Ini Kisah beberapa anak remaja dengan cerita cintanya masing-masing, kisah dimana ada beberapa gadis yang menemukan kekasihnya dengan jalan yang berbeda-beda. Sandra Aditama seorang gadis pendiam yang memiliki sahabat baru dari sekolah barunya yang bernama Lexa Arandita gadis tomboy dan Dinda Azani gadis yang periang serta aktif, Sandra juga memiliki sahabat lama yang bernama Desy Amanda Puspita, mereka tidak lagi bersahabat karena suatu masalah di antara mereka berdua.
Sandra yang di taksir beberapa di sekolah nya karena paras cantiknya itu juga memiliki beberapa musuh di sekolah nya.
hy readers mau tau kelanjutannya yuu simak ceritanya..
mohon dukungannya ya like,rate dan vote dan tambahkan ke daftar fav nya Terimakasih 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kasmaran
"heemm,,kamu salah paham Rud,aku nolak ajakan kamu itu,bukan berarti aku ga serius sama hubungan kita.aku itu cuma belom siap aja,karena aku baru ini menjalani hubungan dengan setatus pacaran "jelas Sandra dengan tenang.
" apa benar begitu San??"ucap Rudy yang masih belum yakin.
"iya Rud,aku ngomong apa adanya kok" ucap Sandra.
"oke aku ngerti,aku minta maaf yaa " ucap Rudy dengan suara lembut nya.
"iyaa,ya udah yu aku mau pulang Mama dari tadi udah telponin aku niih" Sandra menunjukan layar ponsel nya pada Rudy dan benar ada panggilan tak terjawab sampai 5 kali.
"kenapa kamu ga bilang dari tadi San" ucap Rudy panik dan langsung menarik tangan Sandra, Rudy tidak ingin terlihat buruk di depan mata orang tua kekasihnya itu.
🍁🍁🍁🍁
Di sebuah kamar bernuansa abu-abu itu ada gadis yang sedang memainkan ponsel nya, seperti nya dia sedang bermain game online yang sedang populer di kalangan masyarakat.
tok tok tok.
"masuukk...." teriak Lexa tanpa mengalihkan pandangan nya dari ponsel nya.
ceklek
"Exaa...ada yang cari kamu tuh di bawah" ucap mama yang berhasil menghentikan permainan Lexa.
"siapa mah??" tanya Lexa.
"kamu lihat saja sendiri,hayuuk" ajak mamanya.
Lexa dan mamanya menuruni tangga dan menuju ruang tamu yang terdapat seorang pria yang sedang duduk membelakangi dan sungguh tidak asing di mata lelaki lexa.
"lo ngapain kesini?" tanya Lexa terkejut mendapati Attha yang bertamu ke rumahmya.
"Exa ga boleh gitu sama tamu" ucap mamahnya yang melototi Lexa.
"iyah mah maaf" ucap Lexa.
"ya sudah mamah ke kamar dulu, nak Attha tante tinggal dulu yaa sebentar" pamit Mama Lexa.
"iya tante silahkan" ucap sopan Attha.
tinggalah Attha dan Lexa di ruang tamu.
"lo ngapain Tha kesini" tanya Lexa melembutkan suaranya.
"gue kangen Lex sama lo" ucap Attha jujur. dan sukses membuat pipi Lexa memerah.
"apa sih lu ga lucu aah" ucap Lexa memalingkan mukanya agar pipi merahnya tidak terlihat Attha.
"gue serius Lex" ucap Attha dengan memberikan tatapan hangatnya.
"Lex liat gue deh" pinta Attha yang memegang tangan Lexa.
"gue ga pernah seserius ini ngomong sama lawan jenis, tapi ini beneran Lex gue ga ada niatan untuk jadiin lo korban seperti apa yang lo katakan waktu itu" ucap Attha dengan serius.
"teruusss kalau bukan di jadiin korban lo, untuk apa lo deketin gue, buat pelarian?" ucap Lexa yang melepaskan genggaman tangan Attha.
"maksudnya pelarian??" Attha bingung dengan ucapan Lexa.
"gue tau Tha lo suka kan sama Sandra, dan berhubung Sandra milih Rudy jadi lo sakit hati dan lo jadiin gue sebagai pelarian lo kan" tanya Lexa dengan dada yang bergemuruh hebat menahan sakit.
"astagaaa Lexaaa, gue ga ada pikiran ke situ demi apapun itu gue berani sumpah Lex" ucap Attha
Lexa memandang wajah Attha mencari kebohongan tapi yang terlihat wajah tulusnya, entah Lexa harus percaya atau tidak.
"Lo percaya kan sama gue" tanya Attha dengan wajah sendunya, Attha tak pernah berfikir kalau wanita yang berhasil membuatnya nyaman bisa berpikir sejauh itu.
