NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Om Om Premium

Menikah Dengan Om Om Premium

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / CEO
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: YirumaNitya

Karin gadis pemalas yang punya hobby nonton Drakor dan Dracin sepanjang masa remajanya, tidak menyangka bahwa nasibnya akan seperti di drama drama yang pernah ia tonton.

Diumur ke 20 tahun ia dipaksa menikah muda dengan Om Om yang di jodohkan Oleh Ayahnya.

Om Om itu adalah kolega bisnis Ayah Karin bernama Arjuna Prayoga.

Meskipun hanya berbeda 7 tahun tapi Karin yang saat itu masih kuliah, sangat sulit untuk menerima perjodohan dan pernikahan itu.

Apalagi Karin sudah memiliki pacar yang telah dipacarinya selama bertahun tahun bernama Kai Bagaskara seorang cowok populer dan sangat dicintainya.

Dapatkan Karin Lolos dari perjodohan yang disiapkan Ayahnya?

Ataukah pada akhirnya ia akan benar benar menikah dengan Om Arjuna?

Selamat membaca semoga kalian suka dengan karyaku, saranghae 🩷

BTW karena ini cerita tentang pernikahan Harap bijak sebelum membaca okey...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YirumaNitya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sugar Baby

Beberapa hari berhibernasi di Apartment Arjuna kini Sekar harus kembali menjalani kehidupannya. Butiknya harus mulai di buka lagi, banyak tanggung jawab pada investor yang belum bisa Sekar penuhi, juga banyak pesanan klien yang mangkrak karena proses perceraiannya bersama Wiliam ini sungguh melelahkan baginya baik secara fisik maupun mental.

Pagi itu Sekar nampak terburu buru untuk mencegat Taxi saat akan pergi ke butik miliknya.

Hari itu mobil pribadi perempuan berwajah Ayu itu sedang di Service, kemarin dia sempat menabrak pembatas jalan karena menyetir dalam keadaan mabuk.

Niatnya ingin menebeng pada Karin namun gadis itu telah lebih dulu di jemput Andi pagi pagi sekali saat Sekar masih sibuk memoles make up.

Saat itu disaat yang bersamaan Theo Andrews yang sedang terkena sial juga membutuhkan Taxi. Mobilnya tiba tiba mogok saat akan menjemput Cassie di sekolah. Sementara Amanda istrinya sedang ada acara dengan kumpulan sosialitanya.

Theo memiliki kebiasaan menjemput Cassie di sekolah, meskipun sangat sibuk, untuk urusan anak apalagi hanya menjemput sekolah dia akan menyempatkan, bila tidak ada pekerjaan yang mendesak bahkan kadang Theo juga merangkap untuk menemani Cassie Les seharian.

Sebuah Taxi berhenti di hadapan Sekar dan juga Theo, Tangan Sekar berusaha meraih gagang pintu mobil itu bersamaan dengan tangannya yang sampai pada gagang pintu mobil tangan Theo juga mendarat di gagang pintu mobil itu. Membuat kedua tangan mereka bertaut.

"Eh." Ucap Sekar Kaget.

Theo tak kalah kagetnya "I'm Sorry tapi saya sangat butuh Taxi ini sekarang." Ucap Theo agak panik namun tetap sopan.

"Tapi saya juga butuh Taxi ini mas." Ucap Sekar, hari itu Sekar ada meeting dengan investor butiknya.

Theo nampak gusar melihat jam tangannya.

"Kemana kamu akan pergi mba?" Tanya Theo dengan nada sopan.

"Jalan Anggrek." Ucap Sekar sejujurnya.

"Kebetulan saya juga mau kesana, bagaimana kalau kita bersama saja naik Taxi ini?" Tawar Theo.

Sekar mengangguk "Baiklah."

Sekar Masuk duluan kedalam mobil, diikuti Theo dengan tingkah agak canggung dan Kikuk.

Sekar sudah nampak duduk dengan nyaman di kursinya saat Theo memohon maaf.

"Maaf ya mba, bukan saya bermaksud menganggu mba, tapi saya buru buru sekali, anak saya akan segera keluar dari kelasnya, sementara mobil saya mogok." Ucapnya merasa tak enak takut menganggu kenyamanan Sekar.

"Aman mas." Ucap Sekar mencoba ramah.

Taxi itu melaju di jalanan kota yang lumayan macet kala itu.

Theo terus saja menatap jam tangannya "Ada apa mas?" Tanya Sekar yang jadi penarasan dengan Theo yang dilihatnya tidak tenang.

"Nampaknya anakku sudah keluar kelas, tapi Daddy-nya malah belum sampai." Ucapnya terlihat menyesal.

Sekar menatap lelaki itu takjub, jarang sekali dia temukan Ayah seperhatian pria di hadapannya.

"Anakmu beruntung sekali memiliki Ayah sepertimu mas." Ucap Sekar memuji.

Theo tersenyum kecil.

Sampailah mereka di sebuah sekolah internasional, Theo pamit untuk turun terlebih dahulu ia mengeluarkan dompetnya namun dompetnya nampak tertinggal di mobilnya yang mogok.

