Baru kali ini Devan terpesona oleh tubuh seksi seorang wanita, dan wanita itu adalah istrinya.
Ini juga pertama kalinya Devan bisa kalah dihadapan seorang wanita.
Devan yang terkenal dingin dan cuek entah mengapa bisa benar-benar terpukau saat melihat badan seksi Prima. Dia ingin memiliki Prima, namun ia juga tetap ingin setia pada gadis yang disukainya sejak 5 tahun yang lalu. Devan ingin memiliki 2 wanita itu, tidakkah Devan terlalu serakah?
Pernikahan paksa ini benar-benar menyiksa Prima!
...
Setelah terjebak oleh temannya sendiri, kini Reyhan harus mencari siapa wanita malam itu. Dia juga harus menyingkirkan wanita yang hendak memanfaatkannya, ia juga harus waspada karena temannya akan membalas dendam kepada Reyhan akibat kematian seorang wanita.
#My Second Novel#
Ig: @diagaa11
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiAgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wanita Ular
Prima mandi setelah selesai gantian Devan.
"kamu nggak kerja?" tanya Prima
"kerja lah" ucap Devan
"kenapa nggak berangkat?" tanya Prima
"bentar lagi, masih males" ucap Devan
"boss apaan berangkat kerja semaunya aja" gumam Prima
Devan berangkat kerja, saat siang hari ternyata Katlyn datang ke kantor Devan.
"siang baby..." sapa Katlyn
"ngapain disini? Pergi!" ucap Devan tegas
"kemarin kamu itu salah paham, aku nggak hamil kok. Si cewek penggoda itu aja yang asal nuduh. Kita masih jadian kan?" tanya Katlyn manja di lengan Devan
"lepasin! Security... Security!" panggil Devan sambil menghempaskan tangan Katlyn
"siap pak!"
"usir gadis ini, jangan biarkan dia ada disini lagi atau masuk kawasan perusahaan jika tidak ingin saya pecat!" tegas Devan
"ba baby.. Jangan gitu kamu salah paham doang" teriak Katlyn sambil diseret security
"keluar, kita nggak ada hubungan apa-apa lagi mulai sekarang dan seterusnya. Kita hanya orang asing" tegas Devan
"aku akan buat kamu menyesal Devan!" teriak Katlyn
"justru aku memang sudah menyesal mengenal wanita ular sepertimu" ucap Devan dengan nada penuh penekanan
"Devan.. Devann....." teriak Katlyn
Devan tak menggubris sama sekali, tak lama Tio masuk keruangan.
Tok.. Tok... Tok..
"masuk" ujar Devan
"siang Tuan, anda ada acara nanti..." ucap Tio terpotong
"batalkan semua janjiku, aku jadi merasa jijik setelah di sentuh wanita ular itu. Aku mau pulang" ucap Devan kesal
"baik tuan" jawab Tio
Devan merasa kesal karena kedatangan Katlyn, moodnya benar-benar rusak. Daripada membantah, Tio lebih memilih menurutinya daripada karyawan lain jadi sasaran kemarahannya.
///***///
Di Rumah
Prima bersiap untuk kuliah, saat mengambil tas Devan sudah sampai rumah.
"mau kemana?" tanya Devan
"kuliah lah, kemana lagi? Eh kamu kok udah pulang?" tanya Prima
"si cewek ular datang, bikin marah aja. Males di kantor jadi aku pulang" ucap Devan
"hahahahaha. Pemain kok dicinta, ya luka" ledek Prima
"maksudnya?" tanya Devan
"udahlah aku mau berangkat" ucap Prima
Devan menggenggam tangan Prima, hal itu membuat Prima berhenti berjalan dan berbalik.
Ekspresi wajahnya sedih sekali - Batin Prima
Prima dengan lembut mengusap kepala Devan.
"gak usah sedih, nanti juga ada gantinya. Gini deh, mau jadi temen aku?" tanya Prima
"temen?" bingung Devan
"ya daripada jadi musuh, Temen lebih baik kan" ucap Prima
Devan mengangguk menandakan ia setuju.
"pulang jam berapa?" tanya Devan
"hmm.. Mungkin sekitar jam 4 jam 5 lah. Aku berangkat, jangan bunuh diri waktu aku nggak ada ok" ucap Prima sambil mengelus kepala Devan
Kenapa kadang dia sangat manis sekali, tapi terkadang sangat berduri seperti mawar. Haih yang mana dirimu itu? - Batin Devan
///***///
Pulang Kuliah
04.25 Sore
Tinn.. Tinn..
Joo mengklakson Prima yang ada dipinggir jalan.
"mak jalan yuk" ajak Joo
"kemana?" tanya Prima
"tempat biasa gimana?" tanya Joo
"ok lah" jawab Prima
Tiinn.. Tiinn...
