NovelToon NovelToon
Kehidupan Menantu Hebat

Kehidupan Menantu Hebat

Status: tamat
Genre:Komedi / Kultivasi / Dikelilingi wanita cantik / Menantu Pria/matrilokal / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.4
Nama Author: Naga Hitam

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naga Hitam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Penolakan Miranda

Mary yang baru saja keluar dari ruangan kantor ketua baru memiliki senyuman cerah di wajahnya.

Sebagai sekretaris utama Angkasa Grup. Dia memiliki pengaturan yang sangat ketat dan pekerjaan yang menumpuk.

Dalam kondisi yang bisa membuatnya stress kapan saja, Kemunculan Fatir membuatnya sedikit bingung karena dia tidak memiliki pengalaman terhadap seorang pria.

Siapa sangka jika semuanya tidak sesulit yang dia pikirkan. Sekarang setelah dia membantu mengeluarkan roh jahat, Dia memiliki suasana yang berbeda dan merasakan sesuatu yang tidak pernah dia rasakan.

Itu sangat menyenangkan!

"Sekertaris Mary!..." Kata Miranda saat keduanya berpapasan di Koridor perusahaan.

Mary yang melihat karyawan cantik di depannya menyambutnya dengan tersenyum. Dia ingin membanggakan tentang apa yang terjadi di dalam ruangan kantor ketua baru.

Sayangnya, Mary harus merahasiakan kondisi Fisik ketua baru dari siapapun, jika tidak. Maka dia akan memiliki persaingan ketat.

"Oh! Miranda, bagaimana dengan tugas yang kamu tangani?!..." Tanya Mary.

"Sudah terselesaikan dengan baik..." Jawab Miranda dengan tersenyum percaya diri.

Dia menyerahkan dokumen pekerjaannya yang belum lama ini dia selesaikan, Tetapi Mary tidak diterimanya secara pribadi.

"Peninjauan akhir akan dilakukan langsung oleh Ketua. Kamu bisa bertemu dengannya di kantornya..." Mary menyarankan.

"Baik..." Jawab Miranda.

Dengan cepat keduanya berpisah dan Miranda langsung pergi keruangan tempat ketua baru berada.

Saat berdiri di depan pintu masuk, entah mengapa Miranda sedikit gugup. Dia mengambil nafas dalam - dalam kemudian membuka pintu.

"Permisi ketua!..." Kata Miranda dengan sopan.

Fatir masih tidak menyadari jika Miranda yang menghabiskan satu malam yang panas berdiri di depannya.

Saat Fatir mendengar suara Miranda, Dia secara spontan mengangkat kepalanya dan melihat wajah cantiknya.

Shock!

Diam... Keduanya saling berdiam diri satu sama lain. Fatir membulatkan kedua matanya seperti melihat hantu di siang bolong. Kemudian dia menjadi begitu bersemangat.

"Miranda! Apakah kamu bekerja di sini?!..." Fatir tidak mungkin salah mengenali seseorang, dia sangat yakin jika wanita yang ada di depannya adalah orang yang sama dengan wanita cantik yang tidur dengannya, tiga hari yang lalu.

"Tuan Fatir... Tidak... Ketua!..." Awalnya Miranda terkejut saat mengetahui, jika Ketua baru adalah pria yang mengambil keperawanannya.

Tetapi, seketika itu dia menjadi kecewa. Sebagai pewaris kedua Angkasa Grup, seharusnya Fatir tidak kekurangan uang. Dan yang menjadi pertanyaan, mengapa sebelumnya Fatir mengatakan tidak memiliki pekerjaan dan bahkan tidak mampu untuk membayar tagihan kamar hotel?

Miranda merasa tertipu dengan kebohongan yang Fatir lakukan. Mungkinkah cerita pernikahannya yang gagal juga palsu hanya untuk membuat Dirinya bersimpati?

Semakin Miranda berfikir tentang kemungkinan ini, semakin dia membenci Fatir.

Memang benar, semuanya menjadi kesalahan dirinya. Karena mengawalinya dengan mencium Fatir. Juga dirinyalah yang lebih awal meminta untuk berhubungan seksual.

Bahkan sampai saat ini, Miranda masih merasakan rasa sakit dari kehilangan keperawanannya. Hal tersebut menjadi bukti nyata jika semuanya bukan mimpi dan benar - benar terjadi.

