NovelToon NovelToon
Suamiku Kakak KelasKu

Suamiku Kakak KelasKu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Berbaikan
Popularitas:393.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Merlindea Ananta

"Gue langsung pada intinya saja!"
Rama membuka suara
"Setelah malam ini jangan pura-pura sok Deket sama gue disekolah, kita anggap kalau kita sama sekali gak kenal,jangan pernah kasih tau siapapun tentang pertunangan kita disekolah!"Ucapnya tanpa jeda sedikitpun.
Akh apa yang Rara harapkan ? Rama akan langsung menyukainya?.
Rara hanya bisa tersenyum kecut.
"Tenang aja kak,gua gak bakal kasih tau tentang pertunangan kita kok,gue juga mau cari aman aja."Ucap Rara santai ,ia tak ingin menampakkan raut wajah kekecewaan,yah sebenarnya ia pun tak menerima 100% perjodohan ini.

_____*****_____*****_____*****_____*****_____*****

Semua berawal dari kakek Rara yang ingin tapi persahabatan dengan teman baiknya tak terputus hingga membuat perjodohan dengan cucu temannya
Tapi kenapa harus terjadi kepada Rara??Anak perempuan yang baru beranjak remaja tapi sudah punya calon suami..
Bahkan pacaran Rara belum pernah merasakan nya tapi ia malah langsung punya suami??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Merlindea Ananta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

pagi ini Rara sudah duduk manis di dalam kelasnya. sambil mengerjakan tugas fisika yang belum ia kerjakan .tapi karena keterbatasan waktu Rara harus berbuat curang dengan dari pada dibilang mengerjakan lebih tepatnya Rara menyalin jawaban Amel karena waktunya sudah tak memungkinkan lagi dipakai untuk berpikir.

"tumben banget lo Ra lupa ngerjain tugas?"tanya Caca sambil matanya tak lepas menatap benda pipih yang ada di genggamannya men scroll scroll akun media sosial miliknya titik dan membalas beberapa komentar dari video atau foto yang ia posting.

"lupa gue, sibuk terus mana barang endorse numpuk lagi, belum gue kerjain semua,"jawab Rara sambil terus menyalin jawaban milik sahabatnya tersebut.

"gue bantuin deh lain kali, kita main ke rumah, buat bantuin lo endorse kayak biasanya,"ujar Amel sambil menyeruput minuman kotak rasa jambu miliknya.

"lain kali deh, tinggal dikit doang kok, yang belum gue kerjain, gampang lah kapan-kapan kalau gue gak sanggup handel ya guys, gue pasti minta tolong bantuan kalian, nggak enak gue kalau selalu ngerepotin kalian, "ucap Rara sebenarnya karena tak mungkin untuk teman-temannya datang ke tempat tinggalnya yang sekarang.

"ya elah, kek sama siapa aja Lo Ra,"ucap Amer sambil mencubit gemas pipi sahabatnya.

"aw,aw,sakit mel, Lo pikir pipi gue bakpao!"ucap Rara sambil mengelus-elus pipi nya yang habis dicubit oleh Amel.

"Eh ,Ra.Hampir lupakan gue ngasih tahu ke elo, lo tau gak, waktu lo pulang kemarin itu dari villa, si Dirga juga langsung balik Ra, nggak semangat dia di situ nggak ada lo!"ucap Caca, mendengar hal yang diucapkan Caca membuat Rara berhenti sebentar dan kemudian Gadis itu melanjutkan kembali menyalin jawaban yang tinggal beberapa soal lagi.

"kak Rama posesif amat sepertinya deh, kalau cuma ukuran kakak sepupu. sampai-sampai lo selalu aja diseretnya balik, gue jadi gemes!"ucap Caca sambil menatap wajah Rara.

"yakin loh ra, gak ada nyembunyiin sesuatu dari kita?"tanya Amel sambil menatap tajam ke arah Rara yang masih saja santai menyalin jawaban.

"dia seperti pacar lu tahu gak, posesif banget, "ucap Amel lagi.

"apaan sih, dia emang kakak sepupu gue, kalau kalian gak percaya tanya mama gue sana deh, "Elak Rara, ucapan Rara sangat meyakinkan, hingga teman-temannya pun percaya apa yang diucapkan oleh Rara.

bel masuk pun berbunyi.

para siswa dan siswi yang sedari tadi menyebar di penjuru sekolah pun mulai memasuki kelas masing-masing, Untung saja Rara juga sudah selesai menyalin tugasnya cacat juga langsung kembali ke tempat duduknya yang asli.

