NovelToon NovelToon
Jalan Kultivasi

Jalan Kultivasi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Kultivasi
Popularitas:16.6k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Xiao Lin seorang pemuda murid pelayan di sebuah sekte di bagian timur kekaisaran Angin Surgawi. terkenal sebagai sampah dan selalu di bully oleh murid lain.
Hingga suatu hari saat ia melihat teman nya hampir terbunuh. tiba tiba ia kalap mata dan membunuh murid luar tersebut. namun ia tak menyadari hal apa yang sudah terjadi.

nasib apakah yang di tanggung Xiao Lin di sekte setelah pembunuhan terjadi? mampu kah ia keluar dari masalah itu?

saksikan perjalan hidup Xiao Lin untuk menjadi kuat. membantai setiap musuh yang menghalangi jalan kultivasi nya. hanya di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Puncak dari yang Terkuat

Ketegangan di antara kedua kapal terbang raksasa itu mencapai puncaknya. Percikan listrik ungu di sekeliling tubuh Lei Hu semakin liar, sementara niat pedang Jian Chen mengkristal di udara, siap membelah langit. Di tengah gemuruh badai yang bersahutan, satu gesekan kecil saja akan menyulut pertempuran berdarah di atas ketinggian ribuan meter.

Namun, tepat saat Lei Hu hendak melompat menyeberangi dek kapal...

HUMMM—!

Sebuah tekanan yang teramat sangat berat, dingin, dan berwibawa mendadak turun dari anjungan utama Kapal Guntur Pemusnah. Tekanan itu tidak berupa ledakan energi yang bising, melainkan seperti runtuhnya langit tak kasatmata yang langsung mengunci seluruh pergerakan di atas geladak.

Aura mengerikan dari ranah Qi Gathering Tingkat 9—ranah setengah langkah menuju Foundation Establishment—menyapu bersih seluruh percikan listrik ungu milik Lei Hu dalam sekejap.

"Cukup, Lei Hu. Jangan mempermalukan Kuil Guntur dengan membuang-buang energi sebelum turnamen dimulai."

Sebuah suara yang sangat tenang namun membawa resonansi petir murni terdengar dari dalam kabin kapal hitam. Sosok pemuda jangkung berambut hitam legam dengan jubah ungu ber-hamparkan sulaman emas melangkah keluar. Sepasang matanya yang berwarna ungu redup menatap datar ke arah kapalnya sendiri, membuat Lei Hu yang tadinya begitu garang langsung menundukkan kepalanya dalam-dalam, tubuhnya bergetar ketakutan.

Dia adalah Lei Dong

murid dalam nomor satu yang tak tertandingi di Kuil Guntur Surgawi.

Di saat yang hampir bersamaan, Jian Chen yang baru saja bersiap mencabut pedangnya mendadak tersentak. Langkah kakinya tertahan, dan sepasang matanya sedikit melebar. Di dalam kepalanya, sebuah suara spiritual yang sangat halus namun tajam seperti ujung jarum bergaung.

"Jian Chen, mundurlah. Menyimpan kekuatan kita adalah prioritas. Jangan biarkan musuh membaca aliran pedangmu sebelum waktunya."

Itu adalah transmisi suara menggunakan kesadaran spiritual (Divine Sense Transmission)

dari Ye Ling,

murid dalam nomor satu dari Sekte Pedang Benua, yang saat ini sedang bermeditasi di dalam kabin VVIP Kapal Layar Pedang Surgawi.

Mendengar perintah dari sang nomor satu, Jian Chen menarik napas dalam-dalam, lalu perlahan menarik kembali niat pedangnya yang tajam. Dia membungkuk sedikit ke arah kabin utama sebagai tanda hormat, lalu melangkah mundur ke barisan belakang dengan patuh.

Kedua kapal terbang raksasa itu perlahan kembali memperlebar jarak mereka, melanjutkan perjalanan masing-masing menembus awan menuju Lembah Angin Mati tanpa ada pertumpahan darah prematur.

Di sudut geladak, Xiao Lin berdiri terpaku. Sepasang mata jernihnya berbinar-binar dengan kilatan kekaguman yang sangat murni. Tubuhnya gemetar halus—bukan karena ketakutan, melainkan karena rasa antusiasme yang membakar dadanya setelah merasakan tekanan dari dua sosok terkuat dari masing-masing sekte.

Khususnya tekanan dari Lei Dong, sang nomor satu dari Kuil Guntur Surgawi. Aura tingkat 9 yang sempat menyapu udara tadi terasa begitu padat, begitu luas, seolah-olah seluruh petir di langit ini tunduk di bawah perintah pemuda tersebut.

"Luar biasa..." bisik Xiao Lin pelan dengan senyum polos yang mengembang di wajahnya.

"Jadi seperti itu kekuatan para genius sejati di tingkat puncak... Ini benar-benar membuatku ingin berlatih lebih keras lagi!"

"Hmph, dasar keledai bodoh yang tidak tahu luasnya dunia," suara dingin Sang Iblis kembali bergema di kepala Xiao Lin, membawa dengusan penuh penghinaan yang khas.

"Hanya seekor semut di tingkat 9 fana sudah membuatmu gemetar kegirangan seperti ini? Di masa kejayaanku, bahkan kaisar petir yang menguasai jutaan kesengsaraan langit pun harus berlutut dan mencium debu di bawah kakiku!"

Xiao Lin tersenyum geli di dalam hatinya. ‘Aku tahu kau sangat kuat. Tapi bagiku yang dulunya hanya seorang pelayan biasa, bisa melihat kekuatan seperti ini adalah hal yang sangat menakjubkan."

"Aku ingin tahu... seberapa jauh aku bisa melangkah di turnamen nanti dengan teknik darimu.’

Sang Iblis terdiam sejenak di dalam kegelapan segel, sebelum akhirnya mendengus pelan.

"Lakukan sesukamu, bocah. Tapi ingat, jika kau sampai kalah dari serangga petir itu... aku sendiri yang akan memastikan jiwamu merasakan siksaan neraka terdalam."

Kapal terbang terus melesat membelah langit, membawa Xiao Lin yang kini dipenuhi semangat membara mendekati takdir barunya di Lembah Angin Mati.

1
Luthfi Aamiin
lanjutkan
bossss
🐉🐉🐉🐉💪💪💪💪
Luthfi Aamiin
wuuussss
wuss
Luthfi Aamiin
💪💪💪💪💪💪💪
🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉
👻👻👻👻👻👻
Luthfi Aamiin
jedag
jedug
🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
lanjutken
🐉🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
🐉👻👰💪🗿🐙
fgjkitrcv
Luthfi Aamiin
6
🐉
🐉🐉
🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
ah
uh
kejam
kejam
Luthfi Aamiin
bantai 🐉🐉🐉
7
🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
7
pitu
bantai
🐉🐉🐉🐉
Luthfi Aamiin
8
🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉
wolu
Luthfi Aamiin
11
🐉👻🐉👻🐉
Luthfi Aamiin
sedoso
10
🐉
Luthfi Aamiin
sewelas
11
hukum Konoha
👻👻🐉🐉
Luthfi Aamiin
songo
9
🐉👻
Luthfi Aamiin
wolu
8
🐉
Aman Wijaya
mantab Thor tambah lagi updatenya semangat semangat semangat
Aman Wijaya
ayo Xiao Lin tunjukkan kemampuanmu 💪💪💪
Aman Wijaya
lanjut terus
Luthfi Aamiin
rolas
12
🐉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!