NovelToon NovelToon
Junior Sandreas

Junior Sandreas

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Misteri / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wichan

Penerus Sandreas yang akan mewarisi semua kekayaan dan juga kekuasaan pada dunia. Kisah ini menceritakan sosok Kenzo Sandreas sebagai pewaris perusahaan Sandreas. Dan Krissta Sandreas sebagai anak tunggal Jack Sandreas. Perjalanan kedua peran ini berbeda untuk menghadapi kehidupan mereka di mulai dari Kenzo yang akan meneruskan perusahaan Sandreas dan Kriss akan menjadi orang biasa di sebuah sekolah khusus.

Kenzo dan Kriss memutuskan untuk menutupi identitas Kriss sebagai keluarga Sandreas di dalam sekolah dengan nama Kriss saja. Semua itu bisa dilakukan karena sang pemilik yayasan adalah keluarga dari pihak Caca.

Bella yang lebih memilih terjun di dunia publik sebagai artis ternama tapi menutupi diri dari status putri tunggal grup Sandreas.

Ketiga penerus Sandreas ini akan mengkisahkan kisahnya masing-masih baik kehidupan dan percintaan yang di bantu dengan generasi lainnya.


Kisah perjalanan hidup mereka akan segera dimulai termasuk kisah cinta mereka. Novel ini adalah kelanjutan dari I Love You Mr.Mafia.

Novel yang lebih memperlihatkan kisah Junior Sandreas yang akan memerankannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wichan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Konflik Tempat Duduk

Ella yang sejak tadi sedang melamunkan dirinya ke arah luar jendela. Bisa dilihat pemandangan yang ada diluar jendela Ella adalah nuansa pemandangan lapangan bola basket dan pepohonan taman berada di lapangan sekolah. Ella merasakan ada seseorang duduk di sebelah kursinya yang selama ini tidak ada yang berani untuk duduk di sampingnya. “Kenapa kau disini?” tanya

Ella.

“Tentu saja untuk belajar, apalagi yang dilakukan seorang anak sekolah jika tidak untuk menuntut ilmu.” Jawab Kriss dengan simpel saat meletakkan tas ransel yang berwarna hitam di atas meja kemudian duduk.

“Maksudku kenapa kau duduk di sebelahku?” tanya Ella.

“Tentu saja karena tidak ada lagi kursi kosong.” Jawab Kriss dengan singkat kemudian mentidurkan kepalanya ke atas tas yang berada di meja dan kemudian memejamkan matanya.

Apa yang dikatakan Kriss merupakan hal yang benar. Tidak ada lagi kursi kosong di dalam kelas itu kecuali kursi yang berada di sebelah kanan Ella.  Ella tidak bisa membantah jawaban yang diberikan oleh Kriss dengan cepat, tapi saat dirinya ingin membantah dan berpindah tempat dia mengurungkan niatnya dan membiarkan Kriss untuk duduk di sebelahnya karena tatapan semua orang menuju kepada mereka berdua. Bukan hanya Ella yang merasa heran akan keberanian Kriss yang duduk di sampingnya namun juga teman-teman kelas membicarakan Kriss secara terang-terangan.

“Bos lihat dia berhasil duduk di samping ratu mu?” ucap Kelvin.

“Iya bos, selama ini kau saja sudah berusaha dengan segala cara tidak berhasil untuk duduk bersama denganya.” Jawab Dien.

“Aku akan memberikan dia pelajaran.” Jawab Gibrel yang sejak tadi sudah mengepalkan kedua tangannya dan memperhatikan apa yang sedang terjadi.

“Kami mendukungmu bos.” Jawab Dien yang dikuti anggukan dari Kelvin.

“Lihat anak pindahan itu? Dia sungguh berani duduk di samping boneka barbie iblis itu.” Ucap seseorang wanita yang statusnya adalah teman dari Auren.

“Biarkan saja, aku akan kesana untuk mengajaknya duduk bersamaku. Apakah kau mau untuk berpindah tempat?” tanya Auren.

“Asalkan kau memberikan aku tas itu.” jawab temannya yang selalu menginginkan barang-barang mahal dari Auren.

