NovelToon NovelToon
Siapakah Jodohku???

Siapakah Jodohku???

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:220k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yeni istiyanti

Gadis cantik dan hebat itu bernama Laras,hidupnya harus jungkir balik.
Dari serba ada menjadi tidak punya apa-apa,
Diumurnya yang masih sangat muda,
duduk di bangku SMA,ia terpaksa harus bisa hidup mandiri.
ia pribadi yang tangguh,cerdas dan berbakat.
Unsur action,petualangannya dalam meraih apa yang diinginkannya dan kisah percintaannya menjadi bumbu menarik dalam kisah ini.
Siapakah Jodohku???
apakah ia yang selama ini selalu bersamaku ataukah orang lain?
Banyak pria yang mencintai Laras,
siapakah yang pada akhirnya akan selalu bersamanya,menerima segala kekurangannya mengingat kini dia bukan lagi berasal dari keluarga yang kaya raya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yeni istiyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenyataan Yang Harus diHadapi

Antara Cinta dan Rasa Ingin Memiliki Seutuhnya Memang sangatlah Tipis Jaraknya,

Namun Bagaimana Jika Kenyataan Ini dihadapkan Kepada Gadis yang Masih Duduk Di Bangku SMA..???

Segala Cita Dan Asanya akankah lenyap begitu saja??

Seorang gadis yang mempunyai begitu banyak bakat dan kecerdasan yang perlu dilanjutkan..!!!

...****************...

Hari semakin redup,Matahari mulai menyimpan sinarnya dalam peraduannya.

Laras masih terbaring lemah,

namun kali ini dia di rawat oleh suster dan dokter pribadi di Villa milik Raka,

telah ada beberapa penjaga dan Justin tentunya.

Raka tak ingin sampai kejadian tadi siang terulang kembali.

Raka bergegas menuju kontrakan yang dihuni oleh kedua orang tua Laras.

Dengan Hati yang berdebar,

gugup serta

perasaan bersalah bercampur aduk menyelimuti isi hatinya.

Namun ayah Martin sangat meyakinkan,

jika sahabatnya Adinata itu pasti akan mengerti keadaan anaknya,

dan menyetujui pernikahan ini dilaksanakan secepatnya.

Tok..tok..tok...!!!

"Assalamualaikum..."

Ucap Raka.

"Waalaikumsalam.."

Jawab ibu Tyas membuka pintu,dan tak lama kemudian muncul Gio yang langsung memeluk Raka.

"Om pasti kesini bawain Gio mainan kan??."

Tanya Gio penasaran.

Karena sewaktu Raka mengunjungi mereka beberapa hari yang lalu membawa begitu banyak mainan untuk gio,

sehingga gio merasa sudah begitu akrab dengan kehadiran Raka.

"Gio sayang,

kali ini om ga bawa mainan.

tapi om janji besok om akan bawain banyak mainan lagi,

kita belanja bareng kak Laras okey??

sekarang om mau ngomong penting dulu sama ayah,sama ibu.

Gio main sendiri dulu ya,

om janji sebentar aja."

"oky doky om janji bareng sama kak Laras juga ya om..!!!"

Gio langsung berhambur kembali kedepan Tv.

"Ayah..nak Raka datang katanya ada yang mau dibicarakan penting sama kita."

Ucap ibu memberitahu suaminya itu.

"mmm ya,silahkan mau bicara penting apa nak??."

Jawab Ayah sambil duduk di lantai kontrakan yang sempit itu.

Raka bingung ia harus memulai cerita dari mana,

sungguh Raka takut akan reaksi pak Adinata yang akan menolak dirinya karena kesalahan yang telah ia perbuat kepada anak perempuannya.

Namun nasi sudah menjadi bubur,

akhirnya Raka menceritakan semua kejadian dari Laras mengikuti perlombaan OSN diBali,

Laras Diculik,lalu Raka menolongnya dan insiden itu terjadi Raka menceritakan bahwa Laras terpengaruh oleh obat yang diberikan oleh penculik itu.

