NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Suami Kakakku

Menikah Dengan Suami Kakakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:11.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ratna Wullandarrie

Warning,,,!!!! 21+, harap bijak mencari bacaan.!


Delia Larasaty, gadis cantik berusia 22 tahun itu tidak pernah menyangka jika dirinya akan menikah dengan kakak iparnya sendiri, atau lebih tepatnya menikah dengan suami kakaknya.

Dia adalah Bramantyo Sanjaya atau Bram. Pria dengan wajah tampan yang saat ini berusia 30 tahun tapi masih terlihat muda.
Anak tunggal dari Tuan Sanjaya, pemilik Sanjaya's Group. Salah satu perusahan terbesar dikota jakarta.

Bram menikah dengan Ditha Larasaty, kakak kandung Delia. Tapi 6 bulan yang lalu saat Ditha melahirkan, kondiri Ditha melemah hingga dia dinyatakan koma. Hingga saat ini Ditha belum juga sadar dari komanya.

Kedua orang tua Bram tidak tega melihat kondisi anaknya yang semakin tidak terawat dan terus berlalur dalam kesidihan karna tepukul atas kejadian yang menimpa istrinya. Maka dari itu kedua orang tua Bram meminta Bram untuk menikah dengan Delia, agar Bram tidak berlarut - larut dalam kesedihan karna terus memikirkan Ditha yang belum tentu akan bangun dari komanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Wullandarrie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Kamu istriku

Andra menatap sendu kepergian Delia. Dia tidak habis fikir kenapa Delia terus menolaknya. Sedangkan wanita diluar sana berebut untuk meminta dijadikan kekasih sementaranya.

Ini pertama kalinya Andra memiliki perasaan terhadap wanita, bukan karna nafsu semata. Seperti yang dia rasakan pada wanita - wanita yang pernah dekat dengannya.

Delia berbeda. Di saat semua wanita berlomba untuk mendapatkan perhatiannya, Delia justru besikap sebaliknya. Bahkan wajah tampan dan kekayaan yang Andra miliki tidak membuat Delia tertarik padanya. Itulah yang membuat Delia berbeda dari wanita yang selalu mendekatinya. Sikap apa adanya Delia juga membuat Andra semakin menyukainya.

Empat tahun yang lalu, saat pertama kali Andra melihat Delia di kampus. Saat itu Andra merupakan wahasiswa pindahan dari kota J.

Kehadiran Andra di kampus itu menjadi pusat perhatian. Berita tentang adanya cowo tampan pindahan dari luar kota menyebar luas. Mahasiswi berloma - lomba ingin berkenalan dengannya.

Hari itu Delia yang tergesa - gesa karna hampir terlambat, dia setengah berlari menuju kelasnya. Sampai akhirnya tubuh Delia menabrak seseorang. Saat itu Delia hampir terjatuh, namun seseorang yang dia tabrak menahan tubuh Delia.

"Maaf,,," Ujar Delia seraya menyeimbangkan tubuhnya dan menjauh. Delia menatap laki - laki tampan yang ada di hadapannya.

"Aku tidak sengaja. Permisi." Lanjutnya lagi. Delia membungkukan badan, kemudian pergi begitu saja.

"Menarik." Gumam laki - laki tampan itu, yang ternyata adalah Andra.

Saat itu Andra mulai mencari tau tentang Delia. Dia mendekatinya. Awalnya Andra merasa tertantang untuk bisa mendapatkan Delia. Tapi setelah dekat dengan Delia, Andra mulai menyukainya. Melihat sikap Delia yang acuh saat bertabrakan dengannya, pikiran Andra mulai terusik. Mungkin jika itu wanita lain, pasti akan menunjukan reaksi yang berbeda.

"Selama ini aku sudah bersabar untuk menunggumu, apa perlu aku memaksamu."

Delia sudah lama menghilang dari pandangannya, tapi mata Andra belum berpaling dari sana.

...*****...

Delia setengah berlari menuju ke hotel. Dia merasa bingung dengan Bram yang tiba - tiba membentaknya di telfon dan menyuruhnya untuk segera kembali. Dengan tergesa - gesa Delia menuju lift. Lift terbuka, Delia berlari menuju kamarnya. Langkahnya terhenti kala melihat Bram berdiri didepan pintu kamar mereka. Bram bersender pada dinding, kedua tangannya menyilang di atas dadanya.Terlihat santai, namun Delia bergidik ngeri melihat tatapan mata Bram yang tajam.

Delia menelan kasar salivanya, entah kenapa dia merasa sangat takut berada disituasi seperti ini. Dari tatapan tajam Bram, Delia seperti orang yang baru saja melakukan kesalahan besar dan siap di beri hukuman olehnya. Delia mengatur nafas, dia kembali melangkahkan kaki mendekati Bram. Sebisa mungkin dia akan bersikap santai pada Bram, meskipun tatapan mata Bram sangat menyeramkan.