“Boleh.” Jawab Auren.

“Oke sepakat.” Jawabnya.

Saat Auren ingin berdiri ternyata sudah di dahului oleh Gibrel. Gibrel mengetukkan meja dengan tangannya, dimana Kriss sedang

memejamkan matanya di atas tas. Ella melihat wajah Gibrel dengan emosi yang

menguap-uap. Ella tidak ingin ada keributan di dalam kelas ini sehingga mempertanyakan apa maksud dari Gibrel datang ke mejanya.

“Bangun kau.” Ucap Gibrel yang sudah mengetuk meja Kriss.

“Kenapa kau kemari?” tanya Ella.

“Aku akan membantumu mengusirnya dari dekatmu. Bukannya kau tidak suka jika ada seseorang berada di samping tempat duduk mu?” tanya Gibrel dengan menutupi emosinya dengan menampilkan wajah senyumnya kepada Ella.

“Kenapa kalian terlalu berisik? Jika ingin pacaran maka keluarlah.” Jawab Kriss yang membangunkan dirinya.

“Kau?” ucap Ella yang tidak terima dengan pernyataan yang sedang di ajukan oleh Kriss.

“Jika kau sudah mengetahui dia adalah wanitaku kenapa masih duduk di dekatnya. Pindahlah.” Jawab Gibrel dengan tegas dan mengaku pacarnya Ella.

“Omong kosong apa yang sedang kau bicarakan Gibrel?” tanya Ella.

“Tentu saja kebenaran. Kau sudah mengetahui bahwa aku menyukaimu sejak pertama kali bertemu.” Jawab Gibrel.

“Tapi aku bukan pacarmu.” Jawab Ella yang membuat Gibrel kehilangan muka dari Kriss. Dirinya tidak di akui oleh Ella karena memang Ella tidak pernah menerima cintanya.

“Hahah, baiklah aku akan pindah ke tempat duduk lain. Kalian bisa menyelesaikan rumahtangga kalian nanti. Tapi bisakah kau memberitahuku dimana aku bisa duduk? Saat aku masuk ke kelas ini hanya tempat duduk ini saja yang kosong?” tanya Kriss untuk menantang Gibrel dengan kenyataan yang ada.

Gibrel yang terdiam karena Ella yang tidak menerima bantuan darinya dan kehilangan muka dihadapan Kriss membuatnya terdiam. Dan kemudian, Gibrel di bantu oleh Auren untuk berbicara. Auren tiba-tiba datang untuk menawarkan tempat duduk di samping kursinya.

“Kriss kau bisa bertukar tempat duduk di sampingku, biarkan temanku duduk di samping Ella.” Jawab Auren dengan bicara yang cukup manis memberikan senyuman kepada Kriss.

“Iya. Kau bisa duduk bersama dengan Auren.” Jawab Gibrel.

“Haha, kalian semua benar-benar lucu.” Jawab Kriss.

Semua orang sejak tadi sudah menonton konflik karena karena kursi yang diduduki oleh Kriss, si anak pindahan. Belum saja sejam sudah membuat kehebohan yang  luar biasa

didalam kelas dengan melibatkan semua orang-orang yang disegani di dalam kelas

dan juga di sekolah itu. Mereka semua tidak ada yang berani untuk mencari rebut dengan geng Auren, Gibrel apalagi dengan Ella.

Auren dikenal dengan status keluarganya yang bisa membuat perusahaan mereka yang bukan hanya posisi mereka di dalam sekolah ini saja. Begitu pula dengan Gibrel yang bisa membuat mereka lebih di bully di sekolah

dan bermasalah pada perusahaan mereka. Sedangkan dengan Ella, mereka tidak pernah berbicara sedikitpun dengannya sejak kejadian delapan bulan yang lalu.

Gibrel yang merasa diremehkan oleh Kriss, menarik kera seragam Kriss dengan kedua tangannya. Gibrel bersiap untuk memukul wajah Kriss didalam kelas itu dan membuat semua orang tidak berkedip untuk menyaksikan amarah yang sudah biasa terjadi jika ada seseorang yang tidak disukai oleh Gibrel dan gengnya.

