NovelToon NovelToon
Setelah Talak Tiga

Setelah Talak Tiga

Status: tamat
Genre:Janda / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Tamat
Popularitas:309.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: mimicoco

Setelah mengarungi bahtera rumah tangganya bersama dengan Ibra selama delapan tahun, akhirnya Mila mendapatkan sebuah fakta, bahwa selama ini dirinya tidak pernah dicintai oleh suaminya. Bahkan dengan tega, sang suami menalak Mila dengan talak tiga. Namun, saat selesai menalak Mila. Secara mengejutkan Ibra terlibat kecelakaan tunggal yang menyebabkan dirinya harus berada di atas kursi rodanya.

Seiring dengan berjalannya waktu, Ibra tersadar ternyata dirinya mencintai Mila. Namun, kenyataannya saat ini adalah kalau dirinya tidak bisa hidup bersama dengan Mila, sehingga membuat hidup Ibra semakin terpuruk.

Lalu, mampukah Ibra bangkit dari rasa terpuruknya dan bisa merebut Mila, saat Mila sudah bahagia dengan pasangannya? atau Ibra sudah ikhlas melepaskan Mila? nantikan semua itu dalam novel yang berjudul "Setelah Talak Tiga."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mimicoco, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Bersama

Ibra, Mila dan anak-anak memilih tempat makan di sebuah rumah makan sederhana, dimana tempat makan itu hanyalah sebuah lesehan saja yang hanya menyajikan nasi uduk.

"Anak-anak, kalian yakin kita makan di sini?" tanya Ibra.

"Yakin ya, di sini itu salah satu tempat makan yang menjual makanan yang sangat enak, Ayah tahu yang pertama kali mengajak kami makan di sini adalah Ayah tiri," ucap Syifa yang membuat Ibra mengerutkan keningnya.

"Ayah Tiri, maksudnya siapa sayang?"

"Itu, Ayah tiri calon suami Mama yang baru, waktu itu kami diajak makan bersama di sini karena kata Ayah Tiri makanan di sini sangat enak dan memang betul enak Yah," sambung Syifa kembali untuk memberikan penjelasan kepada Ibra.

"Ternyata kedekatan kalian sudah sejauh ini Mil, aku tak menyangka kalau Arya sudah bergerak cepat, bahkan dia bisa mempengaruhi kedua anakku," batin Ibra dalam hati sembari melamun terkait hubungan Arya dan juga Mila.

Mila yang melihat Ibra melamun, langsung menepuk punggung Ibra pelan.

"Mas, lagi melamun apa sih, sedari tadi Mila panggil loh untuk menanyakan pesanan Mas," ucap Mila.

"Oh maaf Mil, Mas enggak sengaja melamun, kalau untuk pesanan, Mas samakan saja sama kalian," jawab Ibra sekenanya.

Setelah itu, Mila bangkit untuk memesan makanan mereka.

Tak perlu menunggu lama, akhirnya pesanan mereka dibuat dan kini baik Mila dan kedua anaknya sangat khidmat saat menikmati makanan yang sudah tersaji.

Sementara Ibra, hanya bergidik ngeri melihat makanan tersebut, sebab baru kali ini Ibra makan makanan di pinggir jalan, apa lagi dilihat dari kehigenisan masih kalah jauh dengan restauran biasa tempat Ibra makan.

Ibra yang hanya bergeming dengan makanannya, membuat Mila dan kedua anaknya menatap Ibra dengan aneh.

"Yah, kenapa makanan Ayah tidak dimakan, apa Ayah tidak suka?" ucap Syifa.

"Hah, Ayah suka kok, ini Ayah makan," jawab Ibra dan langsung mencoba menyantap makanannya.

Baru sekali Ibra menyuapkan makanannya dan ternyata rasa makanan tersebut sangatlah nikmat di lidah Ibra, bahkan dapat Ibra rasakan perpaduan rempah-rempah yang begitu menyengat sehingga membuat nafsu makan Ibra semakin bertambah.

"Mas, pelan-pelan saja makannya," tegur Mila yang membuat Ibra tiba-tiba tersedak, sebab memang salah Ibra yang makan terlalu buru-buru seperti takut diambil makanannya oleh orang lain.

