NovelToon NovelToon
My Old Wife

My Old Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: As-Sana

(ISTRI TUAKU) Ketika cinta tak memandang usia.

Season 1

Angga seorang mahasiswa 24 tahun berusaha untuk mendapatkan hati Keisha wanita karir sukses yang usianya 10 tahun lebih tua darinya.

Cinta yang diberikan Angga begitu tulus, ia menikahi Keisha sebagai bentuk tanggungjawabnya terhadap amanah ibunya sebelum meninggal.

"Nyonya aku datang kemari ingin melamarmu, apa kamu bersedia menjadi istriku?"

Season 2

Cinta akan menyapa pada mereka yang berhati baik.

Setelah mendapatkan kebahagiaan dengan kelahiran Hasa, putra mereka yang telah dinanti lebih dari lima tahun usia pernikahan. Cinta tulus keduanya di uji dengan munculnya orang-orang yang mengaku menyukai keduannya karena kebaikan yang mereka lakukan di masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon As-Sana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lamaran

Hallo Reader,,,, Karena banyak yang vote & Like + Komen .. Author up lagi...:D

___________________________^_^

~Sebuah pertalian antara aku dan dia dipersatukan dalam janji yang suci~

Hari ini begitu panjang bagi Angga, dia sudah berjuang setengah mati untuk mendapatkan hati seorang Keisha Prawijaya. Ini sudah hari yang ketiga dia mencoba meluluhkan hati wanita yang ia pilih sebagai calon istrinya.

Dan hari ini juga merupakan hari terakhir perempuan itu berada di rumah sakit, dokter sudah mengizinkan Keisha pulang. Dan perempuan itu pun pulang ke rumah orang tuanya, karena Ayah dan Ibunya memaksanya tinggal di sana, mereka tidak ingin Keisha kembali ke apartemennya karena dia baru saja keluar dari rumah sakit.

"Nyonya, mari saya bantu." Tawar Angga pada Keisha, saat perempuan itu terlihat mencoba turun dari ranjangnya dan duduk di kursi roda.

"Tidak perlu, saya bisa sendiri." Tolak Keisha sembari menurunkan kakinya di lantai rumah sakit yang dingin.

"Dokter bilang kondisi Anda belum pulih total, jadi Anda tidak bisa banyak bergerak." Sanggah Angga lagi.

Pemuda itu tidak memedulikan penolakan Keisha dia langsung saja menopang lengan Keisha dan membantunya perlahan-lahan duduk di kursi roda. Angga juga menaikkan kaki Keisha ke peijakan kaki kursi roda, ia tidak ingin calon istrinya itu kedinginan.

"Terimakasih," ucap Keisha pelan.

Angga memasang senyum semanis mungkin dan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

"Hari ini Ayah mertua tidak bisa datang karena ada rapat penting, sementara Ibu mertua sedang sibuk mempersiapkan keperluan Nyonya untuk di rumah nanti. Jadi mereka memintaku untuk menjemput Nyonya dari rumah sakit dan mengantar Nyonya pulang," jelas Angga sembari memasukkan barang-barang Keisha ke dalam tas besar yang telah disiapkan Hanum sebelumnya.

Angga mengingat kejadian semalam dimana dia terus mengganggu Heru dan memaksanya agar mengizinkan dirinya yang menjemput Keisha dari rumah sakit. Malam itu pemuda itu terus saja menelpon Heru hingga membuatnya tidak bisa tidur dengan tenang.

"Ayah mertua biarkan saya yang menjemput Nyonya Keisha dari rumah sakit besok."

"Tidak boleh."

Heru menutup teleponnya, tapi Angga tidak menyerah dia terus menelpon pria itu sampai panggilan yang kedua puluh hingga membuat kepala Heru pusing tujuh keliling karena tidak bisa tidur akibat dering panggilan dari Angga.

"Saya bilang kamu tidak bisa menjemput putri saya!" bentak Heru dengan berdecak kesal.

"Ayah mertua saya akan menjaga putri Anda dengan aman, saya akan mengantarkannya pulang dengan selamat sampai tujuan," bujuk Angga lagi.

"Tetap. Tidak. Boleh!," tukas Heru penuh penekanan pada setiap katanya.

"Saya juga akan menggendong Nyonya Keisha agar dia tidak perlu berjalan kaki," celetuk Angga tanpa sengaja.

"Jangan macam-macam!!" ancam Heru dengan suara tinggi. Kesabarannya sudah mulai habis.

"Saya tidak akan melakukan hal apa pun pada Nyonya Keisha, Anda harus percaya pada saya Ayah mertua." Bujuk Angga lagi.

"Karena saya percaya denganmu makannya saya tidak mengizinkannya, karena kamu pasti berbuat yang tidak-tidak pada putriku."

"Saya berjanji saya tidak akan melakukannya Ayah mertua."

"Sudah jangan buat saya berdebat denganmu, pokoknya besok kamu tidak saya izinkan menjemput putriku dari rumah sakit, biar aku dan Kevin yang menjemputnya sendiri," pungkas Heru pada akhirnya.

"Tapi,_____"

"Tidak ada tapi-tapian, jika kamu masih menghubungi saya setelah ini, saya pastikan akan menarik restu yang sudah saya berikan kemarin." Ancam Heru.

"Jangan! Baik saya tidak akan mengubungi Ayah mertua lagi, selamat malam Ayah mertua," tutup Angga pada akhirnya.

Pemuda itu bergegas mengakhiri panggilannya, dia paling takut kalau Heru mencabut restunya. Itu berarti dia akan gagal menikah dengan Keisha.