“Apa maksudmu?” tanya Gibrel.

“Apakah kursi ini adalah milik nenek moyong kalian? Jika memang itu iya lantas apa hak kalian yang hanya sekedar sesame murid melarang murid lainnya?” tanya Kriss dengan melepaskan dan melempar tangan Gibrel dari

kera seragamnya.

Kriss berdiri dan bersifat gentleman untuk menghadapi Gibrel.

“Tentu saja karena kau sudah tidak sopan?” ucap Gibrel.

“Tidak sopan? Itu jelas pernyataan untukmu bukan untukku.” Jawab Kriss.

“Sudah hentikan, Kriss lebih baik kau pindah denganku saja. Dengan begitu masalah ini akan segera selesai.” Jawab Auren.

“Masalah? Bukanya dia yang mencari masalah?” tanya Kriss dengan memberikan aura membunuh.

Orang-orang yang didekat Kriss merasakan aura membunuh keluar dari wajah Kriss. Tiba-tiba saja mereka merasakan perasaan yang takut dengan Kriss.

“Kenapa auranya berubah?” tanya Gibrel dalam hati yang meneteskan keringat wajahnya.

“Kenapa aura membunuh ada padanya? Benar-benar semakin menarik?” ucap Auren.

“Apakah ini hanya perasaanku saja?” tanya Ella yang melihat wajah Gibrel dan Auren karena merasakan hal yang sama.

“Boneka Barbie Iblis ini memang sangat mengagumkan.” Jawab teman Auren yang mengatai Ella dengan tiba-tiba datang.

“Siapa yang kau maksud?” tanya Kriss dengan wajahnya yang begitu membuat teman Auren menjadi ketakutan tapi tetap berani menjawab Kriss dengan terbata-bata.

“Tentu saja dia, kenapa kalian ribut-ribut karena dia?” tanyanya.

“Dia saja tidak keberatan jika aku duduk di sebelahnya, kenapa kalian yang ikut campur?” tanya Kriss untuk membantu Ella dari tuduhan.

“Benarkan?” tanya Kriss dengan melihat Ella.

“Y..a” jawab Ella dengan terbata melihat wajah Kriss.

Bel masuk berbunyi yang bertanda akan dimulai pembelajaran dan membuat konflik itu berakhir saat itu juga.

1
Aya Vivemyangel
Q emang lupa gmn cerita di novel i lope u mr.mafia krn dah luammmaaaaaaaaa bgt bacay , tp baca ini jd mikir ,, laahh gmn dgn si caca ini dl dnovel awal gmn kok kyk g ngrti apa" gt ,
Mgkn emang gini y ceritay 😂😂 maap thor cmn komen aja 😁😁
Lanjut baca deh 🙏
lady daisy
riki ke rom thor, tlng lah thor jgn typo
lady daisy
caca ke bella thor, tlng jgn typo thor
Pak Etek
author maaf y, ceritanya satu satu aja, jg barengan, kelasnya kriss pagi hari, ceritanya barengan dg masuknya Bella ke RS pada malam hari
bellariusnovella
urm..smpai sini,bnyk skali kslhn ejaan...bisa d prbaiki lgi ya..
Andriani
semangat
Wichan606
semangat nulis ya Wil 😂
Lilian
👍👍👍
Denniza
Emangnya KENZO lg ngorder mknan thoooorrrr..mkanya hrs telponan ma gojek?!?
Aurora Almera
woww ceritanya seru dan bagus kakak
Anonim
ada gak sesi ke 3 ya hahha
Elin Elin jenong
zafira anak'a richad kya'a
Elin Elin jenong
kaya ny murid nya copra itu c kris🤭
Elin Elin jenong
biarkan feng skrg yg ngejar2 bela💪
Elin Elin jenong
aku lebih suka cerita belaa😉
Elin Elin jenong
apakan zafira anak'a richad🤔
Anonim
sambung y bgus juga
Wichan606
ok
pembaca dalam hati
berharap kisah krisss dilanjut
pembaca dalam hati
WKWKWKW terlalu baik juga enga baik brayy ga semua org yg dibaikin bakalan tau diri oke
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!