Bu Maya adalah guru fisika yang pagi ini akan memasuki kelas Rara ia berjalan keluar dari ruang kepala sekolah menuju kelas Rara dengan seorang pria tampan yang dengan setia mengikutinya berjalan dari belakang.

banyak sekali siswi-siswi yang histeris ketika pria itu melewati koridor sekolah.

tak ayal pria itu juga melewati kelas ramah dan Rama yang melihat pria yang tadi malam bersama istrinya sekarang hanya bisa diam sambil meremas jemarinya, sangat kesal memikirkan seberapa dekatnya pria itu terhadap istrinya nanti, Rama sangat tahu lelaki itu tertarik dengan Rara ia tahu tatapan pria itu bukan tatapan biasa waktu menatap istrinya tadi malam.

"ngapa lo?" tanya Rangga yang sedari tadi memperhatikan rama yang tiba-tiba saja menjadi seperti seorang yang sedang menahan emosi.

"katanya dengar-denger anak baru itu bakalan di kelas cewek lo, hito, "ucap Jerry pada hito yang pastinya dapat didengar oleh Rama, mendengar penuturan Jerry tiba-tiba saja dadah ramah rasanya semakin kian bergemuruh, emosinya jadi semakin sulit untuk dikendalikan.

tak tahu kenapa. akhir-akhir ini sifat posesif rama muncul, ingin sekali rasanya Ia memiliki Rara seutuhnya agar ia bisa sedikit tenang dan tak khawatir Gadis itu bakalan lari darinya.

melihat begitu banyak pria yang mencoba mendekati Rara, rasanya ingin sekali ia mendeklarasikan hubungan mereka, agar semua orang tahu kalau Rara adalah miliknya. dan Gadis itu adalah istrinya yang akan menjadi ibu dari anak-anaknya kelak karena tak ada niat sedikitpun bagi rama untuk melepaskan Rara, sekarang masa bodoh Rara mencintainya atau tidak yang jelas ia tak akan membiarkan Gadis itu pergi dari sisinya. apapun yang terjadi Rama akan tetap membuat Rara berada di sisinya. ia akan membuat Gadis itu mencintainya. bagaimanapun caranya.

Rama akhirnya tak kuat lagi untuk menahan emosinya, iya kemudian beranjak dan hendak pergi dari kelas.

"mau ke mana lo?" tanya Jerry yang melihat rama hendak keluar dari kelas, memang guru belum memasuki ruangan, kondisi kelas mereka juga kosong sekarang belum ada guru yang masuk, jadi para murid sangat leluasa. makanya sangat mudah jika rama ingin pergi. tak akan ada yang melarangnya.

"bilang gue ke UKS." ucap Rama dan langsung saja berlalu, Rangga yang melihat ada yang lain dari sahabatnya pun beranjak dari duduknya hendak pergi menyusul Rama, Rangga adalah pria yang paling irit bicara dari pada yang lainnya. tapi, ia adalah pria yang paling peka di antara sahabat-sahabat Rama.

.

.

.

.

Bu Maya memasuki kelas Rara dengan ruangan yang semakin bising, karena para siswi yang historis melihat murid baru yang berdiri di samping Bu Maya.

Rara yang sedari tadi bergosip dengan Amel pun mengalihkan pandangannya ke depan, karena melihat antusias teman sekelasnya yang tiba-tiba saja lebih dari biasanya.

Ia pun tahu kenapa tiba-tiba teman setelahnya semua menjadi menjerit series, kini tatapannya tertuju kepada seorang pria yang berdiri di samping Bu Maya, pria yang tadi malam membantunya sekarang berada di depan kelas, ia tak terlalu terkejut, karena memang pria itu sudah terlebih dahulu memberitahunya, ketika pandangan mereka bertemu sontak saja pria itu memberikan senyumannya yang disambut histeris oleh para kaum wanita yang ada di ruangan ini.

"meleot adik bang,"

"gantengnya,"

"dia lihat ke mana tuh,"

"kayaknya kenal Rara deh,"

"pacar Rara mungkin,"

"iya, pacar Rara sih sepertinya,"

"dari tadi cowok itu gak lepas-lepas lihatin Rara,"

macam-macam lagi yang terdengar di telinga Rara, Gadis itu hanya diam dan tak menjawab atau menggubris omongan teman-temannya.

Brakkkk brakkkk.

Bu Maya memukul meja membuat semua muridnya diam Bu Maya terkenal guru killer.

"diam.. diam!"ucap Bu Maya, menghentikan suara-suara yang sedari tadi bisinya melebihi pasar dan kini senyap seperti kuburan.

