NovelToon NovelToon
Ekspektasi Dalam Cinta

Ekspektasi Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Nikahmuda
Popularitas:149
Nilai: 5
Nama Author: Mega Harsa

Alina Putri Jayashree merupakan seorang anak perempuan yang berasal dari kota Bogor. Saat ini, ia berusia 23 tahun. Ia berhasil mencapai mimpinya untuk memiliki sebuah toko buku.

Bayu Rafardhan adalah seorang anak laki laki berusia 26 tahun ini sangat menyayangi keluarganya. Ayahnya bernama Lukman baru saja meninggal dan sekarang ia tinggal bersama Bunda yang bernama Indri di Jakarta. Sebelumnya, merantau di Bandung karena pekerjaan. Namun, ia memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan di Jakarta agar bisa menjaga dan merawat Bunda.

Siapa sangka, niat Bayu untuk bekerja di Jakarta membuatnya dekat dengan kembali dengan masa lalu tetapi dengan versi yang berbeda. Kisah cinta tak terduga pun terjadi tidak sesuai ekspektasi, inilah yang di alami Bayu dan Alina beserta para sahabatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26

Bayu sedang berjalan menuruni tangga, pria ini baru saja keluar dari kamarnya. Ia melihat Bunda tersayangnya sedang sibuk memperhatikan layar handphone. Bayu tampak heran dengan sikap Bunda yang tidak biasanya pagi - pagi sudah sibuk dengan handphone. "Bunda ngapain, sih?" tanya Bayu dalam batinnya. Bayu berjalan sangat pelan untuk memantau apa yang sedang dilakukan oleh Bunda Indri, pria itu berjalan mendekat tanpa Bunda Indri ketahui jika Bayu berada di belakangnya. Berniat untuk mengagetkan tetapi justru Bayu mengurungkan niatnya itu. Ia hanya memperhatikan layar handphone Bunda Indri, "referensi tempat wisata untuk libur tahun baru," ucap Bayu dengan lirih. Bunda Indri yang sedang duduk di sofa ruang tengah itu sontak menoleh ke belakangnya. "Nah, kebetulan kamu datang. Gimana, kamu udah ada rencana untuk tahun baru kali ini?" tanya Bunda, lalu menyimpan handphone itu di meja.

Bayu duduk di sebelah Bunda Indri.

"Rencana rekreasi, Bun?" tanya Bayu dengan tersenyum.

Bunda balik bertanya dengan tersenyum juga.

"Hmm, ada memangnya, rencana lain selain rekreasi?"

Lagi - lagi, Bayu bertanya kepada Bunda.

"Misalnya?"

Bunda berusaha sabar menghadapi tingkah anaknya itu. "Kamu ini gimana sih, sekarang itu bukan saatnya untuk rekreasi aja. Bisa aja kan buat rencana PDKT, ngungkapin perasaan cinta kepada seseorang yang kamu suka atau apapun itu. Ya pokoknya, pasti ini sangat istimewa banget bagi cewek ketika mendapatkan sesuatu yang sangat spesial. Tapi, kamu harus tepat waktu dan sasaran, jangan sampai kamu menyakiti perasaan kamu sendiri atau mungkin orang lain. Sayang, kamu ngerti kan maksud Bunda?"

Bayu mengangguk - anggukkan kepalanya dengan tersenyum. Lalu, ia berpamitan dengan Bunda Indri untuk pergi kerja. Walau sebenarnya, salah satu alasan Bayu adalah untuk menghindari banyak pertanyaan lain dari Bunda.

Sesampainya Bayu di toko Vin Books, ia bergegas masuk ke ruang kerja. Sebelumnya, ia menoleh sekilas kepada Fara yang sedang melayani pengunjung. Bayu mengurungkan niatnya untuk berdiskusi dengan Fara mengenai acara malam tahun baru yang ingin dia rencanakan. Langkah selanjutnya, ia berpikir untuk merencanakan hal ini dengan Kevin. Namun, tanpa sepengetahuan Bayu bahwa Kevin tidak akan masuk kerja. Acha mendapatkan informasi dari Alina bahwa Kevin hari ini sedang sakit. Akhirnya, Bayu memutuskan untuk membahasnya dengan Acha. Baru saja Bayu akan memulai pembicaraan, Acha sudah sangat gembira memperlihatkan sebuah foto pemandangan yang sangat indah kepada Bayu. Seketika hal itu memunculkan ide, Bayu meminta Acha untuk mengirimkan foto - foto yang ia dapat ke grup Team Vin Books, katanya sih buat referensi. Acha masih tidak bisa memahami apa yang Bayu maksud, tetapi karena ia juga tidak ingin tahu, ia pun asal menurut saja. Sedangkan Bayu, ia mengirim chat kepada Fara untuk memintanya mengomentari foto - foto tempat wisata yang di kirim oleh Acha dan membuat Alina seakan - akan menjadi tertarik untuk pergi ke sana. Acha mengirimkan dua foto, yang pertama bergambarkan pegunungan dan yang kedua sebuah taman bunga.

Ting!

