NovelToon NovelToon
My CEO, My Ex-Husband

My CEO, My Ex-Husband

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Lari Saat Hamil / Janda / Aliansi Pernikahan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Meylani Putri Putti

Vania Asteria, gadis delapan belas tahun.
yang tinggal bersama ibu tirinya. Sang ibu tiri menjual Aster untuk di jadikan istri kontrak putra dari miliader Mike Miller.

Kecelakaan tragis menimpa tuan muda dan istrinya tepat ketika mereka hendak berbulan madu keliling dunia.

Karena kecelakaan tersebut tuan muda Arlan harus kehilangan istri dan penglihatannya, ia juga mengalami cedera kaki hingga membuatnya semakin tak berdaya.

Aku terpaksa menandatangani kontrak nikah ini hanya untuk membayar hutang budi pada keluarga yang telah membesarkan ku.

" Dua puluh juta sebulan. Selama enam bulan akan ku transfer langsung ke rekening mu. Kau harus melayani dan mengurus putraku dengan baik, sampai ia sembuh setelah sembuh jangan pernah menampakkan batang hidungmu lagi di rumah ini."

Enam bulan aku harus mengurusi pria cacat yang begitu arogan dan sangat kejam. Aku berharap setelah terbebas dari kontrak nikah tersebut, aku tak akan pernah bertemu dengannya lagi.

Namun takdir berkata lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sukses

Waktu terus berlalu, sudah tiga tahun Vania membuka usaha rumah makannya.

Di tahun ketiga Vania ini , Vania membuka rumah makan  yang lebih besar lagi. Dengan jumlah karyawan mencapai 25 orang.

Kesuksesan yang ia raih, tentu tidak datang dengan sendirinya. 

 Selama ini Vania harus  jatuh bangun dengan usahanya, sampai akhirnya ia mencapai puncak kejayaan pada 6 bulan terakhir.

Vania memenangkan tender penyedia catering untuk sebuah perusahaan, Karena itulah ia bisa membuka rumah makan yang lebih besar dengan jumlah karyawan yang lebih banyak.

Rumah makan itu diberi nama rumah makan Davina.

Rumah makan Davina sedang gencar mengadakan promosi untuk menarik pelanggan baru.

Promosi tak hanya dilakukan di jalan raya tapi juga di gedung-gedung perkantoran termasuk gedung perkantoran PT Angkasa Raya milik keluarga Miller.

"Permisi Pak,ada promosi nih di rumah makan Davina masakannya enak harganya murah silahkan berkunjung hari ini grand opening nya," petugas promosi mereka.

Pria itu meraih brosur dengan cepat soal makan dan dan wisata kuliner memang hobinya.

Pria itu bernama Robi, asisten make Miller.

"Wah ada promosi nih, lumayan makan enak dengan harga miring cobain yuk," ajak Robi pada temannya Jerry.

Jerry melirik sekilas kemudian kembali melanjutkan pekerjaannya.

"Nanti makan siang kita kesana yuk!  tempatnya nggak jauh juga dari sini Mereka baru buka loh biasanya restoran buka kayak gini kan menawarkan harga yang sangat miring," cetus  Robi pada Jerry.

Jerry kembali melirik brosur tersebut

"Wah sepertinya enak-enak juga ya, murah lagi," bolehlah kita cobain nanti siang.

Ketika sedang ngobrol, Mereka melihat kedatangan CEO mereka.

"Tuh Tuan mike sudah datang, gua kembali ke meja kerja gua dulu."

Robby menghampiri Mike.

"Selamat pagi Tuan," ucap Robi.

"Siapkan proposal proyek kita yang baru , Aku ingin memeriksa berkasnya," ucap Mike.

"Baik Tuan."

Robi menghampiri ruang kerja Mike kemudian menyerahkan sebuah Map.

"Ini tuan proposal yang anda minta."

Setelah melihat secara sekilas proposal tersebut, kemudian Mike menutupnya.

"Adakan rapat untuk membicarakan masalah proyek ini, ini salah satu proyek besar yang ada di tengah-tengah kota, saya ingin perencanaan yang begitu matang mengingat proyek ini diawasi oleh pihak pemerintah."

"Baik Tuan, saya akan memanggil semua orang yang terlibat dalam proyek ini."

