NovelToon NovelToon
AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

AKU TIDAK PERNAH MENYESAL MENCINTAI MU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:346.7k
Nilai: 5
Nama Author: MING2

Andi sudah menyukai Viona sejak Viona masih duduk di bangku SD kelas 5, sedangkan Andi duduk di bangku SMP kelas 1.

Tapi Andi hanya berani menyukai Viona secara diam-diam, dan menjadi pengagum rahasia, yang hanya berani memperhatikan Viona dari jarak jauh secara diam-diam.

Sebagai seorang gadis yang berperasaan lebih halus, dan lebih cepat dewasa ketimbang pria dalam hal perasaan.

Tentu saja Viona menyadari hal itu, dia juga cukup tertarik dengan Andi, cuma di tunggu hingga mereka berpisah sekolah

Viona tetap tidak pernah menerima pernyataan dari Andi bahwa dia menyukai Viona.

Baik itu lewat Surat, SMS, maupun pernyataan langsung secara romantis.

Semua nya pun terlewatkan begitu saja, hingga akhirnya mereka kembali bertemu di kampus yang sama.

Akankah Viona dan Andi akan bersama kembali, melanjutkan perasaan mereka yang sempat terputus.

Bagaimana mereka menikmati kisah percintaan mereka selama masa kuliah, hingga terjun ke dunia kerja dalam kehidupan yang lebih nyata.

Menghadapi berbagai ujian hidup yang lebih berat.

Akankah mereka berdua bisa terus bersama hingga jenjang pernikahan, menghadapi berbagai cobaan dan rintangan dalam bahtera rumah tangga.

Akankah mereka terus bisa melewati segala macam ujian hidup dan bisa tetap bersama-sama menghadapi nya hingga maut memisahkan mereka.

Silahkan ikuti kelanjutannya, bagi teman-teman yang suka dengan cerita romantis, suka duka percintaan, dan realita kehidupan, anda boleh coba baca dan mengikuti cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MING2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGANTAR VIONA KEMBALI KE KOST

"Tapi jujur aku benar-benar sangat bahagia, bahkan di dalam mimpi pun aku tidak pernah terbayangkan akan ada hari seperti ini."

Viona menoleh kearah Andi sambil tersenyum manis, dia kemudian kembali menggenggam tangan Andi dan berkata,

"Sudah jangan banyak bicara, ayo jalan...

di mana warung pak Endut ? aku sudah lapar nih.."

Andi tersenyum senang, ternyata Viona tidak marah dengan nya, Andi kembali menggandeng tangan Viona.

Mereka berjalan melewati lapangan rumput dan beberapa bangunan kost.

Lalu belok ke sebuah jalan, yang tidak begitu lebar tapi masih bisa dilewati oleh dua motor.

Tidak jauh dari sana terlihat sebuah warung bakso kecil, Andi mengajak Viona masuk kedalam warung bakso sederhana itu.

Setelah duduk Andi bertanya,

"Vi mau bakso atau nasi goreng, atau nasi rames, yang ambil sendiri itu ?"

"engghh...!"

Viona terlihat sedang berpikir sambil memegang ujung bibirnya yang indah.

"Bakso aja deh.."

ucap Viona.

"Mau pake mi Instan, atau mie kampung biasa ?"

tanya mang Endut tersenyum ramah menatap Andi dan Viona.

"Mie instan aja deh.."

ucap Viona.

"Kamu di... pesan apa ?"

tanya mang Endut ngelihat kearah Andi.

"Nasi goreng seperti biasa aja mang."

"Ok siap.."

Jawab mang Endut, lalu dia masuk ke dapur menyiapkan pesanan nasi goreng Andi.

"Ehh mang mo kemana ?"

tanya Andi.

"Bikin nasgor.."

ucap mang Endut heran.

"Jangan mang bikin bakso dulu aja, yang punya ku nyusul aja."

ucap Andi cepat.

Mang Endut tertawa dan berkata,

"Ok di...lady first no problem.."

Viona dan Andi saling pandang, mereka berdua pun ikut tertawa.

"Vi mo minum apa ? teh botol, es teh, juice atau apa ?"

