NovelToon NovelToon
Mantan Nyebelin

Mantan Nyebelin

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 5
Nama Author: Evhae Naffae

"Kita putus saja, gue gak nyangka lo segendut itu, gue kira lo cuma montok saja. Sorry, gue gak suka sama cewek gendut." Begitulah isi pesan yang dikirim oleh Allan kepada Aline, setelah pertemuan pertama mereka.

Sejak saat itu, Aline bersumpah akan kurus dan melakukan diet ketat. Ia bertekad pas masuk SMA nanti, berat badannya sudah harus ideal.

Hem, entah jodoh atau kesialan, Aline malah satu SMA dengan Allan. Dan yang bikin ia makin spot jantung, mereka sekelas dengan posisi duduk berdekatan dengan si mantan nyebelin itu.

Apakah Aline dan Allan akan CLBK atau malah menjadi musuh bubuyutan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evhae Naffae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nikah

Mantan Nyebelin

Bagian 27 : Nikah

"Woy, bukain pintunya!" ucapku dengan suara setengah berbisik sebab tak dapat mengetuk pintu, kedua tangan syarat akan bawaan.

Taklama berselang, terlihat kepala Allan mengintip dari balik pintu yang hanya dibukanya sedikit dan langsung tersenyum senang melihat kedatanganku.

Aku melenggang masuk sambil mengisyaratkan untuk menutup pintu dan menguncinya sekalian.

Allan langsung berlari menghampiriku dan berkata, "Ya ampun, my wife, gak salah gue udah milih lo sebagai istri. Makasih, ya." Dia meraih mangkok mie dan piring nuget dan meletakkannya di samping tempat tidur yang menghadap ke jendela.

Aku langsung duduk di sampingnya dengan wajah jutek andalan. Hemm, di depan dinosaurus nyebelin ini emang gak boleh pasang wajah manis.

"Jangan dihabisin, woy! Gue juga lapar," lirihku melihat Allan yang sudah melahap indomie dengan nikmatnya.

"Oh, lo juga mau, Ndut? Nih, gue suapin .... " ucapnya sok baik sambil menyodorkan sendok indomie.

Aku hanya diam dan menatapnya jengkel.

"Ayo, my wife ... buka mulutnya! Sebagai suami yang baik, gue bakal nyuapin lo. Sepasang suami istri itu harus saling tolong menolong dalam urusan rumah tangga," ucapnya panjang lebar dan sok bijak.

"Udah deh, gak usah ngebanyol gitu, gue laper." Kurebut mangkok indomie dari tangannya.

Baru saja aku memakan satu sendok, Allan sudah merebut kembali mangkoknya. Aku manyun dan meraih sepotong nuget dan mengunyahnya dengan dongkol.

"Gue yang suapin, ayo buka mulut!" perintahnya lagi dengan tatapan lembut.

Ya ampun, apa-apaan ini? Aku bukan baby, woyyy! Aku membuka mulut juga dan memilih menurut.

"Nah, kalau gini 'kan enak. Lo yang masak, dan gue yang nyuapin. Duh, my wife, gue jadi gemes kalau liat lo anteng gini. Cuuppp .... " Allan tiba-tiba mendaratkan ciuman di pipiku.

"Woyyy, bisa gak sih kalau gak nyosor sana sini? Gue gak suka!!!" teriakku nyaring sambil melotot kepadanya.

'Tok-tok' tiba-tiba, pintu kamarku diketuk dari luar.

"Line, lo kenapa?" Terdengar suara Kak Andine dari luar kamar.

Allan tersenyum mengejek sambil memainkan jari telunjuknya. Aku jadi kesel.

Aku berlari ke arah pintu dan berteriak, "Gak apa-apa, Kak. Cuma kaget liat tikus aja, tapi udah Aline bunuh kok."

"Oh, ya sudah." Terdengar langkah kaki menjauh.

Ketika aku membalik badan, Allan sudah ada di depanku.

"Gue pulang ya, Ndut. Makasih makanannya, top deh. Nanti kalo kelaparan lagi, gue bakal ke sini lagi," ujar Allan sambil memegang gagang pintu.

"Eh, lo mau pulang lewat depan?" Aku melongo.

"Emang lo mau nyuruh gue lompat jendela? Gue gak ada bawa sapatu bot."

"Terus kalo kepergok Kak Andine ama Bang Aldi gimana?"

"Tenang aja, gak bakalan kok. Byeee, my wife." Allan keluar dari kamarku dan mengendap-endap menuruni tangga.

Ya ampun, segera kututup pintu kamar, aku gak kuat melihat kalau dia sampai ketangkap basah. Bisa hancur reputasiku. Aku jadi cemas. Jantung jadi dag-dig-dug.

Satu menit, dua menit, tiga menit, dan sepuluh menit berlalu, tak ada tanda-tanda kehebohan dari luar. Semoga gak ada yang melihat Allan.

Aku melangkah menuju tempat tidur, dan duduk lalu meraih ponsel. Ada tanda pesan masuk dan langsung kubuka.

[My wife, gue udah sampai rumah 😍]

[Bagus deh.]

[Jangan bilang kangen dan nyuruh ke sana lagi, ya 😁]

[Issshhh 🙄]

[Hahaaa]

Aku bernapas lega sekarang. Allan, Allan, makin hari tingkahnya makin aneh aja. Entah apa sih maunya? Hemmm, Kak Raka, mendadak jadi kangen dia lagi. Kira-kira dia kangen aku juga gak sih? Kupejamkan mata dan berharap bisa bermimpi indah tentangnya.

*********

Subuh-subuh, pintu kamarku sudah digedor oleh Kak Andine. Lalu menyuruh mandi dan bersiap-siap. Kemudian didandani oleh penata rias yang ternyata sudah menunggu di kamarnya.

