NovelToon NovelToon
Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Memiliki tubuh obesitas ternyata membuat Amanda dibenci orang-orang di sekeliling, keluarga yang selama ini dia percaya. Di saat usianya berusia 10 tahun ibunya pergi meninggalkannya membuatnya hidup bersama sang ayah.
Hidupnya sejak kecil begitu sempurna nyaris tidak pernah merasakan kesulitan, ketika sang ayah menikah dengan teman masa SMA- ya yang sudah memiliki dua Putri. Amanda justru mendapatkan kasih sayang dari ibu tirinya.

Tetapi siapa sangka Amanda menyadari semua itu hanyalah sandiwara ketika dia sudah dewasa. Tubuhnya yang gendut dengan wajah yang jelek, cupu membuat keluarganya jijik kepadanya, kematian ayahnya membuat penderitaan hidupnya semakin bertambah.
Pria yang dia nikahi baru 1 bulan ternyata memiliki hubungan dengan saudara tirinya, dikhianati oleh keluarganya sendiri membuat Amanda nyaris ingin mengakhiri hidup.

Tetapi semangatnya kembali dalam bentuk pembalasan ketika semua berlalu dia datang dengan penampilan yang sempurna bahkan nyaris Tidak dikenali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25 Pekerjaan

"Tidak, aku beliau tidak LDR, kami sama-sama tinggal di Jakarta dan hanya saja kebetulan beliau juga ada pekerjaan di sini dan aku juga tidak menyangka ya sama-sama memiliki pekerjaan di sini, jadi seperti yang aku katakan ini merupakan surprise untukku," jawab Gina.

"Sweet sekali, lalu kamu tidak bertemu dengan pacar kamu?" tanya Amanda.

"Masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan. Aku bisa dimarahi pak Egar jika mendahulukan hubungan dibandingkan pekerjaan di saat jam bekerja, nanti juga ada waktu untuk berkencan bersama dengannya," sahut Gina.

"Kamu benar, di zaman sekarang ini bisa dikatakan pekerjaan harus menjadi nomor satu dan hubungan romantis itu hanya selingan," sahut Amanda.

"Yes, tetapi tetap saja hubungan ini terlalu rumit untukku dan entahlah apakah hubungan kami akan bertahan atau tidak," sahut Gina.

"Rumit, memang apa yang menjadi masalah?" tanya Amanda.

"Aku tidak bisa menjelaskannya, tetapi seperti biasa, hubungan rumit yang memang mengalami kesulitan untuk menyelesaikannya," sahut Gina.

"Baiklah, aku tidak punya hak untuk mengetahui serumit tanpa hubungan kamu dengan kekasih kamu, tetapi aku hanya berdoa semoga baik-baik saja Dan suatu saat nanti bisa bertemu dengan kekasih kamu," ucap Amanda.

"Pasti....!"

"Hmmmm, lalu bagaimana dengan kamu? Apa kamu juga punya pacar?" tanya Gina.

"Tidak, aku tidak kepikiran untuk memiliki kekasih, karena menurutku memiliki hubungan komitmen dengan seseorang itu hanya menghabiskan waktu, aku tidak tertarik untuk menjalaninya," jawab Amanda.

"Jadi menurut kamu memiliki komitmen dengan seorang pria adalah hal yang menghabiskan waktu?" tanya Gina.

"Benar, mencintai seseorang berlebihan, memberikan semuanya kepadanya tidak menjamin dia adalah laki-laki setia," jawab Amanda.

"Sepertinya kata-kata kamu penuh dengan makna? Kamu seperti seorang wanita yang pernah dikhianati," ucap Gina menduga-duga.

"Banyak hal yang sudah aku alami," Amanda hanya menjawab singkat dengan tersenyum.

Amanda dan Gina yang awalnya rekan kerja ternyata bisa menjadi dekat, keduanya kerap kali sering mengobrol dan bahkan obrolan mereka juga tidak selamanya tentang pekerjaan. Gina merasa nyaman dan begitu juga dengan Amanda.

******

Setelah makan bersama akhirnya Amanda dan Gina sudah tiba di hotel yang akan menjadi tempat istirahat bagi Amanda saat berada di lobby Hotel mereka berpapasan Egar yang membuat Gina menundukkan kepala.

"Bapak mau kemana?" tanya Gina.

"Saya harus bertemu dengan tuan Charles, setelah ini kamu selesaikan dokumen yang saya minta kepada kamu," ucap Egar.

"Baik. Pak," sahut Gina menjawab dengan sopan.

Egar tidak mengatakan apapun lagi dan kemudian langsung pergi.

"Hmmmm, pimpinan kamu juga berada di Jepang dan apa akan ikut memantau proses syuting iklan?" tanya Amanda memastikan.

"Sebenarnya keberadaan beliau di Jepang bukan berpatok pada syuting iklan, hanya saja memang memiliki proyek besar di Jepang dan menurut pak Ega Jepang juga tempat yang cocok untuk melanjutkan syuting iklan dan sekalian beliau bisa memantau," jawab Gina.

"Jadi dia akan berada di Jepang, bisa-bisa pekerjaanku dikomentari olehnya," batin Amanda.

"Ayo Amanda!" ajak Gina membuat Amanda mengganggukan kepala dan mereka melanjutkan langkah mereka.

Gina saat ini sudah berada di depan salah satu pintu kamar hotel dan menempelkan kartu pada pintu tersebut dan kemudian pintu itu terbuka.