"ArrggHhh...!!!

Buggghhh!!!!

Pukulan mendarat di pipi Raka,

Raka menerimanya dengan tenang.

"Sabar pak,kita selesaikan dengan kepala dingin pak..!!!

masih beruntung anak kita tidak dibunuh!!!

masih beruntung anak kita melakukan itu dengan Raka!!!

bukan dengan para penculik itu yah!!!."

hiks...hiks..Hikss.."

Ucap ibu sambil berurai air mata.

Ibu Laras tak sanggup membayangkan jika sampai anak perempuannya itu menjadi korban pemerk*saan dari para penculik-penculik itu.

Aaahhh....!!!

bahkan membayangkannya saja ia tak sanggup.

"Ayah Martin pesan sama Raka jika ayah adinata bersedia,

pernikahan akan kita laksanakan besok disini,

berhubung ijin libur Laras masih 2hari lagi."

"Tunggu..apa kau bilang tadi ??

Martin???

Ayahmu Martin???."

Tanya Adinata memastikan.

"iii...iya ayah,apa ada yang salah??."

"Ya Tuhan ...

Jadi kau Raka kecil dulu yang menjadi keberuntungan untuk Martin??

Ya Tuhan ...

ayah tak berfikir sampai kesana,

ayah takut berharap jika kau adalah Raka anak teman ayah sendiri."

Ayah Adinata langsung berhambur memeluk Raka.

Ibu Laras dapat sedikit bernafas lega melihat itu,

ia takut suaminya itu menentang kenyataan ini dan tak merestui Raka.

"Raka mohon ayah kembali ke S*L* setelah pernikahan kami,

Raka sudah mengambil alih sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Otomotif,

Ayah tinggal melihat kinerja mereka dan memantaunya saja,

semua itu sudah atas nama Ayah Adinata.

Raka tidak ada sedikitpun membeli perusahaan itu menggunakan uang Ayah Martin,

itu murni hasil jerih payah Raka sendiri dari hasil investasi.

Jadi Raka mohon ayah tidak menolaknya.

Setelah kejadian ini pasti Laras akan terpukul,

ia membutuhkan Ayah dan ibu disampingnya."

"Tapi nak, bukankah ini terkesan seperti saya memanfaatkan menantu saya??

karena perusahaan ayah bangkrut Laras harus mengalami kejadian ini."

air mata itu tak terasa menetes dipipi Ayah Adinata.

"Tidak yah,Raka mohon...

kita tidak ada pilihan lain,

hati Laras harus benar-benar kita jaga saat ini,

saya juga masih sibuk di kepolisian entah bagaimana saya bisa sepenuhnya selalu disisi Laras nanti,

tapi Raka tetap mengusahakan yang terbaik nantinya."

"Lalu sekarang Laras dimana nak??."

Tanya ibu khawatir.

"Ada di villa bersama dokter dan Justin Bu,

makanya Raka kesini untuk menjemput ayah,ibu dan Gio."

"Hore....Hore..

Kita mau ketemu kak Laras ya Bu??."

Tanya Gio dengan polosnya.

"Iya nak,kita mau ketemu kak Laras

Ayo sekarang kita packing baju-bajunya gio biar kita cepet ketemu kak Laras!!."

"Ayo om...yeee...ketemu kakak Laras...!!"

Akhirnya tangisan bisa berganti dengan sedikit senyuman malam itu.

Larut malam mereka sampai di Villa milik Raka.

Laras dan Justin masih terlelap tidur,

Hanya suster dan penjaga yang masih terjaga disana.

Diusap-usapnya pipi anak perempuannya itu dengan penuh kelembutan.

Hikss...Hikss...

terdengar suara tangis ibu yang ditahan.

"Sudah bu...!!!

Ayah tidak mau Laras bangun nanti melihat ibu sedih seperti itu,

jangan tambah membuat anak kita semakin sedih,

kita harus menjadi penyemangat dengan keadaannya saat ini."

