NovelToon NovelToon
Menikahi Wanita Pilihan Ibu

Menikahi Wanita Pilihan Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:467.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Jingga Lestari

Reno Premadi, tak menyangka kepulangannya ke kampung halaman orangtuanya akan menjadi titik balik dalam hidupnya.

Permintaan ibunya untuk menikahi seorang wanita yang sudah dijodohkan dengannya semasa kecil tak bisa lagi ditolaknya. Lalu seperti apa sosok wanita yang dijodohkan dengannya itu?

Tenri, seorang guru asal Makassar. Harus menerima takdirnya untuk dijodohkan dengan orang yang sama sekali belum pernah ditemuinya.

Lalu mampukah mereka mempertahakan rumah tangga yang tanpa pondasi yang kuat, cinta misalnya?

Saksikan kisah mereka, hanya di Noveltoon atau Mangatoon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jingga Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misi Yang Gagal

Reno kaget saat pulang ke rumah dan di kamarnya sudah berganti suasana. Dari dekorasi di dindingnya seperti ada yang berbeda, sampai tempat tidur yang diganti dengan seprei putih bersih dan di atasnya dipenuhi bunga mawar berwarna merah maroon. Kamarnya pun wangi, tidak seperti saat dia meninggalkan rumah untuk ke kantor.

"Tenri ...." panggil Reno saat melihat ke sekeliling ruangan kamarnya yang tampak banyak perubahan.

"Iyek, Daeng." Tenri menjawab dari arah kamar mandi.

"Ada apa dengan kamar kita?" ucap Reno setengah berteriak.

Tenri keluar dari kamar mandi dengan gaun warna maroon, gaunnya berbentuk baju you can see dengan bawahan di atas lutut. Memperlihatkan kulit-kulit sawo matang Tenri yang sebelumnya tertutup pakaian rapat.

Reno menatap Tenri dari bawah ke atas kemudian dari atas ke bawah. Entah takjub, kaget atau yang lain. Intinya Reno terdiam cukup lama melihat Tenri berpakaian seperti itu.

Bukannya memuji, Reno malah spontan menutup mulutnya dan tertawa sampai dia menekuk perutnya saking tak tahan dengan apa yang dia lihat melekat di tubuh Tenri.

"Bhahahahaa .... kamu ngapain pakai baju seperti itu, Tenri?"

Tenri meneliti lagi gaun yang dia pakai. Dia bingung kenapa Reno tidak memujinya tapi malah menertawakan dirinya.

"Kenapa, daeng? Apa ini terlihat buruk?"

"Hahaa ... astaga Tenri, setan apa yang merasuki dirimu?" tanya Reno dengan gelak tawa yang entah kapan akan berhenti.

Tenri pun lekas masuk ke kamar mandi lagi karena malu ditertawakan seperti itu. Dia mengganti gaun tersebut dengan baju tidur yang biasanya dia pakai yaitu setelan baju dan celana panjang.

Dia berjalan keluar dari kamar mandi dengan kepala ditekuk dan langkah kaki yang dihentakkan. Tenri menarik selimut lalu berbaring menutupi seluruh tubuhnya.

Reno pun salah tingkah, karena Tenri tiba-tiba bersikap seperti itu. Dia berusaha menarik selimut Tenri untuk melihat apa yang terjadi dengan isterinya itu. Namun, Tenri menarik kembali selimutnya hingga ke atas menutupi kepalanya.

Setelah Reno terdengar menutup pintu kamar mandi, barulah Tenri membuka penutup selimutnya dan menghembus napas kesal.

'Kenapa dia tak terkesan sama sekali? Padahal aku sudah berpakaian seksi begitu, jatuhnya malah mempermalukan diri sendiri. Aaakhhh ... kesel misi gagal total.' rutuk Tenri dalam hatinya. Menatap nanar ke arah langit-langit kamar.

Ceklek.

Pintu kamar mandi terbuka kembali dan Reno keluar dengan hanya memakai handuk di pinggangnya. Sekilas Tenri dapat melihat bagian lekuk tubuh Reno, bagian dadanya yang bidang dan perut yang kotak-kotak. Tenri malah spontan menutup lagi wajahnya pakai selimut.

"Kamu ini aneh banget deh, kenapa setiap melihat aku keluar dari kamar mandi kamu malah menutup mata sih?"

"Aurat." jawab Tenri dari dalam selimut.

"Ahahaha ... kamu ini polos sekali. Aku kan suami kamu jadi wajar bila kamu lihat, sudah bukan aurat lagi kalau di depan kamu Tenri.

"Tetap saja itu aurat."

"Terserah kamu aja. Sekarang buka selimut itu karena aku sudah berpakaian. Kamu harus bisa jelasin kenapa kamar kita jadi seperti ini? Terus itu kenapa ada kelopak bunga-bunga segala di atas tempat tidur?"

"Tidak apa-apa, cuma mau ganti suasana saja." Tenri belum melepas selimut yang menutupi seluruh tubuhnya.

Reno jadi gemas dibuatnya, sekali sentakan selimut itu pun berhasil dibuka oleh Reno. Wajah Tenri merona merah karena malu sudah melakukan hal bodoh dalam hidupnya. Artikel yang dia baca tidak berguna baginya sekarang.

"Kenapa ditarik?" protes Tenri.

"Sekarang duduk di samping aku dan jelaskan."

"Tidak mau, daeng. Aku sudah ngantuk."

