NovelToon NovelToon
Legenda Zhou

Legenda Zhou

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: LanzT0k3

Hanya karena jatuh miskin, pertunangannya dibatalkan dan nama baik orang tuanya dihina di depan mata. Zhao Gou tidak lagi sudi menunduk. Di malam yang gelap, ia lenyap meninggalkan desa pengasingan, melangkah masuk ke Lembah Kematian yang ditakuti para kultivator. Tempat di mana warisan kuno dan ilmu terlarang menunggunya.

​Ketika ia kembali dengan topeng misterius dan pedang berdarah, dunia persilatan terperanjat—siapakah sosok mengerikan yang siap meratakan klan-klan besar ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berlutut di Atas Panggung

​Tantangan terbuka dari Xie Lin memicu gelombang histeria di seluruh Lapangan Agung Kota Awan Biru. Puluhan ribu penonton bersorak gemuruh, mengelilingi panggung batu raksasa tempat dua pemuda itu kini berdiri berhadapan. Bagi publik, ini adalah duel puncak antara jenius terbaik Klan Xie yang baru saja menembus batasan kekuatan dengan sosok pendaftar misterius bertopeng yang menghancurkan Batu Penguji Kuno.

​Di panggung utama, para Tetua Sekte Awan Langit tidak menghentikan tantangan tersebut. Sebaliknya, mereka justru menatap ke arah panggung pertarungan dengan binar mata penuh antusiasme. Keretakan Batu Penguji Jiwa Kuno telah memicu rasa penasaran yang amat sangat besar di benak mereka.

​Xie Lin melangkah perlahan mengitari Zhao Gou. Pedang bermata ganda di tangannya memancarkan pendaran energi Qi berwarna merah keemasan yang sangat pekat. Aura liar dan mendominasi meletup dari tubuhnya, menghempaskan debu-debu batu di sekeliling panggung.

​"Xiao Long!" bentak Xie Lin dengan leher menegang, wajahnya mengukir senyuman sadis yang menggebu-gebu. "Di aula lelang kau berani pamer harta, di panggung pengujian kau berani memakai trik kotor! Tapi di atas panggung pertarungan ini, tidak ada tempat untuk bersembunyi! Aku akan meremukkan setiap tulang di tubuhmu dan merobek topeng busuk itu dari wajahmu!"

​Di tribun VIP, Xie Yanfeng berdiri kaku di tepi pagar pembatas. Tangannya yang mulus mencengkeram erat ukiran kayu panggung. Sejak pertarungan ini diumumkan, perasaan tidak nyaman di dalam dadanya semakin menjadi-jadi. Ada sesuatu yang sangat dingin dan mematikan pada diri pemuda bertopeng itu—sebuah ketenangan absolut yang hanya dimiliki oleh mereka yang kerap melintasi jurang kematian.

​"Kakak Lin, jangan meremehkannya!" teriak Xie Yanfeng mencoba memperingatkan dari kejauhan.

​Namun Xie Lin sudah terbuai oleh ilusi kekuatan liar yang mengalir di dalam pembuluh darahnya. Sejak menyerap Darah Esensi Kuno dua pekan lalu, ia merasa dirinya telah menjadi sosok tak tertandingi di Kota Awan Biru.

​Zhao Gou tetap berdiri tegak di tengah panggung. Jubah kain hitamnya melambai pelan tertiup angin sore. Tangan kanannya terendam santai di dalam lipatan jubahnya, sementara tangan kirinya terikat di balik punggung. Ia bahkan tidak berniat untuk menarik pedang besi tuanya.

​"Xie Lin," suara Zhao Gou meluncur pelan dari balik topeng hitamnya, begitu datar dan tenang hingga terkesan seperti ejekan mematikan. "Kau terlalu banyak bicara untuk seseorang yang hidupnya berada di dalam genggaman orang lain."

​"Mencari mati!"

​Xie Lin meledak dalam amarah! Tubuhnya memotong udara bagaikan kilat merah. Dalam sekejap mata, ia telah melompat ke udara tepat di atas kepala Zhao Gou. Pedangnya terangkat tinggi, menghimpun seluruh padatan energi Qi dari Darah Esensi Kuno yang baru dikuasainya!

​"Teknik Pedang Phoenix Merah: Tebeasan Pemotong Langit!"

​SWOOSH

​Tebasan pedang raksasa bercahaya merah membara membelah udara, meluncur deras menukik ke arah leher Zhao Gou! Tekanan angin dari serangan itu begitu kuat hingga membuat batu pualam di bawah kaki Zhao Gou merekah halus!

