NovelToon NovelToon
The Second Life

The Second Life

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Time Travel / Mengubah Takdir / Mengubah sejarah / Tamat
Popularitas:909.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nojaelin

Charlotte Mikaela Vanhoiren, yang ditetapkan sebagai Ratu dari Kaisar Vanhoiren ke-XX, dieksekusi gantung oleh Kaisar yang adalah suaminya sendiri dan dicap sebagai pengkhianat.

Saat berpikir tidak ada lagi kesempatan bagi Charlotte untuk membalaskan dendamnya, dia malah kembali ke saat di mana dia belum menjadi seorang Ratu.

Season 2:

Setelah Charlotte berhasil naik takhta menjadi seorang Kaisarina Vanhoiren I, Charlotte pun memulai rencananya untuk menyatukan keempat wilayah, termasuk Vanhoiren.

Selain itu, Charlotte juga harus mencari cara untuk menyatukan hubungannya bersama dengan Lucas. Berhasilkah Charlotte menggapai rencananya? Apakah Charlotte dan Lucas bisa bersama?

Rilis : Dua hari sekali (Sesuai kondisi author)

Cerita original Nojaelin
Cover The Second Life hanyalah visualisasi dan bukan milik Nojaelin

Kata per Chapter (kecuali Prolog dan Epilog) : 1000 - 1

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nojaelin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

XXVII - Menjadi Kuat

Aku membaca isi kertas yang merupakan pesan dari Isla dalam diam. Catatan tangannya terlihat seperti sedang terburu-buru. Amarahku memuncak saat aku habis membacanya.

Aku ... di Istana Perak.

Putra Mahkota bicara dengan Selir Sienna.

Tentang Nona Charlotte.

Mereka bersekutu.

Sihir kegelapan.

Penggulingan Ratu.

Beda pendapat.

Isla

Sejak dulu Idris sudah dapat dipastikan memiliki ikatan dengan Selir Sienna. Jika aku gegabah dan menantang langsung Sienna, mungkin saja para rakyat akan memusatkan kebencian mereka padaku karena aku ketahuan memakai sihir. Sihir identik dengan Avnevous dan para rakyat membenci wilayah Lucas itu.

Sienna bisa berdalih dengan mengatakan bahwa akulah yang berusaha mengancam nyawanya. Isla sudah berkorban untukku. Bisa saja dia sedang diintrogasi oleh Sienna dan juga Idris. Benar kata Ava, aku harus berpikir rasional dan fokus pada pernikahanku dengan Idris agar bisa lebih leluasa memporak-porandakan Kekaisaran Vanhoiren langsung dari dalam.

Aku baru tahu jika Ibu adalah seorang penyihir dan mungkin saja kematian Ibu ada hubungannya dengan Sienna atau juga Idris.

Masih banyak pecahan teka-teki yang harus kuselesaikan. Aku tidak punya orang terdekat selain Isla di sini yang bisa kujadikan mata dan telingaku. Saat masih jadi Ratu pun, Idris seakan mengisolasiku di Istana Ratu.

Mungkin untuk tujuan agar aku mudah dikendalikan.

Semoga kau baik-baik saja, Isla. Akan kuikuti permainan Idris mulai sekarang.

***

Undangan makan malam bersama Kaisar, Ratu, serta Idris dikirim kepadaku tadi siang. Sepertinya laki-laki itu sudah sembuh dari sakitnya. Aku diantarkan beberapa gaun untuk kupilih dan pakai di makan malam tersebut. Besok malam tepatnya.

Kubiarkan gaun itu di atas sofa dan aku keluar dari kamarku lalu memanggil Holly di depan pintu. Tidak ada gunanya memilih gaun apa pun dan bersikap baik untuk orang seperti mereka.

“Bawakan kesatria terbaik ke sini untuk menjadi lawan latihan pedangku,” perintahku pada Holly.