"kita kedatangan murid baru, silahkan sebutkan nama," ucap Bu Maya, mempersilahkan pria itu untuk memperkenalkan dirinya kepada teman barunya.

"baik bu," ucap pria itu sedikit menegakkan gaya berdirinya, sebelum itu ia tersenyum terlebih dahulu ke arah Rara yang membuat Rara jadi sedikit salah tingkah.

"lu kenal? gue kayak pernah lihat deh,ra?"bisik Amel sambil menyikut lengan Rara.

"panjang ceritanya," jawab Rara tak kalah pelan dan berbisik.

"perkenalkan nama saya farel Aditya gusmawan, semoga kalian mau menerima gue jadi teman sekelas kalian semua, oh ya panggil aja gue farel," ucap farel tersenyum mengedarkan pandangannya dan berhenti tepat ketika tatapannya dan Rara saling bertemu.

"baru ingat gue, dia anaknya pak gusmawan." bisik Amel.

"siapa itu?" tanya Rara yang begitu polos, Ia memang paling anti kalau ada acara-acara pertemuan para pengusaha atau petinggi-petinggi lainnya makanya ia tak tahu menahu.

sedangkan Amel ia beberapa kali ikut dengan bokapnya makanya di situ pula dia bisa mulai dekat dengan Hito.

"bokapnya pengusaha sukses, gue sering lihat di pertemuan tapi memang belum bisa menandingi bokapnya Rama sih, sepupu Lo itu ,Lo sih gak pernah mau ikut bokap lu," ucap Amel, sedangkan Rara Ia hanya mengangguk-anggukaan kepalanya.

"males gue, mendingan Raka yang ikut , "ucap Rara, kini pandangan mereka kembali lagi beralih ke depan saat mendengar ada yang memberi pertanyaan absurd ke farel.

"udah punya pacar belum, rel?" tanya salah satu wanita yang ada di kelas tersebut, farel hanya tersenyum mendengar pertanyaan teman sekelas barunya itu, ia menunduk sebentar sebelum tatapannya kembali diarahkan ke Rara.

"doain aja, lagi mau usaha" ucap pria itu santai, yang langsung diteriaki teman-teman sekelasnya.

Brakkk brakkkk.

"diam diam diam!" ucap Bu Maya. menghentikan lagi kebisingan yang terjadi.

"farel silakan duduk di samping Setya," ucapnya mengarahkan bangku kosong yang ada di belakang Rara, dan dijawab anggukan mantap oleh farel, kemudian ia berjalan ke arah kursi yang ditunjuk oleh Bu Maya, farel sebelum sampai di tempat duduknya, ia mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan memberikan kepada seseorang yang sekarang menatapnya dengan tatapan heran.

"diminum ya," ucap farel sambil memberikan senyumannya pada sosok gadis yang sedang duduk di hadapannya.

farel menyerahkan susu kotak rasa coklat di depan Rara dan dijawab oleh kehisterisan para wanita dan frustasinya para lelaki yang ada di dalam kelas.

"tambah lagi saingan buat dapetin Rara,"

"kek lagi nonton drakor gak sih,"

"Rara nih yang dimaksud tadi,"

"memang pacarnya rara nih,"

banyak sekali bisikan-bisikan yang membuat ruangan kelas ini menjadi ramainya melebihi pasar.

Brakkk brakkk.

kembali lagi Bu Maya menghentikan kehebohan yang terjadi.

"farel silakan duduk, kita akan memulai pelajaran," ucapan Maya secara tegas.

Rara bengong, sebuah kebetulan kah atau farel memang tahu kesukaannya? atau memang farel tahu kalau Rara suka sekali susu coklat, ketika farel memberinya tadi. Gadis itu hanya bisa tersenyum dan mengucapkan terima kasih.

.

.

.

.

Rama kini terdiam di belakang sekolah, ingin sekali rasanya ia membawa Rara pulang, ingin rasanya Ia membuat wanita itu homeschooling saja, tapi kalau sampai Ia melakukan itu bisa dipastikan Rara akan sangat membencinya.

"ngapa lu tanda tanya cerita sama gue!" ucap Rangga lagi sambil mengambil posisi duduk di samping sahabatnya, Rama masih terdiam ia bukannya ragu untuk menceritakan bahwa ia telah menikah sekarang kepada Rangga, iya yakin Rangga tak akan berbicara kemana-mana, tapi ia masih ada sedikit saja keraguan di hatinya.

