Ini adalah cerita tentang seorang pria yang kembali ke masa lalunya.
Petualangannya terus dimulai. Ia kini harus menghadapi pendekar kuat yang datang dari alam lain. Seorang pendekar yang bahkan tidak ia temui di kehidupan pertamanya.
Jalan takdir telah berbeda akibat dirinya yang telah banyak membuat perubahan sejarah.
Apakah kali ini ia akan mampu bertahan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boqin Changing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hasil Akhir
Tetua Yi Min tidak membuang waktu. Ia segera mengangkat kedua tangannya dan mengalirkan api biru ke arah jarum-jarum perak yang tertancap di bagian belakang kepala hingga punggung Huo Jian.
Api itu tidak membakar tubuh remaja tersebut. Sebaliknya, nyalanya mengalir di sekitar jarum perak, seolah-olah sedang membentuk jalur khusus untuk menyalurkan kekuatan tekniknya.
Li Quong juga terus mengendalikan api biru dari telapak tangannya. Keduanya bekerja dengan tujuan yang sama. Yi Min memusatkan perhatian pada teknik regenerasi dantian, sementara Li Quong membantu menjaga kestabilan aliran energi melalui jarum-jarum perak yang telah ditancapkannya.
Proses tersebut membutuhkan ketelitian luar biasa. Sedikit saja terjadi kesalahan dalam mengendalikan aliran tenaga dalam, bukan tidak mungkin kondisi Huo Jian justru memburuk.
Di balik kaca transparan, para tamu undangan menatap pemandangan itu dengan mata terbelalak. Mereka tidak mengerti bagaimana api biru tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki dantian. Bahkan, sebagian besar dari mereka belum pernah mendengar metode pengobatan yang menyerupai teknik itu.
"Metode macam apa ini?"
"Api biru itu sepertinya bukan api biasa. Namun, bagaimana mungkin api dapat digunakan untuk memperbaiki dantian yang hampir hancur?"
"Jangan terburu-buru menyimpulkan. Kita belum melihat hasil akhirnya."
Percakapan pelan kembali terdengar, tetapi tidak seorang pun berani mengalihkan perhatian terlalu lama dari proses pengobatan.
Boqin Changing tetap duduk dengan tenang. Ia sesekali mengamati kondisi Huo Jian, lalu mengalihkan pandangan kepada Yi Min dan Li Quong. Tidak ada perubahan berarti pada ekspresinya, seolah-olah ia sudah mengetahui apa yang akan terjadi.
Wang Tian yang duduk di sampingnya memperhatikan pemandangan di balik kaca dengan serius.
"Chang’er, teknik pengobatan itu benar-benar tidak biasa."
Boqin Changing tersenyum tipis.
"Nenek Yi Min sudah mempelajarinya dengan baik. Kita hanya perlu menunggu."
Wang Tian mengangguk, tidak lagi mengajukan pertanyaan.
Waktu terus berlalu. Setengah jam telah lewat sejak burung phoenix biru memasuki tubuh Huo Jian.
Api biru masih menyala di sekitar jarum-jarum perak. Yi Min terus mengendalikan alirannya dengan stabil, sementara Li Quong berusaha mempertahankan kekuatan api yang keluar dari kedua telapak tangannya.
Wajah Yi Min masih terlihat biasa saja. Napasnya teratur, dan gerakan tangannya tidak menunjukkan tanda-tanda kesulitan berarti.
Kondisi Li Quong justru berbeda. Wajah pemuda itu mulai pucat. Keringat membasahi dahinya, sementara napasnya perlahan menjadi lebih berat. Tenaga dalam yang dikeluarkannya sejak awal tampaknya telah menguras sebagian besar kekuatannya.
Meskipun demikian, Li Quong tidak berani mengendurkan konsentrasinya. Ia tahu bahwa neneknya sedang menjalankan teknik yang sangat penting. Jika ia berhenti pada saat yang tidak tepat, aliran energi yang menjaga kestabilan proses pengobatan bisa terganggu.
Li Quong menggertakkan giginya dan terus bertahan. Yi Min sempat melirik cucunya dari sudut mata. Ia menyadari bahwa tenaga dalam Li Quong hampir mencapai batasnya, tetapi ia tidak mengatakan apa-apa. Selama cucunya masih mampu mempertahankan aliran api dengan aman, proses pengobatan dapat dilanjutkan.
Para tamu undangan yang melihat keadaan itu mulai menahan napas. Mereka semakin menyadari bahwa metode pengobatan ini tidak sesederhana yang mereka bayangkan. Yi Min dan Li Quong harus mengendalikan api biru selama proses berlangsung, sementara teknik regenerasi dantian bekerja di dalam tubuh Huo Jian.
Tidak seorang pun mengetahui apakah dantian remaja itu benar-benar telah mengalami perubahan. Mereka hanya bisa menunggu.
Tepat ketika satu jam berlalu, Yi Min akhirnya menggerakkan kedua tangannya untuk terakhir kalinya. Api biru yang mengelilingi jarum-jarum perak perlahan mengecil.
Li Quong segera mengikuti gerakan neneknya. Ia menarik kembali aliran tenaga dalam yang tersisa, lalu memadamkan api biru di kedua telapak tangannya.
Dalam beberapa saat, cahaya biru yang memenuhi ruangan menghilang sepenuhnya. Yi Min menghela napas pelan. Ia menurunkan tangannya, kemudian mengamati kondisi Huo Jian sejenak untuk memastikan proses pengobatan telah selesai.