***

Semua orang yang terlibat di dalam proyek pembangunan jembatan Tol kini berkumpul di ruang rapat.

Kali ini rapat dipimpin langsung oleh Mike.

"Bagaimana dengan rencana kerja proyek kita ini?" tanya Mike 

Rencana awalnya adalah pembersihan lahan, masih banyak puing-puing bangunan yang tertinggal di lokasi.

"Rencana kerja akan memakan waktu 6 bulan dengan 1200 pekerja."

"1200 pekerja yang akan didatangkan dari berbagai daerah."

"Berarti kita harus punya tempat tinggal untuk mereka?" tanya Mike.

"Iya Tuan, kami juga sedang mencari tempat tinggal untuk mereka sementara waktu." 

"Rencananya kami akan menyewa beberapa rusun untuk para pekerja kita ini."

"Selain gaji, Kita juga harus memikirkan kesehatan para pekerja Karena itulah kami bermaksud untuk bekerjasama dengan pihak catering dalam memenuhi kebutuhan makan siang untuk para buruh."

"Selama berada di lokasi proyek mereka juga akan mendapat jatah makanan satu kali untuk makan siang, dan kami akan memilih salah satu restoran atau rumah makan yang akan diajak bekerja sama untuk penyedia catering makanan para pekerja kita."

"Oke aku setuju saja jika sudah beres kita adakan rapat kembali."

" Ingat saya akan turun tangan sendiri dalam proyek ini, baik itu untuk tempat tinggal mereka, maupun tentang tempat makan mereka," ucap Mike.

"Jadi saya minta kalian semua tidak sembarangan dalam mengerjakan tugas yang saya berikan."

"Saya ingin perusahaan ini menjadi perusahaan yang tak hanya mementingkan pendapatan keuntungan, tapi juga kesejahteraan buruh. Saya berharap perusahaan ini akan semakin maju, maklum saja setelah 3 tahun berdiri,  baru kali ini kita dapat proyek yang cukup besar."

"Baik Tuan siap,"ucap salah satu peserta rapat pada Leon.

Setelah memberi arahan dan mendengar rencana pembangunan proyeknya, Mike  keluar dari ruangan tersebut.

"Kalau urusan catering Bagaimana jika kau yang mengurusnya Robi" usul Jeremy.

"Ih kenapa aku sih, aku kan sudah jadi asisten Bos."

"Karena kamu hobi makan Rob, suka wisata kuliner, hampir seluruh restoran dan rumah makan di ini pernah kamu cicipi kan."

"Iya memangnya kenapa?"

"Tentu saja ada hubungannya, kalau begitu kau cari restoran yang enak tapi dengan harga yang miring supaya kita juga bisa mendapat keuntungan yang lebih," papar Jeremy.

"Nah itu  kita cari saja rumah makan yang masakannya enak tapi harganya murah," imbuh Jerry lagi.

"Iyalah gue udah lupa nama restoran yang enak dan murah, setahu gue sih, restoran yang enak nggak ada yang murah.  Bisa rugi perusahaan jika kita catering di restoran," ucap Robi.

"Tapi setidaknya, kan kamu tahu  tempat makan yang murah tapi enak di kota ini. Nggak usah restoran rumah makan juga boleh," sahut Jeremy

"Ayolah Rob, kita harus segera cari rumah makan yang bisa melayani catering 1200 porsi setiap hari, selain enak, harganya juga harus murah, bisa dikit lah masuk ke kantong kita hahaha," cetus Jerry.

"Iya deh sahut," Robi dengan malas.

"Ngomong-ngomong soal Rumah makan, bukannya tadi lo rencananya mau makan di rumah makan yang baru buka itu!  Rumah makan apa namanya tuh yang di brosur?" tanya Jerry

Robi merogoh saku celananya ia melihat brosur itu kembali.

"Rumah makan Davina," ucapnya.

"Lihat aja nih ayam panggang dan lalapannya saja cuma rp15.000 ,kapan lagi kita bisa makan enak dengan uang rp15.000."

"15.000 murah banget, enak nggak !"tanya tanya Jeremy

"Ya nggak tahu, makanya aku mau coba."

"Wah kalau rp15.000 dan makanannya yang enak boleh tuh kita ajakin pemilik Rumah makan itu untuk ikut tender ini," cetus Jeremy.

