NovelToon NovelToon
Setahun Untuk Mencintaimu

Setahun Untuk Mencintaimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika
Popularitas:28.4k
Nilai: 5
Nama Author: Diana Putri Aritonang

Cakra Atlas, seorang pria rupawan yang bekerja di sebuah bar, rela menerima pernikahan dadakan demi membayar hutang janji orang tuanya di masa lalu. Namun, siapa sangka, wanita yang dia nikahi adalah Yubie William, seorang wanita yang baru saja gagal menikah karena calon suaminya memilih menikahi wanita lain.

Yubie, yang masih terluka oleh kegagalan pernikahannya, berjanji untuk menceraikan Cakra dalam setahun ke depan. Cakra, yang tidak berharap ada cinta dalam hubungan mereka, justru merasa marah dan kesal ketika mendengar janji itu. Alih-alih membenci istrinya, Cakra berusaha untuk menaklukan Yubie dan mengambil hatinya agar tidak menceraikannya.

Dalam setahun ke depan, Cakra dan Yubie akan menjalani pernikahan yang tak terduga, di mana perasaan mereka akan diuji oleh rahasia, kesalahpahaman, dan cinta yang tumbuh di antara mereka. Apakah Cakra akan berhasil menaklukan hati Yubie, atau akankah Yubie tetap pada pendiriannya untuk menceraikannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Putri Aritonang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17.

"Aku memfitnah Kanny?" tanya ulang Yubie ke ayahnya. Wajahnya sudah memerah dan masih dengan tetap gaya pongahnya. Di saat seperti ini, di saat Lusy bermain peran menjadi anggota keluarga yang tak berdaya dan selalu diabaikan, Yubie harus bersiap dengan semua jenis ucapan ayahnya yang meminta ia untuk; bersabarlah, mengalah lah, harus memberikan contoh yang baik terhadap Lusy lah. Karena satu alasan, ia yang adalah seorang kakak.

"Apa Daddy tahu apa yang aku fitnahkan?" tanya Yubie seperti menantang ayahnya daripada menampik tuduhan sepihak tersebut. Yubie geram. Ia yang tua, ia yang sepertinya harus selalu disalahkan dalam setiap situasi. "Apa Lusy mengatakan bagaimana tidak bermoralnya suaminya itu yang berusaha melecehkan aku di kantor?!"

Duarrr!

Tuan William dan Nyonya Mei Li dibuat terkejut atas ucapan Yubie. Melecehkan?

"Kakak jangan sembarangan menuduh. Suamiku tidak mungkin melakukan hal rendah seperti itu!"

"Tidak mungkin apanya?! Buktinya dia bisa melakukan hal yang lebih menjijikan lagi dengan menidurimu padahal statusnya masih sebagai kekasihku! Bahkan kau datang dan mengaku sudah mengandung anaknya menjelang hari pertunangan kami!!"

Suara Yubie meledak-ledak di ruangan keluarga itu. Semua orang terdiam, apalagi melihat mata Yubie yang memerah dan berkilat tajam.

Rahasia yang coba disembunyikan sekaligus ingin dilupakan itu kini terungkap begitu lugas di hadapan Cakra. Namun, pria itu tampak biasa saja saat mendengarnya, sama sekali tidak menunjukkan keterkejutan. Karena Cakra sudah menduganya. Ia menaruh rasa empati pada istrinya sendiri ketika mendengar apa yang sempat Yubie alami sebelum menikah dengan dirinya—istrinya ternyata dikhianati oleh orang-orang terdekatnya sendiri.

Cakra meraih pergelangan tangan Yubie dan menariknya perlahan, istrinya itu sedikit maju setelah terdorong emosi terhadap keluarganya.

"Aku melakukannya dengan kondisi tidak sadarkan diri, Yubie. Jangan mengatakan seolah aku berkhianat di belakangmu!" Kanny kali ini berusaha membela dirinya. Dengan menahan rasa perih di beberapa bagian wajahnya, ia berusaha bicara seraya menatap pada Yubie. "Aku..."

