NovelToon NovelToon
Illusion Of Love

Illusion Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:31k
Nilai: 5
Nama Author: s_m

Gimana rasanya,saat kalian udah punya cowok yang udah perfect tapi tiba-tiba perasaan kalian goyah dengan kehadiran sahabat pacar kalian yang juga udah punya pacar?
Ini yang tengah terjadi pada Aya dan juga Rey.lalu apa yang akan mereka pilih, bertahan dengan pasangan mereka masing-masing atau memilih berpisah dan memulai kisah mereka yang baru?
gaes..gaes...ini lapak aku yang baru..tetap temanya masalah cinta ya gaes..
yuk mampir kesini dan ikuti kisah mereka.
jangan lupa tulis kritik dan saran kalian dikomen ya.. suwun 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon s_m, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 25

   Setelah memastikan sang papa tidur.perlahan Rey beranjak keluar dari kamar sang papa.

   Saat Rey keluar dari kamar, tiba-tiba bahunya ditepuk dari belakang.

   "papa udah tidur?."tanya Risma dari belakang.

   "eh...kakak."Rey cukup terkejut dengan tepukan tangan Risma.

   "udah baru aja."lanjutnya sembari menutup pintu.

   "ayo ngobrol sama kakak.kakak kangen sama kamu."ajak Risma sambil merangkul lengan adik kecil nya itu.

   Sebagai kakak,Risma memang dekat dengan Rey.walaupun dari Rey umur 5 tahun mereka sudah tidak tinggal satu atap tapi hubungan persaudaraan mereka terjalin dengan baik.

   Dulu pas weekend Risma sering menginap di rumah kakeknya Rey.kalau gak gitu gantian Rey yang menginap di rumah utama.hal seperti itu sudah mereka jalani bertahun-tahun sampai mereka dewasa.

  "kak Doni gak ikut kesini kak?."tanya Rey memulai membuka obrolan.

   "ow..mas Doni..."Risma menjeda ucapannya.

  "mas Doni gak dapet izin dari kantor jadi ya kakak kesini sendiri."lanjutnya menjelaskan ketidakhadiran sang suami.

   "kalian baik-baik aja kan."tanya Rey yang sedikit curiga dengan kepulangan sang kakak yang kali ini tidak bersama kakak iparnya.

   "baik kok..baik..."balas Risma terlihat tak begitu nyaman membicarakan tentang suaminya.

  Rey mengerutkan keningnya,heran melihat gelagat sang kakak yang Rey rasa ada yang gak beres dengan kakaknya.

  "kak.. are you okay?."Rey malah bertanya keadaan sang kakak dan tak menanggapi pujian yang dilontarkan oleh sang kakak.

   "okay kok...emang kenapa sama kakak?."kata Risma sambil mengangkat bahunya,santai.

   "jangan terbiasa dipendam sendiri,kakak masih punya aku."sindir Rey yang tahu betul sifat sang kakak.

  "kakak tahu.lagian kakak bersyukur banget punya adek-adek yang baik kayak kamu dan Devan."ujar Risma sembari mengusap-usap tangan Rey, sayang.

Selain Rey,putra lain dari keluarga Pratama bernama Devanda Pratama.umurnya yang beda 2 tahun dari Rey.

   Rey masih menatap dalam kearah sang kakak.Rey masih curiga dan tidak begitu percaya dengan penjelasan kakaknya mengenai keadaannya apa lagi terlihat jelas sang kakak tak begitu suka bicara mengenai suaminya.

apa mereka lagi berantem?batin Rey masih terus mengamati mimik wajah kakaknya.

   "kakak bener-bener gak apa-apa Rey.kamu gak usah khawatir."Risma menyakinkan sang adik Karena Risma tahu kalau adiknya masih terlihat curiga padanya.

   "oh iya, gimana pekerjaan kamu?."tanya Risma mengalihkan pembicaraan.

   "Alhamdulillah,lancar."jawab Rey seadanya.

   "syukur lah."

   "hmmmm .. Rey."

   "apa kak?."tanya Rey, menoleh kearah sang kakak.

   "hmmm.. kakak cuma mau tanya.apa kamu gak ingin gabung ke perusahaan?."tanya Risma terdengar hati-hati.

  "di perusahaan sudah ada kak Dev.itu sudah cukup."Rey menanggapi dengan santai.

   "walaupun begitu.perusahan juga butuh di pegang keturunan keluarga Pratama lainnya.kamu juga punya hak di perusahaan,Rey.kamu punya saham juga disana."Risma mulai menjelaskan pendapatnya dan mencoba membujuk Rey mau masuk ke perusahaan.

   "untuk saat ini aku menikmati kerja di Mandala grup."jawab Rey yang masih menikmati pekerjaannya sekarang.

   "Kakak harapan kamu memikirkan lagi saran kakak ini Rey.papa pasti juga akan senang melihat putra-putranya meneruskan dan membuat perusahaan lebih berkembang lagi."harap Risma sambil mengelus tangan Rey.

   "nanti aku pikirkan kak."Rey tak ingin membuat kakaknya kecewa tapi dia juga gak bisa berjanji untuk mau bekerja di perusahaan keluarganya.

"baiklah.kakak tak akan memaksa mu.tapi perusahaan selalu akan membuka pintunya untuk kamu."Risma akhirnya mengalah dan tak ingin terlalu memaksa adik bungsunya itu.

   "oh iya,kalau kamu udah ada pacar bawa pulang kerumah.kenalin sama papa dan tante Vero."lanjut Risma kali ini membahas mengenai asmara sang adik.

   "hu.uh..gampang lah."jawab Rey seadanya,malah kali ini Rey tidak terlalu nyaman membicarakan mengenai asmaranya.

