NovelToon NovelToon
Kaisar Langit Abadi

Kaisar Langit Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Action
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Chen Xuan

Saat Dewa Turun ke Dunia

"Satu jari... cukup untuk memusnahkan satu kota."

Dalam sekejap, Kota Tai berubah menjadi lautan abu. Jutaan nyawa lenyap tanpa perlawanan. Di antara seluruh penduduk, hanya seorang anak kecil berusia tujuh tahun yang selamat—Li Tianxuan.

Sebelum menghilang, sosok dewa memasuki tubuhnya.

Sepuluh tahun kemudian, Li Tianxuan melangkah keluar dari Kota Tai yang telah tersegel oleh Formasi Kuno. Namun dunia di luar seolah tak pernah mengetahui kehancuran kota itu. Demi mengungkap kebenaran, ia menempuh jalan kultivasi yang dipenuhi darah, pengkhianatan, reruntuhan kuno, dan peperangan melawan para jenius dari sekte-sekte terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chen Xuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 — Kolam Spiritual Abadi

Begitu mereka tiba di mulut gua, tidak ada waktu bagi mereka untuk beristirahat.

Meskipun malam telah menyelimuti Reruntuhan Kuno, mereka tetap melanjutkan perjalanan. Tujuan mereka hanya satu—menemukan Kolam Spiritual Abadi Penambah Umur.

Begitu memasuki gua, Liu'er langsung memimpin di depan.

Dibandingkan Li Tianxuan dan Jian Wushuang, dia lebih mengenal bagian luar gua tersebut karena sebelumnya telah mencari harta di tempat ini.

Namun semakin dalam mereka berjalan, lorong gua semakin sempit dan gelap.

Suara langkah kaki mereka menggema di sepanjang lorong.

Setelah berjalan selama beberapa jam, akhirnya mereka berhenti.

Di hadapan mereka terdapat sebuah persimpangan.

Dua lorong gelap terbentang ke arah yang berbeda.

Kiri.

Dan kanan.

Jian Wushuang mengerutkan kening.

"Liu'er, bukankah sebelumnya kau sudah memasuki gua ini? Mana jalan yang benar?"

Liu'er menggeleng.

"Pil Pelebur Jiwa dan Giok Serpihan Jiwa Dewa yang kudapatkan berada di bagian luar gua."

Ia menunjuk dua lorong di depan mereka.

"Ini sudah jauh lebih dalam. Bagaimana mungkin aku mengetahui jalannya?"

Jian Wushuang menghela napas.

"Kalau begitu, kita harus memilih secara acak?"

Li Tianxuan tidak menjawab. Tatapannya menyapu kedua lorong tersebut. Tidak ada tanda-tanda kehidupan. Namun, dari lorong sebelah kanan, ia bisa merasakan aliran energi spiritual yang sangat samar.

Setelah berpikir beberapa saat, Li Tianxuan akhirnya berkata,

"Kalian berdua ke kiri."

Jian Wushuang langsung menoleh.

"Lalu kau?"

"Aku ke kanan."

"Tidak!"

Jian Wushuang langsung menolak.

"Apa kau gila? Bagaimana jika di sana ada Kadal Naga Kuno lainnya?"

Liu'er juga mengangguk.

"Benar. Lebih baik kita tetap bersama."

Li Tianxuan menggeleng pelan.

"Jika kita bertiga berjalan bersama dan ternyata lorong itu bukan jalan menuju kolam, kita hanya akan membuang waktu."

Ia menunjuk kedua lorong tersebut.

"Kita bagi menjadi dua kelompok. Jika salah satu dari kita menemukan sesuatu, segera beri tahu yang lainnya."

Jian Wushuang masih terlihat ragu.

Namun sebelum dia sempat berbicara, Liu'er tiba-tiba mengangkat tangannya.

"Kalah begitu, aku ingin ikut denganmu." Nada suaranya terdengar begitu lembut.

Jian Wushuang membeku.

Li Tianxuan juga menoleh.

Liu'er yang biasanya dingin, tegas, dan memiliki tatapan tajam seperti elang, saat ini justru terlihat seperti seorang gadis yang sedang meminta sesuatu kepada seseorang yang sangat disukainya.

Jian Wushuang menggosok matanya.

Sekali.

Dua kali.

Namun pemandangan di depannya tidak berubah.

"Liu'er..."

Dia menunjuk gadis itu dengan wajah tak percaya.

"Kau... siapa sebenarnya?"

Liu'er mengerutkan kening.

"Apa maksudmu?"

"Sejak kapan kau bisa bersikap seperti ini?"

Wajah Liu'er sedikit memerah.

Jian Wushuang segera menyadari sesuatu.

Dia tersenyum jahil.

"Oh..."

"Jangan berkata macam-macam!"

Liu'er langsung memperingatkannya.

Jian Wushuang menyilangkan kedua tangannya.

"Kalau begitu, aku akan menceritakan semua yang terjadi hari ini kepada seluruh murid sekte setelah kita keluar."

Wajah Liu'er berubah.

"Hmpph!"

Dia menghentakkan kakinya, lalu membuang muka.

Li Tianxuan hanya menghela napas pelan.

"Baiklah."

Liu'er langsung menoleh.

"Aku ikut denganmu."

Jian Wushuang terdiam.

Li Tianxuan menatapnya dengan tatapan datar.

"Wushuang, jangan banyak bicara."

Jian Wushuang mengangkat kedua tangannya.

"Baik, baik."

Namun di dalam hatinya, dia menggerutu.

"Bocah sialan... Setelah keluar dari Reruntuhan Kuno, aku pasti akan memberinya pelajaran."

Tanpa berkata apa-apa lagi, Jian Wushuang berjalan menuju lorong sebelah kiri.

