Novel Ketigabelas💛
Kirana adalah seorang ibu tunggal dengan satu orang anak perempuan yang masih SMP. Suatu hari, Sienna, putri dari Kirana, bersama dengan teman-temannya dan didampingi oleh sang ibu, datang ke sebuah konser boy group asal Korea Selatan, Stray Kids.
Tanpa sengaja Kirana bertemu dengan Hyunjin, center dari grup idola tersebut dan secara ajaib mereka saling jatuh cinta. Segala kerumitan terjadi setelahnya. Namun bukannya membuat hubungan mereka berakhir, hubungan Kirana dan Hyunjin malah terjalin lebih kuat.
Bagaimana kisahnya? Apakah akhir bahagia akan Kirana dan Hyunjin dapatkan?
Unofficial Soundtrack: Always Love (D4vd ft. Hyunjin)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lalalati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27: Berpisah Lebih Awal
"Udah aku duga, Bunda pasti kaget banget," ucap Sienna puas dari seberang sana. "Ayah tiba-tiba ngajakin aku buat liburan ke Paris, Bun. Jadi kemarin dari Bangkok kita ke Paris. Sekarang lagi di jalan ini mau ke hotel."
"Hotel mana?" Kirana gelisah.
"Hotel tempat Bunda nginep dong. Aku sempet lihat 'kan hotel tempat Bunda nginep waktu itu?"
Seketika Kirana panik bukan main. Pasalnya Barang-barang Hyunjin masih ada di kamar itu juga.
"Berapa lama lagi kamu nyampe hotel?" tanya Kirana. Lalu terdengar Sienna bertanya pada supir yang mengantar mereka menuju hotel.
"Katanya sekitar tiga puluh menitan lagi."
Tiga puluh menit cukup untuk Kirana kembali ke hotel sebelum Sienna. "Kalau gitu ketemu di lobi aja ya. Bunda lagi di luar soalnya."
"Bunda lagi di mana? Aku tahu, pasti lagi sama pacar Bunda ya? Kenalin dong, Bun!" Sienna terdengar begitu antusias.
"Hah? Eum..." Kira berpikir cepat. Tidak mungkin ia membiarkan Sienna bertemu dengan Hyunjin atau sekedar mengetahui tentang hubungannya dengan sang bintang. Semua itu karena perjanjian itu. "Bunda gak sama siapa-siapa, kok. Bunda gak jadi ketemu sama dia. Lagian dia bukan pacar Bunda, Princess."
"Bunda gak usah bohong deh. Kenapa sih gak jujur aja sama aku? Gak suka deh, Bunda jadi rahasia-rahasiaan gitu sama aku."
"Bunda gak bohong, Baby. Ya udah nanti kita ngobrol lagi ya. Bunda sekarang pulang ke hotel jemput kamu ya."
"Ya udah kalau gitu. Sampai ketemu ya, Bun. Bye!"
"Bye, Princess." Kirana menutup teleponnya.
"Ada apa?" tanya Hyunjin tak mengerti dengan situasinya.
"Sienna ada di sini. Di Paris! Barang-barangmu ada di kamar, dia pasti akan menginap bersamaku malam ini, bagaimana ini?" Kirana cemas bukan main.
"Tenanglah. Kamu pesan kamar lagi dan pindahkan barang-barangku ke sana. Mintalah bantuan pada room boy untuk membantu nanti, okay?"
"Baiklah. Aku telepon resepsionis hotel untuk memesan kamar lain." Kirana mulai memesan kamar kepada resepsionis dan syukurlah ada kamar lain yang tersedia.
"Babe, apa aku saja yang pindah kamar? Barangku tidak terlalu banyak. Jadi lebih mudah aku yang pindah," saran Kirana.
Hyunjin berpikir sejenak. Betul juga, barang-barang hyunjin memang lebih banyak.
"Ya sudah. Kalau begitu kau yang pindah kamar."
"Baiklah, ini kunci kamarnya." Kirana memberikan kunci kamar mereka pada Hyunjin. "Aku pulang sekarang ya?" Kirana beranjak.
"Tunggu," cegah Hyunjin. Ia memeluk Kirana. "Itu artinya nanti malam kita tidak akan bertemu? Apa kita berpisah lebih awal?"
"Maaf," lirih Kirana sambil membalas pelukan itu erat-erat. Ia pun kecewa karena seharusnya nanti malam menjadi malam terakhir yang mereka habiskan bersama. Namun dengan adanya Sienna mereka tak mungkin bertemu lagi hingga besok mereka kembali ke negara masing-masing.
"Tidak apa-apa, syukurlah kita bertemu sekarang. Secepatnya kita akan bertemu lagi ya."
Kirana melepaskan pelukannya. "Iya, ini bukan perpisahan. Segera kita akan bertemu lagi."
Hyunjin mencumbu bibir Kirana untuk yang terakhir lalu membiarkan Kirana pergi. Ia sedih, namun tak bisa melakukan apapun.
Kirana tiba di hotel dan beruntung Sienna belum sampai di hotel. Ia segera menuju resepsionis untuk meminta kunci, lalu pergi ke kamar dan memindahkan barang-barangnya ke kamar yang baru. Tepat saat itu Sienna mengatakan sudah berada di lobi. Segera Kirana turun lagi ke lobi untuk menemui sang putri.
"Hai, Princess." Dipeluknya sang putri. "Giselle, Oscar," sapanya seraya memeluk mereka juga sekilas.
"Kamu pasti kaget banget kita nyamperin kamu ke sini, tebak Giselle.
"Banget, Gis. Kok bisa kalian malah ke sini?" tanya Kirana. Ia senang sang putri menyusulnya, namun tak sepenuhnya karena akhirnya ia harus berpisah dengan Hyunjin lebih cepat.
"Sepertinya kamu tidak terlalu senang melihat kami. Apa kami mengganggu, Kiran?" tebak Oscar dengan nada bercanda.
Rupanya mantan suaminya itu menangkap ketidaknyamanannya yang padahal sudah berusaha Kirana samarkan agar tak terlihat.