Bayu membuka handphone-nya.

Team Vin Books

Fara

wah, cakep banget ini !

Pasti seru deh, kalau kita camping di sini.

Acha

Nah, iya tuh. Aku sih, setuju banget.

Fara

Asyiiiik

Kalau menurut Bu Bos, gimana?

@Alinaputrijayashree

Bayu tersenyum melihat chat dari Fara yang sangat mewakili perasaannya itu. Bahkan, Fara sampai men-tag Alina. Bayu masih menunggu respon dari Alina, tetapi sayangnya Alina tidak kunjung merespon juga. Akhirnya, ia beralih fokus kepada laptopnya dan mulai bekerja, begitu pun dengan Acha.

Di lain tempat, Alina sedang mampir di pinggir jalan untuk membeli nasi kuning kesukaannya. Ia juga membelikan tiga bungkus nasi kuning untuk rekan kerjanya di toko Vin Books. Lalu, ia berencana akan pergi ke suatu toko karena akan membeli beberapa barang yang diperlukan untuk ruang pojok baca yang sudah direncanakan sebelumnya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 12.30, Alina sedang berjalan di tangga masjid. Ia baru saja selesai melaksanakan sholat Dzuhur. Tiba - tiba, Alina teringat kepada seseorang. Ia duduk di pinggir tangga masjid tersebut dan mengeluarkan handphone-nya dari dalam tas. Di carinya kontak Fara, untuk mendapatkan informasi suasana di toko Vin Books.

Sambungan telepon tersambung.

"Kak Alina! Kakak lagi dimana?!" omel Fara dengan suara sok imutnya itu.

"Aku lagi di masjid yang dekat toko Vin Books, ini mau berangkat ke situ. Udah pada makan siang belum?"

"Ya ampun, belum kak, kita lupa. Dari tadi sibuk bahas tempat wisata terus, hehehe."

"Oke, bentar kakak ke situ nggak lama kok. Ini kebetulan dekat dengan toko Vin Books. Kakak juga udah siapin makan siang buat kalian semua."

"Asyiiiik... Oke, kak. Bye - Bye!"

Alina menutup telepon, lalu ia bergegas mengenakan sepatu dan mengendarai motornya menuju toko Vin Books. Sedangkan Acha dan Bayu sibuk menunggu informasi dari Fara di ruang kerja. Lucunya mereka, meskipun sedang berada di tempat yang sama tetapi mereka berusaha melakukan tanggung jawabnya dengan sangat baik. Bayu dengan sengaja mengklik tombol speaker ketika sedang menelepon dengan Fara agar Acha juga bisa mendengarnya. Obrolan mereka beberapa menit yang lalu sempat terhenti karena Fara mendapatkan telepon dari Alina. "Hello, rekan kerja! Bu Bos kita akan datang, beliau membawakan makan siang juga untuk kita. Aku tutup teleponnya dulu ya, tunggu informasi berikutnya dari aku. Jangan lupa ya, ini kesempatan kita buat bahas acara libur malam tahun barunya, Bye!" kata Fara dengan panjang lebar dengan suaranya yang cukup menggelegar tapi terdengar sangat sopan di telinga. Fara menutup teleponnya secara sepihak karena ia melihat ada beberapa pengunjung yang berjalan ke arahnya di kasir, ia khawatir tidak fokus ketika sedang melayani para pengunjung toko Vin Books. Acha dan Bayu yang mendapat perlakuan seperti itu dari Fara tidak marah, justru mereka malah saling pandang dan tertawa. Mereka tahu betul apa yang sedang di alami oleh Fara dan kenapa Fara menutup teleponnya secara tiba - tiba.

Acha menoleh ke arah Bayu yang masih sibuk menahan tawa. Acha berkata, "Kasihan banget dia, beda sendiri. Sampai - sampai ada hal seperti ini saja harus melalui telepon."

"Tenang aja Cha, Fara itu cewek yang gue rasa dia tidak akan terlalu berlarut - larut dalam kesedihan cuma karena ini," Jawab Bayu.

"Jawaban kamu sangat tepat, Bayu. Ternyata, kamu cukup mengenal Fara."

Bayu hanya tersenyum. Ia beralih menatap layar handphone dan mengirim pesan kepada Kevin.

"Aku rasa, kamu itu sikapnya terlalu dingin dan beku kayak batu es. Ternyata, kamu diam - diam berencana untuk liburan bersama. Atau justru kamu hanya merencanakan ini untuk kami, tapi kamu nggak ikut?"

"Harus ikut dong. Eh, Kevin udah di kabarin belum tentang ini?" tanya Bayu.

Acha menggeleng - gelengkan kepalanya.

"Oke, tadi kebetulan udah gue kabarin."

Bayu terdiam.

Ia bingung harus melakukan apa, jika Alina tahu bahwa yang merencanakan hal ini adalah Bayu dan Alina tidak setuju untuk ikut dalam rencana yang sedang ia lakukan. Rencana Bayu terbongkar, ketika Fara mengirimkan sebuah pesan berupa Voice note yang berisi bahwa Fara sudah melakukan perintah yang di minta oleh Bayu.

