Ayana gadis cantik Abimayu group menerima pernikahan yang di ajukan oleh gaohan Hillatop putra Allzigra, namun dia meminta syarat Islam untuk lamarannya, perjalanan hidup bagai rollcoster karena perbedaan keyakinan, dilema dan kekejaman orang-orang dimasa lalu
karya orisinil dari saya Eva Tan "Hye Seung"
jadi jangan coba-coba menjiplak yaaa.bikin cerita nya nguras otak, maraton & luar biasa penuh perjuangan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hye seung "eva", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Komunikasi persuasif untuk pria obsesif
Sandi tampak menyeringai saat menatap tubuh Ayana tergolek di atas kasur tepat dihadapan nya, dia tampak duduk tenang sambil menyesap rokok yang ada ditangannya itu. beberapa kali dia mengetuk jemari tangan nya ke meja nakas di samping dimana dia duduk sambil terus menyesap rokok dan kadang-kadang menghembuskan asapnya ke udara.
"Bagaimana? semua sudah di atur?"
sandi Bertanya pada pria yang ada di samping nya, pria itu menundukkan pelan Kepala nya
"Sudah"
"Berikan pada ku obatnya"
sandi menampilkan senyuman bak iblis dari balik wajahnya, setelah menerima barang yang dia minta, laki-laki itu berjalan berlahan mendekati Ayana
********
Kepala Ayana terasa berdenyut sakit, tubuhnya seakan-akan sama sekali tidak bisa digerakkan, pandangan matanya sedikit buram tapi ayana masih bisa melihat samar-samar siapa orang yang ada dihadapannya itu.
"Sudah bangun?"
sandi bicara sambil memegang sebuah jarum suntik ditangannya, dia tampak bersiap menyuntikkan entah cairan apa ke tubuh Ayana.
"Apakah masih pusing"
sandi Bertanya dengan tatapan khawatir, namun sebenarnya dia menikmati keadaan Ayana. baginya saat ini Ayana bagaikan mahkluk mungil yang begitu indah, cantik dan tidak berdaya, bisa dia apakan saja sesuai keinginan nya.
"Mari menghabiskan malam ini bersama"
Ayana tampak diam, menatap nanar wajah sandi. seketika Ayana mengerutkan dahinya, masih dengan kondisi yang lemah tidak berdaya, dia fikir Sandi pasti hampir gila karena obsesi cinta terhadap dirinya, dia Harus melakukan sebuah komunikasi kepada sandi sebelum laki-laki itu melampaui batasan pada dirinya. Ayana bisa menebak sandi pasti Berniat melakukan sesuatu di luar pemikirannya atau bahkan di luar norma.
Dia butuh teknik Komunikasi Persuasif dimana menjadi sebuah cara atau teknik menyampaikan pesan atau informasi pada saat melakukan suatu komunikasi dengan orang lain dengan cara membujuk atau mempengaruhi orang tersebut dengan cara yang halus dan sopan.
Pada hakikatnya, Teori Komunikasi Persuasif Menurut Para Ahli mengandung unsur AIDDAS. AIDDAS yang dimaksudkan disini adalah Attention (Perhatian), Inters (Minat), Desire (Hasrat), Decision (Keputusan), Action (Aksi/tindakan), Satisfaction (Kepuasan). Artinya penggunaan komunikasi persuasif itu sendiri harus memberikan perhatian kepada lawan bicara, agar lawan bicara tersebut memiliki minat atau hasrat yang kuat untuk mengambil sebuah aksi atau keputusan.
"San, apakah kamu memikirkan jalan pintas untuk tidur dengan ku?
Ayana bertanya, ingin sekali dia menggerakkan tubuhnya dan beranjak dari kasur itu, namun tidak tahu kenapa seluruh tubuhnya seakan-akan menjadi kaku, dia fikir sandi pasti telah memberikan nya sesuatu.
sandi tertawa ditengah gelapnya malam, terdengar begitu mengerikan di balik telinga Ayana.
"lebih dan kurang, satu-satunya cara untuk dapat bersama mu bukan kah dengan cara tidur dengan mu?"
sandi tampak senang, beberapa kali rona bahagia di wajahnya tampak terlihat
"Harusnya kamu meminta izin pada Abang Hanif lebih dulu"
sandi tiba-tiba tertawa terbahak-bahak
"Bagaimana mungkin dia mengizinkan? sedangkan dia akan menikah dengan Melani?"
"Dua saudara tidak bisa menikah dengan 2 saudara lainnya bukan? salah satu di antara kita harus mengalah, Hanif dan Melani atau aku dan kamu yang mengalah"
Ayana diam
"Dyah pasti sedih melihat kamu begini, kita bagaimana caranya menjaga perasaan Dyah?
"Aku bisa mengatur perempuan itu"
Ayana menaikkan sudut bibirnya
semudah itukah jawaban mu san?
batin Ayana
"Dia pasti kecewa pada ku jika seandainya aku menerima mu"
"Kenapa kamu harus takut? bukankah kita bisa berjuang bersama untuk menyakinkan dia?"
"Bagaimana jika dia ingin bunuh diri lagi?"
sandi tampak diam sejenak
"Aku akan menikahi dia setelah menikahi kamu"
"San, cobalah Ambil keputusan terbijak"
suara Ayana terdengar parau dan hampir habis,dia mencoba merayu sandi agar mengubah jalan fikiran nya.
"Kamu sedang ingin bermain-main dengan ku Aya?"
sandi bicara dengan perasaan kesal, seolah dia merasa ayana sedang ingin menolaknya.
"Dengan berat hati aku akan membuat mu menyerahkan semua nya malam ini, Aya"
Seringai nya jahatnya, kemudian mulai bergerak berniat menyuntikkan lengan Ayana dengan obat yang entah isi nya apa
Ayana memejamkan sebentar matanya
teknik Komunikasi Persuasif yang paling masuk akal saat ini hanya satu Fikir nya.
"Ayo kita menikah"
ucapnya pelan kemudian, memandangi wajah sandi dalam.
seketika bola mata sandi membulat, dia mengurungkan niatnya untuk menyuntikkan cairan yang ada di jarum suntik itu pada Ayana. dia tersenyum lebar sambil menatap dalam bola mata Ayana, mendekati gadis itu kemudian mencoba untuk menyentuh wajah Ayana
"Setelah menikah, kamu bisa menyentuh ku"
ucap Ayana pelan
seketika gerakan tangan nya terhenti, dia tampak tersenyum bahagia.
"Kamu serius?"
dia mencoba untuk menyakinkan pendengaran nya
"Hmm"
seketika tawa mengerikan dari balik bibir sandi kembali terdengar, laki-laki itu tampak bahagia, memutar badan nya Beberapa kali seakan-akan dia tengah berdansa.
"Ayana... oh sayang ku"
suara menjijikkan itu terasa menyeramkan di balik telinga Ayana.