Ucap Ayah adinata mengancam ibu.

Mari kita semua istirahat,

Banyak tenaga yang harus kita simpan untuk hari penting besok.

(Iya Thor besok hari penting..

nikah walau hanya sederhana itu juga ribet ngurusnya,

beda lagi kalo uang sudah berbicara ya Thor..

semua pasti bisa cepet...

sat...set..beres..!!!

hehehehe

Garing Ah lu Thor ,

biarin Garing Mak, kan nanti tinggal di setrika😋😂😂)

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Malam berlalu begitu cepat,

Pagi mulai menyingsing.

Ayah Martin sudah tiba di Villa pagi itu,

kedua pria itu sudah bercengkerama seakan kembali bernostalgia dengan masa lalu mereka berdua.

Hanya dalam hitungan jam semua persiapan telah beres dipersiapkan oleh Ayah Martin dan Raka.

Sementara itu Laras baru saja sadar membuka matanya secara perlahan,

kepalanya sudah tidak begitu pusing seperti terakhir yang ia ingat.

Seperti diterpa gempa 7SR bergoyang-goyang entah kemana,

Dilihatnya pemandangan sekitar ia merasa bukan lagi dihotel.

ia menoleh ke kanan dan kiri dilihatnya ibunya tidur disamping kasurnya dan gio tertidur di sofa kamar itu.

"iii..buu...??."

Laras masih tak percaya,ia takut sedang berhalusinasi.

Dikucek-kuceknya matanya beberapa kali.

"Laras...kamu sudah bangun nak??

Raka..Laras sudah bangun...!!!."

Teriak ibu seketika membuat Raka,suster dan dokter berlari-lari kecil menuju kamar.

Dokter dan Suster langsung memeriksa keadaan Laras.

"Bagaimana keadaannya Dok??."

Tanya Raka penasaran.

"Sudah normal tuan raka,efek obat sudah tidak ada,hanya tinggal pemulihan saja dengan banyak minum vitamin."

"Terima kasih dok,

nanti saya transfer seperti biasa."

"Baik,terima kasih juga tuan raka.

Saya pamit nanti jika butuh saya lagi telfon saja."

...****************...

"Sayang makan dulu ya,sedikit saja biar sayang ada energi."

Ucap Raka sambil menyuapi Laras.

Tidak ada bantahan apapun dari Laras,

memang perutnya juga sudah sangat lapar,

ia ingat terakhir makan adalah kemaren pagi.

"Tadi dokter bilang efek obat sudah tidak ada,memang gue kenapa kak?

gue sakit apa?

karena pas gue buang air kecil kemaren malam sakit banget rasanya."

Laras teringat betapa sakitnya ia sewaktu kekamar mandi buang air kecil semalam.

Melihat Laras sudah cukup banyak makan akhirnya Raka memutuskan menjelaskan semuanya sekarang.

Isak tangis pecah saat Raka menjelaskan kejadian kemaren dari awal,

beruntung ada ibu disana sehingga Laras merasa sesak didadanya agak berkurang.

Kenyataan ini begitu pahit Tuhan...

memang Raka adalah pria yang ia cintai,

tapi bagaimana dengan cita-citanya??

bagaimana cara dia membalaskan perlakuan Aditya dan keluarganya kepadanya dulu??

Bagaimana jika kak Allex tau ini?

Kakek??

Teman-teman disekolah??

ohh Tuhan...

Laras tak sanggup membayangkan betapa malunya dia.

*Aku sering bertanya siapakah Jodohku??

bukan berarti aku memohon untuk menikah muda Tuhan...

😭😭😭😭😭😭

(Terima saja Takdirmu Laras,

kita tidak tau Tuhan akan mempertemukan jodoh kita di usia keberapa,

dengan cara bagaimana,

dan dengan siapa,

bahkan kita terkadang tidak tau ada rahasia apalagi dibalik jodoh kita*.)

"Tenang sayang,

kita akan rahasiakan status kita,

hanya keluarga kita saja yang tau jika kita menikah.