"Emang akad nikahnya jam berapa sih? Kok pagi benar siap-siapnya?" gerutuku sambil memejamkan mata, sebab si penata rias sedang membedaki wajahku.

"Jam 09.00. Kita itu harus berangkat ke rumah mempelai wanita, gak boleh sampai telat. Maka dengan itu, lo nurut aja!" omel KaK Andine.

Hemmm, aku menurut saja dan mengikuti alur. Setelah aku selesai didandani, selanjutnya giliran Kak Andine lagi.

Tepat pukul 08.00 kami sekeluarga berangkat ke rumah calon mempelai wanita, sebab akad nikah akan diadakan di sana. Sedangkan acara resepsi nanti sore, itu akan dilangsungkan di rumah kami.

********

Kini semua telah berkumpul dalam acara pernikahan Bang Aldi. Kami sekeluarga mengenakan pakaian serba putih-putih. Kini saatnya ijab kabul dimulai. Tangan Bang Aldi dijabat oleh Pak Penghulu.

"Saya terima nikah dan kawinnya, Sintya Trihapsari binti Yusuf Muhammad dengan mas kawin tersebut dibayar, tunai," ucap Bang Aldi lantang dan disambut dengan ucapan 'sah' dari Pak Penghulu dan saksi juga para tamu undangan.

Aku terharu sekali melihat abangku sudah sah menyandang status sebagai suami. Semoga dia tetap sayang denganku dan Kak Andine walau udah punya istri.

"Ndut, gak usah ngiri gitu. Sepuluh tahun lagi lo juga bakal gue nikahi kok." Suara yang tak asing di telingaku terdengar begitu dekat.

Aku menoleh ke sebelah kanan, Allan tersenyum sok imut kepadaku. Ya ampun, kok di mana-mana selalu ada dia sih? Aku menepuk jidat.

"Gak usah heran liat gue ada di mana-mana, 'kan nyokap gue penata rias si mempelai wanita dan gue ... asistennya," ujarnya lagi seakan bisa mendengar isi hatiku.

Aku melengos dan meliriknya jengkel. Ingin rasanya keunyel-unyel tuh si dinosaurus nyebelin ini.

Acara akad nikah selesai, acara sesi foto juga sudah selesai. Kini saatnya menikmati hidangan. Kebetulan juga, perutku udah keroncongan ini.

Baru saja aku hendak bangkit dari kursi untuk mengambil makanan, Allan sudah duduk di sampingku sambil membawa dua piring makanan dan mengulurkannya kepadaku.

Kuhela napas sambil menerima makanan itu, lalu mulai memakannya. Taklama berselang, Ibu Marina juga duduk di sampingku. Ya ampun, sekarang aku malah diapit oleh ibu dan anak.

"Ma, sapa kek calon menantunya!" ujar Allan yang membuat wajahku memanas.

Ibu Marina menolehku lalu tersenyum.

"Hay, Line, apakabar?" sapa Ibu Marina alias nyokapnya si dinosaurus.

"Eh, iya ... hay juga, Tante .... " jawabku gelagapan.

"Santai aja, my wife! Nyokap gue baik kok," bisik Allan sambil menyenggol bahuku.

Aku hanya meringis, mati kutu rasanya kalau begini.

"Ma, nanti desainkan baju pengantin paling mewah buat kami berdua, ya!" ujar Allan lagi.

"Hemmm .... " Sang Mama hanya berdehem dan melanjutkan makannya.

Kucubit keras pinggang Allan, sambil melototinya dengan kesal. Aduh, mulutnya selalu menebar hoak saja! Menyebalkan!

"Sekolah aja yang benar, jangan mikirin masalah nikah segala!" ucap mamanya sambil beranjak bangkit dari kursi dan berlalu meninggalkan kami.

Allan melirikku sambil menahan tawa, melihat ekspresi bengongku. Apa mamanya Allan mengira kami ini pacaran? Dan mengira aku yang kebelet minta dinikahi ama anaknya? Huaaaa, mantan nyebelin ini semakin merajalela dan membuat hidupku tertekan.

Bersambung ....

1
Astia Sulastri
ahhh.. udah seneng aja karna happy ending. tp ada tapinya ini. nikahnya ga sah dong klo hamil... kenapa mesti ada hamil anak mantan sih. othor mah labil bgt. ga happy ending itu namanya. ketwan lah biar ditutupin 5 bulan soalnya hamilnya. kok aku JD greget ya. padahal cuma novel
Kahfi Maulana
Luar biasa
Erni Fitriana
mampir
Anita Cristiari
masih ditunggu lanjutannya
Anik Chiffon
bang aldi sakit..
Anik Chiffon
faiz kah..
ratna
salaj kamu sialan!!! sok jd pahlawan
ratna
emang sialan siAlan itu
Lia Yonk
koq aku jadypgn aline sm fais yah
Lia Yonk
gemesin semua ih, tapi tetep si Alan di hati
Lia Yonk
sm faiz aja deh
Lia Yonk
kl visual allan nya kyk gini sih gw setuju aline sm allan
Lia Yonk
ngakak bacanya aline aline
🦋stary🌼🌸🌼
author sehat kan... gara gara ada yang ngelike komen ku jd keinget lagi novel ini... dan ternyata blm ada lanjutannya sampe sekarang...
Cinta Meylinda
iya torch sama Faiz aj
kak pii
mampir ini penasaran..
Erna Pujii
bikin mewek tor
Erna Pujii
lanjut makin seru
Marsih Sih
mana cerita anak mantan thuor kok ngak ada
Nurul Hidayah
Thor aku gak setuju klu Aline balikan lg sm Allan, aku lebih suka dia sm farhan Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!