​Para penonton menahan napas, beberapa di antaranya menjerit panik membayangkan pemuda bertopeng itu akan terbelah menjadi dua bagian.

​Namun, Zhao Gou bahkan tidak bergeming dari pijakannya.

​Saat tebasan pedang berenergi dahsyat itu hanya berjarak satu jengkal dari dahi topengnya, Zhao Gou mengangkat tangan kirinya secara perlahan. Dua jarinya melesat memotong lintasan angin!

​KLANG

​Bunyi benturan logam yang sangat keras memekakkan telinga bergema di seluruh lapangan!

​Tebasan pedang berkekuatan ribuan kati yang diperkuat oleh Darah Esensi Kuno itu... mendadak berhenti total di udara, dijepit secara sempurna hanya oleh dua jari telanjang milik Zhao Gou!

​"A-apa?!" Xie Lin membelalakkan matanya tak percaya. Seluruh tenaga di dalam tubuhnya telah dicurahkan ke dalam tebasan itu, namun pedangnya seolah terperangkap di dalam cengkeraman gunung baja. Tidak sanggup menembus maju walau semili pun!

​"Ini kekuatan dari Darah Esensi Kuno yang kau bangga-banggakan?" bisik Zhao Gou dingin dari balik topengnya.

​Mata berwarna ungu keemasan milik Zhao Gou mendadak bergetar halus. Ia menyalurkan satu gelombang niat pikiran tak kasat mata melalui Qi Naga Kuno di dalam tubuhnya.

​Deg

​Jauh di dalam pusat meridian dan Dantian milik Xie Lin, Benih Segel Naga yang terlelap sejak hari ia menelan darah tersebut... mendadak terbangun dan meledak secara ganas!

​"Argh... ARGHHHHH!"

​Jeritan histeris yang teramat sangat memilu meluncur dari tenggorokan Xie Lin! Pedang di tangannya terlepas dan jatuh berdenting ke batu panggung.

​Darah Esensi Kuno yang mengalir di dalam pembuluh darah Xie Lin tidak lagi menutrisi tubuhnya, melainkan berbalik arah menjadi lahar beracun yang membakar seluruh organ dalamnya dari dalam! Benang-benang energi naga mengamuk secara liar, merobek saluran meridiannya hingga hancur berkeping-keping!

​Bruk

​Di hadapan puluhan ribu penonton yang terperangah syok, Xie Lin yang tadinya berdiri gagah bagaikan pahlawan mendadak terjatuh keras ke atas tanah panggung. Wajahnya membiru, pembuluh darah di lehernya menonjol hitam kaku, dan ia memuntahkan beberapa teguk darah segar berbusa secara membabi buta!

​"Hawa... hawa apa ini?! Meridianku... Dantianku hancur!" jerit Xie Lin sambil berguling-guling di tanah memegang dadanya yang terbakar.

​"Kakak Lin!" Xie Yanfeng melompat turun dari tribun VIP dengan raut wajah pucat pasi, meluncur deras menuju panggung pertarungan.

​Namun sebelum Xie Yanfeng sempat menyentuh arena, Zhao Gou melangkah maju satu tindak. Ia menatap turun ke arah Xie Lin yang merangkak kesakitan di bawah kakinya. Zhao Gou mengangkat kaki kirinya, lalu menghantamkan telapak sepatunya tepat ke atas pundak Xie Lin!

​Brak

​"Khmm!" Xie Lin tersungkur paksa, kedua lututnya terhantam keras ke atas panggung batu hingga pecah. Ia dipaksa berlutut secara hina di hadapan Zhao Gou, tepat di depan pandangan seluruh rakyat Kota Awan Biru!

​"Kau... apa yang kau lakukan padaku, Keparat?!" raung Xie Lin dengan mulut berdarah, matanya dipenuhi rasa takut yang tiada tara saat menyadari seluruh kultivasinya runtuh secara drastis dalam sekejap mata.

​Zhao Gou menundukkan tubuhnya sedikit, berbisik tepat di samping telinga Xie Lin yang gemetaran:

​"Aku tidak melakukan apa-apa, Xie Lin. Kau sendiri yang dengan sukarela menelan darahku... darah dari anjing yang dulu kau hinakan."

​Brak

​Seketika itu juga, pikiran Xie Lin bagaikan disambar petir di siang bolong! Matanya melotot selebar-lebarnya, menatap bayangan mata berwarna ungu keemasan di balik topeng hitam itu. Ingatan tentang pemuda bertubuh tegap di rumah panggung reyot Desa Hutan Kabut mendadak berputar gila di dalam benaknya!

