NovelToon NovelToon
Misteri Desa Sesat

Misteri Desa Sesat

Status: tamat
Genre:Horor / Misteri / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:34.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

"Musuh kalian bukanlah orang asing, tapi orang terdekat kalian sendiri"
Suara itu terdengar begitu jelas di telinga tiga pemuda yang berada di sebuah kampung penuh misteri.
Akankah mereka bisa menemukan siapa musuh terdekat mereka itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tentang Panca

#####

Di depan rumah Panca.

‎"Nah yang itu sudah matang, ambil yang warnanya sudah sedikit merah menghitam, kalau hanya merah saja rasanya masih asam" ucap Prama dari bawah pohon jambu air di depan rumah Panca.

‎"Hei kak! Kenapa bukan kakak saja yang naik, dari tadi salah terus" gerutu Hamka yang di minta untuk naik oleh Liam.

‎"Kamu tidak ikhlas? Ini untuk keponakan kamu loh, masa menggerutu, nanti kalau Laily sedih bagaimana?" tanya Prama menahan tawanya termasuk Panca dan Liam.

‎"Dasar payah, orang hutan tapi tidak tahu cara naik pohon" gerutu Hamka lagi

‎"Kak Prama ini orang hutan yang elegan, tidak mungkin naik pohon, nanti derajatnya turun" jawab Prama dan akhirnya Liam juga Panca tak bisa lagi menahan tawa mereka.

‎"Tante Sahara tuh elegan, dia cantik paripurna, kalau manusia akan Hamka jadikan istri kedua" sinis Hamka kembali memetik jambu yang di tunjuk Prama, sampai lima menit kemudian, Lintang dan Laily sudah sampai di sana, tapi Dirman dan Lilis pulang karena harus menjual ikan asin ke pasar.

‎"Sudah dapat banyak sekali" ucap Laily

‎"Nanti mau sekalian di bagikan pada para warga, kamu pilih saja yang kamu mau, itu ada kantungnya" jawab Panca lembut

‎Laily langsung memasukkan beberapa Jambu air itu yang menurutnya pasti akan sangat enak, apalagi Lintang juga ikut memakannya di campur dengan garam dan cabai yang di siapkan Widia di depan teras rumah Panca.

‎"Lintang, kamu jangan banyak banyak makan pedasnya, nanti sakit perut" ucap Liam khawatir

‎"Tidak bang, ini enak, manis" jawab Lintang memberikan jambu yang sudah dia beri bumbu rujak kepada Liam.

‎"Lian!" pekik Kenanga berlari dan menerjang Lintang.

‎"Aduh! gue pikir anak ini ada di rumah bapaknya, ternyata ada di dalam" keluh Lintang yang di Jambak Kenanga.

‎"Aku di suapi Kenanga, bukan di pukul, lepaskan Lintang, kasihan nanti dia jadi botak" bujuk Liam menarik Kenanga agar duduk disampingnya.

‎"Kenanga, ini untuk kamu, ini yang paling manis" ucap Hamka ketika dia sudah turun dan membawa dua buah jambu dengan warna merah kehitaman yang terlihat begitu manis.

‎"Ini satu lagi untuk Laily" ucapnya memberikan yang satu lagi.

‎"Ini keciy, aiyi becay" protes Kenanga

‎"Astagfirullah, hanya beda sedikit saja, kamu harus mengalah, Laily kan ada bayi di perutnya" ucap Hamka dan barulah Kenanga Duduk lagi di samping Liam.

‎"Repot ya punya istri dua" ledek Panca

‎"Iya padahal istri asli ada di kota" jawab Hamka terkekeh karena dia jadi ingat Lyra.

‎"Biar gue tebak, itu untuk lyra, Om Haris, Esmeralda dan anak anak Lo kan?" tanya Liam menunjuk satu karung kecil yang dipisahkan Hamka

‎"Iya gue akan minta Om Ireng antar ini ke rumah Daddy" jawab Hamka

‎"Esmeralda itu siapa?" tanya Panca

‎"Istri pertama Hamka tapi menikah dengan orang lain" celetuk Lintang tertawa

‎"Adik Hamka kak" jawab Hamka

‎"Adik yang usianya lebih tua beberapa bulan kak" ledek Liam

‎"Pokoknya dia Adek gue, papa bilang begitu, nama Esmeralda juga papa yang kasih" jawab Hamka datar

‎"Tunggu sebentar, biar kak Panca tambahkan, ada mangga yang baru panen di kebun belakang" ucap Panca segera masuk ke dalam rumahnya dengan terburu buru, sampai sampai dia tidak sadar kalau kalung emas putih yang dia pakai terlepas.

‎Trak.