"Mas Bram udah bangun.?" Tanya Delia. Dia sadar pertanyaan tidak penting dan tidak perlu mendapatkan jawaban. Bram sudah berdiri dihadapannya dengan mata yang terbuka, tidak mungkin jika dia masih tidur saat ini. Namun Delia tidak tau lagi harus berkata apa untuk mencairkan suasana yang terasa menegangkan.

"Masuk.!" Tegas Bram memerintah. Dia membua pintu dan mendorongnya dengan kasar.

"Mas Bram kenapa.?" Tanya Delia ragu. Sikap Bram membuatnya berfikir keras.

Tidak menjawab pertanyaan Delia, Bram mendekat dan menarik tangan Delia dengan kasar. Dia membawanya masuk ke dalam kamar, menuntup pintu dan mendorong tubuh Delia hingga bersandar di pintu. Bram mengunci tubuh Delia dengan kedua tangannya. Tanpa aba - aba, dia langsung m*lum*t bibir Delia dengan rakus namun tetap lembut, memberikan sensasi yang luar biasa untuk Delia. Darahnya berdesir, seluruh tubuhnya terasa memanas.

Perlahan Delia semakin membuka mulutnya, mendapat respon baik dari Delia, Bram merarik pinggang ramping Delia dan memeluknya erat. Tubuh keduanya menempel tanpa jarak. Dengan luasa Bram memperdalam ciumannya. Delia mengalungkan tangannya di leher Bram. Perlahan dia mulai mengecap bibir Bram untuk membalasnya. Kecapan yang awalanya kaku, perlahan mulai menjadi lum*t*n lembut.

Bram mengakhiri ciumannya, dia menatap lekat wajah Delia.

"Jangan menemuinya lagi, aku tidak suka melihatmu bersama laki - laki lain. Kamu istriku." Ujar Bram, tangannya masih erat memeluk Delia.

Delia tertegun, ada kehangatan yang menyeruak di dalam hatinya kala mendengar ucapan Bram yang menyebut dirinya 'istriku'.

Saat ini kebahagiaan sedang menyelimutinya, pengakuan Bram membuat hati Delia berbunga.

Bram sudah mengakuinya sebagai istri, dia bahkan melarangnya untuk tidak bertemu dengan Andra. Dan menyebut dirinya tidak suka jika Delia bersama laki - laki lain.

'Apa mas Bram cemburu.? Mungkinkah dia juga memiliki perasaan yang sama padaku.'

Gumam Delia dalam hati.

"Sayang, apa kamu mendengarku.?"

Panggilan sayang dari bibir seksi Bram membuat Delia terkesiap. Berkali - kali Delia mengerjapkan matanya untuk menyadarkan dirinya. Dia ingin memastikan jika dirinya salah dengar.

"Sayang.!" Panggil Bram lagi.

Kali ini lebih jelas, membuat Delia tersadar jika dia tidak salah dengar. Bram memanggilnya 'sayang'.

'Sayang,, mas Bram memanggilku sayang.?'

Delia semakin dibuat melayang. Rasanya dia ingin melompat - lompat.

"A,,apa maksud mas Bram.?"

Delia terlihat sangat gugup.

Kedua tangan Bram meraih tangan Delia, dia menggenggamnya. Kedua manik matanya menatap Delia dengan intens. Wajahnya berubah serius.

"Delia,," Panggilnya lembut. Delia mengedipkan mata perlahan, suara lembuat Bram terdengar menenangkan.

"Aku tidak tau sejak kapan perasaan ini hadir dalam hatiku. Tanpa aku sadari, aku mulai mencintaimu. Aku baru menyadarinya saat melihatmu bersama laki - laki di restoran pagi itu. Melihatmu tertawa bersamanya membuat hatiku terbakar. Dan malam ini aku kembali melihatmu bersamanya di tepi pantai. Aku cemburu. Saat itu aku sadar jika aku sudah jatuh cinta padamu."

Pengakuan Bram membuat Delia tidak bisa berkata - kata. Dia sangat bahagia karna cintanya tidak bertepuk sebelah tangan, tapi dalam lubuk hatinya dia merasa sedih. Delia takut perasaan yang mereka miliki saat ini akan menyakiti Ditha suatu saat nanti.

Delia menarik tangannya dari genggaman Bram. Dia menatap Bram dengan sendu.

"Aku mohon jangan mencintaiku. Dari awal pernikahan kita sudah salah. Ada mba Ditha yang sedang berjuang untuk hidupnya. Aku tidak mau melukai hatinya. Saat mba Ditha sadar, aku ingin kita bercerai sebelum mba Ditha mengetahui pernikahan kita."

