NovelToon NovelToon
Anak Tersembunyi Sang Pewaris

Anak Tersembunyi Sang Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Lari Saat Hamil / Menikah Karena Anak
Popularitas:31.6k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Kaelus Danurwenda terkejut ketika mendapati dirinya di pagi hari tanpa mengenakan pakaian. Dia mengumpat marah ketika mengingat kejadian tadi malam.

Kaelus mencari jejak si wanita namun nihil. Pencarian Kael berlangsung selama 4 tahun lamanya, tapi tak menghasilkan apapun.

Ketika harapannya pupus, dan hendak menerima perjodohan yang diatur orang tuanya, tiba-tiba seorang bocah dengan mata coklat kekuningan menabrak tubuhnya.

"Maap Om, Al nda senaja."

Debaran aneh memenuhi hati Kaelus Wajah bocah itu sangat tidak asing di matanya.

"Kamu ... ."

"Maaf Tuan, anak saya berlari tanpa arah. Permisi."

Melihat ibu dari anak itu, Kaelus samar-samar mengingat tentang wanita di malam yang salah itu.

Apa yang akan dilakukan Kaelus? Apa dia akan melanjutkan perjodohan yang diatur, atau malah mencari ibu dan anak tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ATSP 21

Rosa menceritakan semua yang dialaminya selama mengalami kehamilan Al. Meski tidak detail, tapi dia benar-benar mengungkapkan semua perasaanya.

Mulai dari benci saat mengetahui fakta bahwa dirinya hamil, hingga pada akhirnya menerima takdir yang diberikan padanya.

Griz yang mendengar cerita Rosa tak sanggup membendung air matanya. Dia tidak bisa membayangkan betapa berat hari yang dilalui gadis sebatang kara tersebut.

Ya Griz langsung mencari tahu siapa Rosa. Dia langsung mencari tahu asal usul gadis itu, dan mengapa di malam tersebut Rosa bisa bersama Kael.

Hal yang paling mengejutkan adalah, Rosa harus berhenti menggapai cita-citanya. Dia harus keluar kehilangan beasiswa dari unversitas yang bahkan belum sempat dirasakannya.

"Maaf, maafkan kami Nak," ucap Griz sambil menangis tergugu. Rasa bersalah dalam hatinya menjadi semakin membesar mendengar sulitnya hidup Rosa dan Al.

"Tidak Nyonya, Anda tidak perlu meminta maaf. Bukan Anda yang salah juga. Dan saya lihat, agaknya Anda sama sekali tidak tahu peristiwa itu. Mungkin Tuan itu sama tidak bercerita kepada kedua orang tuanya. Jadi Nyonya, apa Anda bisa melepaskan saya dan Al?"

APA?

Griz sangat terkejut mendengar permintaan Rosa yang baru saja terlontar itu. Wanita muda ini, alih-alih meminta tanggung jawab dari Kael, dia malah ingin pergi dari sini.

"Nggak bisa, nggak bisa sayang. Al adalah cucu ku. Aku nggak bisa membiarkan dia pergi," jawab Griz.

"Lalu, apa Anda akan memisahkan saya dan Al? Apa Anda akan memisahkan kami berdua?" tanya Rosa dengan mata yang sudah berkaca-kaca dan hampir menangis.

"Kenapa? Kenapa aku harus melakukan itu. Kenapa aku harus memisahkan seorang ibu dan anaknya? Nggak Rosa, kami nggak akan melakukan itu. Al adalah cucu kami, dia anak Kael, sudah pasti akan ada di sini. Dan kamu, kamu adalah ibu dari Al yang mana nanti akan jad istri Kael, jadi kenapa aku harus memisahkan kalian berdua."

APA??

Kini giliran Rosa yang terkejut mendengar ucapan Griz. Bagaimana tidak terkejut, istri, kata itu sungguh sangat asing karena Rosa merasa tak akan pernah bisa menyandang status itu.

Memilki anak hasil dari sebuah pemerkosaann, siapa pula yang mau menerimanya. Tak hanya itu, dia sendir pun juga tak pernah berharap untuk berada di posisi itu.