Viona tersenyum dan berkata,

"Teh botol boleh deh.."

Andi mengangguk, kemudian dia berdiri menghampiri kotak es berisi teh botol.

Mengambil dua, lalu membuka penutupnya, memasukkan sedotan, Lau dia berikan ke Viona.

Viona menerimanya sambil tersenyum lembut, dia berkata pelan,

"Makasih di."

Andi hanya menanggapinya dengan anggukan kecil dan sedikit terpesona oleh senyum Viona.

Tak lama kemudian, Viona sudah terlihat sedang asyik menikmati bakso di hadapannya.

Andi hanya tersenyum memperhatikan Viona, yang terlihat begitu menikmati semangkok bakso di hadapannya.

Viona memotong sepotong bakso kemudian berkata,

"Nih cicipin baksonya enak loh.."

Andi membuka mulutnya untuk menerima suapan mesra dari Viona.

Tak lama kemudian pesanan nasgor Andi pun datang,.Andi mengambil dua sendok dan berkata,

"Vi yuk bantu aku makan, aku sengaja pesan porsi jumbo nih.."

Viona tidak menolaknya, memang dia sedang lapar berat, semangkok bakso itu rasanya masih kurang.

Andi membiarkan Viona mencicipinya duluan dan bertanya,

"Gimana enak..?"

Viona tidak bisa jawab, karena mulutnya sedang penuh, dia hanya memberikan tanda jempol Kearah Andi.

"Baguslah bila cocok.."

ucap Andi kemudian mulai ikut makan.

Tak lama kemudian sepiring nasgor porsi jumbo dengan telor dadar double pun, berpindah ke perut mereka berdua.

"Aduh di.. enak banget makanannya, tapi kamu gak boleh sering-sering ngajak gua kesini."

ucap Viona sambil menyentuh perutnya yang sedikit membuncit.

"Kenapa ?"

tanya Andi bingung.

Dia bilang enak, tapi malah ngelarang aku sering mengajak nya kemari, mengapa ya ?

pikir Andi bingung.

Melihat sikap Andi yang bingung, Viona pun tertawa dan berkata,

"Kalau sering kemari, tubuh ku bisa gendut seperti mang Endut.."

ucap Viona setengah berbisik sambil tertawa.

Mendengar penjelasan Viona, Andi baru ngerti.

Sambil tersenyum Andi berkata,

"Tidak perduli kamu berubah jadi gimana, perasaan ku tidak akan pernah berubah."

Viona tersenyum senang dan berkata,

"Tumben kamu jadi pintar bicara, tapi aku suka.."

Andi tersenyum canggung dan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

Melihat hal ini Viona kembali tertawa sambil menutupi mulutnya.

Andi menatap Viona dengan terpesona, bagi Andi setiap gerak gerik Viona sekecil apapun, selalu membawa daya tarik yang luar biasa baginya.

Viona semakin tertawa lebar, dia sangat menikmati sikap Andi yang sangat mengagumi kecantikan nya.

Hal ini membuat hati Viona merasa nyaman dan bangga.

Andi sambil tersenyum canggung karena ketangkap basah oleh Viona, dia berkata,

"Vi kita pulang yuk, hari udah mulai gelap."

Viona mengangguk dan berkata,

"terserah.."

Lalu mereka berdua bergandengan tangan meninggalkan warung Mang Endut, yang mulai ramai di kunjungi anak-anak yang kost di sekitar sana.

Untungnya di langit diterangi cahaya bulan, sehingga tidak terlalu sulit bagi Andi dan Viona, yang berjalan kaki pulang menuju kost Viona.

Mereka berdua berjalan santai sambil tetap bergandengan tangan.

dan mengobrol santai.

"Di tadi kamu dan Sarah pergi kemana? cerita dong ?"

tanya Viona sambil menatap bayangan tubuh mereka berdua.

"Kami pergi ke The One Sports Station, gedung itu sangat besar isi didalamnya juga sangat luas dan lengkap barangnya."

ucap Andi bercerita dengan sangat antusias.

Viona juga mendengarkannya dengan penuh kagum.