Holly sedikit terkejut dan menunduk. “Nona Winston, Yang Mulia Putra Mahkota pernah berpesan kepada saya agar Anda tetap diam dan tidak menyentuh pedang lagi.”

“Idris bisa mengerti apa yang kumau. Jika dia memarahimu karena hal ini, aku yang akan membelamu,” kataku acuh.

“Tapi-”

“Lakukan saja yang kuperintahkan!” bentakku pada Holly. Maaf, Holly. Aku harus bersikap seperti ini agar kalian bisa mendengarkanku dan melanggar perintah Idris.

Holly mengangguk paham dan pergi meninggalkanku. Kugenggam liontin pemberian Ava yang terus kupakai sejak kejadian hilangnya Isla kemarin.

Ibu, apakah kau mendengarku dari Atas sana?

“Nona Winston, apakah terjadi sesuatu pada Isla?” tanya Chloe yang kutahu berdiri di belakangku. “Aku tidak melihatnya lagi sejak kemarin.”

“Dia sedang cuti,” jawabku pada Chloe. “Kau tidak perlu mengkhawatirkan Isla dan tetap fokus pada pekerjaanmu di sini.”

“Baik, Nona Winston. Maafkan kelancangan saya karena bertanya hal yang tidak perlu,” ucap Chloe.

“Pergilah. Lakukan pekerjaanmu.”

Chloe pun pamit dan turun ke lantai bawah. Tepatnya ke dapur. Aku masih bisa mendengar percakapan Chloe dan Holly tentang Isla.

Nona Winston bilang dia mengambil cuti dan pergi, kata Chloe. Padahal kupikir aku akan punya teman sebaya selama Isla di sini.

Jangan seperti itu. Mungkin saja Isla punya tujuan lain meminta cuti, ucap Holly. Aku harus pergi ke Kekaisaran dan mencari kesatria untuk Nona Winston. Kau potong sayuran dan daging untuk makan malam Nona selagi aku pergi.

Aku jadi merasa sedih.

Holly dan Chloe adalah orang yang baik. Dulu maupun sekarang. Aku sering terhibur mendengar pembicaraan mereka berdua dari jauh setiap hari saat duduk di ruang tamu.

Kulangkahkan kaki ke dalam kamarku dan mendapati Lucas yang berdiri di samping sofa dan menatap gaun kiriman Idris. Aku menutup pintu Lucas berbalik menatapku.

“Hai.”

Aku berlari menghampirinya dan memeluknya dengan erat. Yang kubutuhkan adalah pelukan hangat dan juga Lucas. Air mata yang kutahan sejak kemarin tumpah begitu saja di dalam pelukannya. Tangan kanannya melingkar di pundakku dan satunya lagi sibuk menepuk pelan kepalaku.

Sudah kukatakan pesan Isla pada Ava. Dan mungkin saja Ava sudah memberitahukan kondisi Isla sampai ke telinga Lucas.

Isak tangisku memenuhi kamar kedap suaraku. Kami tetap dalam posisi itu cukup lama. Saat aku berhenti menangis, barulah Lucas merenggangkan pelukan kami dan menatapku sambil tersenyum.

“Jangan menangis lagi. Aku sedih melihatmu begini,” ucap Lucas yang kemudian menyeka air mataku dengan sapu tangan dari saku celananya. “Pasti berat bagimu mendengar berita tentang Isla.”

“Lucas ..., aku ingin sekali menolong Isla.”

“Percayalah. Di balik tingkah menyebalkan Nenek Ava, dia orang yang paling mengkhawatirkan Isla. Isla sudah seperti cucunya sendiri bagi Nenek itu,” kata Lucas. “Sst, jangan katakan pada Ava jika aku mengatainya.”

Lucas malah membuatku tersenyum. “Terima kasih sudah datang mengunjungiku, Lucas,” kataku padanya. Aku memindahkan gaun yang ada di sofa ke tempat tidur lalu kami pun duduk di sofa itu. “Aku tidak bisa berpikir dengan jernih kemarin.”