"Masuklah!" sahut Gina.

Amanda menganggukkan kepala dan kemudian memasuki kamar mewah yang disediakan khusus untuknya.

Kepala Amanda berkeliling melihat luasnya kamar tersebut, dengan ranjang ukuran besar, dilengkapi dengan kamar mandi, teras yang cukup luas serta perabotan yang ada di dalam kamar itu. Kamar itu juga terdapat dapur mini yang sudah pasti sangat diperlukan Amanda.

"Bagaimana Amanda? Apa kamu menyukai tempat ini?" tanya Gina.

"No bad, ini menurutku sangat baik dan tidak ada masalah sama sekali, tempatnya juga tampak strategis dan terlebih lagi aku bisa melihat keindahan Tokyo," jawab Amanda saat ini melangkah menuju teras.

"Syukurlah jika kamu menyukai tempat ini, aku benar-benar takut kamu tidak suka dengan kamar kamu," sahut Gina.

"Ini sudah sangat baik untukku, kamu sudah melakukan yang terbaik, terima kasih Gina," ucap Amanda tersenyum.

"Sama-sama, semoga saja kamu nyaman di kamar ini. Aku juga menginap di hotel ini dan aku berada dua kamar dari tempat kamu, pak Egar sendiri berada di samping kamar kamu, aku sengaja mencari kamar yang tidak terlalu berjauhan dengan kamu agar jika kamu membutuhkan sesuatu bisa mudah mencariku," ucap Gina.

"Begitu," sahut Amanda menanggapi dengan santai.

"Ya sudah kalau begitu aku keluar dulu. Aku harus menyelesaikan dokumen yang baru saja dikatakan pak Egar," ucap Gina.

"Baiklah," sahut Amanda.

"Kamu istirahatlah," ucap Gina kemudian langsung meninggalkan kamar Amanda.

Amanda menarik nafas dan mumpung perlahan ke depan.

"Ya, sejauh ini dia selalu melakukan yang terbaik untukku dan lebih memperdulikan kenyamananku, tetapi aku tidak tahu apakah akan nyaman di tempat ini atau justru sebaliknya, karena laki-laki laki-laki itu harus ada di tempat ini," batin Amanda tampak kesal.

*******

Sisil, Maya dan Maudy sedang sarapan bersama.

"Kenapa aku tidak tahu jika Egar, ternyata melakukan perjalanan bisnis ke Luar Negeri," ucap Maudy terlihat begitu kesal.

"Ada apa Maudy, kenapa kamu sejak tadi mengumpat seperti itu? Apa yang membuat kamu tidak berhenti mengoceh?" tanya Maya.

"Mama tahu tidak, jika Amanda menjadi brand ambassador dari produk baru yang akan dikeluarkan perusahaan, aku sudah membahas masalah ini Egar untuk membatalkan kerjasama dengan wanita itu dan Egar tidak melakukannya untuk," jawab Amanda.

"Apa? kenapa Kakak bisa lengah, wanita itu menjadi brand ambassador dari produk baru yang akan dikeluarkan perusahaan dan bagaimana bisa?" tanya Sisil.

"Jika aku tahu semuanya akan terjadi maka aku akan berhati-hati," sahut Maudy.

"Kenapa Egar tidak membatalkan kerjasama dengan wanita itu?" tanya Maya.

"Sepertinya ada kontak, ada kerugian besar yang akan didapatkan perusahaan jika sampai membatalkan kontrak dengan wanita itu dan aku juga tidak tahu sebenarnya apa rencana wanita itu," jawab Maudy.

"Mama sudah mengatakan kepada kalian berdua untuk hati-hati, ingat apa yang kita dapatkan saat ini tidak mudah begitu saja diambil oleh orang lain. Jadi kalian harus benar-benar memikirkan semuanya sebelum bertindak!" tegas Maya.

"Aku akan berusaha untuk membujuk Egar, agar membatalkan kerjasama dengan wanita itu dan aku tidak akan membiarkan wanita itu mengambil celah sedikitpun!" tegas Amanda.

"Apa benar kepulangan wanita itu akan menjadi ancaman besar untuk kita semua?" tanya Sisil.

"Tidak ada yang akan menjadi ancaman untuk kita, kepulangan wanita itu tidak akan berpengaruh apapun!" tegas Maya menekankan.

Bersambung.......

1
Alia Chans
Satu like = satu bentuk apresiasi. Semangat thor ✍️👈😉
Ma Em
Semangat Amanda kamu pasti bisa mengambil hak kamu perusahaan yg sdh dikuasai pelakor dan anak2 nya , semoga dimudahkan dan dilancarkan usaha Amanda untuk mengambil kembali perusahaan nya dan bisa menyingkirkan mereka semua .
Ma Em
Amanda mungkin lelaki yg sering kamu temui itu adalah lelaki yg akan menjadi pasangan hdp mu Amanda , ternyata rumah tangga Reno dgn Sisil sepertinya tdk bahagia bahkan sering bertengkar , ternyata Reno menikah dgn Sisil sering bertengkar dikira setelah melepaskan Amanda Reno akan bahagia dgn Sisil wanita pilihan Reno , mungkin itu balasan Sisil karena sdh menyakiti Amanda sehingga rumah tangganya juga tdk bahagia .
Ma Em
Semoga Amanda segera mengetahui perselingkuhan Reno dgn Sisil .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!