"Kakak, tugas aku sudah selesai. Aku sudah komentar di grup ya. Bahkan, aku pun men-tag Kak Alina."

Acha cukup syok ketika mendengar pernyataan dari Fara melalui voice note tersebut. Suaranya yang cukup lantang di tambah volume suara yang tinggi membuat Acha terkejut dengan fakta yang baru saja ia ketahui.

Acha menyadarkan lamunan Bayu, ia tahu apa yang sedang dipikirkan rekan kerjanya itu. Acha berkata, "Udah, nggak usah khawatir. Aku setuju kok, dengan rencana kamu itu dan pastinya akan jaga rahasia mengenai voice note tadi."

Acha pergi ke tempat kasir, untuk menemui Fara. Sedangkan Bayu tersenyum sekilas kepada Acha, ia cukup merasa lega karena Acha mendukung rencananya.

Berbeda dengan Bayu yang sedang merencanakan untuk liburan di tahun baru bersama Alina. Luthfi justru sedang merencanakan sesuatu agar istrinya yaitu Sarina lebih dekat dengan dirinya.

Luthfi sedang berada di sebuah cafe bersama Sarina sedangkan Maira lebih memilih untuk menunggu di rumah. Sesekali Luthfi mencuri pandang ke arah Sarina yang sedang menikmati makanannya. Sarina yang menyadari hal itu berusaha tidak risih, karena Luthfi bukan orang asing tetapi dia adalah suaminya. "Masa iya sih, aku harus marah - marah. Itu kan, hak dia juga." kata Sarina dalam batinnya.

Luthfi memberanikan diri untuk memulai perbincangan.

"Sudah tiga tahun kita bareng - bareng, gimana dengan perasaan kamu?" tanya Luthfi dengan spontan.

Sarina terdiam.

Luthfi kembali berkata, "maksud aku, apakah kamu merasa nyaman atau tidak, gitu. Aku tidak akan pernah sakit hati dan akan berusaha menerima apapun yang kamu ucapkan. Jadi, aku mohon kamu harus jujur."

Sarina menghela nafas. Ia menatap Luthfi yang sedang menatapnya balik.

"Mas, aku rasa kita kurang komunikasi. Jadi, itu sebabnya aku merasa kita kayak orang asing. Tapi nggak apa - apa, kamu seperti ini juga kan karena sibuk kerja. Dan itu semua, kamu lakukan untuk aku dan Maira anak kita. Iya kan?"

Luthfi tersenyum.

"Ternyata, kamu cukup pandai menjaga perasaan seseorang, Sarina." kata Luthfi dalam batinnya.

"Hari ini, kamu libur kerja?" tanya Sarina.

"Kerja kok, berangkat nanti sore."

Sangat tampak raut wajah Sarina yang tiba - tiba murung ketika mendengar jawaban dari Luthfi.

"Kamu kan tadi bilang kalau kita kurang komunikasi, aku sependapat kok dengan kamu. Kalau gitu, aku minta sama kamu kita harus bersikap lebih terbuka. Jangan sungkan untuk berbagi suka dan duka denganku ya."

Luthfi menggenggam kedua tangan Sarina. Ia merasakan bahwa Sarina sedang gugup dan gemetar.

"Sebentar lagi tahun baru, aku ingin memulainya bersama kamu dengan lebih baik." Ucap Luthfi dengan lirih. Hal ini membuat mata Sarina berkaca - kaca. "Iya, Mas Bian." Jawab Sarina dengan menyebut panggilan kesayangan untuk suaminya itu.

Luthfi tersenyum.

...----------------...

Alina berjalan menuju ruang kerja, di sana sudah ada Bayu, Acha dan Fara yang menunggunya. Fara sangat gembira menyambut kedatangan Bu Bos nya itu. Alina memberikan tiga bungkus nasi kuning kepada Fara untuk dibagikan juga ke Acha dan Bayu.

"Ayo, di makan dulu. Aku akan ke tempat kasir untuk jaga toko," Kata Alina.

"Kamu udah makan?" tanya Bayu.

"Udah kok. Oh iya, tentang yang kalian bahas di grup itu, aku setuju kok. Nanti kita bahas, nunggu rencana pojok baca dan juga mengenai seragam team Vin Books sudah beres, ya."

Acha, Fara dan Bayu saling pandang.

"Kamu, serius?" tanya Acha.

"Iyaaa, teman - teman." Jawab Alina singkat, lalu bergegas pergi menuju tempat kasir.

Fara melompat - lompat kegirangan, Acha dan Bayu tertawa.

"Cieee... endingnya sesuai dengan harapan," Kata Acha.

Bayu menoleh.

"Iya, akhirnya..." lirih Bayu.

Fara membagikan nasi kuning itu kepada Acha dan Bayu. "Rencana sudah berhasil. Sekarang kita tinggal fokus kerja aja dulu dan jangan lupa jaga kesehatan," kata Fara.

"Okeee," Jawab Acha.

Bayu hanya mengangguk seraya tersenyum.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!