“Sikapmu yang seperti ini membuatku tergoda untuk membawamu kabur dari sini dan hidup tenang di Avnevous,” ucap Lucas. “Dan lagi-lagi kau belum membaca suratku.”

Aku selalu lupa untuk membaca surat Lucas. “Maaf. Akan kubaca sekarang,” kataku sambil hendak mengambil surat Lucas yang ada di dalam buku di atas nakas.

Lucas menahanku agar tidak berdiri. “Itu surat cinta!” seru Lucas. “Jangan membacanya di depanku. Aku malu,” katanya padaku.

“Kau kan sudah menyatakan cinta padaku dulu.”

“Yah ..., ini berbeda. Aku malu mengungkapkannya langsung.” Telinga Lucas memerah. Dia malu. “Ngomong-ngomong, kenapa gaunmu hanya diletakkan begitu saja?”

Oh, Lucas ingin mengalihkan pembicaraan. Kubiarkan saja untuk kali ini.

“Itu gaun yang dikirimkan oleh Putra Mahkota untuk makan malam dengannya besok,” jawabku sambil tersenyum pada Lucas. “Mungkin mereka ingin membicarakan pertunangan dan hubunganku dengan Putra Mahkota kedepannya.”

Lucas cemberut. “Tidak perlu pakai gaun jelek itu,” celetuk Lucas. “Akan kukirimkan gaun paling cantik untuk wanitaku yang cantik.”

“Kau terlalu berlebihan memujiku, Lucas,” kataku pada Lucas.

“Aku serius, Charlotte,” ucap Lucas.

Aku mengangguk padanya. “Aku tahu.”

“Besok akan kukirimkan gaunmu pagi-pagi sekali. Pakai itu ke acara makan malam si b*jingan,” kata Lucas.

Aku hanya tersenyum. Lucas mengelus rambutku.

“Aku ingin berlama-lama di sini. Hanya saja tidak lama lagi pelantikanku untuk naik takhta,” kata Lucas. “Aku memajukannya lebih cepat agar kau bisa hadir saat aku resmi menjadi Raja yang baru.”

Aku tersenyum. “Lucas, kau tahu kan kalau kau itu selalu bersikap manis?”

“Ya, aku tahu. Karena aku manis dan menggemaskan,” puji Lucas pada dirinya sendiri.

Oh, ya ampun.

1
@Biru791
yah hiatus
Ni Ketut Patmiari
ceritanya bagus, sayang like nya dikit
Ni Ketut Patmiari
ayok tetap kuat ratu.... singkirkan semua penjahat
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Auriliya Mawadah
semangatku ada di like eps mu Thorrr. mangattt
Auriliya Mawadah
Masya Allahhh
Sulati Cus
oh apakah di king jg di hidupkan kembali
Sulati Cus
ibu Ratu terlalu pede keknya😂tanpa jd ratu dr anakmu, Charlotte udah calon ratu negeri lain
Sulati Cus
oh y ampun narzis nya kambuh
Sulati Cus
pasti si rambut cabe merah😂
Sulati Cus
kyknya rose klan penyihir
Dewi
Masih penasaran siapa yang memberi pengulangan waktu kepada Charlotte, apa mungkin perwujudan dari Hawa, atau mungkin saja Dewi
Dewi
Kayaknya ada yang memberi tuduhan palsu, direkayasa seakan nyata
est
kayaknya rose anak selir tu dech yg punya ilmu hitam utk nguasai kerajaan
est
yg punya ilmu hitam jangan2 rose krn katanya perempuan
est
apa bisa ndak usah menikah ma idris ndak rela
Linda Lie
Sangat ditunggu lanjutannya thor.. Semangat
Linda Lie
kok Idris matinya enak2 aja ya
Linda Lie
Kapan sih Idris dicampakan sm Charlotte,, udh jijik bgt liat raja sialan itu
Linda Lie
Kaisar sialan, jalang trs yg diurusin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!