Bram terlihat berfikir, dia menundukan pandangannya. Bram berusaha meyakinkan perasaannya pada Delia. Dia ingin memastikan apakah dia benar - benar mencintai Delia, atau hanya sekedar pelarian saja karna selama ini tidak ada disisinya.

'Bercerai.?' Bram mengulangi ucapan Delia dalam hati. Membayangkan hal itu membuat hatinya sakit, dia tidak rela jika harus bercerai dengan Delia.

"Tidak Delia.!" Tegas Bram.

"Pernikahan ini tidak salah. Aku sungguh mencintaimu. Kita tidak akan pernah bercerai, Delia.!" Lanjutnya lagi penuh penekanan.

Bram sudah memantapkan hatinya, dia sungguh - sungguh mencintai Delia. Saat ini dia mencintai dua wanita sekaligus. Ini terdengar egois, tapi itu yang Bram rasakan.

"Mas Bram, ini akan menyakiti mba Ditha.!

Delia berusaha menolak, meskipun sebenarnya dia juga ingin mengakui jika dia mencintai Bram.

"Kamu memikirkan perasaan Ditha. Lalu bagaimana dengan perasaanku.?!" Tegas Bram.

"Apa aku harus menyalahkan hatiku karna sudah lancang mencintaimu.?! Kamu pikir aku bisa mengendalikan hatiku.?!. Cinta ini datang dengan sendirinya, tanpa bisa aku cegah."

Bram meremas kasar rambutnya, mendapat penolakan dari Delia membuatnya frustasi.

...****"****...

Haii para readers,,,, Makasih sudah mampir untuk membaca novel ini. Makasih juga untuk dukungan dan semangatnya yah.

Jangan lupa selalu tinggalkan Like dan Komennya disetiap bab, agar Author lebih semangat lagi😊

Beri Vote dan Rate jika berkenan😊🙏

Untuk yang mau kasih kritik dan saran boleh banget, selama mengunakan bahasa yang baik dan sopan tidak ada unsur menghina, Author akan terima dengan senang hati😊

Semoga novel ini bisa menghibur kalian semua.😊

1
Jane Hutagalung
kak. typo. bram keketiknya damar. sempat mikir dulu barusan. /Shame/
Jane Hutagalung
ehbuset ibunya ditha.. ikhlas bener anaknya punya madu
Jane Hutagalung
nah yakan.. tetiba aja di bab sebelum bab ini kepikiran gitu. hm, aku udh bisa buka lapak dukun nih kak 🤣🤣🤣
Jane Hutagalung
kok tiba2 kepikiran alea bukan anak bram ya? karena ada potongan tulisan ttg yang nungguin ditha koma bisa diizinin suster untuk wash lap in badan ditha.
aprilian tantu
👍❤❤❤❤❤
Uus Sumartini
pokoknya keren deh novel nya 👍👍👍💪💪💪❤❤❤
Uus Sumartini
cepet balikan dong ma kinan andranya biar Deon bahagia bersama kedua org tuanya thor
Uus Sumartini
😂😂😂 biaya udh buntung jd cemburuan.. tp sy suka Thor jd harmonis ma kinan
Uus Sumartini
saya paling ga suka tentang penghianat an... untuk itu Andra hrs bener 2 insyap ya Thor..
Uus Sumartini
Nah gitu jgn kalah ma uler keket lawan klo ada bibit pelakornya.. 👍💪💪❤😘. lanjutkan seru suka sy Thor
Uus Sumartini
wkwkwkwk suka deh klo udh ada rasa nanti nya ok Thor semangat.. lanjutkan ❤❤❤😘😘😘
Uus Sumartini
udh bagus ko thor sy suka cerita nya.. lanjutkan ❤❤❤😘💪💪💪👍👍👍
Uus Sumartini
klo aku sih setuju bgt kloDhita ma Damar soalnya udh ada anak... sy ga rela klo Bram pisah ma Delia Thor 👍👍👍💪💪💪❤❤❤😘😘😘
Uus Sumartini
seru lanjutkan❤❤❤
Uus Sumartini
hadeuhhh lega dehu dh kelar masalahnya
Uus Sumartini
jangan lma2 Thor aku sedih kasian Delia.. biarkan Delia Bahagia.. dhita kembali ma Damar aja cpt pulih ingatan nya thor
Uus Sumartini
deuh jd kesel deh klo begini kumaha ieu teh jd na atuh aya ayaa wae lah😇😇😇
Sweety_R🌽
damar sm kinan aj kak
Fida
Luar biasa
Mei Prw
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!