NovelToon NovelToon
Istriku Ternyata Cinta Pertamaku

Istriku Ternyata Cinta Pertamaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:555.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: R.F

Hadi Wijaya
"Gadis kecil, ciuman pertamamu nanti pertemuan ketiga kita." Mengandung
Adegan ***
Riana Renata
"Dasar pria gila."

Riana adalah Kristiani, dia adalah Gadis kecil yang Hadi cinta hingga saat ini, tapi sayangnya Riana hilang ingatan, kristiani tidak mengingat siapa pun selain namanya sendiri. Mereka di pertemukan kembali dalam sebuah ikatan pernikahan, yang mereka tau pernikahan itu hanya sebuah kontrak, tapi ternyata sebuah perjodohan. Hadi dan Riana sama-sama saling mencintai, walaupun mereka belum mengetahui siapa orang yang mereka nikahi. Apa Hadi akan mempertahankan istrinya, atau dia memilih tunangannya, orang yang membatalkan pernikahan hanya untuk karirnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26. Di kamar

Setelah menuju perjalanan 1 jam, Hadi sampai di pekarangan rumahnya. Repan yang akan membangunkan nona Riana, tapi di tahan oleh tuan mudanya

"nona."

Repan belum menyelesaikan pembicaraan, tapi tuan mudanya langsung mengacungkan telunjuknya. Repan langsung diam, lalu ia langsung turun, setelah itu langsung membukukan pintu untuk tuan mudanya. Hadi langsung turun dari mobil, ia melihat istrinya yang masih tertidur pulas, ia tidak tega untuk membangunkan istrinya, lalu ia memutuskan untuk mengangkat tubuh istrinya, lalu langsung mengangkat tubuh istrinya. Repan yang melihat tuan mudanya mengangkat tubuh nona Riana, ia memutuskan untuk mengambil alih dari tuan mudanya

"tuan muda, biar saya saja yang mengangkat tubuh nona Riana."

"tidak perlu, kau lebih lebih dulu, dan kasih aba-aba pada penjaga rumah, agar tidak menyapa, kasian dia pasti sangat lelah."

"baik tuan muda."

Repan langsung lebih dulu masuk ke dalam rumah itu, sambil mengasih aba-aba agar tidak menyapa tuan mudanya, hingga Repan sampai di depan kamar tuan tuanya, ia langsung membukakan pintu kamar tuan mudanya. Hadi langsung masuk ke dalam kamarnya, lalu langsung meletakkan tubuh istrinya di atas ranjang, setelah itu langsung menyelimuti tubuh istrinya, ia menatap istrinya sesat sambil tersenyum di bibirnya, karena melihat istrinya yang tertidur pulas, bahkan saat tubuh di angkat, istrinya tidak bergerak sama sekali, lalu ia langsung keluar dari kamarnya bersama asistennya hingga ia sampai di ruang tamu, setelah itu ia langsung duduk, lalu ia langsung memanggil BI Ida

"bi Ida."

BI Ida yang mendengar namanya di panggil, ia langsung mendekati tuan mudanya, hingga ia sampai di depan tuan mudanya

"iya tuan muda."

"saya akan ada miteeng, mungkin jam 4 sore baru pulang, jadi bibi jaga nona muda, dan katakan padanya, bibi yang akan memenuhi keinginannya, jika nona muda butuh apa-apa."

"baik tuan muda."

Setelah memberi tahu bi Ida, Hadi langsung berdiri, lalu langsung melangkahkan kakinya keluar dari rumah itu, di ikuti oleh asistennya. BI Ida langsung naik ke lantai atas, hingga ia sampai di depan kamar tuan mudanya, ia hanya berdiri di depan kamar tuan mudanya. Tidak lama Riana bangun, saat membuka mata Riana sangat terkejut, karena melihat sekelilingnya berwarna putih, ia langsung duduk, lalu langsung melihat ke bawah, ternyata ia tidur di atas ranjang

"kenapa dia tidak membangunkan aku, apa ini kamarnya, begitu rapih sekali, bahkan semuanya berwarna putih, pria aneh."

Setelah berbicara sendiri, Riana langsung berdiri, lalu ia mencari suaminya, tapi ternyata kamar itu sangat sepi, lalu ia memutuskan untuk keluar dari kamar itu. Riana langsung mendekati pintu, lalu langsung membuka pintu itu, ia melihat seorang pelayan yang sudah berdiri di depan pintu. BI Ida yang melihat istri dari tuan mudanya, ia langsung menatap kagum dengan kecantikannya, bahkan bukan hanya cantik, tapi ternyata istri dari tuan mudanya itu, adalah gadis remaja, yang mungkin usianya masih 17 tahun, lalu ia langsung membukukan badan sambil menyapanya

"selamat siang nona muda."

"siang juga bi, aku dimana?"

"nona muda, ada di kamar tuan muda."

"lalu dia kemana bi?"

"tadi tuan muda bilang akan ada miteeng, dan jika nona muda butuh apa-apa, bilang saja sama bi Ida."

Riana langsung menatap jam tangannya, yang menunjukkan pukul 11.10 WIB, lalu ia langsung meremas rambutnya dengan kasar, harusnya ia hari ini berangkat bekerja, tapi sekarang ia masih di rumah, lalu ia langsung bertanya jalan keluar dari kamar ini kemana, karena ia harus menemui pemilik rumah makan tempat ia bekerja, ia tidak ingin mengecewakan pemilik rumah makan yang sudah berbaik hati, memberinya cuti

"bi, bisakah kau antarkan saya keluar dari rumah ini?"

