NovelToon NovelToon
Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Istri Yang Tak Pernah Dicintai

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:969.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: gigiwww

Alya terbangun di tubuh Sabrina—seorang wanita hamil yang dibenci suaminya sendiri. Dalam novel yang pernah ia baca, Sabrina akan mati tragis setelah melahirkan.

Kini hidup sebagai Sabrina, Alya berusaha mengubah takdirnya dan menjauh dari Leon, suami dingin yang tak pernah mencintainya. Namun semakin ia mencoba pergi, semakin Leon mulai memperhatikannya.

Di balik kebencian, perlahan tumbuh rasa yang tak seharusnya ada. Tapi apakah cinta bisa lahir dari hubungan yang sejak awal dipenuhi luka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 — Perasaan yang Mulai Tumbuh

Sore itu langit Roma terlihat cerah setelah hujan semalaman. Cahaya matahari masuk hangat melalui jendela kamar rawat inap, membuat suasana terasa lebih nyaman.

Liora kini sudah jauh lebih sehat.

Gadis kecil itu sedang duduk di atas ranjang sambil memainkan boneka kelincinya bersama Leon.

“Om kalah!”

Leon mengangkat alis.

“Memangnya tadi kita main apa?”

“Main keluarga.”

Jawaban polos itu membuat Leon sedikit terdiam.

Sementara Alya yang sedang memotong apel langsung pura-pura sibuk agar tidak ikut canggung.

“Kalau Mimo jadi bayi,” lanjut Liora serius sambil menunjuk boneka kelincinya, “Om jadi papa.”

Deg.

Pisau kecil di tangan Alya hampir jatuh.

Ruangan mendadak hening beberapa detik.

Namun Liora sama sekali tidak sadar dengan suasana aneh itu.

Anak kecil itu malah tersenyum bangga dengan susunan permainan buatannya.

“Terus Mama masak!”

Alya langsung berdeham pelan.

“Lio…”

“Aku salah?” tanya anak kecil itu bingung.

Leon menatap Liora cukup lama sebelum akhirnya berkata pelan—

“Nggak.”

Tatapan Alya langsung terangkat cepat.

Namun Leon tidak melihatnya.

Pria itu justru sedang memandang Liora dengan ekspresi lembut yang belum pernah Alya lihat sebelumnya.

Dan itu membuat hati Alya terasa kacau.

Karena semakin lama…

Leon terlihat semakin nyaman bersama Liora.

---

Malam harinya, dokter akhirnya memperbolehkan Liora pulang keesokan pagi.

Alya terlihat jauh lebih tenang setelah mendengar kabar itu.

“Untung cuma demam biasa,” gumamnya lega sambil menyelimuti Liora yang mulai mengantuk.

Leon yang duduk di sofa kecil memperhatikan Alya diam-diam.

Tiga tahun membuat wanita itu banyak berubah.

Sabrina yang dulu manja dan selalu bergantung pada orang lain kini terlihat jauh lebih dewasa.

Lebih kuat.

Dan sangat lembut saat bersama Liora.

Leon baru sadar sekarang…

Sabrina pasti melewati banyak hal sendirian selama ini.

“Alya.”

Wanita itu menoleh pelan.

“Apa?”

Leon terdiam beberapa detik sebelum akhirnya berkata—

“Kenapa kamu pilih Roma?”

Pertanyaan itu membuat Alya sedikit terpaku.

“Karena tenang.”

“Cuma itu?”

Alya tersenyum kecil samar.

“Di sini nggak ada yang kenal aku.”

Jawaban sederhana itu justru membuat dada Leon terasa sesak.

Karena ia tahu…

Alasan sebenarnya Sabrina pergi sejauh itu adalah dirinya.

“Aku nyari kamu ke mana-mana,” ujar Leon pelan.

Alya menunduk sambil memainkan ujung selimut Liora.

“Aku tahu.”

“Detektifku sempat nemuin jejak kamu di Belanda.”

Alya sedikit kaget.

“Cepat juga.”

“Karena aku nggak pernah berhenti cari.”

Suasana mendadak hening.

Tatapan Alya perlahan berubah rumit.

Dulu ia selalu berharap Leon memperhatikannya.

