^^^^^
》》》》》》》
Seorang gadis berkerudung kini tengah berjuang untuk kehidupan nya .. dengan sikap nya yang lembut,sederhana, anggun dan r
amah , membuat semua orang menggumi nya ,,bekerja sebagai office girl di sebuah perusaan terbesar se asia tenggara
'Alysa saufika aisyah
Tampan,kaya,dingin,dan tak tersentuh ini adalah salah satu billionare terkaya dan termuda se asia tenggara , siapa yang tak mengenal lelaki dingin ini? Nama bahkan wajah nya tak pernah lepas dari majalah majalah internasional..
' Gabriel nathan smith
Takdir mempertemukan mereka dan membuat si billionaire tergila gila kepada gadis sederhana yang tak lain karyawan nya sendiri?????
" ini cerita pertama ku dan ini real dari fikiran ku sendiri ya" btw DON'T COPY MY STORY
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dahlia Rinanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
keputusan
**
Dokter datang dengan lari yang tergopoh,dan langsung menuju pasien
" sus periksa detak jantung pasien, cepat " perintah sang dokter
" syahh kamu wanita kuat nak, jangan seperti ini hiks" tangis bu oliv semakin menderai melihat aisyah yang diperiksa dokter
Nathan berjalan mundur perlahan dengan sisa sisa air di pelupuk mata hingga membentur tembok, tubuh nya kaku untuk merespon segala hal yang ada di pikiran nya
" please, sekarang mas ingin menagih janji kamu buat terus stay bersama mas terus , jangan seperti ini syah , kamu membuat nyali mas semakin ciut untuk meminta mu terus bertahan " batin nathan
" pasien stabil, namun tetap dalam kondisi tensi darah yang sangat rendah, kami akan mengirim 3 stok kantung darah untuk bu aisyah, jangan membuat nya terlalu banyak bergerak , " ucap dokter setelah selesai memeriksa aisyah kepada bu oliv
" terima kasih dok" jawab bu oliv sesegukan
Nathan pun tersadar dr keterpakuan nya
" syah, kamu anak mama nak, kamu gak sendiri, ayo sadar syah, mama rindu suara santun kamu saat menyapa mama" ucap bu oliv mendekati aisyah
" sayang bangun ,mas mohon" bisik nathan
***
" eghhhhh m..maas"
Suara itu? Aisyah? Nathan mendongak..
" sayang?" Kaget nathan
" syah ? " panggil bu oliv ,
" mama?" Balas aisyah, sembari berusaha menggapai tangan mertua nya untuk iaa cium punggung tangan nya
Seolah paham bu oliv pun memberikan tangan nya dan menggenggam tangan lemah itu " ya allah, kemana lagi aku mencari menantu sebaik ini jika aisyah memutuskan hubunan nya dg nathan? Hamba hanya ingin dia ," batin bu oliv
" kamu merasa sakit syah? Ngomong sama mama" tanya bu oliv lalu mencium kening aisyah dengan sayang
Hanya gelengan lemah dengan senyun tipis yang dapat di berikan aisyah kepada mertua serasa ibu kandung nya itu,
Tiba tiba aisyah merasa tangan kanan nya di remas pelan oleh sepasan tangan kokoh lainya ,
" mas nathan" lirih nya.
" maaf, maàfin mas" hanya dua kata itu yang sanggup nathan keluarkan saat ia mendengar suara lemah istrinya
Air mata aisyah jatuh tanpa permisi ketika mendengar kata maaf dari suami nya
" kamu kemana mas? Akuu dan anak kita rasanya sedang di ambang nyawa saat itu hiks" tanya aisyah dengan cicitan suara yang penuh luka
" syahh , kamu jangan banyak bicara dulu nak" cegah bu oliv menangis mendengar kalimat menantunya itu
" a...anak aisyah gak selamat yaa ma?" Tanya aisyah pada bu oliv dengan air mata yang semakin derai
Mendengar nada bicara menantunya yng terdengar begitu terluka, bu oliv hanya bisa menangis lalu memeluk aisyah , berharap ia bisa memberikan kekuatan nya pada aisyah
Melihat respon mertuanya , aisyah merasa tubuh nya seperti terhempas di antara batu batu karang tajam, kata "sakit " mungkin bukan definisi yang tepat untuk menggambarkan perasaan aisyah, karna semuanya lebih dari sakit
Perlahan tapi pasti aisyah menarik tangan ny dari genggaman nathan, sungguh? Bagaimana ia bersikap terhadap suaminya setelah ini, aisyah juga tidak tau,
Nathan yang merasakan tarikan aisyah pada tangan yang di genggam nya mengangkat kepala
" ssyahhh," panggil nathan
Aisyah hanya menyembunyikan tangan nya dan menangis sejadi jadinya di pelukan sang ibu mertua nya itu,
" mm..maafin aisyah yang gak bisa jaga cucu mama hiks, aisyah berjuang sendiri ma, gak ada yang dukung aisyah saat anak aisyah meronta kesakitan di dalam sini" racau tangis aisyah sembari memegang perut ratanya
" sayang" panggil nathan lagi, hatinya bagai disiram cuka parah ketika mendengar ucapan aisyah yang mengatakan bahwa dirinya berjuang sendirian,
" nak.. hiks semua udah jadi takdir allah syah ,anak kamu mungkin akan menjadi jalan bagi kalian orang tuanya menuju surga, anak kamu udah disurga syah, dia lebih bahagia disana" ucap bu oliv menguatkan
" semuanya karna mas syah, mas udah ninggalin kamu di kamar sendirian, a..andai aja mas ada disana , gak mungkin kamu gini dann.. aanak kita pasti bisa di selamatin" mati matian nathan berusaha meredam tangis nya,
Aisyah hanya diam , sedikitpun tak ada tanda tanda jika ia akan merespon ucapan suaminya
" kkamu boleh pukul mas syah, tampar mas, a..aaatau kamu boleh hukum mas apapun sesuka kamu , t...tapi please jangan........?