"Uhuk," suara Ibra yang tersedak akibat makan terburu-buru sehingga membuat Mila langsung mengambilkan minuman untuk Ibra.

"Ini Mas, diminum dulu airnya" ucap Mila dan segera Ibra mengambil air tersebut dan meminumnya hingga tandas.

"Bagaimana Mas, apa sudah lebih enakan," sambung Mila.

"Sudah, terima kasih ya Mil, hampir saja Mas lewat," gurau Ibra dan kembali melanjutkan makannya.

Ibra, Mila dan kedua anaknya kembali melanjutkan makannya setelah tadi ada tragedi Ibra yang tersedak. Baru saja mereka makan dengan penuh khidmat, tiba-tiba saja Syifa, anaknya yang paling bungsu memanggil seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Arya tunangan Mila.

"Ayah Tiri, sini makan sama kita," ajak Syifa saat melihat Arya juga memesan makanan di tempat tersebut.

Tentu saja, mendengar suara anaknya yang memanggil Arya dengan sebutan ayah tiri, membuat nafsu makan Ibra langsung hilang seketika dan bahkan saat ini Ibra tampak menyudahi makannya.

"Ehem, sayang kalau makan itu jangan bersuara," ucap Ibra menasihati Syifa. Padahal dalam diri Ibra ingin rasanya bilang kepada anaknya untuk jangan memanggil saingan cintanya.

"Iya Ayah maaf, lain kali Syifa makannya enggak bersuara," imbuh Syifa pelan dan kembali menyantap makanannya.

Kembali dengan Arya yang dipanggil oleh Syifa, membuatnya berjalan menuju ke arah tempat duduk Mila.

"Sayang, tau kamu dan anak-anak makan di sini, aku ikut saja tadi," seru Arya sembari membelai kepala Mila dengan mesra.

"Mila juga tidak tahu Mas, kalau anak-anak dan Mas Ibra mengajak makannya di sini dan sekarang kan kita tetap saja Mas bertemu tanpa harus mengajak Mas juga."

"Iya sayang, namanya juga jodoh," ujar Arya menekan kata jodoh sehingga membuat Ibra menjadi kepanasan akibat terbakar cemburu asmara.

Tanpa sengaja, tiba-tiba Ibra langsung memukul mejanya dengan begitu keras sehingga mengagetkan seisi pengunjung lainnya yang hendak makan di tempat tersebut.

"Mas Ibra kamu kenapa?" tanya Mila heran, sebab tiba-tiba saja Ibra memukul mejanya dengan keras.

"Eh maaf, anu tadi ada lalat, jadi enggak sengaja Mas memukul mejanya," bohong Ibra yang masih dipercayai oleh Mila.

Setelah itu, Mila kembali fokus dengan Arya, bahkan saat ini jadilah Arya ikut makan bersama dengan Ibra, Mila dan kedua anaknya.

Dapat dilihat bahwa, bukan hanya Mila saja yang begitu manja kepada Arya, namun tampaknya kedua anaknya juga ikut ikutan manja kepada Arya yang mereka sebut sebagai ayah tiri.

Sehingga membuat Ibra harus menahan diri agar tidak menimbulkan emosi lagi yang membuat dirinya tampak buruk dihadapan Mila dan kedua anaknya.

Setelah satu jam lamanya mereka makan, ralat maksudnya adalah menunggu Arya makan, akhirnya Ibra, Mila dan kedua anaknya bergegas pulang. Namun, saat Mila hendak ikut masuk ke dalam mobil Ibra, tiba-tiba Arya bersuara untuk mengajak Mila masuk ke dalam mobilnya.

"Mila, kamu ikut Mas saja ya pulangnya," ujar Arya yang membuat Ibra mengepalkan tangannya.

"Tapi Mas, anak-anak bagaimana?"

"Kami tidak apa-apa Ma, kan Andrew sama Syifa ada Ayah, biar Andrew dan Syifa sama Ayah saja, kalau Mama sama Ayah Tiri saja tidak apa-apa," timpal Andrew yang mendapatkan anggukan kepala dari Syifa sebagai tanda setuju atas ucapan kakaknya.

