Sarah dan Adrian,selaku orang tua dari Sandra tidak menyangka kalau anaknya dapat berkomunikasi dengan makhluk ghaib. Sampai semua makhluk ghaib meminta bantuan pada Sandra karena urusan mereka yang belum selesai didunia
Hingga akhirnya dia bertemu dengan roh Darius,seorang pewaris kerajaan yang sedang sekarat.
Bagaimana kisah selanjutnya,yuk diintip cerita Sandra dan Darius ....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 25
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Dewa tersenyum mendengar begitu banyaknya pertanyaan yang diajukan si boy,dia menggeleng-gelengkan kepalanya menatap si boy.
"aku juga ngak tau kenapa kau bisa ada di negara ini,mungkin kau sedang berlibur atau bisa jadi kau sedang diungsikan oleh seseorang"jawab dewa singkat
"diungsikan?"tanya si boy
"ya mungkin saja,aku hanya melihat dari telapak tangan mu itu"jawab dewa lagi
"jadi apa yang harus aku lakukan sekarang?"tanya si boy yang tak lain adalah Darius
"kau tanya kan pada dirimu sendiri,apa mau mu sekarang?"jawab dewa serius
"aku ingin kembali ke tubuhku dan menjadi manusia lagi,apakah aku bisa?"ucap Darius
"bisa....karna memang kau belom ditakdirkan meninggal makanya kau bertemu denganku sekarang"jawab dewa
Sandra masih mendengarkan percakapan mereka,dia hanya mengikuti yang terbaik buat Darius.
"kalau begitu bagaimana caranya aku kembali?"tanya Darius penasaran
"kau harus menemukan tubuhmu, setelah itu kau akan kembali tapi setelah kau kembali....kau akan melupakan yang terjadi sekarang"jelas dewa serius
"aaa...aapa?ta...tapi?"tanya Darius menatap dewa dan Sandra secara bergantian
"kenapa?apa kau berubah pikiran?"tanya dewa
"bisakah...aku mengingat tentang ini?"tanya Darius
"bisa ....tapi jika ada keajaiban,yang mengingat semua ini hanya kami. Aku dan wanita ini"jawab dewa
"Sandra....namaku Sandra "ucap Sandra memperkenalkan diri
"bagaimana?apa kau ingin mencari tubuhmu?"tanya dewa lagi
"iya...kau bisa membantuku?"tanya Darius dengan wajah sedihnya
"baiklah....tapi tidak sekarang,aku mau istirahat. Ini sudah malam,sebaiknya kau pulang"ucap dewa sambil menatap Sandra
"iya....aku permisi pulang dulu"ucap Sandra
Sandra berjalan keluar pintu rumah dewa dan diikuti oleh Darius,dewa menatap Darius .
"kau mau kemana?"tanya Dewa menatap Darius
"pulang"jawab Darius
"kau bisa tinggal disini jika kau mau,jadi besok kita bisa mencari tubuhmu"jelas dewa
"besok aku akan kembali kesini, sekarang aku harus ikut kerumah Sandra ....ada yang ingin aku bicarakan padanya"ucap Darius
"baiklah.... selesai kan lah urusan kalian,sebelum kau benar-benar melupakannya"jawab dewa
Sebenarnya dewa juga ikut sedih,karena dia juga mengalami hal yang sama seperti yang dialami Darius. Wanita yang koma dan sudah sadar kembali sudah melupakannya,dia tidak tau harus melakukan apa. Wanita itu benar-benar tidak mengingatnya,dia sama seperti Sandra yang akan segera dilupakan oleh pasangannya
Sekarang dewa hanya bisa melihat wajah wanita itu dari jauh,sudah berulang kali dia mencoba mendekatinya tapi tetap saja wanita itu malah berpikir dia adalah penguntit.
Sandra dan Darius pun pulang kerumah, disepanjang perjalanan mereka hanya terdiam saja . Tidak ada yang membuka pembicaraan hingga mereka sampai dirumah,Sandra memarkirkan mobilnya didepan halaman rumahnya
Sandra berjalan masuk kedalam kamarnya dan diikuti Darius,dia menatap sekeliling kamarnya.
"huuuff....kau akan kembali ke tubuhmu,pasti kau akan merasa senang"ucap Sandra sambil tersenyum
"aku ingin kau memberitahuku nanti,kalau sewaktu aku koma...roh ku selalu bersamamu"jawab Darius
"jika aku mengatakannya maka kau akan mengatakan aku gila"ucap Sandra lagi sambil tertawa kecil
Darius memeluk tubuh Sandra dari belakang,dia membenamkan wajahnya dileher Sandra sambil menciumi leher Sandra yang mulus. Dia benar-benar bingung harus apa,tapi dia juga tidak mau menjadi makhluk ghaib yang tidak bisa bersatu dengan Sandra
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya.... makasih 😘😘😘
semoga Bella bertemu dengan seorang pria yang benar benar mencintai nya dan menerima apa adanya
penyesalan akan datang terakhir darius