"T-tapi, Nyonya, saya~"

"Tak perlu dipikirkan untuk sekarang, Rosa. Kami tahu bahwa kamu memiliki trauma yang mendalam terhadap Kael. Kami tahu betapa kamu membencinya dengan begitu dalamnya, dan kami juga tak akan mendesak mu soal pernikahan ini dilakukan segera. Hanya saja, kami sungguh ingin kamu dan Al berada di sini untuk selamanya karena kita adalah keluarga. Bukannya aku membela anakku, Rosa. Tapi percayalah, dia tidak melakukan itu karena dia bejatt. Nanti, biar Kael menceritakan langsung padamu. Itu pun jika kamu sudah bisa bertemu dengannya. Sekarang, istirahatlah. Ah ya, makan lah puding ini bersama Al. Dia tampak menyukainya, aku keluar dulu sayang."

Griz berbcara panjang lebar, dimana sebagian hal yang dikatakan olehnya belum cukup dimengerti oleh Rosa. Namun tatapan, perlakuan, dan sntuhan lembut Griz terhadap Rosa, membuat wanita itu merasa nyaman. Dia juga tidak takut sama sekali terhadap ibu dari pria yang telah menimbulkan trauma berat terhdapnya.

"Keluarga? Apa bener bisa begitu? Apa bener, anak sebatang kara seperti aku bisa punya keluarga. Wanita yang telah kotor ini, apa bisa menjadi bagan keluarga dari seorang terpandang seperti mereka? Al, apa mungkin semua ini hanya karena Al?"

Pikran Rosalina melalang buana. Banyak hal yang masih tak dipercayanya, termasuk perkataan Griz. Dan ada hal yang membuatnya ingin tahu juga tentang perkataan Griz yang mengatakan bahwa Kael melakukan itu bukan karena dia pria brengsek yang bejat.

Rosa dan Al yang tinggal di vila itu meski di dalam pikiran begitu gelisah, namun mereka benar-benar tinggal dengan nyaman. Pikiran Rosa masih diselimuti banyak kebingungan, namun setidaknya dia tak lagi kesulitan mendekap putranya dalam hawa dingin yang menusuk.

Berbeda dengan Rendi, pria itu benar-benar kesulitan mencari tahu dimana Rosa berada. Apalagi Esih yang terakhir kali bersama Rosa dan Al mengatakan bahwa dia sama sekali tidak tahu menahu.

"Kamu yang bener apa Esih, masa nggak tahu dimana Rosa dan Al? Kan kamu yang terkahir sama mereka," ucap Rendi dengan frustasi.

"Benar Pak Rendi, saya tidak tahu dimana Kak Rosa dan Al. Saya malam itu hanya mengantar Kak Rosa dan Al pulang. Setelah itu saya nggak tahu lagi Pak, dimana mereka,"ucap Esih dengan kepala tertunduk. Dia tidak beradu muka dengan Rendi karena takut jika ucapannya terdeteksi bohong.

Ya Esih jelas mengatakan sebuah kebohongan kepada Rendi. Dia tahu dimana Rosa dan Al berada karena dia bersama mereka waktu itu. Bahkan Esih tidak menyangka bahwa orang yang membawa mereka adalah keluarga Danurwenda, yang merupakan pemilik perkebunan di wilayahnya tinggal.

Namun yang lebih mengejutkan lagi bagi Esih adalah, bahwa Al ternyata merupakan anak tersembunyi dari pewaris Danurwenda. Sungguh sulit sekali memahami hal-hal tersebut.

Esih diam juga bukan semata-mata karena perintah dari Grizle Danurwenda dan Beniqno. Dia merasa bahwa Al dan Rosa memang lebih baik berada di keluarga itu dari pada pontang-panting di luar. Apalagi Rosa tampak lemah fisiknya akhir-akhir ini dan Al juga membutuhkan orang dewasa selain Rosa di sisinya.

"Jika Al adalah anak sang pewaris, berati kan dia cucu mereka kan ya," ucap Esih dalam hati saat mengetahui fakta mengejutkan tentang Al dan Rosa.

