NovelToon NovelToon
BUKAN KEN AROK

BUKAN KEN AROK

Status: tamat
Genre:Fantasi / Sejarah / Barat / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Nasib Gilang si anak yatim piatu tiba-tiba berubah setelah kematian ayah angkatnya dan ditinggalkan oleh keluarganya.

Dia mulai belajar makna hidup dari seorang rampok yang menolongnya, Danu Waseso seorang rampok yang sangat ditakuti di Singosari mengajarinya bagaimana menjadi seorang rampok profesional, disinilah kehidupan baru Gilang dimulai. Dengan mempelajari berbagai ajian sirep dan berbekal kalung sakti warisan dari Dhanu ia menjelma menjadi seorang rampok yang ditakuti.

Kematian Dhanu menjadi tonggak dimulainya perjalanan panjang Gilang sebagai titisan Ken Arok untuk menemukan cinta sejatinya agar bisa memperbaiki kesalahan leluhurnya dimasa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan

Ketika sore menjelang Gilang akhirnya selesai juga menjual semua perhiasan hasil curiannya.

"Huft!!, Alhamdulillah akhirnya selesai juga menjual semua mas hasil curian semalam," Gilang merebahkan tubuhnya diatas pangkuan Ken Umang

"Kanda mau disini terus apa pulang ke rumah?" tanya Umang

"Kita disini dulu aja Honey, males nanti kalau dirumah gak bisa romantis-romantisan kaya gini dinda, karena ada duo jones di rumah,"

Ken Umang tertawa mendengar ucapan Gilang, dan mengelus lembut rambutnya.

"Kanda,"

"Iya,"

"Apa Kanda sudah menemukan orang yang Kanda suka?"

"Sepertinya belum Dinda, gak tahu nanti malam, besok atau lusa. Emangnya kenapa?"

"Gak papa, aku kira Kanda sudah menemukan orang itu makannya aku juga harus siap-siap kembali ke Tumapel,"

"Belum dinda, kamu yang sabar ya temenin aku. Jangan bosan dan tetaplah disampingku apapun yang terjadi,"

"Iya Kanda,"

*********

"Sial, semua toko Emas seantero Singosari sudah didatangi tapi tidak satupun yang dari mereka yang membeli Emas dengan jumlah besar. Benar-benar licin seperti belut!!" ucap Gardapati meradang

"Apa kau juga sudah menyelidiki ke desa tetangga juga?" tanya Gardapati kepada anak buahnya

"Sudah Bos, tapi mereka juga mengatakan tidak ada yang menjual Emas dengan jumlah besar," jawab Janaka

"Janc*k!!, kalian semua tidak bisa diandalkan!. Percuma aku membayar kalian mahal tapi tidak bisa menemukan maling itu!" hardik Parjiman

"Sabar Ndoro, aku bisa menyelidikinya dengan cara lain," jawab Gardapati

"Pasti gagal lagi, ingat dia bukan maling amatiran. Bahkan kau yang terkenal sakti mandraguna saja bisa kemalingan, jangan bikin aku kecewa lagi," tukas Parjiman

"Tentu saja tidak, karena aku akan menanyakan siap orang itu kepada guruku, Aki Jarot di Gunung Kawi,"

"Aku sudah banyak mendengar kesaktian Ki Jarot. Baiklah aku setuju, bila perlu bawa dia kerumahku nanti malam,"

"Siap Ndoro," jawab Gardapati

************

"Kau mau kemana lagi Lang, baru juga datang sudah mau pergi lagi?" tanya Rangga

"Aku mau menyelesaikan urusanku dengan si Bandot tua Parjiman, karena kalau aku telat membayar hutang-hutang Lik Suki, maka adikku akan menjadi istri ketiganya,"

"Gue ikut, bosen juga seharian di rumah, kali aja gue bisa dapat jodoh disini," jawab Rangga

"Kuy!!"

"Aku ikut juga Kanda,"

"Kamu dirumah saja Dinda, jangan sampai kalau Si Parjiman melihat kamu, bisa-bisa kau dijadikan istri keempat lagi,"

"Iishh, Kanda ini bercanda saja!" sahut Umang

"Sudahlah kamu dirumah saja, aku tahu pasti kamu capek kan karena seharian ini sudah berkeliling pasar bersamaku. Jadi kamu istirahat saja ya, nanti aku bingung kalau kamu sakit. Istirahat saja ya honey jangan nakal," ujarku sembari mengelus lembut rambutnya

Kenapa kau selalu membuatku terpesona dengan perhatianmu Kanda, inilah yang membuat aku selalu sayang padamu dan tidak rela berbagi kasih sayangmu dengan Ken Dedes.

Umang menatap kepergian ku dengan tatapan sendu, membuat dadaku berdesir ketika menatap wajah ayu dengan senyum manisnya.

"Jangan main api Lang kalau lo gak bakal bisa memadamkannya, bahaya!" celetuk Rangga

"Siapa yang main Api, ngaco aja kamu!"

"Diih pura-pura bodoh apa nemang bodoh beneran!" seru Rangga sambil terkekeh

"Diem lo!" Aku langsung melesatkan motorku menuju ke rumah Lik Suki

Setibanya disana aku langsung memberikan uang itu kepada Lik Suki yang sudah menungguku dengan cemas.

"Sekarang kau antar Gilang ke rumah Ndoro Parjiman Uma!" perintah Lik Suki

"Baik, Lik," jawab Uma

"Kita mau bonceng tiga kaya cabe-cabean nih?" tanya Rangga

"Hmmm, janganlah mending lo naik ojeg saja Rangga, biar aku boncengan sama Uma, soalnya kalau boncengan sama cowok kan hambar, gak papa ya?"