"yakin lo, gak mau cerita ke gue?" tanya Rangga sambil mengeluarkan handphonenya, ia ingin kembali bermain game sambil menunggu Rama untuk bercerita tentang masalahnya.

"gue cemburu rang! "ucap Rama kemudian membuka suara, Rangga yang mendengarnya langsung menyatukan kedua alisnya, Rama tak pernah berpacaran bukan seperti dirinya yang sudah berkali-kali gonta-ganti pasangan bukan karena dirinya Playboy.Tapi, Rangga paling risih melihat wanita yang selalu menempel, itu yang sering membuatnya bolak-balik putus ia belum menemukan yang seperti tipenya.

"sama?" tanya Rangga jadi penasaran siapa sosok gadis yang sudah membuat ramah tak tenang dan merasakan cemburu.

"sama pria-pria yang deketin dia, gue gak suka," ucap Rama menatap ke depan.

"siapa cewek itu?" tanya Rangga ingin tahu.

"Ra..."Rama terdiam sebentar dan kemudian melanjutkan kembali kalimatnya.

"Rara!" ucap rama sambil tersenyum sewaktu menyebutkan nama gadis itu.

"dia kan sepupu lo?" tanya Rangga dan memang setahu Rangga, Rara adalah sepupu jauh Rama, walaupun ia sedikit tak yakin. mereka bersahabat dari kecil. tapi Rama tak pernah mengenalkan Rara sebagai sepupunya dari dulu.

" bukan,dia istri gue, "ucapan akhirnya membongkar semuanya.

"Dia hamil anak Lo?atau gimana?"tanya Rangga, pria itu akan langsung percaya kalau rama yang berbicara, karena mereka sudah bersahabat dari SD. makanya ia akan tahu kalau Rama sedang berbohong atau tidak, Tapi rangka sekarang melihat kejujuran di mata sahabatnya.

"gue dijodohin,"

", dia gak cinta lo tapi lo cinta dia? "ucap rangka spontan dan langsung saja Rama menatap Rangga dengan tatapan tajamnya ,karena ucapan Rangga sangat pas, Rangga ini ibarat cenayang.

"udah ngelakuin itu belum? "tanya Rangga dan digelengkan Rama.

"jadi, perempuan yang selama ini dijodohin ke elo itu Rara? "

"hemm"

Rama pernah bercerita masalah dirinya yang sudah dijodohkan kepada Rangga titik tapi ia tak pernah memberitahu siapa wanita itu "Jadi apa yang mau lu lakuin sekarang?" tanya Rangga sambil meletakkan handphonenya kembali

1
Zizie Malek
pusing aku baca karyamu Thor. berantakan bangat alur ceritanya. bikin bad mood 😔.
Rina Rina
ini kenapa cuma gini aja
Rina Rina
Thor maaf ni ya klo aq komen
buat nama nya jangan salah2 trus donk Skali lgi maaf ya
Rina Rina
Thor jangan ada Lo gw nya Napa biar enak denarnya
Ddek Aish
si Rara nggak ingat suami
Ddek Aish
mampir thor
Riama
set dah dh dr sblm lebaran blm ada kelanjutannya,,
sebenarnya niat gk sih bikin novel,,, orang aneh bikin kesel aja
Ainun Alya
semakin cemburu , semakin menyala abangkuu🔥🔥
Putri Nunggal
mana ini kak lanjutan nya
Putri Nunggal
dua rius liat semuanya 😂😂😂😂
Putri Nunggal
eeeh bukanya td pamit mau pergi ngumpul sama temen nya malah ada ditempat tidur itu si suami
Putri Nunggal
yaaaa ketagihan tuuuh si suami pengen cium cium😚😚😚
Putri Nunggal
situasi nya menegangkan ya Ra, bukan film yang bikin tegang tp karena dikanan ada suami di kiri ada mantan gebetan
Putri Nunggal
mampus lu Ra, niat hati mau ngabur dari suami yang keluar, eeh malah ada ditempat yang sama pula. alamat ketauan jalan sama mantan gebetan
Liana Jamba
Luar biasa
Riama
ko gk up" lagi,, apa dh end ya,, klo dh end gk asik ah,,
Rina Sri Puspitasari
ayo kak cepet ditunggu kelanjutannya, udh GK sabar in
muna aprilia
lnjut kk
Daud Kanaya
kok gantung y kak , padahal AQ dah bolak" intip tp kok zonk ,kpn lanjutnya kak
Raline_Story: sama aku pun nunggu lanjutan nyaaaaa
total 1 replies
Raline_Story
kak kok gak update2 sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!