Setelah Andi menyelesaikan ceritanya,

Viona berkata dengan penuh antusias,

"Di besok kita kesana jalan-jalan yuk ?"

"Boleh .."

jawab Andi cepat

"Besok jam 9 aku jemput kamu ke kost gimana ?"

ucap Andi sambil menatap lembut ke Viona.

Viona membalas tatapan Andi dan menggelengkan kepalanya,

"Besok pagi aku yang akan datang ke kost mu, motor mu kan ada di kost ku."

"Jadi kamu gak perlu repot-repot berjalan kaki ke kost ku."

ucap Viona .

Andi mengangguk dan berkata,

"Bebas mana yang terbaik menurut mu saja.."

Sambil ngobrol sambil melangkah, tak terasa mereka telah tiba di depan kost Viona.

Viona tersenyum menatap Andi dengan lembut, dan berkata,

"Sampai besok di.. terimakasih di.., hari ini aku sangat gembira."

Andi juga tersenyum lembut sambil melambaikan tangannya kearah Viona, dia berkata,

"Aku juga sama Vi."

Ada banyak kata yang ingin di ucapkan Andi ke Viona, tapi dia tidak tahu memulai nya darimana.

Sehingga akhirnya hanya 4 kata super sederhana ini yang keluar dari mulutnya.

Viona Kemudian membalikkan badannya membuka pagar kost, saat mau masuk kedalam, dia menoleh ke belakang melemparkan senyum manis ke Andi.

Baru dia masuk kedalam dan menutup pintu pagar nya.

Andi hanya bisa mengutuki kebodohan nya sendiri, yang hanya bisa mengucapkan 4 kata tak berguna itu.

4 Kata itu menurut Andi di katakan pun sama dengan tidak mengatakan apa-apa.

Tapi mau gimana lagi, dia memang seperti itu, yang di pikiran bisa saja ada banyak kata dan beribu-ribu kata-kata indah.

Tapi saat terucap, tetap saja hanya satu dua kata tak berguna.

Andi menghela nafas kecewa terhadap dirinya sendiri, lalu dia membalikkan badannya , perlahan-lahan melangkah pergi meninggalkan kost Viona kembali ke kostnya sendiri.

Andi tidak menyadari, di sebuah jendela di lantai dua, terlihat sesosok langsing dengan rambut sebahu, sedang menatap dirinya tanpa berkedip.

Sejak dia datang, hingga dia pulang, sosok langsing dan cantik itu, tidak pernah berhenti menatap dirinya dengan penuh rindu.

1
Kelo Wongkar
mantap
Hi_Kiraa
Bagus semangat terus Thor 💪

aku sekalian ijin promosi novel ku yang berjudul PEREBUTAN KEKUASAAN. yuk mampir teman2 jangan lupa like dan commen yah ☺️😄😁
Agus Susanto
PENDEKAR API DAN ES SURGAWI sudah release tgl 21/12/2023
ayodhya
thor yang luar biasa.. jago buat cerita silat...lanjut ke romantis... peulis sejati yang tidak terjebak satu genre... salute
Noer Hadi
cocok
Noer Hadi
aq jg kecewa dgn sifat mc nya, mungkin krn ini hingga jarang yg like, maaf thor sehat selalu, ttp semangat berkarya
Noer Hadi
balik lagi ke awal thor, clbk jadi gak seru kalau sama viona
Noer Hadi
joss
Noer Hadi
jos
Noer Hadi
sehat slalu thor
Noer Hadi
cerita bagus hanya kurang publikasi thor
Agus Susanto: dulu sudah di promo habis habisan, hingga editor ku pun bantu turun tangan.
Tapi hasilnya nihil, salah ku dulu gak main crazy up dari awal cuma main di dua bab sehari.
kalah saing dengan cerita drama lain yang sejati berani 5 SD 6 bab sehari
total 1 replies
Noer Hadi
joss bosq
Noer Hadi
joos
Noer Hadi
jos
Noer Hadi
jossss bgt
Noer Hadi
josss
Noer Hadi
bos kasih andi bhagia dikit jgn bucin bgt gtu lah ya hehehe
Noer Hadi
joss
Noer Hadi
jozz
Noer Hadi
joz
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!