NovelToon NovelToon
Si Gadis Cantik Bertopeng

Si Gadis Cantik Bertopeng

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Chicklit
Popularitas:118.6k
Nilai: 5
Nama Author: Miryan

Seorang gadis berparas wajah cantik namun, wajah cantik pipi sebelah kiri cacat karena kejadian masa kecilnya dulu yaitu bernama Anna. Kehilangan Ibu kandungnya membuat Anna tinggal bersama keluarga yang mengaku ayahnya.
Hingga Ia mendapatkan siksaan dari Ibu tiri dan Kakak perempuannya.
Apakah Anna mampu bertahan dengan siksaan mereka? Apakah ada seorang pemuda jatuh cinta padanya yang menerima kekurangannya dan membawanya keluar dari siksaan yang sering dia dapatkan? Penasaran dengan kelanjutannya yuk mampir ke kisah gadis cacat ini untuk mendapatkan cinta dan kebahagiaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miryan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa Aku Pantas?

" Ah gimana ini? Ini gara-gara Kak Aiden yang selalu mendesakku hingga nggak sadar menerima lamarannya."gumam Ana.

" Apa Aku layak menjadi istri seorang Ceo hebat seperti Kak Aiden?."ucap Ana bangkit dar ranjangnya menuju ke arah cermin besar yang terpampang di kamarnya.

" Wajahku buruk, nggak ada yang mau mendekatiku jika melihat wajahku ini" ucapnya kembali sambil membuka topeng yang melekat di pipinya. Mata Ana mulai berembun setelah melihat wajahnya yang terlihat begitu buruk. Orang yang melihat pasti jijik atau ketakutan setelah melihat wajahnya.

" Apa aku pantas? Hiks...hiks..hikss." ucap Ana yang mulai menangis.

" Kau bertanya apa pantas? Melihat wajahmu saja begitu menjijikan apalagi menikah denganmu! Aiden mungkin belum sadar bahwa orang yang dia lamar ternyata seorang wanita buruk rupa." ucap Jenie yang memasuki kamar Ana.

Ana yang mendengar suara yang begitu dia kenal langsung memakai topengnya kembali." Nyonya" ucap Ana mebalikkan tubuhnya ke arah Jenie yang berdiri tak jauh darinya.

" Harusnya Kau menolak lamaran ini, Kau nggak pantas. Hanya Rissa yang pantas berdiri di samping Aiden. Lihat wajahmu," ucap Jenie mendekati Ana dan menariknya menghadap ke arah cermin yang menampilkan mereka berdua.

" Lihat Kau dan Aku? dari tampilanmu saja kita sudah berbeda apalagi dengan melihat wajahmu! Apa kamu ingin mempermalukan keluargaku?." Bentak Jenie. Ana melihat tampilannya di cermin itu dan membadingkan dirinya dan Jenie.

" Jangan pernah bermimpi, gadis seperti dirimu ingin bersanding dengan Aiden yang terkenal di mana-mana. Pikirkan baik-baik dan tolak lamaran ini." ucap Jenie meninggalkan Ana yang terduduk di lantai.

" Hiks..hiks..hiks..aku ingin bahagia juga. Aku punya mimpi juga Bu, apakah nggak ada kebahagiaan untukku Bu?." ucap Ana yang semakin histeris.

" Ana". panggil seseorang yang mendekati dan langsung mendekapnya.

" Aku nggak pantas kah untuk bahagia?."gumam Ana sambil mengeratkan pelukannya.

" Siapa yang bilang Ana nggak pantas?." tanya orang itu.

Ana sadar dengan suara yang berada di pelukannya," Kak Abra?" ucap Ana mendongakan kepalanya melihat wajah Kakaknya.

" Ada apa?" tanya Bram.

"Aku harus menolak lamaran ini Kak, Ana nggak pantas" ucap Ana.

" Siapa yang bilang kalau Ana nggak pantas menikah dengan Aiden?" tanya Bram. Ana tetap bungkam dengan pertanyaan Bram kepadanya.

" Ana, jawab Kak Abra. Apa Mama yang bilang sama Ana?" tanya Bram.

" Bu_bukan" jawab Ana.

" Kakak tau pasti Mama kan?" tanyanya kembali. Ana menggelengkan kepalanya yang masih saja tak ingin jujur pada Bram.

" Ana, jangan dengerin kata Mama. Ana pantas menikah sama Aiden. Kalau soal wajah Ana, Kakak sudah punya solusi untuk menyembuhkannya." ucap Bram.

" Solusi? solusi apa Kak?" tanya Ana yang mulai tenang.

" Ana bakal operasi wajah" ucap Bram.

" Benarkah? tapi_"ucap Ana yang mulai murung.

" Iya, tapi kenapa?" tanya Bram.

" Biayanya pasti mahal Kak!" ucap Ana yang kembali murung. Bram tersenyum simpul melihat Ana yang sedang memikirkan biaya oprasi.

" Tenang saja, Ana pokoknya tinggal mau saja untuk melakukan operasi ini. Kakak sudah lama menabung untuk ini." ucap Bram.

" Apa? jadi Kakak sudah menyiapkannya jauh-jauh hari?" tanya Ana yang terkejut.

" Iya Adik kecil Kakak" jawab Bram.

" Uh, terimakasih Kak Abra" ucap yang kembali memeluk Bram. Ana begitu bahagia dan terharu. Kakaknya begitu menyayanginya.

" Eh, Ana bikin Kakak cepat mati ya?" tanya Bram. Ana mendengar ucapan Bram langsung melonggarkan pelukannya.

" Eh maaf Kak, Ana terlalu bahagia" ucap Ana.

" Nggak apa-apa sayang" ucap Bram sambil mengusap ujung kepala Ana.

" Semoga Operasi ini berhasil" batin Bram.

1
Winny Anpooh
Luar biasa
💫 °• IsNam ❤ •° 💫
bagus.. terus berkarya author
ᴹᵉⁿᵗʳⁱ 𝐁𝐎𝐌 𝐌𝐎𝐋𝐎𝐓𝐎𝐕
mampir smangat jgn ksh kendor👀✊🏿
Happy♡~
Semangat Kakaa
Berlin
semangat kak
Alvin Jihan
semangat ya author
🌷Anggiria Dewi ❤️
semangat selalu thor
fitriani
sip
Dewy Seruni
saya tunggu-tunggu terus kak k lanjutan nya,,semoga k tauan kl bapaknya Nena tu sebenarnya jahat...
lanjut kak,, semangat terus 💪💪💪
jangan lama-lama y up nya kak
🍀Miryan🌻: maaf bru lnjut..follow akunku kak
total 1 replies
Dewy Seruni
maaf kak,,gimana y caranya ngirim k PC ownel nya?🙏🙏🙏
Alvin Jihan
author next up nya biar banyak semangat 💪🌹❤️💕
🍀Miryan🌻: makasih..knp nggk d pc aku kak
total 1 replies
*Mr K D@L* ( lord K D@L )
next..
Dewy Seruni
kasihan Eris,,kenapa g jujur ja sih sm Bram pasti Anna jg ngerti...
ko lama banget sih update nya...aku tunggu-tunggu ceritanya....
lanjut kak,, semangat terus 💪💪💪
*Mr K D@L* ( lord K D@L )
ceritanya sudah end?
*Mr K D@L* ( lord K D@L )
4
*Mr K D@L* ( lord K D@L )
8
*Mr K D@L* ( lord K D@L )
11
*Mr K D@L* ( lord K D@L )
10
*Mr K D@L* ( lord K D@L )
9
*Mr K D@L* ( lord K D@L )
11
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!