NovelToon NovelToon
Bukan Salahku, Indahnya Reuni

Bukan Salahku, Indahnya Reuni

Status: tamat
Genre:Romansa / Pihak Ketiga / Penyesalan Suami / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sept

Sering dibully oleh keluarga sang suami, serta mertua dan ipar yang mulai ikut campur dalam rumah tangganya. Pernikahan impian yang semula tergambar indah, seketika berubah.
Memiliki suami yang mulai dingin, membuat Tari tergoda untuk berpaling.
Bermula dari reuni, Tari mulai bermain api. Akankah api itu menghangatkan atau justru membuatnya terbakar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serangan Pertama

Bukan Salahku, Indahnya Reuni Bagian 27

Oleh Sept

Mendengar ajakan Rio yang sangat berani itu, Tari reflek mencengkram bahu lelaki tersebut. Bisikan halus itu seperti tamparan yang langsung menyadarkan Tari.

Sembari menelan luda, Tari langsung merapikan bajunya. Membetulkan kancing bajunya yang sudah lepas beberapa.

Sementara itu, Rio pun tertegun. Melihat Tari yang langsung menarik diri, laki-laki itu pun mengusap wajahnya dengan kedua tangan.

"Maafkan aku ... aku terbawa suasana," gumam Rio masih sambil mengusap wajahnya dengan kasar.

Tari menunduk, kemudian berjalan keluar dari ruangan. Setelah Tari keluar, Rio mendesis kesal. Kemudian membuang berkas di atas mejanya.

Hingga sampai sore, Rio dan Tari tidak bertemu. Adapun pekerjaan yang harus Tari selesaikan, ia menunggu ruangan Rio kosong baru dia masuk dan meletakkan tugas-tugasnya. Untuk saat ini, Tari mencoba menghindar dulu.

Sampai waktunya pulang, Tari sengaja bersembunyi. Dan Rio menyadari hal tersebut. Ia sadar, Tari kembali menjaga jarak.

Kalau sudah begini, Rio pun mengambil jalan pintas. Satu-satunya adalah memberikan segala bukti yang dia miliki. Agar mata Tari terbuka, dan berpisah dengan Dewa.

Dengan sorot mata yang tajam, Rio menelpon seseorang.

"Kirim semua bukti yang ada, segera!" titah Rio di telpon.

"Baik, Tuan."

"Langsung kirim ke alamat yang aku kirimkan!"

"Baik. Ada lagi, Tuan?"

"Pastikan dia melihatnya!"

"Baik."

Tut tut tut

Rio mematikan ponselnya, kemudian menyimpan dalam saku jasnya. Masih dengan tatapan yang penuh ambisi, sepertinya ini jalan satu-satunya memiliki Tari.

***

Sedangkan Tari, dia pulang kerja dengan wajah murung. Sampai tiba di rumah ibunya, sang ibu bertanya dengan khawatir.

"Kamu sakit?"

Tari menggeleng, "Nggak, Bu."

"Jaga kesehatan."

"Hem. Ya, Bu."

"Apa menginap di sini? Kamu kelihatan capek begitu."

Tari mengangguk tidak bersemangat. Setelah kejadian tadi di kantor, Tari memang jadi kepikiran terus. Ia merasa tidak ada bedanya dengan sang suami. Mendadak merasa risih sendiri.

Hingga malam tiba, Tari tidak bisa tidur. Ajakan Rio benar-benar meresakan, membuat Tari kepikiran terus.

"Apa aku serendah itu?" pikir Tari karena gampang sekali laki-laki mengajaknya tidur.

Tari menggeleng keras, menepuk pipinya, sambil berbaring dan melihat ponselnya yang sepi seperti kuburan. Biasanya Rio akan video call, tapi malam ini sepertinya absen. Mungkin gara-gara kejadian tadi pagi di kantor.

Tari pun menghela napas panjang, mengapa asmaranya menjadi sangat rumit begini?