Sementara Li Tianxuan dan Liu'er mengambil lorong sebelah kanan.

Namun sebelum berpisah, Liu'er tiba-tiba meraih tangan Li Tianxuan.

Li Tianxuan membeku.

Jian Wushuang juga membeku.

Beberapa detik kemudian, Liu'er menyadari apa yang telah dilakukannya.

Wajahnya langsung memerah. Ia buru-buru melepaskan tangan Li Tianxuan.

"A-Aku hanya..." Liu'er menundukkan kepalanya. "Aku hanya ingin memastikan kita tidak terpisah."

Li Tianxuan menatap tangannya sesaat.

Entah mengapa, jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.

Namun dia tidak mengatakan apa-apa.

"Wushuang."

"Hm?"

"Jika kau menemukan sesuatu, berteriaklah sekuat tenaga."

Jian Wushuang mengangguk.

"Baik."

Setelah itu, mereka benar-benar berpisah.

 

Lorong Sebelah Kiri

Jian Wushuang berjalan sendirian.

Semakin jauh dia melangkah, semakin gelap lorong tersebut.

Dia memasukkan kedua tangannya ke belakang kepala.

"Tianxuan sialan..."

"Benar-benar membuatku kesal."

Dia mendengus.

"Setelah keluar dari Reruntuhan Kuno, aku pasti akan menantangnya."

Namun baru saja mengucapkan kalimat itu...

Jian Wushuang tiba-tiba berhenti. Matanya membelalak. Sesuatu yang sangat besar berdiri tepat di hadapannya.

Kaki.

Kaki raksasa.

Jian Wushuang menelan ludah. Dia perlahan mendongak.

Dari kaki, Ke lutut, Ke tubuh... Hingga akhirnya kepalanya.

Seekor Kadal Naga Kuno raksasa berdiri tepat di hadapannya.

Sepasang mata merah menatap Jian Wushuang.

GRRAAAARRR!!!

Auman menggelegar mengguncang seluruh lorong.

Jian Wushuang langsung pucat.

"Ka-Kadal Naga Kuno?!"

Beberapa saat kemudian, teriakannya menggema di seluruh gua.

"AAAAAAAAAAHHHH!"

 

Lorong Sebelah Kanan

Li Tianxuan dan Liu'er yang sedang berjalan tiba-tiba berhenti. Suara Jian Wushuang terdengar samar dari kejauhan.

"Jian Wushuang?"

Li Tianxuan menoleh.

"Apa yang terjadi?"

Dia hendak berbalik.

Namun Liu'er segera menghentikannya.

"Jangan."

Li Tianxuan menatapnya.

"Kenapa?"

Liu'er menghela napas.

"Itu mungkin hanya akal-akalan Jian Wushuang." Dia memasang ekspresi tenang.

"Semua orang tahu seperti apa sifatnya."

Li Tianxuan terdiam.

Dia mengingat kembali kelakuan Jian Wushuang sebelumnya.

Mungkin saja benar.

Setelah berpikir sesaat, Li Tianxuan kembali berjalan.

Liu'er mengikuti di sampingnya.

Namun di sisi lain...

Jian Wushuang sedang berlari sekuat tenaga dikejar Kadal Naga Kuno.

"LIU'ER!"

"TIANXUAN!"

"TOLONG AKU!"

Sayangnya, tidak ada seorang pun yang datang.

 

Sepuluh menit kemudian.

Li Tianxuan dan Liu'er akhirnya tiba di ujung lorong.

Langkah mereka berhenti bersamaan.

Di hadapan mereka terbentang sebuah ruang bawah tanah yang sangat luas.

Di tengah ruangan itu terdapat sebuah kolam kecil.

Uap putih perlahan naik dari permukaan air.

Energi spiritual yang sangat murni memenuhi seluruh ruangan.

Aroma harum yang sulit dijelaskan memenuhi udara.

Di sekeliling kolam, bunga-bunga Lily Merah tumbuh dengan indah. Sebagian besar masih tertutup, seolah menunggu waktu yang tepat untuk mekar.

Bahkan hanya dengan berdiri di dekatnya, Li Tianxuan dapat merasakan energi spiritual di dalam tubuhnya bergerak dengan sendirinya.

Liu'er menatap kolam tersebut dengan mata berbinar.

"Benar..."

"Kolam ini benar-benar ada."

Li Tianxuan melangkah maju.

Tatapannya terpaku pada kolam kecil di hadapannya.

Untuk pertama kalinya sejak memasuki Reruntuhan Kuno, ekspresi kagum muncul di wajah dinginnya.

"Inikah..."

Ia berhenti sejenak.

"Kolam Spiritual Abadi Penambah Umur? "

1
Ilham Yono
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Slight/
Ilham Yono
cerdas..mengakui keunggulan lawan..
Ilham Yono
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Determined//Curse/
Ilham Yono
terbaik
Ilham Yono
hem/Proud//Proud//Proud//Chuckle/
Ilham Yono
hem/Facepalm/
Ilham Yono
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Ilham Yono
good jobs
Ilham Yono
beuh orang sombong mah gosong
Ilham Yono
beuh☠️⚔️☠️⚔️☠️⚔️👻
Ilham Yono
hahaha..malah jadi pemicu terobosan /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ilham Yono
hahaha..malah jadi pemicu terobosan /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ilham Yono
banyak cakap..kemampuan senyap
Kadai Kecil
Lanjut lu woi thor/Curse/
Kadai Kecil
Kok habis /Curse/
Kadai Kecil
lanjut terus
Kadai Kecil
Tidak ada jeda nih
Kadai Kecil
semangat thor
Kadai Kecil
apa-apaan ini thor 🤣/Facepalm/
Kadai Kecil
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!