"Diih gitu, habis manis sepah dibuang. Dasar Fakeboy!" seru Rangga

"Mana ada habis manis sepah dibuang, yang ada habis manis buang bersamaan, mabar bro!!"

"Dih mesum!"

"Gak usah Mas, biar Uma naik Ojeg aja. Mas Gilang bareng sama Mas Rangga aja, kasian kan kalau Mas Rangga ilang gara-gara nyasar!" jawab Uma sambil terkekeh

"Sue, kakak adik sama aja!!"

"Yaudah Kuj jalan!" aku langsung meluncur menggunakan sepeda motorku diikuti oleh Uma bersama tukang ojeknya.

"Rumahnya yang sebelah kiri Mas, yang catnya belang-belang!" ujar Uma yang turun dari ojeknya

"Hmmm, gak salah tuh rumah catnya belang-belang kaya Zebra," celetuk Rangga

"Jangan dilihat dari catnya, tapi lihatlah isinya," jawabku sambil terkekeh

"Dasar matre!" seru Rangga

"Biarin!"

Uma kemudian melangkah menuju pintu rumah Parjiman, baru saja ia akan mengetuk pintu rumah itu, tiba-tiba pintunya langsung terbuka sendiri membuat kami bertiga kaget dan berteriak histeris.

"Anj*r!, ngagetin aja nih pintu!" celetuk Rangga

"Silahkan masuk," seorang lelaki tua betnama Parjiman segera keluar dan menyambut kedatangan kami

Tanpa basa-basi aku langsung menyodorkan uang sejumlah seratus juta yang ku masukan kedalam kantong plastik hitam.

"Wow, super sekali. Tidak ku sangka gembel sepertimu bisa membawa uang sebanyak itu dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam, maling dimana kamu?" tanya Parjiman meledekku, dalam hati aku hanya bisa tertawa puas karena sudah berhasil merampok rumahnya.

"Jangan Suudzon dong Aki Parjiman, aku mendapatkan uang itu dari teman saya Rangga seorang pengusaha muda dari Jakarta, bukan dari maling ataupun garong. Jadi jangan asal bicara Aki, atau kau bisa terkena tuduhan pencemaran nama baik. Bukan begitu Rangga," kilahku mencoba membuat si Aki-aki tua itu percaya

"Itu benar Aki, Perkenalkan saya Rangga pengusaha textile di Jakarta," Rangga menjabat tangan Parjiman

"Hmmm," Lelaki itu tampak memperhatikan Rangga dari atas hingga bawah

"Ya memang banyak yang bilang juga kalau wajah tampanku ini mirip sekali dengan artis sinetron Rangga Azof, jadi kalau Aki mau minta tanda tangan atau foto bareng gak masalah, mumpung aku belum terlalu terkenal, nanti kalau sudah terkenal foto saja bayar loh," ucap Rangga membuatku hanya mengangguk saja

"Baiklah, aku terima uang dari kalian, dan aku anggap hutang-hutang Lik Suki lunas," ucap Parjiman dengan senang hati

"Alhamdulillah, akhirnya lunas juga!!" ujarku sambil memeluk Rangga dan aku hanya tersipu-sipu ketika Uma menolak untuk aku peluk

"Maaf ya Mas," tolak Uma santun

"Its Ok, Uma!" jawabku sedikit kecewa

"Cie, yang kecewa!" goda Rangga

Kamipun segera pamit dan meninggalkan rumah itu.

"Selidiki lelaki itu, aku yakin ada yang tidak beres dengan lelaki itu!" ucap Parjiman

Aku merasakan ada yang tidak beres dengan lelaki itu, karena sepertinya walaupun kami sudah melunasi hutang-hutangnya Lik Suki ia masih mencurigai aku.

Terbukti aku merasa dibuntuti oleh beberapa orang anak buah lelaki itu.

"Gimana Ran, apa kita kasih pelajaran anak buah Aki Parjiman atau kita binaskan saja?"

"Bantai saja Lang," jawab Rangga, dan kamipun langsung turun dari motor menghadang mereka.

1
fatliqa
seru Thor, semangat lagi buat novel nya yg terbaru jangan lupa ada yg lawak nya juga ya
FERA Z
sangat bagus ceritanya
Ass Yfa
dari semua visual kok aku nggk nyangka lek Suki,, Meriam Belina.... sumpah
Ass Yfa
kayaknya Gilang udah lupa Uma deh,, ya dicinta Intan apa Uma
Ass Yfa
ya ampun Gilang bisa wae... hidupmu mengulangi kisah ken arok
Ass Yfa
Luar biasa
Putra_Andalas
Bener² ambigu ni Rampok..😵
🔸Sᵅ᭄🔖
thorr tlg typo nya dibetulin ke bolak balik trs
Ngen Imtay
somplak,,lagi tegang"nya si polisi hutan datang bikin ambyar aja...
Ngen Imtay
itu mantranya nggak bahaya Tah di baca😅😅
ɥɯ
dasar Gilang, aya ayang wae, lagi tarung juga, eleng daleman 🤭🤭🤣🤣🤣🙏
ɥɯ
waduhhh apaan tuh🤭🤭🤭
ɥɯ
dasar Gilang, iso ae nggae wong ngakak😒🤣🤣🤣🤣🤣
ɥɯ
waduh pas banget, rumah rampok kena rampok
ɥɯ
Om Dhanu mah bukan kayak maling lagi, tapi dukun
Andre Oetomo
mantab thor
Kaje
keren
Kaje
Mantabek boskuh...... Aku tlh baca beberapa bab karyamu, Thor... Keren..
Kunjung balik ke novelku ya..
Ahmad Chris Sevin
emang kami nanya kamu Ken Arok.
Gus Ali
imajinasi nya keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!