Devan membunyikan klaksonnya, Prima melihatnya. Devan turun dari mobil menghampiri Prima.
"ayo pulang" ucap Devan
"hah? Kok kamu disini?" bingung Prima
"dia mau jalan dulu sama gue" sahut Joo
"nggak bisa, harus pulang. Kita mau ke rumah mertua" ucap Devan
Devan dan Joo saling menatap tajam sengit, Prima yang merasa sedikit aneh langsung memecah suasana.
"Devan ayo ikut kita aja, kerumahnya nanti malam aja. Kita mau makan es krim, ikut nggak?" tanya Prima
"kalo nggak ikut yaudah, yuk mak" ajak Joo
"eh siapa bilang gue nggak ikut" ucap Devan
"yuk pake mobil gue" ujar Joo
"nggak usah, mobil gue aja" ucap Devan
"gue aja" ucap Joo
"nggak usah, sekalian" ucap Devan
"nggak papa mobil gue aja" ucap Joo
"diaaaaammm.... Pake mobil Joo aja, nanti pulang pake mobil Devan" kesal Prima
Joo sudah duduk di kursi sopir, Prima duduk di kursi belakang. Devan menyusulnya di kursi belakang.
"lah ngapain kamu disini?" tanya Prima
"gak papa" ujar Devan cuek
"Prim duduk depan sini, temenin aku" ucap Joo
"ok" jawab Prima dengan senang hati
Tapi tangannya ditarik oleh Devan.
"jangan" ucap Devan
"kalo gitu kamu yang duduk depan" ucap Prima
"nggak mau" jawab Devan
"kamu yang duduk depan atau aku yang duduk depan" tegas Prima
"haih iya iya iya" kesal Devan
Devan duduk di samping Joo dengan terpaksa karena paksaan dari Prima. Selama diperjalanan....
"hahahahaha" tawa Prima
Prima bercanda di chat dengan Aldo, beberapa kali Devan dan Joo hanya melirik.
Aldo💖
Prim...
Prima
Ya kak kenapa?
Aldo💖
Kemarin kan kamu kasih aku resep wedang jahe...
Prima
terus?
Aldo💖
Ya aku coba lah, ini udah jadi😉
Prima
Terus gimana?🤗
Aldo💖
kok rasanya aneh?😐 Baunya juga aneh, warnanya kok beda😕
Prima
Beda gimana?🤨
Aldo💖
waktu itu kamu yang buat, warnanya kan agak putih cream gitu☹️
Prima
kalo punya kakak?🤔
Aldo💖
Kok jadi orange?😒
Prima
kirim foto coba
*Aldo💖 send you a pict
Prima
hahahahahah😂 kak itu kunyit bukan jahe🤣
Aldo💖
Loh beda ternyata?🙁
Prima
beda lah kak, kalo kunyit itu biasanya buat pewarna makanan😂
Aldo💖
Alah yaudah bodo, buatnya nunggu kamu kesini aja😒
Prima
Siap kak😉
"hahahahaha" tawa Prima didalam mobil sampai perutnya sakit
"chat an sama siapa sih?" tanya Devan dan Joo bersamaan
"kepo banget sih ni mas-mas" jawab Prima
"ikut-ikut aja sih lo" ucap Joo
"kok gue sih. Lo nya aja yang sok care" jawab Devan
"udah lah jangan berantem, nggak capek apa? Diem aja napa biar cepet sampai" kesal Prima
///***///
Di Kedai Es Krim
"silakan mau pesan apa kak?" tanya pelayan
"aku 1 banana split, sama french-fries yang medium" ujar Joo
"kakaknya apa?" tanya pelayan
"kamu apa?" tanya Prima
"terserah kamu aja yang pesenin, aku nggak tau makanan disini" ucap Devan
"yaudah, 1 es krim goreng, 1 pudding es krim, 2 chicken steak saus barbaque, sama 1 leker pisang coklat" ucap Prima
"ok tunggu ya kak" ucap pelayan
Setelah beberapa menit pesanan datang. Prima langsung menyambutnya, sedangkan Joo dan Devan masih saling memandang sengit.
"yee makanannya sampe" senang Prima
Makanan dihidangkan sesuai pesanan masing-masing. Semua menyantapnya, Prima mengambil satu suap es krim Devan.
"wah, pudding es krim itu enak ternyata" ucap Prima
Dia ambil es krim aku? - Batin Devan
Wah, Nggak bisa dibiarin - Batin Joo
"Mak, cobain punya gue" tawar Joo
Prima hendak menyendok tapi tangannya ditahan Devan, Devan menarik tangan Prima lalu menurunkan tangan Prima.
"aku makan punyamu, kamu makan punyaku. Jangan yang lain, sini aku suapin" ucap Devan
Gangguan batin kah? - Batin Prima bingung
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏
udah tau pacar adiknya Mala dekat dekat dang ngajak nonton