NovelToon NovelToon
Who Is My Husband

Who Is My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: sky tulip

Nella sudah jadi istri, ini ajaib.
Tidak terima dan kecewa adalah kesan pertama tapi, karena ini keputusan keluarganya ia harus terima dengan terpaksa dan siapa suaminya sekarang Nella sama sekali tak kenal.
Kehidupannya berubah drastis saat memilih menerima suaminya menjadi sah untuk dirinya bersamaan dengan rasa kecewa itu.
Selama waktu berjalan Nella akhirnya tahu suami yang menikahi dirinya bahkan seluruh kekurangannya adalah orang yang sama sekali tak pernah Nella bayangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sky tulip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ternyata Maila itu ya

Tiba-tiba sekali ada tamu yang datang sesaat Javier keluar dari rumah. Nella masih belum bisa kabur dengan kesibukan yang alasannya adalah bekerja karena suami posesif nya marah-marah terus kalo ia minta izin kerja di rumah sakit sesuai keahliannya.

Maunya jadi asistennya sekertaris nya padahal sudah ada Seam Shinta bahkan Seam sama dia.

Melamun yang sangat jelas membuat Kayla jengah, maksudnya pagi-pagi datang kemari adalah bertanya apakah Nella sudah mengalami sesuatu yang aneh.

Nella sadar kalo orang didepannya adalah orang yang berencana membunuhnya.

Uang yang masih di rekeningnya sudah hangus saat Nella lihat dan berganti dengan rekening Javier.

"Untuk apa anda mendatangi saya lagi, anda sudah mendapatkan uang anda lagi kan?"

"Itu kejadian dua bulan lalu, aku sudah mendapatkannya tiga hari setelah kejadian itu, kau tak perlu membahasnya karena putraku sudah mengembalikannya padaku, baiklah ini adalah keinginanku datang padamu."

Nella meletakkan cangkir tehnya serius mendengarkan apa yang Kayla mau ucapkan.

"Kau sudah ada tanda-tanda hamil?"

Langsung saja tanyanya tanpa alasan apapun, wah-wah hebat sekali orang tua didepan Nella.

Apa harus jawab jujur.

Bingung sebenarnya orang tua didepannya meminta dia jujur atau ia bohong tapi, karena obat itu Nella belum hamil dan Nella juga menundanya dengan memasang alat kontrasepsi diam-diam takut jika lupa dan takut jika Javier tau di buang obat itu.

"Tidak ada apapun, saya tidak merasakan apapun."

Kayla kembali meminum tehnya.

"Yaa bagus lah setidaknya kau belum memiliki tanda-tanda nya jadi jika Javier menikah lagi dengan Renata bukan halangan untukmu..."

Nella mengerjakan mata merasa ingin bertanya tentang hal itu.

"Kenapa tidak Maila, ehm tidak seperti yang anda pikirkan atas ucapan saya tapi, maksud saya itu... Bukankah Maila cinta pertamanya bukan Renata?"

Aduh, salah bicara sialan barusan sadar saat ucapannya sudah selesai semoga saja tidak ada masalah.

Nella sulit sekali kalo tidak penasaran. Untuk apa coba ia penasaran dengan hubungan Javier dan dua perempuan itu biarkan saja Nella. Kayla pasti akan membuat masalah dan Javier akan marah lalu dirinya akan menjadi pelampiasan nya. Sialnya mulut nya itu tidak bisa di rem!

Kayla menaikkan sebelah alisnya dan berdehem dengan wajah pahamnya kemana arah rasa penasaran Nella yang tiba-tiba membuat obrolan ini agak panjang dan lumayan yang di bahasnya.

"Kau menanyakannya padaku, harusnya suamimu menjawab itu kenapa ia memilihmu bukan cinta pertamanya kenapa menolak Renata dan memilihmu, kurasa kau sudah tau jawabannya." Berbicara sambil terus melihat gerakan mata dan perubahan sedikit pada ekspresi Nella yang pura-pura menutupi.

"Aku tidak akan melakukan itu pada Maila karena dia pernah menikah dan dia pernah memiliki anak tapi, anak itu tak akan pernah hidup dan beruntungnya anak itu tak sempat berkembang jika sempat mungkin ia akan di siksa walaupun belum keluar kedunia.. Kau tak harus mendengar aku bercerita lengkapnya kan?" Melirik Nella sambil menyeruput sedikit tehnya.

Benar tebakan Kayla jika Nella benar-benar tak memiliki rasa perduli dan wajahnya terlatih pura-pura tak punya rasa iba.

"Saya belum mendengar cerita itu, saya rasa cerita yang anda bicarakan sekarang mungkin itu paling parahnya karena reputasi dan juga pandangan orang pada Maila sudah jelek."

Mengangguk sambil memejamkan sebentar mengakan kata ia lewat ekspresi wajahnya.

"Kau harus melaporkan jika kau mulai mengalami tanda-tanda kehamilan jika sampai setahun kau belum memilikinya kau tidak akan menyesal berpisah dengannya." Bangkit Kayla dari duduknya.

"Untuk sementara peperangan kita di hentikan aku akan memeriksa dan menunggumu, aku tidak mau membunuh itu bukan levelku."

Nella tersenyum manis mempersilakan Ibu mertuanya itu melangkah keluar lebih dulu dan mengantarkannya sampai masuk kedalam mobilnya.

Ghina melihat Nella dan Jacob juga meliriknya tajam.

"Mereka ini kenapa sih, cacingan apa ya matanya?" Beruntung mobil sudah menjauh saat mengoceh dengan suaranya yang jelas.

Shinta yang mau masuk lewat pintu depan berhenti mendengar ocehan kesal Nella.

Tidak akan ada anak, Nella pastikan dan jika penyelidikan Ibu mertuanya sudah sejauh itu mengenai Maila, berarti benar Javier menjauhinya karena selain Maila jelek reputasinya di mata kalangan sosialita ia juga seperti tak mau mengandung dan akan jadi ibu jahat tapi, itukan dari suami yang tidak ia cinta kan tapi, kalo itu Javier mungkin ia mau hamil anaknya Javier, yaah munafik sekali orang seperti Maila.

Masa bodo Nella, kenapa harus pusing memikirkannya biarkan saja apa yang mau di lakukan mereka semua, ribet jika harus ikut memikirkan nya juga.

Sudahlah mereka pergi.

"Shinta?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!