"Esih, kamu seriusan nggak tahu? Terus kamu bisa ngubungin Rosa ngga?" tanya Rendi lagi, dia benar-benar kebingungan mencari keberadaan temannya itu. Apalagi handphone Rosa juga tak bisa dihubungi.

"Sayangnya nggak Pak, saya sama sekali nggak bisa ngubungin Kak Rosa.," jawab Esih sambil menggelengkan kepalanya. Hal ini dia sama sekali tidak bohong, Esih mencoba menelpon dan mengirim pesan ketika sudah pulang ke rumah, tapi semuanya tidak sampai kepada Rosa.

"Duh Rosa, kemana kamu," ucap Rendi sembari mengusap wajahnya kasar.

"Sudah Pak, jangan dicari-cari begitu. Nanti Kak Rosa pasti ngubungin Bapak jika memang sudah waktunya. Kita doakan saja semoga Kak Rosa dan Al dalam keadaan yang baik-baik saja. Kalau begtu saya permisi ya, Pak Rendi."

Rendi membuang nafasnya kasar. Rosa yang pergi malam itu seperti hilang di telan bumi. Sungguh membuat Rendi tak mengerti mengapa tiba-tiba Rosa pergi tanpa pamit.

"Apa kamu sama sekali nggak percaya sama aku, Ros? Sampai-sampai kamu pergi ku tanpa kabar kayak gini. Rosa, aku beneran mengkhawatirkan kamu."

TBC

Note: retensi mepet lagi manteman, hahahha. Nggak tahu ya, kenapa. Apa mungkin tulisan ku sejelek itu kali ya hahhaha.

meski begitu, aku tetep selesaikan ya teman-teman. Namun kayaknya mungkin aku bakalan rehat nanti setelah dua karya ini selesai.

Padahal niatnya aku mau keluarin satu judul lagi. tapi melihat 4 karya ku gagal begini kayaknya aku jadi takut. Ya udah kalau gitu semangat ya, aku bakalan selesaikan semuanya kok. Jadi tenang aja.

Rencananya ini judul barunya. Tapi kayaknya nggak jadi aku rilis. Makasih buat yang usah baca ya. Lop yu buat kalian semuaaaaa.

1
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
g mungkin kael nikah m orang lain dia juga g mau pisahkan km m al
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
sempull emng doanya g bener
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Kael dan Rosa galau nih 🤦😅
Dew666
Iya Rose harus nikah
Novita Sari
tapi ceritanya masih bagus.gak muter muter kok,kan nyeritain traumanya rosa sama kael n juga ada sangkut pautnya..
Esther
Galau nih Rosa dan Kael perkara menikah atau tidak🤭.
爾妮
😍😍mantap ahh
Rohmi Yatun
enggak kok Thor.. Q suka cerita nya..
爾妮
semangat tor,, lanjut 💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bagus Griz lngsng ultimatum Kael dan Rosa biar cepat nikah agar Al punya status jls jd gak usah nunggu lama" lg 😉👍
ind@h
dulu waktu kecil aq jg pernah hanyut di sungai kak..kata orang² ini nyawa kedua..bener kata kakak..trauma itu masih ada di alam bawah sadar kita bahkan sampai skr...memang trauma itu susah bgt ilangnya kak..mungkin bagi mereka yg tdk mengalami menganggap enteng..tp jujur bgt bagi kita itu sangat berat..
Ayudya
lanjut kak😍😍😍😍
Dozky 2 Crazy
gak ko author aku sukaaa
n faham
semangat n sehat sehat author🩷🩷
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Eeh dikiiit naa /Proud/
Novita Sari
😭😭😭😭
Keysha Aurelie
Kael pria yang baik ,gak egois, gak kejam, gak dingin, beda banget sama pemeran utama yang lain 🤭 langsung suka aku, pria idaman ini
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kapan nih Kael dan Rosa nikah 😏🤔
爾妮
😭😭😭

teman nya si kael gk d kasih pelajaran,,karna dia mereka jd sengsara
ind@h
pagi² udah ada yg naruh bawang...
Sastri Dalila
/Whimper/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!