‎Liam langsung melirik kalung yang jatuh itu, alisnya langsung mengernyit Karena dia mengenali kalung yang tergeletak di depannya.

‎"Ini kan..." gumam Liam mengambil kalung itu.

‎"Ini mangganya, sudah hampir matang, cocok untuk di bawa ke kota" ucap Panca memasukkan banyak buah mangga yang dia bawa dari dalam rumah.

‎"Kak, ini kalung siapa?" tanya Liam

‎"Oh.. Itu milik kak Panca, pasti terlepas, kaitannya memang longgar, ini kalung yang sangat berharga" jawab Panca mengusap kalung itu.

‎"Kalungnya mirip kalung milik Mahira, katanya itu hanya ada satu karena di pesan Om Miqdad di toko, tapi ko ada dua sekarang" ucap Lintang

‎"Memangnya iya?" tanya Hamka meminjam kalung itu dari Panca.

‎"Iya mirip, tapi kan kalung Mahira hilang enam tahun lalu saat dia ikut study tour ke Jogjakarta waktu masih SD" ucap Hamka

‎"Dari Jogjakarta ke sini kan jauh banget ya" ucap Liam memilih untuk kembali makan.

‎Panca menatap kalung itu lagi dengan serius "Mahira"  nama itu sekarang ada di pikirannya dan sekarang genggamannya semakin erat pada kalung yang dia pegang.

‎Flashback on 

‎"Pak, memangnya kita sekarang ini mau mencari apa ke sini?" Tanya Panca yang saat itu berusia enam belas tahun. Dia bersama Pandi ayahnya pergi ke Jogyakarta untuk melakukan sebuah tugas yang di jalankan oleh Pandi.

‎"Kita harus mencari pedang milik kakekmu nak, katanya beliau menguburnya di gunung yang ada di kota ini" jawab Pandi

‎"Apa bapak yakin kita tidak tersesat? Kita sudah dua hari menyusuri gunung ini tapi tidak menemukan batang kayu yang bercahaya seperti yang bapak bilang" ucap Panca

‎"Bapak yakin, ayo lanjutkan saja, kamu jangan mengeluh terus ,kamu itu adalah calon penerus bapak, jadi harus lebih banyak bekerja di banding mengeluh"

‎"Baik pak"

‎Satu jam mereka terus mencari dan akhirnya pohon yang di maksudkan mereka temukan di sebuah pinggir goa yang tersembunyi, bahkan tertutup banyak daun daun yang merambat di atasnya.

‎"Kita gali dibawah pohon itu nak, sebelum hari semakin gelap" ucap Pandi

‎Panca mengambil cangkulnya dan mulai menggali bersama Pandi, mereka juga membaca basmallah terlebih dahulu karena saat itu, tanah yang akan di gali tiba tiba saja jadi keras.

‎"Ini kotaknya pak, sudah ketemu" ucap Panca mengambil kotak panjang yang terkubur di kedalaman satu meter dalam tanah.

‎Krak.

‎Pandi langsung membuka kotak itu dan ternyata memang benar, itu pedang milik kakeknya yang dulu di sembunyikan dari sosok penguasa mahoni yang kejam.

‎"Ayo kita segera turun, kita akan pulang besok, kamu mau ke pantai di kota ini kan?" Tanya Pandi

‎"Boleh pak?" Tanya Panca

‎"Tentu saja boleh, besok siang kita pulang, jadi paginya kamu bisa main di pantai sepuasnya" jawab Pandi

‎"Alhamdulillah"

‎Panca yang senang bisa melihat pantai sama sekali tidak merasa lelah saat mereka turun dari gunung itu, bahkan mereka sampai di pos satu itu sudah pukul sembilan malam, dan mereka langsung naik kendaraan ke arah hotel yang di pesan Pandi.

‎Pagi harinya, tanpa menunggu Pandi terbangun, Panca langsung pergi ke pantai sendirian, dia menikmati angin pagi di pantai itu bahkan matahari terbit juga bisa dia lihat dari pinggir pantai yang sudah terlihat beberapa orang di sana. Termasuk seorang anak perempuan berusia dua belas tahun yang sedang mencari kerang di pinggir pantai yang sedang surut.

‎"Dek, kamu sedang apa?" Tanya Panca

‎"Mau cari umang untuk oleh oleh pulang tapi tidak ketemu, jadi cari cangkang kerang saja" jawabnya masih fokus menunduk.

‎"Mau Kakak bantu?" Tanya Panca ikut berjongkok

‎"Boleh deh, sebelum Mirza datang, dia galak dan sering marah kalau pergi nggak ajak dia"

‎"Siapa Mirza?"