"Tha gue ga mau ambil resiko kalo masalah hati, karena kalaupun gue nemuin cowo yang benar-benar suka sama gue, gue hanya mau jadi satu-satunya wanita pilihannya bukan jadi Salah satunya" ucap Lexa dengan muka serius nya.
"gue pahan Lex,tapi lo lah wanita satu-satunya yang buat gue nyaman,yang buat gue gila, yang buat gue gelisah cuma karena mikirin caranya ngutarain perasaan gue ini" ucap Attha tak kalah seriuss nya, dan Lexa juga sedikit luluh dengan pernyataan Attha.
"gini aja deh Tha, gue kasih kesempatan lo untuk buktiin perasaan lo ke gue, kita jalanin aja dulu hubungan ini tanpa adanya setatus, bagaimana deal" ucap Lexa bernegosiasi
"oke gue setuju,gue akan buktiin keseriusan gue ke lo" ucap Attha dengan perasaan bahagia nya karena ada secercah harapan untuk perasaan nya.
"ekheeemmm,, asik banget ngobrolin apa siih" ucap Mama nya yang tiba-tiba datang.
"iih mama kepo" jawab Lexa meledek Mama nya.
"dasar anak nakal, emmm ya sudah yuuk kita makan siang bareng, Bibi sudah masak untuk kita tuh" ajak Mama Lexa.
"ga usah Tan,takut ngrepotin" tolak Attha.
"ga ada yang merasa di repotkan, hayuuu mama tunggu di meja makan oke" ucap Mama
Attha menatap wajah Lexa meminta persetujuan, dan Lexa pun menganggukan kepala tanda iyaa.
🍁🍁🍁🍁
setelah selesai makan siangnya.
Mama Lexa mengajak ngobrol Attha dan meminta berfoto bersama Attha dan Lexa
setelah berfoto bersama, mama Lexa meminta Lexa dan Attha berfoto berdua saja.
dengan paksaan akhirnya Lexa mau menuruti permintaan Mama nya.
Attha dengan tegang-nya dan Lexa dengan gaya malasnya.
"asiikk mama kan bisa memamerkan sama temen-temen arisan mama,kalau mama udah punya calon mantu" ucap Mama Ratih dengan hebohnya.
Lexa dan Attha yang mendengar ucapan Mama Ratih melototkan matanya karena terkejut dengan penuturan Mama Lexa itu.
Attha yang merasa senang,dan Lexa yang merasa malu.
keduanya salah tingkah..
"aduuhh Mama kenapa harus ngomong sefrontal itu siih,mana di depan si Attha lagibatin Lexa.
" lampu ijo niih, ya Tuhan permudahlah*batin Attha*.
"eemm maaf Tan,Attha mau permisi pulang" pamit Attha sopan.
"kenapa tidak menginap saja Tha, masih ada kamar kok" ucap Mama Ratih dengan gampangnya.
"heheh maaf tante lain kali aja, Attha pamit ya tante, assalamu'alaikum" ucap Attha dan berlalu pergi yang di antar Lexa sampai depan rumah saja.
"Tha jangan ambil hati ya, ucapan nyokap gue yang tadi" ucap Lexa hati-hati
"gapapa Lex santai aja kali,gue malah seneng usah di anggap calon mantunya" ucap Attha dengan senyum lebarnya.
Lexa memicingkan mata.
"emang itu sih kepengenan lo huuuuu" ucal Lexa kesal.
"hahaha ya udah gue pulang ya,bye bye calon pacar" ucap Attha sengaja menggoda Lexa.
"Atthaaaaaaaaa...." teriak Lexa.
Attha langsung buru-buru masuk ke mobilnya antisiapsi amukan beruang betina.
"ada looh wanita yang aura kecantikannya keluar pada saat marah-marah gitu,kaya loo tuuh, mangkin cantik daah, dan yang pasti semangkin demen gue ama lo" ucap Attha yang terus menggoda Lexa.
"Atthaaaaa sini ga lo,gua tampol lo yaaa" teriak Lexa ingin menghampiri Attha, tapi Attha langsung menancapkan gas dan berlalu pergi meninggalkan rumah Lexa.
"Lexa.. Lexa semangkin lo marah semangkin cantik tau ga" ucap Attha sendiri di dalam mobil, sungguh Attha terlihat seperti orang yang tidak waras, karena selalu senyum-senyum sendirian selama di perjalanan untung tidak ada orang lain kalau ada mungkin Attha sudah di bilang orang gila.
bersambung...
happy reading..
jangan lupa tinggalkan jejaknya ya,budayakan like vote dan rate⭐5nya ,terimakasih 🙏🤗
Kak May, perasaan aku masih sama seperti 2 bulan lalu. Makasih udah balikin namanya jadi Desi😭😭 Huaaaa Nikhole sweet amat lu, Pak.