NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: Noda Merah Pernikahan

Berbagi Cinta: Noda Merah Pernikahan

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:22.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Novel Noda Merah Pernikahan adalah webseries Novel Pertama yang tayang di Genflix dengan judul "Cinta Albirru" yang dibintangi oleh Michelle Joan dan Kiki Farel.

Zeya gadis yatim piatu yang terpaksa karena keadaan membuat dirinya terjun ke dunia hitam menjadi seorang wanita penghibur.

Suatu hari tanpa di duga ia bertemu dengan seorang pria yang bernama Albirru anak seorang ustad.

Tak lama berkenalan Albirru mengajak Zeya menikah, Zeya yang memang ingin bebas dari dunia hitam menerima tawaran Albirru untuk menikah dengannya walaupun hanya secara siri.

Belum genap setahun pernikahan mereka, Zeya harus menerima kenyataan jika suami yang ia harap dapat membimbingnya menjadi wanita yang lebih baik ternyata telah menikah lagi dengan jodoh dari kedua orang tuanya.

Apakah yang akan Zeya lakukan. Apakah ia bisa menerima pernikahan suaminya.

Siapkan sapu tangan dan tisu. Novel ini akan banyak menguras air mata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Kediaman Mami Azril.

Zeya sedang memasak buat makan malam di kediaman mami Azril. Rencananya Tante Febby dan suaminya juga akan ikut makan malam bersama.

"Masak apa, nak." Suara mami Azril membuat Zeya kaget.

"Mami .... "

"Maaf, mami kagetin kamu ya."

"Aku aja yang mungkin terlalu fokus. Ini aku masak sup ayam. Dendeng dan perkedel kentang. Apa udah cukup mami."

"Udah cukup itu. Kita makan berlima aja. Eh salah, berenam dengan anak tante Febby."

"Anak tante Febby usia berapa, mami."

"Usia sembilan tahun. Kelas empat SD. Tapi bawel. Kamu lihat aja nanti."

Azril yang baru muncul langsung mendekati mami dan Zeya. Ia memeluk tubuh maminya.

"Mami, kenapa minta Zeya yang masak. Nanti Zeya capek," bisiknya.

"Bukan mami yang minta. Kamu jangan sembarangan. Mami udah melarang tadi, tapi Zeya yang mau."

"Ada bibi kan."

"Nggak apa, mas. Aku yang ingin memasak buat makan malamnya."

"Dangar tuh Zeya ngomong, ia yang pengin masak, bukan mami yang minta."

"Tetap aja mami salah."

"Kenapa mami yang salah."

"Kenapa mami mengizinkan."

"Mami kan mau mencicipi rasa masakan Zeya. Dan ini baik buatnya. Agar memudahkan dalam melahirkan nanti.

"Alasan mami aja," gerutu Azril. Ia duduk sambil mengamati Zeya yang sedang memasak.

"Kamu tuh, belum Zeya jadi istri aja udah marah mami minta tolong masak. Gimana kalau jadi istri nanti."

"Zeya kalau udah jadi istriku hanya boleh menjaga putra putriku. Tidak ada boleh pekerjaan lain ia lakukan selain itu. "

"Posesif banget."

"Aku menjadikan Zeya istri, bukan pembantu atau pelayan bagiku."

"Kamu pegang kata-katamu itu."

"Zeya hanya boleh masak jika sesekali aku pengin merasakan masakannya."

"Tapi aku senang memasak, mas."

"Dengar itu. Kalau Zeya nya yang senang dan mau melakukan itu, bagaimana?"

"Boleh saja, tapi nggak boleh sering."

"Zeya, siapa yang menjaga toko Roti kalau kamu harus keluar seperti saat ini."

"Ibu Nur. Ia yang menawarkan diri menjaga toko roti dua hari ini."

"Kapan-kapan mami boleh main ke sana?"

"Tentu saja boleh, mi. Aku malah senang jika mami mau berkunjung."

Setelah semua hidangan selesai, Zeya masuk ke kamar tamu. Ia mandi dan melaksanakan solat magrib.

Tante Febby dan suaminya datang pukul tujuh malam. Anaknya sangat cantik dan ceria.

Gadis kecil itu langsung berlari mendekati Zeya yang duduk di dekat mami Azril. Tante Febby tersenyum dengan Zeya.

Ketika Zeya akan berdiri menyambut kedatangan tante Febby, ia melarang.

"Sudah, duduk aja." Zeya menyalami tente Febby dan suaminya.