"Sampai saat ini Kakak masih belum bisa merelakan Kak Kanny untukku 'kan?" Lusy memotong lekas ucapan suaminya. "Aku mengerti Kakak sangat kecewa, dan marah padaku, juga Kak Kanny. Tapi, tidak dengan begini caranya sampai menggunakan Kakak ipar untuk menghajar suamiku," tangis Lusy terus mengalir.

"Sinting!" umpat Yubie tanpa basa-basi setelah mendengar ucapan Lusy. "Lama-lama kau memang semakin gila! Kau ngelantur ngomong tidak jelas begitu, kau tidak malu dengan janin yang ada di perutmu itu, hah?! Dia tahu ibunya sedang berbohong! Aku kasihan padanya karena harus mendapatkan ibu sepertimu!"

"Yubie!" tegur Tuan William keras saat Yubie membawa-bawa janin di perut Lusy. Itu sangat tidak baik.

"Apa?!" Semakin jelas Yubie menantang. Ia sama sekali tidak takut, sekalipun menghadapi ayahnya sendiri. "Putri harammu itu hanya bisa mengandalkan air mata palsunya untuk mendapatkan perhatian! Otak gobloknya itu mana paham, bahwa suami yang ia dapatkan hasil rebutan itu ternyata adalah pria bejat! Karena baginya, yang terpenting adalah bisa merebut apapun yang Yubie miliki!!"

Duarrr!

Nyaris saja Tuan William melayangkan sebuah tamparan keras pada putrinya sendiri karena menilai ucapan Yubie yang sudah sangat keterlaluan.

Namun, Cakra lebih dulu menahan tangan mertuanya itu. Ia berdiri di hadapan istrinya yang masih berselimutkan amarah karena emosi.

"Maaf, Dad. Bukan aku bermaksud lancang. Jika, Daddy menilai ucapan Yubie sudah keterlaluan dan perlu hukuman, maka akulah yang berhak menghukumnya. Yubie adalah istriku, sekarang dia adalah tanggungjawabku, Dad."

Dari tadi Cakra diam, bukan berarti ia tidak merasa geram dengan perlakuan yang istrinya dapatkan. Tapi, Cakra hanya ingin membiarkan Yubie mengeluarkan seluruh isi hatinya dan kemarahannya daripada dipendam.

"Dan tentang Kanny..." Cakra menatap pria yang sudah berani berniat kurang ajar pada istrinya itu dengan sangat tajam. "Akulah yang sudah menghajarnya. Aku melakukan itu karena sikap kurang ajarnya terhadap istriku! Itu hanyalah peringatan kecil dariku. Karena hubungan keluarga yang ada, karena dia seorang calon ayah..." Cakra menatap Lusy dengan dingin. "Aku tidak melaporkannya kepada pihak yang berwajib!"

Cakra tidak main-main dengan ucapannya. Bahkan Tuan William seketika dibuat bungkam.

"Namun, jika lain kali aku melihatnya, bahkan satu meter saja berada di sekitar istriku. Aku pastikan dia tidak akan pernah bisa meninggalkan rumah sakit lagi." Cakra menyelesaikan kalimatnya dengan suara yang dingin dan tajam, membuat bulu kuduk Lusy berdiri. Bahkan Tuan William dibuat terdiam.

"Aku bukan orang yang suka mengancam. Tapi, aku juga tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh apa yang menjadi milikku. Yubie adalah istriku, dan aku akan melakukan apa pun untuk melindunginya." Kali ini Cakra menatap Kanny dengan mata yang membakar. Secara jelas ia memberikan peringatan pada mantan kekasih istrinya itu yang sialnya menjadi adik ipar mereka.

Ruangan menjadi sunyi, hanya terdengar suara napas yang berat. Tuan William merasa bahwa Cakra telah menunjukkan sisi lain dari dirinya, sisi yang tidak bisa diganggu gugat.

"Baiklah, Cakra." Tuan William akhirnya berbicara, suaranya sedikit bergetar. "Daddy percaya kau bisa menangani situasi ini dengan baik."