Li Quong tampak jauh lebih lelah. Wajahnya pucat pasi, dan tubuhnya sedikit bergoyang akibat kehabisan tenaga dalam. Ia segera mengatur napas sambil berusaha tetap berdiri tegak.
Di luar ruangan, suasana mendadak sunyi. Semua mata tertuju kepada Yi Min. Tidak seorang pun berani bertanya sebelum wanita itu sendiri memberikan penjelasan. Bahkan para tabib senior yang hadir hanya bisa menunggu dengan jantung berdebar.
Yi Min akhirnya mengangkat kepalanya. Tatapannya melewati kaca transparan, kemudian berhenti pada Boqin Changing yang duduk bersama Wang Tian dan Wang Zhou.
Senyum perlahan muncul di wajahnya.
"Aku berhasil, Tetua Chang."
Sesaat kemudian, seluruh tempat itu langsung gempar!
"Apa?!"
"Berhasil?"
"Tabib Yi Min benar-benar berhasil memperbaiki dantian Huo Jian?"
Para tamu undangan tidak lagi mampu menyembunyikan keterkejutan mereka. Sebagian bahkan langsung berdiri dari tempat duduknya, seolah-olah ingin memastikan bahwa mereka tidak salah mendengar perkataan Yi Min.
Wang Zhou yang sejak tadi menahan rasa penasaran langsung tertawa lepas.
"Hahaha! Bagus! Bagus sekali!"
Patriark Sekte Dua Pedang Petir itu tampak sangat gembira. Ia tidak menyangka bahwa pengobatan yang dianggap mustahil oleh banyak tabib ternyata benar-benar berhasil dilakukan.
Wang Tian pun menunjukkan senyum puas. Sementara itu, Boqin Changing hanya mengangguk kecil ke arah Yi Min. Wajahnya tetap tenang, seolah-olah keberhasilan tersebut memang sudah berada dalam perhitungannya sejak awal.
Namun, di balik kaca transparan, para tamu undangan masih diliputi keterkejutan. Jika dantian dengan kerusakan mencapai sembilan puluh lima persen benar-benar dapat dipulihkan, maka metode pengobatan Yi Min berpotensi mengubah pemahaman dunia persilatan mengenai kerusakan dantian.
Bagi banyak pendekar yang selama ini kehilangan harapan akibat dantian yang hancur, kabar ini bisa menjadi awal dari masa depan yang sama sekali berbeda.
...*******...
Boqin Changing menatap beberapa tamu undangan yang hadir di tempat itu. Di antara mereka terdapat sejumlah tabib senior dan pendekar berpengalaman yang sebelumnya ikut memeriksa kondisi Huo Jian.
Ia kemudian mengangkat tangan dan menunjuk beberapa orang.
"Kalian, silakan masuk dan periksa dantian Huo Jian. Aku ingin kalian memastikan sendiri hasil pengobatan Tetua Yi Min."
Mendengar perkataan Boqin Changing, beberapa orang yang ditunjuk langsung mengangguk.
"Baik, Pendekar Chang."
Mereka segera bangkit dari tempat duduk masing-masing. Rasa penasaran yang sejak tadi memenuhi hati mereka membuat langkah mereka terasa lebih cepat dari biasanya.
Mereka ingin mengetahui apakah dantian Huo Jian benar-benar telah pulih atau keberhasilan yang diumumkan Yi Min hanya menunjukkan adanya perubahan sementara.
Sebelum memasuki ruangan, salah seorang tabib senior menoleh kepada rekan-rekannya.
"Kita harus memeriksanya dengan teliti. Kerusakan dantian Huo Jian sebelumnya mencapai sembilan puluh lima persen. Jika benar-benar berhasil diperbaiki, hasil pemeriksaan ini akan menjadi bukti yang sangat penting."
Beberapa orang lainnya mengangguk setuju. Mereka kemudian membuka pintu dan memasuki ruang pengobatan.
Yi Min yang melihat kedatangan mereka tidak merasa keberatan. Ia justru sedikit menyingkir agar para tamu tersebut dapat memeriksa Huo Jian dengan leluasa.
Li Quong sendiri masih berdiri di samping neneknya. Kondisinya belum sepenuhnya pulih setelah mengerahkan begitu banyak tenaga dalam. Ia mengatur napas sambil memperhatikan para tamu yang mulai mengelilingi Huo Jian.
Salah seorang tabib senior mengulurkan tangan dan meletakkannya di atas perut Huo Jian, tepat di lokasi dantiannya berada. Ia memejamkan mata, lalu mengalirkan sedikit tenaga dalam untuk memeriksa kondisi di dalam tubuh remaja itu.
Dua orang lainnya melakukan pemeriksaan dari sisi berbeda. Mereka menggunakan metode pemeriksaan masing-masing untuk memastikan keadaan dantian Huo Jian, sekaligus menghindari kesimpulan yang keliru.
Ruangan kembali sunyi. Para tamu yang berada di luar kaca transparan ikut menahan napas. Tatapan mereka tertuju kepada beberapa orang yang sedang melakukan pemeriksaan.
Boqin Changing tetap duduk dengan tenang. Ia tidak mendesak mereka untuk segera memberikan hasil.
Baginya, jika teknik yang diajarkannya kepada Yi Min telah digunakan dengan benar, hasilnya tidak akan mengecewakan. Kini, ia hanya perlu membiarkan orang-orang tersebut melihat kenyataannya sendiri.