Keisya si gadis cilik mengelus perut buncit Zeya dan meletakan telinganya di perut Zeya.

"Keisya, kamu ngapain." Tante menegur putrinya yang tampak antusias melihat perut Zeya yang besar.

"Mama, di dalam perut tante ini ada adikkan, tapi kenapa aku tak mendengar suaranya." Keisya bertanya pada mamanya dengan tangan yang masih terus mengusap perut Zeya.

"Keisya tak sopan begitu. Kamu belum kenalan dengan mbak Zeya. Udah main usap perut aja." ucap tante Febby.

"Kenalkan mbak, aku Keisya."

"Mbak Zeya," ucap Zeya bersalaman.

Azril yang keluar dari kamar, melihat tante Febby dan suaminya, menyalaminya. Ketika melihat Keisya yang mengelus perut Zeya mendekat dan menjauhkan tangan Keisya.

"Apa sih abang tua."

"Abang tua, abang tua."

"Emang tua, masa udah umur segini masih dipanggil Abang."

"Dasar bocah, minta digetok palanya nih."

"Coba aja kalau berani."

"Awas jangan pegang perut Zeya. Nanti anakku jadi bawel kayak kamu."

"Ini anak abang Azril?" tanya Keisya.

"Iyalah. Emang kamu pikir anak siapa?"

"Mbak Zeya, kenapa mau dengan abang Azril. Mbak Zeya cantik, abang jelek,"gumam Keisha

"Hei bocah, kamu sendiri aja yang bilang aku jelek? Semua orang yang mengenalku pasti mengakui kegantenganku."

"Azril, nggak malu kamu sama Zeya. Berantem terus kalau udah ketemu," ujar mami Azril.

"Sebenarnya ini acara apa. Apa pertunangan Azril dan Zeya," ucap Tante Febby.

"Tante mengada-ngada deh. Jangan mulai bercanda lagi. Nanti Zeya jadi tak betah."

"Siapa yang bercanda, tante cuma tanya."

"Mana mungkin acara pertunangan aku dan Azril, tante. Saat ini status pernikahanku terdahulu belum jelas."

"Setelah kamu melahirkan, kamu cepat selesaikan. Kasihan Azril lama menunggu. Udah nggak sabar ingin meluk kamu." Tante Febby ngeledek Azril.

"Jangan ngomong sembarangan, tante. Nanti Zeya percaya."

"Emang kamu nggak sabaran tante lihat."

"Udah ngobrolnya. Nanti disambung. Makan dulu. Mami udah lapar, tak sabar ingin mencicipi masakan Zeya." Mami berdiri agar yang lain ikutan.

Setelah mengumpul di meja makan, tampak tante Febby memandang dengan takjub.

"Astaga, ini benar kamu yang masak Zeya."

"Iya, tante. Jika tak enak tante bilang aja. Biar aku bisa mempelajarinya lagi."

"Ini pasti enak. Dari aromanya aja, tante tau."

Semua keluarga mengambil nasi berserta lauknya dan tampak lahap memakan.

"Tante nggak menyangka kamu pintar masak. Enak banget lagi masakannya?"

"Tante terlalu memuji," ucap Zeya malu.

"Benar loh, apa kita buka restoran aja setelah Zeya melahirkan. Tante yang modalin. Keuntungan kita bagi dua."

"Enak aja, tante. Jika Zeya akan membuka restoran, modalnya dari aku. Biar untungnya buat kami berdua." Azril langsung protes atas ucapan tantenya.

"Idih ... yang udah terbayang akan menikah sama Zeya. Kalau Zeya kabur, pasti kamu gila ya." Tante Febby tertawa setelah mengucapkan itu.

"Tante doanya jahat banget."

"Becanda kali, serius amat. Tante doakan kau dan Zeya berjodoh. Dan nanti rumah tangga kalian kekal selamanya."

"Aamiin. Gitu dong doanya."

Setelah makan dan berbincang sebentar tante Febby, suami dan anaknya pulang. Zeya masuk ke dalam kamar dan membaringkan tubuhnya.

Perutnya bergerak, Zeya mengusapnya.

Maafkan bunda sayang, bunda menyembunyikan kehadiran kalian berdua dari ayahmu. Suatu saat bunda pasti akan mengatakan kebenarannya. Karena kalian juga berhak tau ayah kandung kalian.

Zeya mencoba memejamkan matanya. Tapi tak bisa. Ia memang tampak kesulitan ketika tidur karena perutnya yang telah membuncit.

Zeya mengambil Al-quran dan membacanya hingga matanya mengantuk.

...................