Walaupun dia bermaksud untuk melupakan kejadian tiga hari yang lalu. Namun dia tidak bisa melupakan perasaan nikmat dan kebahagiaan saat dia tidur dengan Fatir.

Lupakan tentang kenikmatan!

Miranda sudah diyakinkan, jika Fatir adalah pria miskin. Namun kenyatannya adalah sebaliknya. Dia menjadi frustasi karena kebohongan yang Fatir lakukan.

Mengapa aku begitu kesal dan membenci ini! bukannya aku seharusnya melupakan tentang kejadian saat itu! Pikir Miranda dengan tidak bisa tenang.

"Permisi!..." Miranda tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya, Dia meninggalkan dokumen pekerjaannya di atas meja Fatir kemudian beranjak pergi.

"Tunggu... Miranda!..." Tidak mungkin Fatir melepaskannya begitu saja. Dia dengan cepat berdiri dari tempat duduknya dan berlari untuk menghentikan Miranda.

Tentunya dia merasakan kekecewaan Miranda melalui tindakannya. Fatir sangat memahami, jika dirinya terlihat berbohong kepada Miranda. Namun itulah kenyatannya, dia tidak mengetahui jika ayahnya kaya raya, dan semua perkataannya sebelumnya bukalah kebohongan.

"Ketua!... Apakah ada sesuatu yang kamu butuhkan dariku?!..." Miranda berhenti dan tidak berani menatap Fatir secara langsung.

Tentunya Miranda sangat malu dan kesal. Untuk pria kaya seperti Fatir. Pastinya ia sedang menertawakan Miranda yang menjadi wanita bodoh dan terlihat seperti wanita murahan.

Itulah yang Miranda yakini!

"Miranda, bisakah kita berbicara! Aku bisa menjelaskan semuanya..." Kata Fatir dengan tulus. Dia menarik lengan kanan Miranda dengan kuat.

"Ah!... Itu menyakitkan Ketua..." Kata Miranda dengan merintih kesakitan.

"Maaf, aku tidak bermaksud menyakitimu..." Fatir dengan cepat melepaskan genggaman tangannya, dan dapat di lihat jejak merah tangan pada pergelangan tangan Miranda.

Fatir semakin merasa bersalah, dia lupa jika kekuatan lengannya sangat kuat lebih dari manusia normal.

"Ketua! Apa yang ingin kamu katakan kepadaku?!..." Jawab Miranda dengan mengelus tangannya yang sakit.

"Aku ingin menejelaskan jika aku tidak berbohong dan semua yang aku katakan pada malam itu semuanya benar..." Kata Fatir dengan membujuk. Dia berharap jika Miranda tidak salah paham dengannya.

"Ketua, Menurutmu siapa yang akan percaya dengan perkataan darimu?..."

"Kamu tidak perlu menjelaskan apapun kepadaku, bukannya aku sudah mengatakannya. Jika kita akan menjadi orang asing setelah kejadian malam itu!..."

"Kamu tidak perlu merasa bersalah dan bertanggung jawab. Tidur denganmu adalah keputusanku..."

"Satu hal lagi, aku membenci pria pembohong, Permisi..." Miranda membuka pintu dan keluar dari ruangan begitu saja.

Kata - kata Miranda membuat Fatir terdiam. Rasanya seperti tidak memberikan kesempatan apapun untuk Fatir menjelaskan semuanya.

"Siaaaal... Mengapa menjadi seperti ini?!..." Kini menyisakan Fatir yang berdiri sendiri seperti orang bodoh.

Dia ingin mengejar Miranda, namun tidak bisa menggerakkan kakinya.

Awalnya, Fatir berpikir jika Miranda menolak dirinya karena ia miskin. Namun dia salah. Bahkan setelah Miranda mengetahui jika Fatir anak orang kaya, Miranda tidak memperdulikannya sama sekali.

"Wanita benar - benar mahluk yang rumit..." Kata Fatir dengan menghela nafas panjang, dia kembali menjadi tenang.

Fatir tidak menyangka jika Miranda akan begitu membenci dirinya, hanya karena alasan kebohongan semata. Kenyataannya, dirinya benar - benar tidak berbohong sama sekali.

