Vincent Raid Osmond seorang Chef Terkenal yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan wanita yang seperti singa.
Luna Astrid gadis berwatak keras dan barbar jatuh dalam pesona seorang Chef Bule.
Sequel dari Sekretris VS CEO
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MamaZan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB #27
"Sejak kapan ?!! Serius ??" tanya Luna bingung.
"Serius Kak Vincent ?" kini Aresha juga ikut bertanya.
"Tu-tunggu ada apa ini sebenarnya ? Kenapa Aresha mengenal Luna dan Vincent ?" potong Raid melihat kejanggalan keempat muda-mudi di depannya.
"Hmm, begini uncle. Aresha itu adalah sahabat Luna. Sedangkan Vincent mereka kenala karena Aresha selalu beli kue di cafe Vincent sebagai sarapan pagiku." Varro berinisitaif menjelaskan dengan singkat dan padat.
"Ohhh..." kedua orang tua itupun mengangguk paham.
"Tunggu ada sesuatu yang aneh, sejak kapan kamu suka makanan manis?" tanya Talitha kepada Varro.
Varro melihat sebentar ke arah kekasihnya, "Sejak tiga tahun lalu Aunty,"
"Oh my !!! Sayang ! Apa yang harus kita lakukan kepada kedua putramu ini !" tukas Talitha melihat kebucinan Vincent dan Alvarro.
Tok tok tok
"Permisi, Tuan Raid, Nyonya Talitha." sapa Asistent Vincent kepada kedua org teruta di dalam ruangan. Dirinya tidak lupa menyapa Alvarro.
"Tuan Vincent, tamu anda sudah tiba," sambung Asistent Vincent.
"OK Larry !" balas Vincent singkat kemudian berdiri.
"Tunggu ya Baby !!" ucapnya manis ke Luna.
Kemudian Vincent meninggalkan ruangan untuk menyambut tamunya yang ada di depan.
Tap tap tap
"Maaf tante, buat tante menunggu. Saya Vincent, silahkan masuk Tante.." sapa Vincent menyambut tamunya dengan sopan.
"Iya nak Vincent,"
Mereka berdua pun berjalan masuk.
"LUNA??? ARESHA ??!" seru wanita yang masuk bersama Vincent.
"Mama.."
"Tante..?"
Luna dan Aresha sontak menoleh ke asal suara tersebut.
"Jeng Astrid ?" seru Talitha melihat seseorang yang dia kenali.
"Eh ? Jeng Talitha ? Ada apa ini ?" bingung Astrid yang merupakan Mama dari Luna.
"Tante, silahkan duduk." ucap Vincent sopan mempersilahkan Astrid untuk duduk terlebih dahulu.
Vincent yang tidak menduga kalau Mommy nya ternyata kenal dengan mama Luna. Membuatnya penasaran untuk bertanya.
"Mom, kenal dengan mamanya Luna..?"
"Iya dong, Jeng Astrid ini kan teman arisan mommy, "Jelas Talitha sambil menyapa Astrid.
"Jadi ada keperluan apa sampai Nak Vincent menjemput tante ?" tanya Astrid to the point.
Vincent dengan gentle berdiri dan berlutut di depan Astrid, " Saya mau melamar Luna di depan tante dan kedua orang tua saya. Bukti kalau saya serius dengan Luna. Saya ingin menikahi Luna hari ini,"
Astrid terdiam mendengar penuturan anak mudah yang ada di depannya.
Semua yang ada di depan ruangan tersenyum melihat keseriusan dan ketulusan Vincent. Luna tanpa sadar menitikkan air matanya. Dia benar-benar tidak menyangka kalau Vincent benar-benar serius dengan semua yang dia katakan.
Aresha yang duduk di samping Luna langsung merangkul sahabtnya itu. "Selamat ya sayang, aku doakan kebahagian kamu dan Kak Vincent,"
"Kamu juga,"ucap Luna terisak dan merangkul lengan Aresha.
Astrid menatap lurus ke putrinya yang tengah melihat pria yang memintanya menjadi seorang istri. Tatapan hangat dan penuh cinta. "AKu harap ini yang terbaik buatmu nak," ucapnya dalam hati.
"Selama Luna bahagia, tante akan merestui hubungan kalian berdua," ucap Astrid penuh haru.
Vincent tersenyum bahagia, "Terima kasih banyak Tante," ucapnya dan mencium punngung tangan Astrid sebagai bentuk penghormatan.
Kemudian pria tampan itu menoleh ke arah Raid dan Talitha. "Gimana Mam ? Dad ?"
Raid dan Talitha tersenyum bahagia dan mengangguk, "Tentu saja kami setuju,"
"Terima kasih Daddy, Mommy,"
"Larry."seru Vincent memberi kode.
"Baik Tuan," sahut Larry kemudian keluar dari ruangan dan kembali dengan seorang pria serta beberapa dokumen di tangannya.
"Vin, jangan bilang ?" Varro menyela melihat apa yang tengah di lakukan sepupunya itu.
Bersambung....