org tuanya dan Cindy Uda di jodohkan nyesal ga
Isabela Devi
trus n dong nnti antara Jerry dan jesellyn
Isabela Devi
moga Cindy ketauan ma org tuanya atau org yg di jodohkan
Isabela Devi
jgn sampai jesellyn ketemu lagi hal yg ga di inginkan
Isabela Devi
apakah nnti Jerry dan jesellyn akan jadian atau terhalang oleh papa dan momynta
Isabela Devi
biar johan kapok
Isabela Devi
wah seruh dong kalo jesellyn miara hewan
Isabela Devi
Cindy Cindy ternyata org tuamu ga tau kalo kamu jd pelakor rmh tangga johan dan yana tp johan juga sih suka selingkuh ya gitu
Isabela Devi
mantebs
Isabela Devi
lanjut thor
Isabela Devi
Hawai mantebs
Isabela Devi
semangat thor
Isabela Devi
mulai seruh nih tp semoga Yana dan Bram jgn jadian jadi anak mrk aja yang jadian biar mrk berdua jd besan
Isabela Devi
knp sih Johan ga nyadar terhadap apa yg dia lakukan
Isabela Devi
benar itu kata Andre, Johan mending lu serius aja ma si pelakor
Isabela Devi
Johan Johan moga harapanmu ga tercapai
Isabela Devi
kejar aja Jerry Krn jeselly baik ko
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!