Fatir duduk di tempat duduknya dengan depresi berat, dia mulai membuka dokumen pekerjaan milik Miranda.

Setelah memberikan tanda tangannya, Fatir menutup dokumen lalu mulai membuka file tentang Miranda yang tertera di sistem perusahaan melalui komputer yang ada di depannya.

"Aku benar - benar tidak tahu, bagaimana harus menghadapi wanita seperti Miranda!..." Kata Fatir dengan getir.

Dia menyandarkan punggungnya ke kursi berputar sekali lagi. Sambil berpikir tentang mendapatkan Miranda. Namun Fatir tidak bisa terus menerus terpuruk, bagaimanapun juga, dia seorang pria dengan kekayaan yang melimpah.

Mengapa harus bertahan dengan satu wanita, jika dia bisa mendapatkan ratusan wanita di sisinya.

"Benar juga, Ayahku memiliki banyak istri, Apakah aku harus mengikuti jejaknya?!..." Kata Fatir dengan merenung.

Mendapatkan penolakan dari Miranda membuat Fatir semakin membukakan matanya. Dia tidak harus terpaku dengan satu wanita. Masih banyak wanita lain yang mungkin bisa menerima dirinya.

Fatir mematikan komputer yang ada di depannya, kemudian memutuskan pergi dari ruangan kantornya.

"Ketua..." Mary bertemu dengan Fatir saat berada di Koridor.

"Nona Mary, Apakah aku masih memiliki jadwal lainnya?!..." Tanya Fatir menatap langsung ke mata cantiknya.

"Ketua, sebenarnya tidak banyak pekerjaan yang harus kamu tangani secara pribadi. Semua karyawan mampu mengurusnya dengan baik..." Mary menjelaskan.

"Sepertinya, tidak ada yang bisa aku lakukan!..." Fatir menghela nafas. Dia ingin melakukan sesuatu untuk melupakan Miranda, dan Mungkin dengan kesibukan tertentu akan membuatnya menjadi lebih baik.

Sayangnya, Sebagai seorang Ketua, Tidak banyak hal yang harus Fatir tangani secara pribadi.

"Ketua, mungkin ada sesuatu yang bisa kamu lakukan..." Kata Mary dengan tersenyum nakal.

Melihat Fatir yang depresi, intuisi Mary mengatakan jika Fatir memiliki masalah. Hal ini membuat Mary bersemangat untuk menghiburnya.

Bersambung...

1
Tama Kurniawan Simpei
cerita apa ini???
Ihwan Udin
ceritanya lama lama jadi ngawur
Agen One: mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, mungkin saja suka🙏
total 1 replies
Halik M
mulai ngawur ceritanya,
Halik M
semuanya serba basah🤣
Halik M
horeee panen anu🤣🤣
Halik M
goblok ini MC nya,keluar saja kau dari cerita,biar aku saja di situ🤣🤣🤣🤣
Halik M
sikaaat jangan di anggurin
Halik M
hidup pelakor..hidup pelakor..🤣
Halik M
proses bangkitnya si Joni
hbb
thor nya mabuk yg baca ikut mabuk
hbb
pokok nya skip aja terus
Atang Priatna
ketemu novel mangkrak lagih noveltoon dimana provisonya sebagai aliansi tuk para author berkelalas toon!!!
Atang Priatna
author eblrx cerita loncat2 nah yggini namanya penjiplak karya orang dlam pakem author dah di langgar gaess selamat dibodohoho kaya sidamar.
Atang Priatna
kakek pertapa dengan sinagaireng manusia pendosa harusnya satu paket ehhh mlah eblex
Atang Priatna
eblek dua epsut cerita dosanya gamau 2x baca karya sinaga ireng gaess
Atang Priatna
sinaga hitam author jorok dan orang pendosa banget!!!!
Chaidir Palmer1608
kok nga ngelatih kultivasi kan dah dapet ilmunya
Chaidir Palmer1608
dasar rempuan kuntilanak dah ditolongin lakinya malah marah2 .
Atang Priatna
eblex author naga hitam jorok amat thor gimana andai ada pembaca anak di bawah umur cobalah alur ceritanya di evaluasi ini novel pulgar amat apa relepansi sang suthor?
ayik yafi
strees
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!