Namun paginya, ketika Angga hendak pergi ke kampus menyerahkan berkas revisi terakhir dari skripsinya, Heru mengiriminya pesan bahwa dia tidak dapat menjemput Keisha dari rumah sakit karena dia ada meeting penting dengan klien dari China. Jadi dia yang meminta Angga untuk menggantikannya, dalam hati Angga selalu mengucap syukur karena Tuhan mempermudah jalannya.

"Kenapa kamu melamun?" Tanya Keisha pada Angga yang sedari tadi hanya menatap lurus padanya dengan tatapan kosong.

"Tidak ada Nyonya, saya hanya sedang merindukan Ayah mertua," jawab Angga spontan.

"Ayah?"

"Sudahlah Nyonya, lebih baik kita segera pulang. Keluarga Anda sudah menunggu Anda di rumah," kata Angga lagi mencoba mengalihkan pembicaraan, karena tadi dia memang tidak sengaja sedang mengenang peristiwa saat dia memaksa Heru untuk memberikannya ijin menjemput Keisha.

Angga mendorong kursi roda Keisha keluar dari rumah sakit, dia membawa Keisha menuju mobilnya. Saat Keisha hendak berdiri dari posisi duduknya, Angga buru-buru mencegahnya. Dia menggendong Keisha meskipun mendapatkan penolakan dari perempuan itu.

"Jangan lakukan ini lagi, aku masih bisa berjalan," ucap Keisha ketika Angga sudah mendudukkannya dengan nyaman di mobilnya.

"Setelah Anda sembuh dengan total saya akan mengijinkan Nyonya untuk berjalan, untuk sementara biarkan saya melakukannya," jawab Angga santai sembari memasangkan sabuk pengaman untuk Keisha.

Keisha hanya diam mendapat perlakuan dari Angga. Sementara Angga selalu memasang senyum manis padanya. "Nyonya benar-benar lucu," batin Angga dalam hati. Melihat pemuda itu tersenyum padanya membuat Keisha merasa curiga.

"Kenapa kamu tersenyum?" Tanya Keisha penuh selidik.

"Tidak hanya saja, saya punya firasat kalau Nyonya akan menerima lamaran saya hari ini," celetuk Angga sekenanya.

"Saya tidak akan menerimanya," jawab Keisha datar.

"Anda yakin Nyonya?"

"Iya saya yakin," jawab Keisha tegas.

Namun, pemuda itu justru tersenyum lebar mendengar jawaban Keisha.

"Kalau begitu Anda harus menonton televisi malam ini," ujar Angga sembari menyalakan mobilnya.

"Memangnya kenapa?" Tanya Kesha penasaran.

Angga memberhentikan mobilnya sejenak dia melihat ke arah perempuan itu dalam-dalam, mata merek saling memandang satu sama lain.

"Saya akan melamar Nyonya," jawab Angga mantap tanpa keraguan sedikitpun.

"Apa maksud pemuda ini? Televisi? Melamar?" Tanya Keisha dalam hati.

Pemuda itu tidak menghiraukan wajah kebingungan dari Keisha, dia hanya tersenyum kecil dan kembali menyalakan mesin mobilnya. Ia kembali mengendarai mobilnya untuk mengantarkan Keisha pulang ke rumah orang tuanya.

"Tunggu saja Nyonya, akan ada kejutan malam ini," ujarnya dalam hati sembari tersenyum simpul menatap jalanan yang cukup padat.

1
Suherni 123
masih gedeg sama Heru
Suherni 123
tuhkan bukannya ngunjungi kk nya yg tinggal sendirian di negeri orang si helen sengaja ngirim foto bulan madu
Suherni 123
disini juga udah keliatan keluarga nya Keisha ga ada yg perhatian sama Keisha apalagi ayahnya si Heru padahal Keisha itu anak kandungnya
Suherni 123
tuhkan,,, kenalan waktu di Kanada dulu
Suherni 123
Ella cuma anak angkat aja lagaknya sombong amat
Suherni 123
si Julian aja belum jelas siapa dia sekarang nambah Angga lupa ingatan 😵
Suherni 123
waduh,, Angga ngasih ide ke Julian
Suherni 123
dasar Ella
Suherni 123
mungkin Julian kenalan Keisha waktu belajar di Kanada dulu ya sambil berobat efek dari operasi sum sum tulang belakang
Suherni 123
Ella merasa di tipu.....🤔🤔🤔
Suherni 123
tuh kan balik lagi karena anak
Suherni 123
Keisha masih aja mikirin orang lain
sedang keluarga nya ga ada perhatian nya sama perawatan pengobatan nya Keisha
Suherni 123
selalu aja ngerepotin keisha dan Angga
Suherni 123
masih gedeg aja sama pak Heru 😬
Suherni 123
coba pak Heru tau Keisha donorin sum sum tulang belakang nya terus ada efeknya masih acuh ga sama Keisha
aneh lebih berat sama anak tiri daripada anak kandung
Suherni 123
duh Keisha terlalu lembek lah
Suherni 123
paling ujung ujungnya balik lagi tuh si kevin karena anak
Suherni 123
idih pd banget pak nyerahin anaknya buat Keisha,,
Suherni 123
pak Heru ga sadar diri ya,, yang di omongin orang itu benar dengan memberikan saham buat Doni agar bisa nikahin Keisha itu kesannya ngejual anak
Suherni 123
hadeh kei kenapa mesti nolongin tuh orang luknut yah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!