"Tidak ada yang boleh tidur."

"Tapi aku ngantuk, daeng."

"Tidak, sebelum kamu jelaskan mengapa kamar ini berubah seratus tujuh puluh Sembilan derajat?"

Wajah Tenri mengkerut. "Bukannya harusnya seratus delapan puluh derajat ya?"

"Tidak karena dekorasinya kurang satu poin. Tuh di sana, catnya masih kurang rata."

Tenri melongo. Reno sampai memperhatikan sedetail itu. Dia saja tidak ngeh andai kata Reno tidak memberitahu dirinya.

"Maafkan aku, daeng."

"Kenapa minta maaf?"

"Soalnya aku membuat kamarnya jadi berubah. Kamu tidak suka dengan warnanya?"

"Suka. Semuanya aku suka. Tapi pertanyaannya bukan itu Tenri. Inti dari semua pertanyaan aku adalah kenapa kamu melakukan ini semua?"

Deg.

Tenri pun tidak tahu harus jawab apa. Antara dia harus jujur atau bohong.

"Kenapa Tenri?"

"Tenri sudah jawab daeng, mau ganti suasana saja."

"Hanya itu?"

Tenri mengangguk. "Sudah kan? Aku mau tidur dulu, daeng."

Tenri dengan cepat mengambil selimut dan rebah ke tempat tidur.

'Apa jangan-jangan dia sedang merencanakan sesuatu? Apa lagi ini, kelopak bunganya kenapa jadi ditaruh di tempat tidur semua sih. Bagaimana tidurnya coba?' Reno sedang menebak-nebak ada apa gerangan Tenri berkelakuan aneh seperti itu.

Reno menatap punggung isterinya yang membelakanginya itu. Tangannya terangkat satu ingin menyentuh bahu Tenri tapi hanya melayang di udara. Reno mengurungkan niatnya, dia pun menarik ujung selimut agar mendapatkan sedikit kehangatan.

'Tunggu! Tenri tidak sedang mengajak aku bercinta, kan? Buktinya pakai ada bunga segala, terus seprei diganti putih semua, kamar diberi pewangi dari lilin aroma terapi. Apalagi coba yang terindikasi ke arah sana?'

Reno tersenyum menanggapi alam pikirannya sendiri. Kalau benar dugaannya, dia pun merasa bersalah karena belum sepenuhnya siap seratus persen kepada Tenri. Padahal sudah jelas-jelas status mereka adalah suami isteri.

Reno agak sedikit merasa bersalah. Namun dia juga tak bisa memaksakan diri, sebab sesuatu yang dipaksakan maka tak pernah baik hasilnya. Satu-satunya wanita yang pernah disentuh lebih dalam adalah Elsa, wanita itu selalu dapat memberinya kenikmatan dan rasa yang luar biasa ketika bercinta..

"DAMN! Kenapa jadi kepikiran wanita itu sih."

Reno memejamkan mata dan tak ingin lagi ada sedikit ingatan tentang Elsa. Bila hal itu terus terjadi maka dia akan menyakiti Tenri semakin dalam.

1
Mia Ivan Mia
aku orang sunda sama sekali gx ngerti bahasa nya tapi suka dengan cerita nya
Widhi Labonee
oi oi,, bekeng sedih saja kik
Sulati Cus
ikutan sakit hati ak
Rumsati Mareo
malam penuh haru.. lgsg k sedih baca ini bab.. lgsg ingat wattu mapacci k 😭😭😭
Suprawani Mami
dah kere msh aja berlagak..no..reno..
Suprawani Mami
gak ada bagus2nya sifat reno..laki2 pecundang....
Suprawani Mami
daffa baik banget ahli IT dan seorang dokter kandungan..???
Suprawani Mami
kesanbet opo sireno
Suprawani Mami
aduhh..biasa baca pak pram..sesulit apapun gak pernah mabuk...
Suprawani Mami
olla jidohnya doni kali yaa..
Suprawani Mami
mampir d sini gara2 promosi dr kaila dan pak pram..
MaLika Fardi
kok msih banyak yg gak ngerti yah NOVel ni padahl bahasanya jelas n mudah dimengerti. kalau pun ada dialognya dalm bhasa daerah Makassar pasti author trasnlate
Syaqila iLo
Tenri bersabarlah mnghadapi suamimu
Syaqila iLo
hempaskan si pelakor
Olha Kiem
suka dgn karyamu kk
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨: maksudnya follow kembali 😅
total 2 replies
Hilda 77
oh Makassar ternyata punya adat tujuh bulanan juga ya,sama seperti adat Jawa,prosesi adat mandi tujuh bulanan sang calon ibu di mandikan air bunga yang telah di bacakan doa doa dan di mandikan oleh para orang tua/orang yang ahli mengurusi bayi dan ibunya kalau orang Jawa bilang dukun bayi..dan ada maknanya di setiap prosesi nya..... godjoob author 👍👍
rutia ningsih
kemana aja thorrr lama nga up dan buat cerita yg rumit thorrr kasian tenri dan reno
💞Monic@💦
lama sekali upnya Mak Ji...kukira hiatus..hmm..kangen cerita mrka..mudah2 an si rubah Rama itu dpt karmanya..jgn biarkan Reno menanggung kesalahan orang lain..semangat ya thor😊🙏
Eriza Yuni
kok nggak ditamatkan ya
Adriani Laeke
keren keren. i like it.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!