‎"Sepupuku"

‎Panca hanya mengangguk sambil dia juga mencari cangkang kerang yang sudah mulai terkumpul banyak, dan mereka berhenti mencari lagi.

‎"Lihat ini kak, ini bagus kan?" Tanya anak perempuan itu menatap Panca dengan senyum cerianya dan Panca mengangguk.

‎"Iya bagus dan cantik" jawabnya tapi tatapan Panca justru terarah pada wajah anak perempuan itu.

‎"Aakhh!"

‎"Kakak kenapa?" Tanya anak itu saat Panca memegangi perutnya.

‎

1
falea sezi
bagusss amat
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeh seruuu tau cerita dr awal,,,sukses sllu buatmu kak🤗🤗
neni nuraeni: ih apa atuh kak baru tau aku,, maksih ya kak☺️
total 4 replies
Aniya
sangat bagus
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
jangan tinggalkan akuuuuuuuu,,,,teroreng,,,teroreng,,,ku mohon ke padamuuuuuu😢😢😢😢😢😢tak sanggup diri ini ,jauh dari dirimuuuu🤭🤭🤭,🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀🙋🏼‍♀
Ridwan01: iya kak, terima kasih sudah mampir 🙏
total 2 replies
neni nuraeni
semoga mereka slmt,,, dan Sagara menolong mereka trmsuk istrinya
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Nurr Tika
semoga sagara cpt keluar dan buah pomat bisa di ambil hamka
Ridwan01: aamiin Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Betri kardina
lagi thor,lagi seru2nya
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
ayo Sagara smngt agar kamu bisa mmbasmi Rajasa karena sudah berani mngmbil milikmu,, 💪juga buat kak thor nya lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
Nurr Tika
ko hamka ,lintang dan liam ga tau kalau itu sagara palsu sampe puluhan th ,dah gtu dah smpe pnya ank lg
Ridwan01: Rajasa itu begitu mirip Sagara, suaranya, cara bicaranya bahkan semua memori Sagara juga di miliki Rajasa, jadi dia dengan mudah menipu semua keluarga Danendra.
total 1 replies
nurul supiati
lahhh kok bisa Sagara ketukar kan Sagara hebattt😭😭😭
nurul supiati: tapi masa iya Safira gak bisa bedain yak hihihi😭😭😭
total 2 replies
falea sezi
betapa hancur nya klo tau yg tidur ma Safira ternyata rajaasa🤣
Ridwan01: rajasa ini licik kak, dia menikahi Safira dengan tipu daya
total 1 replies
falea sezi
loo berarti Safira nganu ma rajasa🤣🤣 menjijikan
Ridwan01: iya kak, meski Safira tidak tahu tapi mereka memang melakukan itu.
total 1 replies
neni nuraeni
ayo Hamka, Liam bantu Pomat bebaskan opa mu yg asli kasian Oma Safira psti dia terpukul,,, lnjutt
neni nuraeni: 💪💪💪 kak🤗🤗
total 4 replies
Sakura Dilema
seru dan asyik
buat penasaran selalu
semangat ya up nya ya Thor
neni nuraeni
oh gara2 dia ternyta... lnjut
neni nuraeni: sama2 kak,,, seru tau kak cerita awal mula kampung mahoni, sampai Sagara di kurung d phon beringin,,pokonya ga pernah bosan aku baca karyamu,sukses sllu buatmu kak💪💪💪
total 2 replies
neni nuraeni
kira2 siapa ya🤔
neni nuraeni: yaaa masih rahasia...pnsrn aku kak🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
lnjuttt
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
oooooh jadi marlan keturunan nya mbah falah🥰🥰🥰
Ridwan01: Mbah Teguh kak
total 1 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Apa kata anak-anaknya Kenanga ya, masa emaknya sama kayak mereka, sikapnya kayak anak kecil gitu. Anak udah 3, tapi ngomong aja masih cadel wkwk. Apa nggak pusing tuh si Liam. Untung Aja Kenanga nggak musuhan sama anak dia, kasusnya kayak sama Fatih.
Ridwan01: anak kenanga baru dua kak, Lintang yang tiga. Anak anaknya malah merasa punya teman bermain dan kenanga tahu itu anaknya jadi dia mau berbagi dengan mereka kecuali berbagai Liam 🤭🙏
total 1 replies
neni nuraeni
weeh sudah punya anak pula mereka Pomat juga sbntr lgi bkl berbuah,,,semoga mereka berhasil mnjga dan melindungi Pomat serta buahnya, amiin
neni nuraeni: yaa udah mau tamat,,, beneran ini teh kak,, pdhl msih kngen loh,,, iya kak buat musuhnya kaget sekalian bikin dia jantungan biar Pindah alam sekalian🤭🤭🤭💪💪💪 kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!