Sebulan telah berlalu.

Saat ini usia kandungan Zeya telah memasuki bulan kesembilan. Seperti rencana seminggu sebelum melahirkan Zeya telah diminta untuk ke kota, tempat Klinik milik tante Febby berada.

Hari ini Zeya berencana akan pergi ke kota, ini dilakukan agar saat ia akan melahirkan tidak ada kendala yang harus dihadapi.

Menjelang melahirkan ia menginap di hotel yang terdekat dengan klinik itu.

Bersambung

*********************

Terima kasih

Selamat Pagi pecinta novel Noda Merah Pernikahan. Kali ini mama ingin kenalkan karya teman mama. Sambil menunggu novel ini update kalian bisa mampir ke novelnya.

1
Masna Minabari
mudah2an zeya jgn kembali ke jln yg salah
Ellya Muchdiana
ada sih orang tua kasih ijin anaknya untuk jadi istri kedua, aneh aja kalo ada orang tua seperti itu
Mama Reni: Tapi dalam kenyataannya banyak
total 1 replies
Ellya Muchdiana
katanya ngerti agama si abinya Albirru, tapi ga tau Ratu sudah menjadi mahrom nya Azriel, karena telah menikahi ibunya apalagi sedang hamil anaknya Azriel
evi carolin
selalu menjadikan agama sbg alasan ga punya otak dan perasaan ni org
evi carolin
ga terima raja ngomong gt ,mo maksain kehendaknya lg ayoooo...klo mo dibenci ama raja n ratu
evi carolin
laki laki macam ni baiknya ditinggalkan aja biar diurus ama yg memonopoli waktu dan perhatian dari pada sakit hati dan pikiran berkepanjangan
evi carolin
ya kan terulang lg perlakuan Al pd istrinya dan skrg buat Zahra dan nerima balasan atas perbuatannya kpd Zeya
evi carolin
ga yakin klo dihatimu hanya ada nama raja dan ratu ,trus anakmu dr istri ketiga ditaruh dmana alias ga punya tempat dihati
evi carolin
albiru kamu pst nerima balasan dr rasa sakit para istri mu
evi carolin
sayangnya mereka ga punya anak perempuan klo ada apa perasaan mereka klo anak perempuan mereka diperlakukan begitu ,blm kena batunya keluarga mereka ini
evi carolin
albiru nyerah jg ....🤣🤣🤣 poligami jalan terus buat si Al dukungan ortunya Al hebat banget 👏👏👏
evi carolin
pantesan ga hamil hamil si biru galau merana beban pikiran dan perasaan jd ga nafsu dianya ama si Zahra
evi carolin
albiruuuu... ga usah pake acara terkejut segala pada akhirnya kau nnt pst cari daun muda n nikah lg,dasar tukang kawin alasan cari keturunan punya ortu tau di agama jg ga ngehargain perempuan
evi carolin
yakin deh pst Azril disuruh nikah lg dgn alasan memperoleh keturunan /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ dan kau Zahra ... selamat datang didunianya Zeya yg dl kau hancurkan ,kau akan merasakannya dan kau akan memelihara rasa nya
evi carolin
gt deh giliran ga dpt keturunan dr mantu pilihan eh taunya cucu dr mantu siri di harapkan ,egois pula semuanya ngerasa paling bener ,peduli amat zeya lawan terus kamu yg sakit dan menjalani semuanya mereka mau dpt instan nya aja dgn dalih anak dan cucu kandung ,usaha dong dr mantu pilihan
Ellya Muchdiana
katanya abi sama uminya Albirru faham agama, tapi kenapa selalu menilai Zeya tidak baik, itu nama su'udzon
Ellya Muchdiana
harus ikhlas dan rela Zeya melepas laki2 macam Albirru, mungkin Tuhan akan memberikan jodoh yg terbaik untuk Zeya
Ellya Muchdiana
visualnya bagus artis Indonesia, daripada yg mata sipit kulit glowing
Ellya Muchdiana
aku sih paling anti poligami, mana ada manusia jaman sekarang bisa berlaku adil, kecuali jaman Rasul, perempuan belum bisa mandiri, berkarya dan berusaha
Ellya Muchdiana
istri yg pertama dinikahin hanya tinggal di rumah kontrakan, walaupun nikah secara siri, nikah siri itu juga halal secara agama cuma tidak tercatat dalam negara yg peraturannya dibuat manusia, sedangkan istri yg baru saja dinikahin langsung dibelikan rumah, jadi dimana letak adilnya orang yg berpoligami
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!