Cakra mengangguk, lalu menatap Yubie yang berdiri sedikit di belakangnya. "Kita ke kamar?" Cakra meremas pelan tangan istrinya yang sepertinya sedang melamun. Entah apa ya yang dipikirkan Yubie hingga tidak merespon suaranya.

"Ya..." Yubie mengangguk tersedar.

Cakra berpamitan pada ayah dan ibu mertuanya sebelum hendak mengangkat Yubie ke lantai dua. Tapi, ternyata istrinya itu menolak, sehingga Cakra hanya menjadi tumpuan untuk istrinya menapaki setiap anak tangga dan memastikan langkah wanita itu aman.

Kepergian keduanya diiringi oleh tatapan mereka yang masih berada di ruang keluarga. Tuan William dan Nyonya Mei Lin melihat pasangan itu dengan tatapan hangat dan penuh harapan. Sementara Lusy dan Kanny, mereka memandang penuh kebencian pada Cakra dan Yubie. Kanny bahkan menyimpan kemarahan terhadap Cakra yang sempat melayangkan ancaman untuknya agar menjauhi Yubie.

"Ck! Siapa dia berani mengancamku!" umpat Kanny dalam benaknya. Cakra bukanlah siapa-siapa. Pelayan club rendahan yang bisa-bisanya mengancamnya.

1
Asriani Rini
Astaga lusy enggak tau malu bisanys terpesona pf susmi irg
ora
Jaga pandangan woyyy/Curse/
ora
Wah ... nggak tau aja dia, mereka ngapain😭🤣🤣
ora
Semua itulah yang dulu kau lakukan ke Cakra🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
aduuuh tolong mata anda di kresekin jgn nyawa anda aj yg di kresekin ,,
sebelum tu mata si jadiin cilok jepret ma yubiee ,, 🤭🤣 ,, mending buru2 simpen di pegadaian ,, biar bermanfaatr dikit 🤣🤣🤭
Muft Smoker
hmmm cakra di ikat ,, gx deh kak author ,, takut saya sama si ruby ,,
author aj yg ikat sendiri yx ,,
semangat trus kak ,,
💪😄😄
〈⎳ FT. Zira
oii.. mata tolong dikondisikan..liat milik sendiri aja, jangan punya orang lain
〈⎳ FT. Zira
berarti perlu ganti judul.. jangan setahun🤣
〈⎳ FT. Zira
aturannya dipraktekin juga di depan suamimu🤣
〈⎳ FT. Zira
nungguin dirimu yg tak kunjung pulang... hwakk/Sob//Sob/
Dian Rahmawati
seru
Dian Rahmawati
si Lusi gila
mama
aduuuuuhhh mboook meledak tu jantung ny cakra🤣..puasss gk cak sekarang udh tau kan kalau istri mu juga cinta sm km🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: langsung terbang keluar angkasa dia kak 🤣🤣 lupa balikkkk/Joyful//Joyful//Facepalm/
total 1 replies
Dew666
💜💜💜
Dian Rahmawati
cie cie
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: makin senyum² Cakra dicie²in🤣
total 1 replies
Nita Nita
😄😄😄
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: /Shhh//Shhh//Shhh//Shhh//Joyful//Facepalm/
total 1 replies
ora
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: maju olga duluan, ikat Cakra itu🤣🤣
total 1 replies
moon
ada banyak binatang yang bisa terbang, elang, burung dara, lalat, lebah, capung, kembang kepik, kumbang, belalang, nyamuk, bahkan pesawat bisa terbang.

kenapa selalu kupu-kupu yang di sebut? sungguh ketidak adilan yang sangat nyata 🥴😏
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: kalau dah koment berrti tak tahan lagi dia nak bully aku 😭😭😭 ca tengok komennya,, apa dah tentang kupu²😭😭😭🤣🤣
total 6 replies
Chelviana Poethree
sempurna...
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: terima kasih banyak kakak 🤗🥰
total 1 replies
Chelviana Poethree
jgan gitu lah thor🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: 🤣🤣biar Cakra darting, jadi ikat aja dia, biar gak bisa nganuu🤣🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!