"Iya sudah, kalau begitu Mama sama Mas Arya dan untuk Mas Ibra, Mila titip anak ya," ucap Mila.

"Iya, kamu tenang saja Mil, pasti Mas akan menjaga anak-anak juga dan Mas akan menyetir mobilnya dengan kecepatan pelan kok," seru Ibra yang mencoba menampilkan senyum diwajahnya.

"Iya sudah, kalau begitu ayo Mas Arya," ajak Mila dan setelahnya Mila naik ke dalam mobil Arya.

Sedangkan Ibra yang melihat mantan istrinya naik mobil Arya, sudah dipastikan hatinya kembali meradang, apa lagi ditambah dengan senyum mengejek dari Arya yang membuat Ibra kesal seketika.

"Ah sial, awas saja kamu Arya, cepat atau lambat aku akan merebut Mila darimu," batin Ibra dalam hati.

Sekarang misi pertama Ibra adalah mengambil hati Andrew dan juga Syifa, baru setelahnya mengambil hati Mila agar mau kembali merajut asa bersamanya.

Selepas Ibra mengantarkan kedua anaknya pulang, Ibra lalu pamit pulang begitu saja, sebab dirinya tidak tahan berada di rumah Mila, karena saat ini Arya juga masih berada di rumah Mila dan masih terang-terangan bermesraan dengan Mila, sangat mantan istri.

1
Katherina Ajawaila
bagus ceritanya thour 🌹
Katherina Ajawaila
nanti pasti nya lahir nya kembar ya thour, biar bahagia pasangan yg baru kehilangan anaknya 🥸
Katherina Ajawaila
bisa heran2 kaget tuh Ibra perutnya
Katherina Ajawaila
Mita polos dan bego, teman mu itu udh lihai mau aja di manfaatin, untung suami nya Ibra yg udh banyak pengalaman 😎
Katherina Ajawaila
jgn coba2 jadi ulat keket lea, niat jahat aja kebaca sm Ibra 😲
Katherina Ajawaila
itu akibat nya mau jadi jalang mmg dr luar negri juga udh biasa samenleven, ya pakai perasang kepentok meja bijor yg langsung lewat jalan tol. kelewatan gatel sih 😡
Katherina Ajawaila
ada lagi jalang receh, mulai modus 😡
Katherina Ajawaila
Arya ada lg ngk tau apa tante mu punya otak licik. dasar laki2
Katherina Ajawaila
sakit kan Ibra, mulut mu sih terlalu percaya jalang mu SMP talak 3 kan susah utk berdamai 😔
Katherina Ajawaila
pinter bocil, biar mikir ppnya mmg enak kalau mengalah gunain rumah tangga hanya karna kedagingan. ditipu kan sm jalang Terima tuh berkat mu😎
Katherina Ajawaila
Ibra bilang benci ngk cinta tapi SMP ada dua anak, aneh tapi nyata, dasar mantan suami ngk mutu model cuci botol 😡
Katherina Ajawaila
keren thour, mertua yg bertanggung jawab karna Mila menghasilkan keturunan pak Arman. kapok loh ibra. makan tuh jalang lo
Katherina Ajawaila
makan jalang mu Ibra, itu kan yg kamu idolakan orang cuman buka kaki yg gampang duit taro 😔
Katherina Ajawaila
malu ibra itu rmh istri sm anak. lo miskin kere skrng
Katherina Ajawaila
keren thour, aku gemes liat ibra, suami pecundang yg doyan cuci botol dgn finahnya tuduh istri
Katherina Ajawaila
Luar biasa
Katherina Ajawaila
pencundang Ibra, makanya jgn doyan cuci botol. jadi gitu, urus anak ngk pernah hsmilin aja Siska biar bisa nikah, repot amat cemen
Katherina Ajawaila
licik ibra udh ngk pernah nafkahin anak. malahau buat susah mantan istri jahat nya aku bila😡
Katherina Ajawaila
biar membusuk aja Mila mantan ngk tau diri jgn mau anaj2 di buat jadi tameng 😡
Katherina Ajawaila
dasar bocil mulutnya asal nyamber aja 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!