"Boleh juga sih, nanti kita minta kurang dikit dari pemiliknya biar bisa masuk ke saku kita."

"Lumayanlah kalau 100 perak di kali 1200 sehari. Kalau sebulan berapa tuh, bisa untung gede kita,"cetus Roby.

"Yaelah lu, otak lu korupsi aja kerjaannya."

"Alah lu juga mau kan?!" Sahut Roby pada Jerry.

 "Ya sudah ayo kita ke sana, jika memang makanan yang enak kita ajakin dia untuk catering, terus kita minta persen rp100 per porsi setiap hari. Terus dari perusahaan kita naikkan rp1.000 per porsi jadi kan kita banyak untung," usul  Jeremy.

"Hahaha benar juga kata lu, yuk ah cabut udah lapar Gua."

Robby, Jeremy dan Jerry masuk ke dalam mobil mereka dan langsung menuju Rumah makan Davina yang sedang mengadakan promosi.

Karena Rumah makan itu tak jauh dari kantor mereka, 10 menit pun sudah sampai.

Sesampai disana sudah ramai pelanggan yang hadir dan meja kursi sudah hampir penuh.

Tak mengurungkan niat ketiga nya untuk makan di situ.

Karena menurut mereka, jika restoran itu ramai, makanannya pasti enak.

Trio itu pun masuk ke dalam restoran dan memesan makanan sesuai selera mereka masing-masing.

Roby memesan ayam bakar, sementara kedua rekannya memesan ayam rica-rica.

Semua harga di bandrol rp15.000 hari itu.

Ketiga eksekutif muda itu pun terlihat menikmati makanan yang murah meriah itu.

"Wah enak nih makanannya,rasa sama restoran mahal," cetus Robby sambil menyedot minuman teh esnya yang sudah habis.

"Iya enak juga, makanan di sini murah,bersih lagi," kata Jerry.

"Jadi gimana, kita temui saja pemiliknya, biar secepatnya kita catering-an, jadi kita tinggal urus tempat tinggal para buruh itu saja,"usul Jerry dengan semangat.

Setelah sepakat, Mereka pun menghampiri meja kasir untuk membayar.

"Totalnya berapa Mbak?" tanya Jerry.

"Rp60.000 Mas," jawab kasir.

"Wah wah rp60.000 sudah bisa makan bertiga kenyang lagi."

"Oh ya Mbak boleh ketemu sama pemilik dari rumah makan ini?"tanya Robi.

"Memangnya ada apa ya?"Mas tanya kasir itu.

"Begini Mbak, rencananya kami mau ngajak pemilik rumah makan ini untuk bekerjasama menyediakan catering untuk para buruh di lokasi proyek kami nantinya. Karena itulah kami berniat bertemu dengan pemilik rumah makan ini."

"Oh ,kalau begitu Sebentar ya Mas, saya beritahu dulu sama Bunda Davina."

Beberapa saat kemudian ketiga pemuda itu pun dipersilakan bertemu dengan pemilik dari rumah makan Davina itu..

Ketiga pria itu sontak kaget ketika melihat perempuan cantik yang masih muda di dalam sebuah ruangan.

 Mereka jadi sungkan dan grogi, ketika berhadapan dengan Vania.

"Selamat siang Mbak," cetus Jerry.

"Oh iya silakan masuk," jawab Davina.

Ketiganya pun masuk ke dalam ruangan yang tak dikunci itu.

"Iya Mas ada yang bisa dibantu ?" tanya Vania.

"Begini Mbak, kami berencana mengajak kerjasama."

"Kerjasama, kerjasama apa ya, Mas?" 

"Kami bermaksud mengajak anda untuk menjadi penyedia catering untuk makan siang para buruh kami sebanyak 1200 orang. Apakah Mbak bersedia ?"tanya Jerry.

Bukan main senangnya hati Vania mendengar itu.

"Oh tentu saja boleh Mas, dengan senang hati."

Kalau begitu kami perlu tahu Berapa harga per porsi makan siang.

Vania dan ketiga orang itu pun berunding menentukan harga .

"Baiklah Mbak nanti saya akan hubungi lagi."

"Iya Mas saya tunggu kabar baik selanjutnya," ucap Vania.

"Kalau begitu kami permisi dulu ya mbak, sahut ketiga orang itu."

