NovelToon NovelToon
Balas Dendam Sang Mawar Hitam

Balas Dendam Sang Mawar Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:19.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Bertahun-tahun setelah sebuah pembantaian menghapus keluarga Black Rose dari dunia mafia, Elena kembali dengan identitas sebagai seorang pelayan.

Tidak seorang pun tahu siapa dirinya atau alasan sebenarnya ia memasuki keluarga Bianchi.

Namun, putra pertama keluarga Bianchi, Leon mulai mencurigai wanita itu. Kebiasaan aneh dan tato yang wanita itu miliki, membangkitkan potongan ingatan dari masa lalu yang tidak pernah bisa ia pahami.

Sampai sebuah kesalahpahaman memaksa mereka untuk menikah.

Leon melihat kesempatan untuk mengawasi Elena lebih dekat. Sementara Elena menerima pernikahan itu demi satu tujuan yaitu membalas dendam.

Dua orang dengan tujuan tersembunyi terikat dalam satu pernikahan.

Dan, tanpa mereka sadari, pernikahan itu akan membuka rahasia yang menghubungkan masa lalu mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Yang Matang

Leon perlahan menurunkan ponselnya. Tatapannya langsung tertuju pada Elena. Sorot matanya tajam, seolah ingin membongkar semua rahasia yang wanita itu sembunyikan.

Tanpa berkata apa-apa, Leon berbalik dan hendak meninggalkan tempat tersebut.

Tapi, Elena bergerak lebih cepat. Tangannya meraih lengan Leon dan menariknya hingga pria itu kembali menghadap padanya.

Sebelum Leon sempat bereaksi, Elena sudah melingkarkan kedua tangannya di lehernya, membuat mereka tampak seperti pasangan yang sedang bermesraan.

"Kamu mau ke mana, hm?" bisik Elena dengan senyum manis. "Kamu bilang, tidak ingin aku mempermalukan mu, tapi sekarang, kamu justru berniat meninggalkanku di tengah pesta?"

Leon mengepalkan tangannya erat di sisi tubuhnya. Rahangnya mengeras menahan amarah.

Tanpa memedulikan tatapan para tamu, ia mencengkeram pinggang Elena dan menarik tubuh wanita itu hingga merapat ke dadanya.

"Apa yang sudah kamu lakukan, Elena?"

Elena justru tersenyum. Ujung jarinya terangkat, mengusap pipi Leon dengan lembut.

Dari luar, gerakan itu terlihat mesra. Namun, tatapan keduanya saling menusuk satu sama lain.

"Sudah aku bilang, kamu itu bodoh, Leon."

Leon mengerutkan kening.

"Kamu meninggalkan markas hanya demi menghadiri pesta ini?"

Kedua mata Leon melebar. "Jadi... .Penyusup itu orangmu?"

"Tepat sekali."

"Tidak mungkin." Leon menggeleng pelan. Tatapannya semakin tajam.

"Demi mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan, kamu mengorbankan orangmu sendiri?"

Elena tertawa kecil. "Apa yang kamu katakan, Leon?" Ia mendekatkan wajahnya. "Apa kamu pikir, aku sekejam itu?"

Leon terdiam.

Senyum Elena perlahan menghilang. Tatapannya berubah serius.

"Aku sudah bilang. Tujuanku menyebut kata ‘mawar’ di depan Victor bukan hanya untuk melihat reaksinya. Tapi, lebih dari itu."

"Apa maksudmu?"

Elena tersenyum tipis. "Coba tebak."

Leon terdiam beberapa saat.

Pikirannya kembali pada percakapan mereka saat berkumpul, setelah pulang dari markas. Tentang pengakuan Elena yang sudah melihat dokumen tentang organisasi mawar.

Kemudian, sebuah kemungkinan terlintas di benaknya. Kedua matanya membelalak.

"Jangan-jangan... "

"Ya." Elena tersenyum penuh kemenangan. "Kamu benar."

Ia mendekatkan bibirnya ke telinga Leon, seolah hendak mengatakan sesuatu yang romantis.

"Itu hanya umpan untuk mengetahui di mana Victor menyimpan dokumen tentang keruntuhan The Black Rose."

Elena kembali menatap mata Leon. "Dan, umpanku berhasil."

Leon menggeleng pelan. Ia masih sulit mempercayai betapa jauh wanita di hadapannya sudah mempersiapkan semuanya.

"Kamu benar-benar gila, Elena."

"Aku sudah memperhitungkan semuanya, Leon."

Elena mengusap kerah jas Leon, seolah sedang merapikan pakaiannya.

"Seperti yang kuduga, Victor langsung memperketat penjagaan setelah aku menyebut kata mawar. Dia pasti mulai waspada, takut orang lain akan tahu rahasianya."

Senyumnya kembali terangkat. "Tapi, dia tidak sadar. Justru dia sendiri yang memberitahukan kami bahwa tempat itu menyimpan sesuatu yang sangat penting."

Leon mengerutkan kening. "Bukankah itu sama saja dengan bunuh diri?" Ia menatap Elena serius. "Kamu tidak tahu seberapa besar kekuatan The Raven."

Elena mengangguk pelan. "Kamu benar." Tatapannya tidak gentar sedikit pun.

"Tapi, ada satu hal yang mungkin tidak kamu sadari. Semakin ketat penjagaan, semakin besar kemungkinan mereka lengah."

Leon terdiam.

Elena melanjutkan dengan suara rendah. "Saat seseorang dipercaya menjaga sesuatu yang sangat penting, dia akan selalu waspada terhadap ancaman dari luar."

Jari Elena perlahan menyentuh dada Leon. "Tapi, saat dia merasa ada banyak orang di sekelilingnya yang bisa dipercaya, kewaspadaannya akan berkurang."