Dia kebingungan saat akan membayar Taxi itu, ia merogoh sakunya seperti mencari ponsel namun ponsel itu juga tertinggal di mobil.

"Maaf mba apakah kamu bisa sekalian membayar dulu ongkos Taxi ku, nampaknya dompet dan Hpku tertinggal di mobil." Ucapnya sedikit malu namun terpaksa.

Sekar tersenyum "Iya bisa kok mas, segeralah turun jemput anakmu." Suruhnya.

"Terima kasih mba, apakah kamu punya kartu nama?" Tanya Theo sopan.

"Iya ada." Ucap Sekar ia merogoh tasnya memberikan sebuah kartu nama untuk diberikan kepada Theo.

"Saya akan membalas kebaikan kamu, dan ongkos Taxi hari ini." Ucap Theo.

Dia menjulurkan tangannya pada Sekar "Saya Theo, terimakasih untuk bantuanmu mba." Ucapnya dengan logat bule yang masih kental.

Sekar menerima uluran tangan itu "Sekar." Ucapnya ramah lalu, berkata lagi "Sama sama mas gak usah repot repot, saya ikhlas."

Theo turun dari Taxi itu bergegas menjemput putri kesayangannya.

...----------------...

...----------------...

Seharian itu agenda Sekar sangat padat sekali, beberapa investor nampak mengajukan komplain karena menilai performa butik Sekar yang sungguh dibawah standar.

Sekar berkali kali meminta maaf atas kesalahannya. Dia memang bersalah dalam kasus ini sebagai pemilik butik Sekar memang tidak profesional. Karena masalah hidupnya jadi mempengaruhi performa penjualan butik juga oprasional butiknya.

Dalam rapat itu Seorang investor menyarakan Sekar merekrut talent anak anak yang masih sangat muda untuk menjadi model sekaligus pelayan di butik itu, demi menaikan penjualan.

Seketika itu juga Sekar teringat pada Kai, bujangan itu sedang sangat membutuhkan uang demi bertahan hidup.

Kenapa tidak dia saja fikirnya.

Nanti Sore Sekar akan berbicara langsung dengan Pria muda itu.

"Hallo Mba." Ucap Kai.

"Hai bocah, apa sore Lo ada waktu?"

"Ada mba, mba butuh bantuan apa dari gue?" Tanya Kai yang memang ingin membalas kebaikan Sekar tempo hari lalu.

"Nanti gue obrolin sore ya detailnya, Lo bisa pose kan?" Tanya Sekar sedikit memberikan clue.

"Bisa bisa mba." Ujar Kai nampak antusias.

"Dimana kampus Lo kai?"

"Univ Jala Merdeka Mba." Jawabnya, saat itu Sekar lupa bahwa Karin juga satu Kampus dengan Kai.

"Oh deket ternyata, gue jemput Lo di depan kampus ya nanti sore." Ucapnya.

"Siap mba gue tunggu."

Mobil Sekar telah diantarkan oleh karyawan bengkel tepat sebelum Sekar selesai bekerja.

Dia mencoba mobilnya, setelah dirasa mobil itu sudah baik, sang montir pamit pulang.

Mobil itu kini melaju di jalanan, Sekar bergegas menyusul Kai. Untuk membicarakan pekerjaan yang akan dia berikan pada Kai.

Di sisi Lain Karin juga sedang menunggu Andi menjemputnya di Parkiran, hari ini Karin tidak enak badan, badannya agak demam karena Flu akibat kurang tidur semalaman.

Karin berjalan melamun hari ini dikelas tatapan mata teman teman sekelasnya masih tidak bersahabat, juga tatapan para Mahasiswa lain yang tau dengan gosip yang beredar di Forum kampus masih saja memandang Karin seperti Kuman, hari itu sangat menyebalkan sekali bagi Karin. Karin juga tidak enak pada Bu Winda karena belum membawa Om Yayang ke hadapannya.

Dia sudah menunggu cukup lama namun Andi belum juga menjemputnya. Akhirnya Karin memutuskan berjalan dulu keluar kampus, dan akan menunggu saja di depan mini market seperti kemarin.

Tapi sebuah suara memanggilnya "Woy Bocil." Teriak Sekar membuyarkan Lamunan gadis itu.

"Mba Sekar."

Sekar nampak menunggu seseorang ia bersandar di depan cap mobilnya. Sambil memegangi handphone.

"Mba jemput aku?" Tanya Karin keheranan.

Sekar menggeleng, saat itu juga Kai muncul di hadapan mereka dan langsung menyapa Sekar.

"Mba." Panggil Kai menyalami Sekar.

Kai nampak kebingungan saat melihat Karin juga ada disitu. Apalagi Karin yang kini jadi kikuk sekali.

"Kalian kenal?" Tanya Karin.

Kai diam saja bingung mau menjawab apa, tapi Sekar yang jahil dan memang masih sedang menguji cinta Karin pada Kakak kesayangannya itu berkata "Dia Sugar Baby gue Rin."

Karin terperanjat kaget, jemarinya mengepal menahan perasaan tak enak yang kini dirasakannya. Dadanya juga mulai sesak, Ia menatap Kai dengan tatapan tak percaya.