​"Kau... kau adalah... Zhao—"

​Sebelum Xie Lin sempat menyelesaikan kalimatnya, Zhao Gou mengibas pergelangan tangannya, menyegel pita suara Xie Lin secara paksa menggunakan gejolak Qi tipis.

​Xie Yanfeng tiba di atas panggung dengan pedang es terhunus, wajah cantiknya dipenuhi amarah dan ketakutan yang bercampur aduk. "Lepaskan Kakak Lin! Apa yang kau lakukan padanya, Xiao Long?!"

​Zhao Gou mengangkat kakinya dari bahu Xie Lin yang terkulai lemas tanpa daya. Ia berbalik perlahan, menatap lurus ke arah Xie Yanfeng—mantan tunangannya yang berdiri anggun namun gemetaran di hadapannya.

​"Aku hanya mengembalikan apa yang seharusnya menjadi miliknya," ujar Zhao Gou dengan suara berat yang dipalsukan. "Klan Xie menggunakan harta kotor untuk membeli kekuatan palsu, dan hari ini... hukum alam mengambil kembali bayarannya."

​Para Tetua Sekte Awan Langit melompat turun dari panggung utama, mengepung area pertarungan. Salah satu tetua memeriksa kondisi Xie Lin dan membelalakkan matanya kaget. "Meridian utamanya hancur total! Kultivasinya runtuh!"

​Suasana di seluruh Lapangan Agung mendadak gempar luar biasa! Jenius nomor satu Klan Xie hancur menjadi cacat hanya dalam satu kali gerakan tanpa tebasan pedang!

​Xie Yanfeng menatap pemuda bertopeng di hadapannya dengan gigi tergeret. "Kau sengaja mencederainya! Kau adalah iblis!"

​Zhao Gou tertawa pelan dari balik topengnya. Tawa yang terdengar dingin, asing, dan sarat akan penyesalan yang telah menguap.

​"Iblis?" bisik Zhao Gou, melangkah mundur perlahan dan menghilang secara misterius ke dalam bayang-bayang angin panggung. "Xie Yanfeng... ini baru permulaan dari panggung ujian kalian. Simpan air matamu untuk hari di mana seluruh Klan Xie bersujud di hadapanku."

​Sebelum para Tetua Sekte sempat menangkapnya, tubuh Zhao Gou memotong udara bagaikan kilat ungu, melesat pergi meninggalkan panggung pendaftaran yang kini hancur dan diselimuti oleh kekacauan berdarah.

1
Raju
tolak aja secara baik...
jgn ada campuran kata sombong...
"jika aq menjadi penerus sekte, kdepannya musuh²ku akan menargetkan kalian, dan aq tidak ingin hal itu'terjadi"... gitu aja udh ngeh....
Raju
makasih up nya Thor....👍👍
Raju
penghianatan zhengtian berahir !!
Raju
ambil jgn tabambil.... kopi meluncur untuk mu thor...💪💪
Lanz: terimakasih 😍
sehat sehat selalu yahh
total 1 replies
Raju
penghianat klan harisnmati.
klo g mati... cerita ini akan terus berulang² layaknya sinetron...
Raju
hah.... kapan malam nya..... ??
Lanz
terimakasih atas kejeliannya
sedang othor perbaiki bab ini
selamat membaca 🥳🥳
Raju
darimnakah zhao gou tau jika pil itu beracun ??
ini wajib djelaskan...
apakah darah naganya bisa mendeteksi racun skecil apapun...??
Raju
vote dulu buat karya mu Thor...
ttp semangt...💪💪💪
Raju
tingkat kultivasi tuan muda zhao mana yg bener thor !! awal atau puncak ??
Lanz: di bab sebelumnya sudah ada penjelasannya ko 🙏
total 1 replies
Raju
persiapkan dirimu tuan muda zhao.... perang antr saudara akn dimulai !!
Deutsch
lanjut 🙏
Raju
emjadikan racun sebagai nutrisi tambahan.... HEBAT.
Raju
tmbh satu lagi penghianat klan pucat pasi...
Raju
hati yg beriah baik...
dikotori oleh keserakahan klan...
pada ahirnya, yg terjadi KORBAN PERASAAN.🤣🤣🤣
Raju
bunuh dan tuntaskan samapai ke akar²nya...
Raju
PUAS.....!!
disaat seseorg kesusahan, terjepit...
jgn pojokkan dia.
krna ktika dia bangkit .. semua sdh terlambat.
Raju
ta ada yg perlu dconfirmasi nona es...kehancuran klan xie kalian itu pasti...
Raju
saling menyusun rencana...
adu taktik...bikan tiktok...
Raju
satu panggung kota dsekte terbesar dbuat geger....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!