Namun saat akhirnya pria itu benar-benar mencarinya…

Semuanya sudah terlambat.

“Alya,” suara Leon melemah sedikit, “aku minta maaf.”

Wanita itu membeku.

Lagi.

Karena selama mengenal Leon, pria ini nyaris tidak pernah meminta maaf.

“Aku tahu aku salah.”

Tatapan Leon jatuh pada Liora.

“Aku juga sadar aku kehilangan banyak hal selama tiga tahun ini.”

Alya menggigit bibir pelan.

“Leon…”

“Aku nggak minta kamu langsung percaya sama aku.”

Suara pria itu terdengar sangat tenang.

“Tapi aku pengen kenal sama anakku.”

Kalimat itu membuat mata Alya langsung memanas.

Karena inilah yang paling ia takutkan sejak awal.

Namun di saat bersamaan…

Ia juga tidak bisa membohongi dirinya sendiri.

Liora terlihat bahagia bersama Leon.

Dan itu membuat Alya bingung harus bagaimana.

“Mama…”

Suara kecil mengantuk tiba-tiba terdengar.

Liora menggeliat kecil lalu membuka tangan mungilnya ke arah Alya.

“Mau bobok…”

Alya langsung menghampiri.

Namun sebelum ia sempat naik ke ranjang, Liora justru menunjuk Leon.

“Om juga.”

Leon sedikit terpaku.

“Hmm?”

“Temenin.”

Alya langsung panik kecil.

“Lio, Om mau pulang.”

“Nggak…”

Anak kecil itu cemberut mengantuk.

“Om sini.”

Leon dan Alya saling menatap canggung.

Namun beberapa detik kemudian Leon akhirnya berdiri pelan lalu duduk di sisi ranjang.

Dan detik berikutnya—

Liora langsung memeluk lengan Leon sambil memejamkan mata nyaman.

“Mimo… Papa… Mama…”

Gumaman kecil setengah tidur itu membuat ruangan mendadak sunyi.

Tubuh Alya langsung menegang.

Sementara Leon membeku total.

Papa.

Itu pertama kalinya kata itu terdengar dari bibir kecil Liora.

Meski anak itu belum benar-benar mengerti artinya…

Namun entah kenapa—

Hati Leon terasa penuh hanya karena satu panggilan sederhana itu.

1
Atik Kiswati
akhirnya tamat....
Ika Marbun
harusnya panggil opa dong si lio
Hadi Mulyono
di sini karakter Alya ibu rumah tangga biasa ya Thor ..ga yg wanita pinter karier
Jadi masro sinaga
👍👍
✨Susanti✨
ini gimana maksudnya ya,
kan disini Alya sebagai Sabrina kok berulang kali Leon manggilnya Alya ?
Hadi Mulyono
sampai bab ini cerita seputar Leon SM istri anaknya doang
Hadi Mulyono
ga balikan SM mantan si leon
Bela Viona
udah lah stop baca dsini 😄,krn ending ny udh bisa ketebak,sabrina bakal luluh dan balikan sama leon. sementara Leon tinggal gampang bilang maad udah selesai,balikan lgi.
anjay...alur yg membosan kn. gak ad gitu bikin adegan yg ngenes ,hukum Leon dulu sampe kapok. kasih rintangan dulu buat Leon dpt kn hati sabrina lgi
ini cuma modal kata maaf, modal tampang, modal dada berdebar..
cihhhhh ...gedeg.
pamit Thor...
terima kasih udh hadir kn karya yg menarik,mungkin alur ny kurang cocok di aku pribadi,
Bela Viona
lama² kesal aku dgr nama Alya 🤣
Bela Viona
mboh,aneh author nya 😄
Ds Phone
dia maseh sayang bangat
Ds Phone
melepas kan ridu
Ds Phone
susah untuk di lepas kan
Ds Phone
takut akan ke hilang lagi
Ds Phone
dia berubah habis
Ds Phone
hati maseh sayang lagi kot
Ds Phone
dia tetap ber azam untuk bersatu
Ds Phone
hati nya dah dekat situ
Ds Phone
kesal nya tak bertepi
Ds Phone
baru ada rasa cemburu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!