NovelToon NovelToon
Kekasihku Seorang Intel Dan COO

Kekasihku Seorang Intel Dan COO

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Lusia Irene seorang dokter yang sedang sekolah spesialis onkologi di salah satu rumah sakit polisi. Karena dokter pembinanya adalah seorang polisi. Di usianya yang sudah dua puluh tujuh tahun Lusia belum perna membuka hatinya buat hadirnya seorang laki - laki. Karena traumanya atas rumah tangga orangtuanya yang berpisah karena adanya orang ketiga. Papanya berselingkuh di usianya sudah enam belas tahun. Apakah Lusia Irene bisa merasakan cinta hadir di kehidupannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melahirkan

 Mama Wiske pulang dari berlibur di Finlandia bersama anak dan menantunya. Akhirnya memutuskan untuk tidak kembali dulu ke Papua, dia berencana mau menemani Lusi anaknya sampai melahirkan. Karena usia kandungannya sudah tinggal dua bulan lagi akan melahirkan.

Namun sayang diusia kandungan Lusi masuk delapan bulan, Gio mendapat informasi dari adiknya mama Wiske bahwa papanya Lusi sudah menghembuskan nafas terakhirnya. Beliau tidak dirawat di rumah sakit, beliau menghembuskan nafas terakhirnya di rumah yang dibeli bersama mama Wiske buat Lusi, namun karena keselahannya Lusi dan mamanya memilih keluar dari rumah itu.

Gio tahu, bahwa Lusi masih menyimpan rasa marahnya kepada papanya, dan papanya tahu itu. Namun hati anak perempuan mana yang tidak hancur jika tahu dan melihat bahwa papanya sudah meninggal. Lusi tidak menangis, dia hanya diam saja. Ini yang membuat Gio dan mamanya kuatir, karena kondisi Lusi sedang hamil besar. Sampai oleh mertuanya dokter Axelo di datangkan ke rumah untuk memeriksa kesehatan Lusi.

Gio, Lusi dan mama Wiske sudah tiba di Papua. Dan mereka langsung di rumah duka. Karena ini keinginan papanya, bahwa dia mau di makamkan jika anak perempuan satu - satunya datang.

"Kenapa papa jahat sama Lusi, kenapa papa." Lusi mencium jasad papanya. Laki - laki yang harusnya menjadi cinta pertamanya. Saat itu juga kata maaf keluar dari mulut Lusi buat papanya. Pada saat Lusi dan suaminya tiba dirumah duka bersama mama Wiske , saat itu oleh perempuan selingkuhan papanya memberikan amplop berisi surat yang di tulis papanya. Lusi menangis. Dan dia mau memenuhi keinginan terakhir papanya, menciumnya. Karena ini permintaannya agar dia tenang di alam yang berbeda.

Gio dan Lusi selesai pemakaman papanya dia masih mengurus makam papanya dan ibadah pengucapan syukurnya. Rumah ini otomatis menjadi rumah Lusi. Selingkuhan papanya harus keluar dari rumah ini. Namun oleh Gio dan Lusi, selingkuhan papanya diberi uang. Selesai pengucapan syukur. Rumahnya Lusi langsung direnovasi ulang. Hampir semua di ubah oleh Lusi. Gio mengikuti keinginan istrinya. Lusi membangun rumah singgah atau penginapan. Dan pembangunannya akan di lihat oleh tantenya. Karena dia bersama suami dan mamanya harus kembali ke Jakarta.

"Adek tahu, papa pasti sudah bahagia di sorga." Lusi datang membersihkan kubur papanya sebelum dia berangkat ke Jakarta. Namun kepulangannya kembali ke Jakarta tidak menggunakan pesawat komersil melainkan pesawat jet pribadi milik keluarga Abraham.

Sudah dari semalam Lusi sudah gelisah dia tidak bisa tidur nyenyak. Dan pagi ini, dia merasa bahwa air ketubannya sudah pecah. Dia membangunkan Gio suaminya yang semalam jam dua subuh batu tiba dari kota Garut dalam misi mereka. Gio begitu kaget waktu mellihat kasurnya sudah basah.

"Sayang, are you oke??"

"Mas, sepertinya adek mau melahirkan."

"Oke sayang duduk tenang."

"Tidak, mas temani adek mandi."

"Kamu yakin bisa sayang."

"Iya mas."

Gio pun membantu istrinya mandi dan membersihkan organ - organ sensitifnya agar saat melahirkan nanti tidak repot.

"Sudah pembukaan delapan. Dua lagi ibu dokter sudah siap melahirkan."

"Terima kasih ibu bidan."

"Sayang kamu kuat melahirkan normal."

"Semoga ya mas." Selama masa kehamilannya, Lusi selalu mengikuti senam ibu hamil, karena rencananya dia akan melahirkan normal. Bahkan kelas untuk persiapan melahirkan pun Lusi ikut. Gio suaminya hanya terhitung empat kali menemaninya, karena tugasnya yang harus dia lakukan.