" ucapan nathan terputus"
" kamu gagal untuk jadi seorang ayah mas, aku dan anak kita butuh kamu hiks, kamu dimana? Bu ita udah nelpon kantor jauh sebelum anak kita pergi, saat itu aku masih bisa ngerasain detak jantung nya, t..tapi kamu gak ada disana? Kamu pergi bukan untuk urusan darurat, bukan untuk urusan kantor yang penting , sepenting itu urusan kamu sampai sampai kamu mengorban kan hidup anak ku mas hiks? Aku terus menunggu dengan harapan kamu angkat telpon bu ita dan bilang kalau kamu sudah berada dijalan pulang untuk membawa aku dan anak ku keruma sakit, tapi hampir 1 jam kamu gak angkat puluhan telpon ? Kamu kenapa mas hiks? Kamu sedang apa saat itu hiks? Aku kesakitan, tanpa henti aku berusaha merafalkan nama kamu berharap adanya kontak batin antara ayah dan calon anak nya yang sedang kesakitan, tapi apa? Kamu masih belum datang, aku menyandingkan nama kamu dengan asma allah di setiap hela nafas ku menahan sakit, betapa aku berharap mukjizat allah dengan datang nya kamu, tapi kamu.... kamu hikss" aisyah tak sanggup lagi melanjutkan ucapan nya, bahkan beban berat yang ada di hati aisyah tak berkurang sedikit pun walau ia sudah mengeluarkan sebegitu banyak ungkapan kecewa nya untuk suaminya itu
Ibu oliv semakin tak bisa menahan tangisnya setelah mendengar ucapan lemah aisyah yang di iringi dengan isak tangis itu,
Bu oliv menatap anak nya nathan yang hanya diam terpaku setelah memdengar istrinya mengadu
Seakan mengerti situasi bu oliv izin keluar ruangan untuk memberi sepasang suami istri itu ruang bicara secara pribadi
" kamu jahat mas, aa..aku udah gak bisa.......?"
" pliss jangan di lanjutin , mas salah syah hiks, mass minta maaf, mas juga hancur kehilangan anak kita " tangis nathan yang berusaha memeluk istri nya itu tapi aisyah hanya mengangkat tangan
" anak mana yang kamu maksud dengan anak kita mas? Dia hanya anak ku hiks, kamu ...kamu yang udah ninggali aku dan anak ku di saat kami kesakitan , bagaimana lagi kamu masih bisa menyebutnya dengan anak kita? sedangkan kamu menghilang tanpa kabar dan gak bertanggung jawab seperti layaknya seorang ayah" tangis aisyah pecahh
Nathan diam, ia sangat ingin menjelaskan kemana ia saat itu? Tapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk memberitahu aisyah,
" mas hrus apa syah? Mas salah hiks, kamu pukul mas jika kamu ingin marah syang , jangan meremas jari jari mu sendiri, nanti sakit hei , pukul mas syah" ucap nathan yang menarik tangan aisyah lalu ia pukul ke arah pipinya pelan.
Aisyah hanya menangis dalam diam, sesekali terdengar isak tangis pilu keluar dari bibir aisyah,
"Aku masih lemah karna habis kehilangan seorang calon anak, sebagai calon seorang ibu, aku sdang terguncang mas, jangan di ambil hati perkataan ku yang tadi mau pun barusan, aisyah minta maaf mas " ucap aisyah akhir nya
" mas yang salah, mas yang harus minta maaf sayang " ucap nathan menggeleng sembari meng eratkan genggaman nya pada tangan aisyah, tatapi aisyah menarik tangan nya,dan berkata
"Kita sama sama salah mas, sekarang mas bisa keluar dulu? Aisyah ingin sendiri" ucap aisyah membuang muka
Syah....."
***
Udah yaa wkwk?
Kira kira gimana nih hehe? Mau di maafin apa nggak si nathan?
Berjuang banget author buat cari imajinasi dan pemikiran kata kata biar kena di hati para readers😁
Gak tau deh kena beneran apa nggak hehe..
Komen dan like yaa gaes 😉 biar author semakin semangat ngetik..
Makasih mwahhh
sudah kayak agen rahasia
gak masuk akal.
sakit tak berdarah Tor...
pokoke bikin dia kesakitan deh.
kasihan tau ... Aisyah...
Kamu akan membayar mahal Nathan, klo kamu nyamperin Citra lagi.
ojok Sampek nyesel kamu...