Senyum tipis kembali muncul di wajahnya. "Dan, di situlah orang-orang ku bergerak."

Leon mengepalkan tangannya, setelah menyadari apa yang terjadi. "Aku akan membuat perhitungan denganmu, Elena." Tangannya mencengkeram lengan Elena yang masih melingkar di lehernya.

Tapi, sebelum Leon sempat melakukan apa pun, Elena tiba-tiba menarik tengkuknya. Dan, yang terjadi selanjutnya berhasil membuat tubuh Leon membeku.

Wanita itu berjinjit dan mencium bibir Leon.

Sesaat, seluruh dunia seolah berhenti. Lalu, suara riuh para tamu langsung pecah di sekitar mereka.

"Wah, mereka romantis sekali!"

"Aku iri melihat mereka."

"Mereka benar-benar pasangan yang serasi!"

Leon masih terpaku. Ia sama sekali tidak menyangka Elena akan melakukan hal itu di tengah pesta.

Beberapa detik kemudian, Elena perlahan menjauhkan bibirnya, memperlihatkan senyum puas yang menghiasi wajahnya.

Ia mengusap pipi Leon yang mulai memerah. "Kamu tenang saja. Tidak ada pertumpahan darah di sana," ucap Elena dengan suara rendah.

Leon menatapnya tajam. "Apa kamu pikir, aku percaya?"

Elena berdecak pelan. "Itulah salah satu kebodohanmu. Kamu tidak percaya padaku."

Elena kemudian melirik ke arah Victor yang masih berada di antara para tamu.

"Tidak masalah kalau kamu tidak percaya. Tapi, aku punya sedikit saran." Tatapannya kembali pada Leon. "Lebih baik, kamu segera meminta orang-orang mu membereskan kekacauan yang terjadi di sana. Atau, kalau tidak... "

Elena berhenti sejenak. Tatapannya kembali melirik Victor.

"Orang-orang mu mungkin tidak akan bisa keluar dari sana dalam keadaan hidup jika Victor tahu semuanya."

Seketika, wajah Leon berubah muram.

Tangannya kembali merogoh ponselnya dari saku jas dan mulai menghubungi Sean, tanpa mengalihkan pandangannya dari Elena yang tersenyum, mengejeknya.

"Bereskan kekacauan yang terjadi di sana."

Tanpa menunggu jawaban, Leon memutus sambungan telepon begitu saja.

Elena menepuk pelan pipi Leon. "Anak pintar._

Leon menggenggam erat ponselnya.

Kini, ia mengerti. Elena bukan sekadar sedang mencuri sebuah dokumen.

Tapi, wanita itu sedang memainkan The Raven dari dalam dan tanpa ia sadari, ia sudah menjadi salah satu bagian dalam permainannya.

"Aku terlalu meremehkan mu, Elena."

1
Fey mldn
semoga aja ada orang yang menolong elena
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: I'm coming🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
hamil
🇦 🇵 🇷 🇾👎: next🤣
total 2 replies
Elliza Bunga
👏makiiin makin seruuu 👍👍
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu, kak
total 1 replies
Sri Fitri Yanti
apakah akan ada Leon junior ???🤭
Sri Fitri Yanti: ayok Thor up nya mana ini, udah bolak balik
total 2 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
nnt ya... bkaln trkejut🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎: yuppss bnr
total 2 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
yak gn mau gntiin singa ku🤣🤣
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Anak mama/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Sri Fitri Yanti
salah judul yaaa kak 🤭, harusnya kemarahan victor bukan Leon
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Astaga.... Efek ngantuk keknya. Thankiyu, kak. Dah di ingetin💜
total 1 replies
Kustri
leon aja bs kalah dr elena, apalg sekelas daniel, cih cm jd beban, gitu pengen jd penerus victor🤣🤣🤣
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Fey mldn
Maria....... Leon melakukan semua penghianatan itu karena Victor dan kroni2nya yang membantai habis keluarga Leon dan perkumpulannya
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Apakah Maria pasrah n terima?🤧
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
krreta ny gmn
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Maksud nya, kak?
total 1 replies
Sri Fitri Yanti
elena bener² ceroboh
untung kedua uncle nya dtang..
bikin deg degan aja
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
Kustri
untung albert cpt datang
jgn soklah el, sendirian di sarang musuh dgn membawa leon yg sekarat itu sgt berbahaya!
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Iya, kak. Untung pakD Al n PakD Ram datang🤧.
total 1 replies
Kustri
gk sendiri jg x el, kamu datangi sarang musuh hlo koq gk bawa teman sih, qu jd ketar ketir😩
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Di maklumi ya, kak. Lagi ruwet pikirannya, esmoci juga, yang di otak cuma satu, si Singa🤭
total 1 replies
Fey mldn
elena tenangkan dulu dirimu,terus ingat2 lagi tentang kebersamaan mu dengan Leon lalu baru kau ambil keputusannya
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: inget2 lagi saat kalian anuan😆
total 1 replies
ina
tukar nama kali
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Enggak, ah. 🤭
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
egois kau el
🇦 🇵 🇷 🇾👎
egois kau el
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Tenang - tenang. ambil napas dalam-dalam. tahan🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
jgn blg
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Oh, di kiranya yang Marco temui, bpknya singa, ya
total 3 replies
Fey mldn
ayolah Leon berpikirlah dengan jernih dan tarik nafas dalam2 setelahnya renungkan dengan baik, mungkin ini yang akan membuatmu tahu kedua orang tua mu💪💪💪
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Tarik napas dalam-dalam. Lalu, tahan!🤭
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
sp yg mau kau jumpai coco
🇦 🇵 🇷 🇾👎: ud next z kk
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!