"Iren, are you ready. Pak Gio temani ya." Gio sudah ada disamping Lusi istrinya. Sebenarnya Gio tidak mau Axelo yang menolong persalinan. Karena dia tidak mau organ intim istrinya di lihat oleh Axelo, namun sebagai dokter kandungan, Axelo sudah bersumpah dan berjanji akan profesinya.

Gio melihat Lusi sangat pintar melahirkan. Dia tidak terlalu berteriak. Dia menangis sedikit namun oleh sentuhan suaminya Lusi kembali terdiam dan kembali melakukan perjuangannya melahirkan anaknya. Tangan Gio sudah penuh dengan luka cakar istrinya namun dia tidak peduli, dia hanya mau istrinya tidak terlalu menderita saat ini.

Gio merasa lega waktu terdengar suara tangisan anaknya menggelegar di ruangan ini.

"Puji Tuhan, bapak ibu anaknya lahir laki - laki. Sehat dan semua organnya lengkap."

"Puji Tuhan." Gio dan Lusi sama - sama bersyukur. Gio mencium istrinya. Mengelap peluh dan air mata yang bercampur.

"Kamu mommy yang hebat sayang. Terima kasih sudah memberikan saya anak laki - laki. I love you honey."

"Love you more mas."

Axelo mendengar perbincangan suami istri ini. Sedih sangat sedih. Karena sampai saat ini dia masih mencintai sosok Lusia Irene Pong. Namun dia bahagia bisa menolongnya melahirkan.

Sekarang anak laki - laki Gio dan Lusi sementara berada dalam pelukan mommynya. Namun oleh dokter Axelo, Gio diminta untuk skin to skin dengan bayinya. Karena ASI Lusi belum ada, maka sementara bayi mereka masih diberi susu formula.

Giorgio Luigi Abraham anak laki - laki Gio dan Lusi yang lahir dengan berat tiga kilo gram dan panjang lima puluh sembilan centimeter. Dengan nama panggilan baby Lui. Sekarang sudah berada di ruangan VIP khusus disana sudah ada opa dan kedua omanya. Serta tante, om dan masnya Kellen.

Lusi masih dibersihkan diruang tindakan. Dan tiga puluh menit kemudian dokter Lusia Irene Pong atau dikenal dengan nyonya Gio Abraham sudah di dorong kerunagan VIP khusus itu. Tidak ada jahitan pada organ intim Lusi, meskipun bayi yang dia lahirkan tergolong besar. Dokter Axelo sangat salut kepada Lusi karena dia pintar saat melahirkan.

Lui sedang menikmati ASI pertama mommynya. Gio tersenyum melihat istrinya merintih kesakitan.

"Sakit sekali sayang."

"Iya mas."

"Anak laki - laki jadi minumnya banyak sayang. Nanti di pumping saja, biar minumnya di dot."

"Iya mi." Mama Wiske begitu bahagia melihat anaknya sangat disayangi oleh mertua dan kakak iparnya.

"Terima kasih sayang, mama bahagia bisa ada dalam perjuangan kamu. Maafkan mama jika mama belum bisa membahagiakan kamu."

"Lusi bangga punya mama. Doain Lusi ya mama agar bisa hebat seperti mama."

"Iya sayang.Lui ganteng perpaduan kamu dan Gio."

Ternyata malam ini Lusi demam, dan saat demamnya dia bermimpi papanya datang memeluk dan menciumnya. Karena demam, Lusi tidak sadar. Namun saat ini dia sudah ditangani oleh dokter Axelo, mami dan kak Roland. Ketiga dokter ini memastikan kesehatan Lusi, dan Gio merasa lega ketika mengetahui bahwa istrinya baik, tidak ada penyakit yang lain, dan untuk deman bisa di obati.

Karena luka diarea payudaranya akibat menyusui yang menyebabkan dia demam. Gio sudah memberikan salep di area itu. Untuk sementara Lui belum bisa menyusui langsung, dia menggunakan dot yang berisi ASI, karena ASInya Lusi banyak.

"Mas... Aku bermimpi papa datang memelukku."

"Besok kita telepon tante di sana, agar ke kubur papa ya."

"Iya mas."

"Papa pasti bahagia di surga melihat kamu sudah mempunyai anak sayang."

"Iya ma." Mama Wiske tahu kekuatiran Lusi anaknya. Namun dia tetap menguatkan anaknya.

Gio tidak jauh dari istrinya. Dia selalu ada buat istrinya ketika Lusi mau sesuatu.

1
r111
lanjut
Ceisye: ok. terima kasih sudah membaca karyaku. kritik dan sarannya silahkan🙏🙏🙏
total 1 replies
serana
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!