***

Jam terus berputar, tidak terasa hari sudah pagi. Karena tidak punya baju ganti formal, pagi-pagi Tari pulang. Sementara Ibel masih tidur.

"Tari titip Ibel lagi, ya Bu."

"Ya, sudah ... Kamu jangan khawatir."

"Tari pergi, Bu."

"Iya. Hati-hati."

Tari mengangguk lalu masuk mobil taksi online yang tadi sudah dipesan. Sepanjang perjalanan Tari malah melamun, entah apa yang sudah memenuhi isi kepalanya.

Saat sampai di rumah, suasana sekitar sangat sepi. Tari pun membuka pagar dan cukup kaget ada paket. Sebuah paket dibungkus rapi warna hitam. Perasaan dia tidak belanja online. Lalu milik siapa? Apa paket salah alamat?

Tari berjalan ragu, jangan-jangan paket aneh-aneh. Ia pun melihat siapa pengirimnya. Tidak ada, kosong tanpa nama. Ia pun tambah curiga.

"Punya siapa ini?"

Tari keluar dari pagar rumahnya, lalu melihat kanan kiri yang masih sepi.

"Paket apa ya? Hemm."

Penasaran, Tari duduk di teras. Ia kemudian membuka paket tersebut dengan tangan kosong karena tidak sulit dibuka.

Krekkk ...

Tari merobek bagian luar, dan mengeluarkan isi di dalamnya. Sebuah amplop coklat yang masih di lem. Tari makin penasaran, ia pun meletakan tasnya di atas meja di teras rumahnya, lalu membuka perekat pada amplop tersebut.

"Apa ini?" gumam Tari kemudian membalik kertas-kertas foto di tangannya.

Gambar pertama hanya foto laki-laki memeluk pinggang wanita dan kelihatan masuk ke sebuah apartemen.

Tidak kelihatan wajahnya, karena foto diambil diam-diam dari belakang. Namun, jantung Tari sudah berdegup kencang.

Tari kemudian membuka lembaran foto yang lain. Kali ini terlihat tangannya bergetar, dan kertas-kertas itu jatuh berhamburan di bawa kakinya.

1
Eva Nietha✌🏻
Nyosor trus ampe pasrah
Eva Nietha✌🏻
Kapok kalian
Eva Nietha✌🏻
Nah cwe panuan hamil 👏🏻👏🏻 good biar dewa n tari pisah
Eva Nietha✌🏻
Huhhhhh knp aq deg2 an ya 😆😆
Eva Nietha✌🏻
Iman q ga kuat .. langsung terbayang2 Rio klo jd tari 🤣🤣🤣🤭
Omha Achun
Luar biasa
Bunda Aish
wa ..wa.... siap-siap ya jangan sampai kedatangan si menyesal karena tiada guna
Bunda Aish
kalau kayak gini sepertinya gpp selengki dibalas selengki, mana lebih untung kayak nya buat Tari /Applaud//Facepalm/
Sky Blue
Pdahal berharap klw Dewa sdar akan sgala kekurangannya. bkan malh melalkukan hal² konyol kek gitu.
Surati
bagus
Modish Line
sok tau bgt lu ....laki2 tua dr mana coba?
Modish Line
Karena lu egois
Modish Line
Tim Riolah ....Dewa mah buang aja ke laut
Dewa Dewi
wahh minta ditabok nih mulutnya si Dewa 🤬🤬 sial bgt Tari punya suami kaya Dewa udh tukang selingkuh, keluarganya toxic semua lagi
Dwi Fadilah
Luar biasa
kakaika
garuk pake besi 🤣
Jihan Yuni
alur cerita nya bagus... karakter nya jg bagus saya cerita nya
komalia komalia
mau nya si s dewa nya menyesali sama orang tua nya
komalia komalia
udah baca godaan mantan
komalia komalia
pastisi dewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!