Setelah mendengar pertanyaan dari nona mudanya, BI Ida bingung harus jawab apa, apa lagi tidak ada pesan dari tuan mudanya, lalu ia memutuskan untuk bertanya pada nona mudanya

"nona muda, memang mau pergi kemana?"

"saya harus bekerja bi."

Setelah mendengar jawaban dari nona mudanya, BI Ida langsung menunduk takut, ia tidak berani menatap nona mudanya, ia pikir, gadis yang di hadapannya itu berusia 17 tahun, tapi ternyata bukan, setelah mendengar jawaban gadis yang di hadapannya bilang akan bekerja. Riana yang melihat wajah pelayanannya yang langsung menunduk ia langsung memutuskan bertanya, kenapa menunduk

"bi, kenapa kau menunduk?"

"saya minta maaf nona muda, saya lancang telah bertanya pada nona muda akan kemana, karena saya pikir, usia nona muda baru 17 tahun."

Setelah mendengar jawaban dari pelayanannya, Riana langsung tersenyum, ia tau, mungkin pelayannya itu sangat takut karena mendengar ia sudah bekerja

"bi, saya memang masih 17 tahun lebih, tapi saya memang sudah bekerja, bisakah bibi tunjukkan jalan keluar dari rumah ini?"

Setelah mendengar jawaban dari nona mudanya, BI Ida sangat lega, ia pikir gadis yang di hadapannya itu sudah dewasa, lalu ia memutuskan untuk bertanya, jam berapa nona mudanya pulang, karena ia takut tuan mudanya marah

"saya sebelumnya minta maaf nona muda, saya hanya ingin bertanya, nona muda kira-kira pulang jam berapa?"

"mungkin pulang jam 5 sore bi."

"baiklah nona muda, mari saya antar jalan keluar dari rumah ini."

"baik bi."

BI Ida terus saja berjalan untuk menunjukkan jalan keluar dari rumah ini, tapi pikirannya terus saja berpikir tentang nona mudanya

"apa nona muda seorang model, kenapa dengan usianya yang masih muda, dia sudah bekerja, apa jangan-jangan tuan muda dan nona muda terikat pernikahan karena kontrak, mungkin saja seperti mereka berdua seperti di sinetron, menikah hanya untuk saling menguntungkan, tapi sepertinya tuan muda tidak mungkin seperti itu, tuan muda sangat kaya raya, mana mungkin menikah karena kontrak."

Riana terus saja mengikuti pelayannya dari belakang, sambil sesekali memandangi rumah ini, walaupun rumah ini belum pernah ia lihat sebelumnya, tapi ia merasakan sangat akrab dengan rumah ini, tapi ia juga tidak tau, pernah lihat di mana rumah ini, yang jelas rumah ini begitu akrab. Riana dan bi Ida sampai di pintu gerbang

"bi, terimakasih karena sudah mengantarku."

"sama-sama nona muda, nanti naik taksi atau naik apa?"

"saya nanti cari ojeg bi, iya sudah saya berangkat dulu."

"iya nona muda, kalau begitu nona muda hati-hati."

"iya bi."

Riana langsung melangkahkan kakinya keluar dari gerbang itu. BI Ida terus saja melihat nona mudanya yang berjalan kaki

"siapa yang tidak tertarik dengan gadis tadi, dia sangat cantik, masih muda, tidak sobong, dan. terakhir sangat ramah, mungkin itu kenapa tuan muda menikahi gadis tadi, semua yang ada di diri gadis tadi begitu sempurna, tidak ada kekurangan apa pun, orang tuanya sangat hebat, bisa mendidik anaknya dengan baik."

BI Ida masih terus menatap nona mudanya sambil terus berpikir tentang nona mudanya, hingga ia sadar dari pikirannya

"kenapa juga aku memikirkan tentang nona muda."

Setelah nona mudanya tidak terlihat lagi, BI Ida memutuskan untuk masuk lagi ke dalam rumah

1
Atien Rukaesih
mn berantem aja kpn akurnya
chika
bagus
Iqbal Ika
bgus
Via
terlalu caldis huhhh curiga Aan aj orang juga males dicurigain aj mah
Mega Siregar
semangat ya 😄👍
jangan lupa mampir ya 😄👍
anggita
Washington group.. Wijaya group
ayu
bagus..
Putri Shope
bagus
Lenkzher Thea
The and ya thor
Lenkzher Thea
Semangat
Nafi' thook
yah...ditunda lagi deh
Nafi' thook
tak kasih bunga dulu ...nanti kalau rajin tak tambah hehe
R.F: kmn j ch
total 1 replies
Melati Afita
sangat istimewa ceritanya meski kadang ada salah ketik huruf. Teruslah berkarya
R.F: mksh kaka
total 1 replies
ardian
semsngat
Noor hidayati
Ayo Up lagi thor lama tak up kan thor🤦‍♀️🤣
Nafi' thook: ayo semangat up lagi dong
total 2 replies
@Kristin
Hay mampir ya Thor 🤗
Betty Nurbaini
ko lisa
anggita
👌👌
S_P astuti
nyicil like plus baca
Aumy Re
hadir lagi thor
aku lanjut mampir baca
semangat selalu🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!