Kai juga jadi melotot kaget mendengar ucapan Sekar "Enggak Rin, mba Sekar bohong." Ucap Kai tak terima.

"Aduh sayang gak usah malu malu gitu, lagian kan dia juga udah nikah, sekarang kamu jadi milik tante." Sekar berkata lancar tidak seperti bercanda.

Membuat Karin percaya ucapannya. Karin mulai berkaca kaca entah mengapa dia sangat kecewa tapi siapa juga dirinya hingga berhak kecewa terhadap Kai yang kini bukan pacarnya lagi.

"Oh yaudah, Karin pamit ya mba, Kai, Bang Andi udah jemput." Ucapnya sambil berlalu.

"Rin." Panggil Kai, dia mau mengatakan bahwa Sekar hanya bercanda, tapi wanita dewasa itu menariknya masuk ke mobil.

...----------------...

Karin menangis, di hadapannya ada Vanilla Latte yang hanya menemani namun tak sama sekali diminumnya.

Ia menangisi dirinya yang kini sungguh kacau, hatinya masih di penuhi Kai, tapi dia istri orang, dan saat ini Kai adalah pacar adik iparnya Sekar. Karin mencoba menerima semuanya tapi dia tak bisa berbohong melupakan seseorang tak semudah berbicara.

Andi tiba di depan mini market sangat kaget melihat Ibu bosnya menangis tersedu sedu.

"Bu Bos ada apa?" Tanya Andi perhatian.

Karin menghapus air matanya dengan tissue "Enggak apa apa bang An, Karin gak enak badan demam." Ujarnya berbohong.

Dia memang sakit, tapi bukan sakit itu yang kini mengganggunya, meskipun anak mommy dan manja tapi Karin masih bisa tahan dengan demam dan Flu.

"Waduh" ucap Andi panik "Apa kita harus pergi ke rumah sakit Bu bos?"

Karin menggeleng "Enggak Bang An, Karin mau pulang aja, mau istirahat." Ucapnya.

Andi menurut, namun dia langsung melaporkan keadaan Karin pada Bos Besarnya di luar kota.

Arjuna menjadi sangat panik mendengar Karin yang jatuh sakit, kini ia berusaha secepat mungkin menyelesaikan urusannya di kota Vega. Bahkan ia meng cancle beberapa pertemuan yang tidak terlalu penting.

Karin tiba di Apartment nya, Sekar tak nampak disana.

Karin merebahkan diri di kasurnya, tertelungkup dan menangis tersedu sedu, ia sampai lupa dengan tubuhnya yang sangat demam saat itu. Hatinya lebih sakit.

Bik Wati yang mendengar suara tangis Karin menghampirinya. Ia terperanjat saat memegang suhu tubuh gadis itu.

"Non, ini badan non panas banget." Ucapnya panik.

Karin menggeleng "Gak apa apa bik, jangan bilang Om Yayang ya, Karin gak mau ganggu kerjaan dia."

"Tapi non kondisi non Karin panas begini Bibik gak tega."

"Aman bi Karin minta tolong di ambilin kotak obat dan air putih ya."

Bik Wati bergegas membawakan kotak obat dan air yang diminta Karin. Kini Karin sibuk mencari Antipiretik untuk menurunkan demamnya.

Beruntungnya karena Om Yayang memilki stok Obat dan Vitamin yang dibutuhkan Karin, Karin meminum Paracetamol Tablet dan Vitamin B complex.

"Bik Karin mau tidur ya, Karin gak apa apa kok Bi cuma flu biasa, tidur juga nanti sembuh." Katanya menenangkan Bik Wati.

"Baik non, kalau butuh apa apa bilang Bibik ya." Ujar ART setia keluarga Arjuna itu sembari pamit keluar.

Obat itu bekerja kini Karin tertidur, tapi sayup sayup ia merasakan tangannya di genggam dan ada kompres yang kini menempel di dahinya.

...----------------...

1
Fulayah Haddad
Lanjut lg dong Othor double upnye jngan lm" selalu ditungguuu............👌🫰🫰😉🙏🙏🤗 penasaran.........🤨🤨👍
Yiruma Nitya: Siap kak 🤭
total 1 replies
pena langitt
kasian karin 🥺
Yiruma Nitya: 🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹
total 1 replies
Purwanto Ayuki
Rekomen bgt
Yanti Mulyaningsih
Super rekomen dan romantisnya dpt bgt, semoga happy ending Karin dan Om yayang
Fulayah Haddad
Bagus , keren & bikin penasaran..........👍👍🤨🤨😉 lanjut lg dong Thor updatenye jngan lm" selalu ditungguuu..............🤗👌👌🫰🙏🙏
Fulayah Haddad
Bagus, keren & bikin penasaran nich...............👍👍🤗🤨🤨 lanjut lg dong Othor updatenye jngan lm" ditungguuu..............👌👌🫰😉🙏🙏
Yiruma Nitya: Makasih review-nya Kak, siap pasti Up terus 💪😍👍
total 1 replies
Yanti Mulyaningsih
Segitu mah masih muda Karin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!