Minggu depan sayang sudah mulai jadwal ujian,urusan nanti setelah lulus kita buat resepsi pernikahan itu kita fikirkan nanti,

Semua cita-citamu silahkan kau raih,

semua keinginanmu akan kita raih juga bersama,

gue akan terus berusaha membuat sayang dan keluarga sayang bahagia."

"Hiks..Hiks..Hiks ..

Terima kasih...karena kakak tidak meninggalkanku sendirian 😭😭😭😭

Hikss...Hiks...Hiks."

Raka dan Laras berpelukan.

Melihat itu Adinata dan Martin juga tak bisa menahan rasa harunya,

mereka juga berpelukan.

"Terima kasih Martin,

lu udah mau jadi besan gue yang ga punya apa-apa ini."

"Lu ga boleh bicara gitu bro..

lu ga inget kita dulu benar-benar dari awal berjuang bareng-bareng,

tanpa gue memaksa anak kita dijodohkan ternyata mereka sudah berjodoh dengan sendirinya."

pancaran kebahagiaan kini terpancar dari dua orang hebat itu.

Pesanan Katering makanan sudah datang,

begitu juga MUA dan penata baju lainnya.

Selesai mandi Laras langsung disulap menjadi seorang peri bergaun serba putih.

Katanya sederhana,tapi taunya didandani ribet begini juga Batin Laras.

"Memangnya ada tamu Bu?

kog didandani gini juga,

katanya sederhana?."

Tanya Laras cemberut,

ia tak pernah membayangkan begitu ribetnya make up pengantin.

"Tadi Ayah bilang Raka memanggil anak-anak dari panti asuhan untuk menjadi saksi pernikahan kalian,

dan sekalian juga kalian foto-foto nanti,

mau sederhana bagaimanapun keluarga Ayah Martin itu orang yang terpandang nak,

ga mungkin beliau mau pernikahan anak pertamanya terlalu biasa-biasa saja walaupun dibilang sederhana."

"oh iya Bu,

sedari tadi Laras ga pernah melihat Justin adiknya kak Raka Bu,

dimana dia??."

"Tadi pagi ibu sempat melihat dia olahraga keluar nak,

kalo sekarang ibu belum melihatnya lagi

tapi pasti dia juga bersiap-siap untuk melihat acara ijab Kabul mu dengan kakaknya."

Anak-anak dari panti Asuhan telah hadir bersama pak penghulu,

semua telah bersiap menunggu pengantin wanita keluar.

Perasaan Raka tak karuan,

bercampur aduk menjadi satu,

untung saja ia sempat latihan ijab kabul sebelumnya dengan ayah Adinata.

Semua mata kini tertuju kepada pengantin wanita yang berjalan dengan sangat anggun menuju tempat ijab Qabul lalu duduk di samping Raka sebagai pengantin prianya.

Dan acara berlangsung dengan sangat Khidmat,

Laras dan Raka sudah sah menjadi suami istri menurut Agama saat ini.

Tangis Bahagia menghiasi hari yang sangat bahagia itu,

Laras tak menyangka jika ia akan dipertemukan dengan jodohnya dengan cara secepat ini.

Laras yang dulu sempat mengira jika jodohnya nanti adalah Aditya,ternyata salah besar.

Jodoh tidak dilihat dari seberapa lama seseorang berpacaran,

walau baru bertemu jika ia memang jodohmu pasti ia akan langsung meminangmu,

karena pada dasarnya semua wanita pasti butuh kepastian bukan penantian yang tiada akhir .

Acara Sesi foto-foto telah usai,

Laras dan Raka bersalam-salaman dengan seluruh anak panti asuhan yang telah datang di acara itu.

"Terima kasih om dan Tante yang tantik..

semoga keluarga om dan Tante Sakinah,Mawadah Warohmah

dan Tante segera diberi dedek bayi..."

Celetuk salah satu anak yang sedang bersalaman dengan Laras.

