NovelToon NovelToon
UNLOVED: Ariel & [Y/N]

UNLOVED: Ariel & [Y/N]

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Bad Boy
Popularitas:974
Nilai: 5
Nama Author: mondᓀ‸ᓂ

​[y/n] adalah seorang gadis yang hidup dalam topeng sempurna. Baginya, dunia adalah panggung sandiwara di mana senyumnya, ketenangannya, bahkan tatapan matanya hanyalah kepalsuan yang disusun rapi tanpa celah. Namun, benteng yang ia bangun bertahun-tahun mendadak retak saat ia menginjakkan kaki di sekolah barunya.

​Seorang pemuda bernama Ariel—si berandal jenius yang ugal-ugalan namun memiliki insting tajam—menjadi satu-satunya orang yang mampu melihat di balik topeng tersebut. Di saat semua orang tertipu oleh keramahan [y/n], Ariel justru menantangnya untuk jujur.

​Akankah hidup [y/n] berubah setelah rahasianya mulai terkelupas satu per satu? Mengapa ia begitu terobsesi dengan kepalsuan? Dan rahasia gelap apa yang sebenarnya ia sembunyikan di balik helai rambut birunya? Temukan jawabannya dalam perjalanan penuh rima, luka, dan perlindungan yang tak terduga...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mondᓀ‸ᓂ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

:**: berita tak terduga

Setelah meninggalkan Velora yang masih sibuk mengumpat di dalam lumpur hitam got, suasana di atas motor Ariel terasa jauh lebih ringan.

 [y/n] merasa seperti baru saja menonton film aksi yang dia perankan sendiri.

​Motor sport Ariel akhirnya berhenti dengan gagah di depan Meo Kafe. [y/n] turun dengan kaki yang sedikit lemas—campuran antara adrenalin balapan tadi dan rasa geli yang masih tersisa.

​"Puas lu?" tanya Ariel sambil melepas helmnya. Rambut hitamnya sedikit berantakan, tapi justru itu yang bikin dia makin kelihatan keren di bawah lampu jalan yang mulai menyala.

​[y/n] melepas helm bogo birunya dan nyengir lebar. "Puas banget! Lu liat nggak mukanya pas kakinya masuk ke lumpur got? Kayak mau meledak karena saking malu nya!"

​Ariel mendengus, tapi sudut bibirnya tidak bisa berhenti tersenyum. ''Ayo masuk, Om Indra pasti udah nungguin."

​Begitu pintu kaca kafe berdenting, aroma kopi yang menenangkan dan suara dengkuran halus kucing-kucing langsung menyambut mereka.

 Mochi, si kucing persia putih, seolah sudah tahu [y/n] datang. Dia langsung lari dan mengusel-usel di kaki [y/n] yang masih memakai sepatu sekolah.

​"Eh, udah dateng pahlawan kita!" seru Paman Indra dari balik meja bar. "Gimana sekolahnya? Aman? Nggak ada yang berantem kan?"

​Ariel cuma berjalan melewati pamannya sambil mengambil celemek hitam.

 "Nggak ada yang berantem, Om. Cuma ada mobil yang tiba-tiba pengen berenang di got depan komplek."

​Paman Indra melongo. "Hah? Mobil siapa?"

​"Mobil si pirang," jawab [y/n] singkat sambil tertawa kecil, membuat Paman Indra makin bingung.

​[y/n] segera berganti pakaian dengan kaos kafe dan memakai celemek kucingnya. Dia mulai bekerja dengan semangat. Rasa takutnya tentang rumahnya yang digaris polisi seolah sedikit memudar karena suasana hangat di kafe ini.

​Saat [y/n] sedang sibuk menata gelas, dia melihat Ariel sedang duduk di kursi bar, menatapnya dengan diam. Cowok itu tidak bicara apa-apa, tapi tatapannya seolah memastikan kalau [y/n] benar-benar baik-baik saja.

​"Riel, kenapa liatin gua gitu? Ada yang aneh di muka gua?" tanya [y/n] sambil mengusap pipinya, takut ada bekas debu jalanan.

​Ariel tersentak, lalu buru-buru membuang muka dan pura-pura sibuk mengelap mesin kopi yang sebenarnya sudah bersih. "Nggak. Gue cuma mikir... lu pantes juga pakai baju kafe. Nggak seberantakan pas pertama kali gue liat lu di lorong.....udah beberapa bulan yg lalu ..."

​[y/n] tersenyum tipis. "Ganteng, baik, pinter, sekarang jago muji juga ya si Bujang ini?"

​"Berisik! Sana balik kerja!" ketus Ariel dengan telinga yang mulai memerah lagi.

​Namun, di tengah suasana damai itu, tiba-tiba pintu kafe terbuka dengan kasar. Seorang pria berpakaian rapi namun tampak terburu-buru masuk ke dalam. Dia tidak terlihat seperti pelanggan biasa.

 Matanya menyisir seisi ruangan sampai berhenti tepat di wajah [y/n].

​"Apa benar ini dengan [y/n]? Anak dari Bu Lena?" tanya pria itu dengan nada formal yang kaku.

​Seketika, nampan yang dipegang [y/n] hampir saja terjatuh. Nama ibunya disebut. Ariel langsung berdiri dari duduknya, posisinya langsung sigap di samping [y/n].

Y/n kemudian angkat berbicara "ya pak saya [y/n] , ada apa ya? " tanya y/n sedikit bingung juga takut...

"Saya pak yono sekentaris dari ayah nona y/n" ucap pria bernama yono..

Seketika dunia y/n serasa membeku , "ayah?..... Gua gak pernah berharap dapat kabar soal orang yg katanya sudah mati oleh ibu... " batin y/n

"Maaf pak... Tapi ayah saya sudah meninggal... Ibu saya bilang.. Ayah saya sudah meninggal saat saya masih kecil" ucap y/n dengan suara agak bergetar.

"Tidak nona y/n, ayah nona masih hidup.... " ucap pak yono..

1
Manusia Ikan 🫪
hedeh
MR Rizki
Lanjut tor 😆
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: 🍀🦈🦈🤭 makasih, iya nanti gw lanjut
total 1 replies
Manusia Ikan 🫪
SEMANGAAAAT ATHOOOR/Determined/
Manusia Ikan 🫪: 😹baguslah
total 4 replies
Caramel23
shuri like ini kan 😍😍
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: yoi 😂😂
total 3 replies
MR Rizki
lanjut tor, semangat 💪/Smile/
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: makasih 🤭😖
total 1 replies
kertaslusuh
Meski Ariel ketus, tpi benerr
kertaslusuh
kasian y/n, keknya generasi roti ya, thorr??
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: bayangin kalau lu y/n deh , nanti bakal... ekhem.. ekhem.. sama ariel🤭
total 3 replies
kertaslusuh
wkwkkw🤣
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎
wahahahahahah tidak ada larangan nge like karya buatan sendiri 🤭🙂
MR Rizki
Ditunggu kelanjutannya tor, semangat
꯱hׁׅυꭈׁׅꪱ ☘︎: thanks yank emuachhh 😘🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!