Vania pun melemparkan senyum manisnya hingga membuat tiga pria itu jadi salah tingkah.

Robby Jerry dan Jeremy keluar dari ruangan itu.

"Eh kok gue Rasanya nggak enak ya manggil si gadis  itu dengan sebutan Mbak, dia itu masih muda cantik lagi bro."

"Tapi kenapa tadi kasirnya memanggilnya dengan sebutan Bunda Davina, berarti dia sudah punya anak."

"Iya semoga saja dia  janda bro, siapa tahu bisa gua kecengin ,"cetus Robby.

"Dasar lo, kalau dia janda, gua dulu yang PDKT," sahut Jerry.

"Lo berdua ya, ya pasti dia mau sama gua lah," sahut Jeremy.

"Hahaha kita jadi bisa sambil menyelam minum air ya, nggak nyangka pemilik rumah makannya masih muda cantik lagi," cetus mereka berdua bertiga sambil tertawa-tawa.

bersambung dulu ya rider maaf outer banyak typo.

1
yulia asihta
sama thorr sudah cukupp sampai disini saja sebagai readerss sangatt bahagia melihat rumah tangga merekaa kembali hangat dan cemara😍❣️
yulia asihta
kasiann bgtt mbak Marina harus dengar kayak begituan mna jdi nyamuk tuh ceritanya 😭
yulia asihta
wkwkwk buset dahh gacorr mamang Mike ini baru seminggu nikahh😭❣️🤏
yulia asihta
Asemmm bgtt TN.JHONN MILLER ini gak setia bgtt sama ALMARHUMAH ISTRINYAA
yulia asihta
W-WHATTT MOMYY?? MISHELL YANG MANGGIL?!🙂
yulia asihta
wkwkwk sebenarnya dia lagi bilangin diri nya sendiri ☺️
yulia asihta
VANIAA..., NENEK LAMPIR ITU INCAR DAVINAA KARNA WARISANN PLISS HATI HATI YAAA KARNA NEK LAMPIR SERAKAH NYA SERAKAH BANGETTT🙂❣️
yulia asihta
LAHHH KOCAKK BGTTT NI NEK LAMPIR YANG SERAKAHHH, wajar dong DAVINAA DAPAT SELURUH ASET NYA MILLER KARNA CUCU KANDUNG LAH LOOO KAN PENDATANG LAGIANN SYUKUR NGAPA SIHH YANG PENTING KAN DAPAT ASET JUGA KETIMBANG NGE GMBELLLL🙂☺️😍
yulia asihta
apaalaah apalahh aku hampir tersedakk karnaa bacaa kalimatt ini😭
yulia asihta
wahh cerita nyaa korup nii🙂🤏
yulia asihta
gurlll pliss be smart okkk...jangan mau sama laki laki kayak Mike di dunia nyata kalian juga haruss cari yang menghargai kaliann dan jugaa yang gak doyan jajan kayak Mike 🫶☺️
Yuliana Purnomo
heem ibu tiri emang kejam beneran
Yuliana Purnomo: emang pindah ke apk apa sekarang kak
total 2 replies
Yuliana Purnomo
bayi bule
Yuliana Purnomo
heem pasti Udah di palsu kn tuuh hasil tes DNA nya
Yuliana Purnomo
hadeeehhh Mike mike
Yuliana Purnomo
pantesan aja Bu helmina juga ibu tiri,,heem terkesan gak punya perasaan terhadap sesama wanita
TDT Angreni
sampai di sini ceritanya bagus dan apik... sukses selalu kakak
👑Meylani Putri Putti: makasih ya 🥰😘
total 1 replies
Reinon
kalo punya ibu tiri kek gitu. aku buang ke empang dah ... soalnya pernah punya ibu tiri super jutek. alhasil aku ajakin berantem terus🤭
👑Meylani Putri Putti: 🤣🤣🥰🥰🥰 makasih sudah mampir 😘
total 1 replies
Ucy (ig. ucynovel)
sudah jatuh tertimpa tangga pula... kasian bet nasibnya
👑Meylani Putri Putti: 🤣🤣🤣🤣 untuk gak kecebur di got pula
total 1 replies
Citoz
semangat kk 🤗🥰
👑Meylani Putri Putti: iya sama, say 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!