   "apa masih pemenangnya gadis itu?."tanya Risma kini mulai menebak-nebak isi hati Rey.

   Rey langsung mendongakkan wajahnya menoleh ke arah sang kakak lagi.

   "ternyata masih dia ya.iiih...adek kakak udah besar ternyata sekarang.udah ganteng setia lagi."tebak Risma tersenyum kecil,mulai gentol menggoda Rey.

   "Kakak setuju kalau kamu sama gadis kecil kakak.dia gadis yang cantik dan juga ceria."lanjut Risma yang tahu mengenai sosok gadis yang tengah bertahan di hati adiknya.

  "siapa?."tanya Rey balik,belum ngeh siapa yang dimaksud kakaknya.

  "kamu gak usah pura-pura gak tahu siapa yang kakak maksud.fotonya ada didompet mu kan?."sindir Risma terus menggoda Rey.

Rey membulatkan matanya kala kakaknya tahu kalau di dompetnya ada foto cewek.

  "gak.mana ada foto cewek didompet ku."kilah Rey, gelagapan.

  "yaudah kalau gitu sini,kakak mau lihat dompet mu.kalau memang gak ada"kata Risma malah menantang Rey membuka dompetnya.

"kakak apaan sih?aku bukan anak kecil lagi.lagian memang gak ada kok."Rey tetap kekeh bilang kalau didompetnya gak ada foto cewek.

"Heleh, gengsian kamu masih tetep aja ternyata.ditambah keras kepala lagi."ejek Risma dengan sifat keras kepala dan gengsian sang adik.

"pantes dulu tiba-tiba dia bilang mau ngelupain kamu.kasihan banget gadis kecil kakak ampek nangis kejer pas tahu kamu malah jadian sama uler Keket,Misca."lanjutnya kesal kalau mengingat tingkat adiknya bikin anak orang nangis kejer dulu.

"dia nangis?."

Risma mengangguk mengiyakan.

"kasihan banget dia terlihat patah hati banget dulu."kata Risma masih ingat wajah sedih cewek yang selalu dia panggil gadis kecil itu.

"bukanya dulu dia duluan yang jadian sama Irfan?."kini Rey mulai mengingat-ingat kejadian yang tengah dibahas kakaknya.

"Irfan yang tinggi, putih itu yang dulu sering datang ke rumahnya kan maksud mu?."tanya Risma.

kini Rey yang mengangguk membenarkan ucapan kakaknya..

hahahahahaha...

Risma malah tertawa.

"kenapa kakak tertawa?."Rey mengerutkan keningnya,heran melihat kakaknya malah tertawa.

"Irfan itu sepupunya."Risma memberitahukan siapa sosok Irfan yang di sebut Rey tadi.

"kalau cemburu minimal cari tahu dulu info akuratnya.kan jadi salah paham gini bertahun-tahun lagi.dasar bocil-bocil."kata Risma mengejek sikap cemburu adiknya yang berujung salah paham.

"bodo amat lah.udah tahun baheula juga.gak usah dibahas."balas Rey,jutek.

"lagian dia udah punya pacar dan aku juga udah pacar."kilah Rey, berusaha cuek dan masa bodoh.

"oh ya?."

"bagus deh biar gadis kecil kakak dapet cowok yang peka dan gak gengsian.kasihan sih kalau dia harus terus suka sama cowok yang plin plan."sindir Risma sambil melirik kearah adiknya.

"plin-plan apaan?fotonya aja masih jadi penghuni setia dompet gue."gumam lirih Rey sambil mengusap-usap tengkuknya,sebel dikatain sang kakak.

"kakak dengar lho."goda Risma cekikikan.

Dugaannya memang gak salah, kalau Rey masih punya perasaan sama gadis kecilnya.

"yang udah nikah aja bisa di rebut apalagi ini statusnya masih pacaran."ujarnya terus meracuni pikiran sang adik.

"iya gak sih?."lanjutnya sambil tersenyum miring.

  Ucapan Risma hampir sama dengan ucapan Pak Regan tadi.mereka sepertinya tahu mengenai asmara Rey yang mungkin tak banyak yang tahu.

  Lalu siapa gadis yang dimaksud oleh Risma dan papa nya Rey?

1
Khairul Azam
thor km umur berapa sih
ani sumarni
sy mampir kak
S
LANJOT
S
nama tokonya keliru thor
S
typo
S
typo ini thor
S
SEMANGATTT
falea sezi
lanjut donk
S_M: masih digarap Thor..maksih udah mampir thor 🙏😁
total 1 replies
falea sezi
aurel berasa korban pdhl dia jalang
Alay Asep Doank-anAza
lanjut Thor
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
ayaaaa
Mukmini Salasiyanti
berani bgt si Rey
esih sukaesih
ceritanya bagus, kak
up nya yg sering² ya kak

selalu ditunggu
viii: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Triny Hadon
masih nyimak
rhani bhelLo💕
pasti Arjun yg d lihat rey
rhani bhelLo💕: sama"
lanjut dong ka, penasaran sama ceritanya
gemes juga sama si Rey dan Aya
semangaaaaaaats ka 💪🏻💪🏻💪🏻
total 2 replies
Febri April
wahhhh sosweeet
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Adiva Amalia
lanjut Thor aku suka cerita nya
S_M: makasih udah mampir Thor 🙏😁
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
wkwkwk

si Arjun pun blm ketahuan aja tuh
Mukmini Salasiyanti
hadehhh
perifun iki?
Anaknya Baba: coba baca novel Poppen kak, siapa tahu sesuai selera kakak.
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
serius nih, Rey???
Ayoklah semungguuttt!!!!!

. hihi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!