Lalu di sambut dengan kata "Amiiin...."

serempak oleh seluruh anak panti asuhan itu.

Air mata Laras langsung terjun bebas,

doa itu terasa menusuk relung hatinya,

doa yang sangat murni keluar dari mulut anak kecil yang begitu tulus mendoakannya.

Raka yang melihat istrinya menangis karena bahagia,langsung mengecup kening istrinya itu dengan lembut.

Sementara disudut yang berbeda,

ada sosok Justin yang masih bingung rasa mana yang harus dia ekspresikan saat ini.

Disatu sisi dia sangat bahagia melihat kakak dan Laras menikah.

Namun disisi lain hatinya masih terasa sakit,

mengingat Laras adalah wanita pertama yang membuat ia benar-benar jatuh cinta,

wanita yang ia kira akan menemaninya menuju kesuksesan bersama dan menikah,menua bersama.

Ternyata ia akan menikah,menua bersama kakaknya sendiri.

Puk..Puk...Puk...

Ayah Martin menepuk pundak anaknya yang sedang galau itu.

"Yang sabar ya nak,

Laras ternyata bukan jodohmu,

mungkin suatu saat nanti kamu akan bertemu wanita yang akan menjadi jodohmu,

ikhlaskan dia menjadi milik kakakmu,

Takdir sudah berkata demikian nak,

istilah Mencintai tapi belum tentu memiliki itu benar adanya nak,

kita sebagai manusia hanya bisa bersabar dan menghadapi kenyataan yang ada."

Ucap Ayah Martin sambil memeluk Justin.

Kok di episode ini gak ada komedinya Thor...??

komedinya di keep dulu ya,

ni sesi sakral pernikahan soalnya

Ga banget kalo diselipi komedi dulu😁😁

Teman-teman jangan lupa untuk tetap

Like,

Vote,

Favorite,

Rate 5⭐⭐⭐⭐⭐

dan Comment di setiap episodenya yah,

Terima kasih untuk semuanya..

sampai ketemu diepisode selanjutnya

🥰🥰🥰

😊😊😊😊

🙏🙏🙏🙏

1
Mei Mei
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Pacaran tapi panggilannya Lo-gue 🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Dasar kompor..KalobRaka sama Tiyas,itu juga masa lalunya, Keliatan banget kamu kayak mau balas dendam karna Tiyas nolak kamu dan milih Raka...
Qaisaa Nazarudin
Bukannya kakak kandung kan?
Qaisaa Nazarudin
Panggilan nya loe-gue?? Atau Aku-kamu sih? kok gak konsisten banget..🤔🤔
Yukity
mampir Thor...

Salken ya..
Mampir yuk di novelku
GADIS TIGA KARAKTER
Makasih🙏😍
Genik_A.A
jejak dulu deh hehe
😁
Puan Harahap
hadir thor 10 like
⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
hadir kk thor
⚘⚘⚘Pria Idola n Menikahi
pria Urakan⚘⚘⚘⚘
Puan Harahap
hadir thor
Chierly Nakßanjar
hai aku udah mampir ya
Nurul Hidayati
mantep😘😘
nungguin si Ramadhan SM Khansa Up
coba baca yg lain,mksihhh
Dian Anggraeni
lima jempol tooor lanjuut 👏👏👏👏
Machan
5 like yg tertinggal kak yen
OP_PRO
pasti lucu itu tiga bayi kembar tapi sayang yang cowok udah ga bisa diselamatkan, semangat terus yah 😊 ditunggu next episode dan feedback-nya bila berkenan yah
evlyn
terimakasih kak 🙏🙏🙏 terus berkarya ...😘😘😘😘
evlyn
sedih 😭😭😭😭
evlyn
berhati mulia ny seorang laras .... 😘😘😘
evlyn
setidak ny masih ada orang baik disini 🙏🙏🙏
🚶‍♀️🚶‍♀Notifikasi
Nyicil sampe sini dlu thor. Nnti lanjut lagi, Papaayy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!