●Msi bnyk teypo,tpi males benerinnya wkwk
Dia si gadis remaja yang tidak kenal ampun pada siapapun, dia hidup hanya karna suatu tujuan yaitu balas dendam atas kematin ibu tercintanya
“Aku tidak perduli siapapun kau, meskipun kau adalah ayahku, presiden atau bahkan raja sekalipun, jika kau berani mengusik hidupku maka jangan pernah berpikir untuk kembali meliahat matahari terbit."
~KYON ANA AGATHA~
Dirinya pikir,setelah ia berhasil membalaskan dendam nya,ia bisa mati dan bertemu ibunya,namun sayang seribu sayang,seseorang dengan suara nya yg dingin berkata"Tanpa ijin dari ku,kau tidak boleh mati"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Incess Na Enya Babeh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 25
Ana kembali ke kelasnya dan mengikuti pelajaran sampai bel pulang pun berbunyi.
Tanpa ada kegiatan lain ia mengendarai mobil nya menuju mansion nya,karna sudah 2 hari ia tinggal di markas.
"Nona pulang,nona pulang"teriak satpam di sana pada semua orang yg ada di mansionnya,padahal mobil Ana masih belum terlihat tapi ia sudah hafal dengan suara mobil nonanya.
Dan benar saja,mobil Ana sudah datang,dan pak satpam pun bergegas membuka kan gerbang untuk nonanya.
Ana tidak memarkirkan mobilnya, dan menempatkan mobilnya secara asal,Ana turun dari mobil di depan mansion,dan semua orang pun memberi hormatt padanya.
"Hmmm,benarkan itu"ucap Ana pada supir yg berdiri rapi dengan para pegawai lainnya,Ana melemparkan kunci mobilnya,dan pak supir dengan sigap menangkap kunci tersebut.
Ana langsung memasuki mansion,dan di sana sudah terjejer para maid memberikan hormat pada nya.
"Nona mau sesuatu"ucap kepala maid di sana.
"Tidak,aku mau istirahat dulu,"ucap Ana
seraya berjalan menaiki tangga.
Ana merebahkan tubunya di tempat tidur,tanpa mengganti terlebih dahulu aeragamnya,hingga ia tertidur lelap.
Sampai jam menunjukan pukul 16:23
Ana terbangun dari tidurnya dan bergegas masuk ke kamar mandi.
Hingga beberapa sa'at kemudian ia sudah rapi dengan pakaian nya,sa'at ia turun ke bawah,para maid mendekati nonanya dan berbaris rapi,karna takut nonanya membutuhkan sesuatu.
"Malam ini aku tidak akan pulang"ucap Ana seraya terus berjalan.
Para maid hanya mengangguk patuh.
Ana mengutak atikan ponselnya dan menaruhnya di telinganya
"Kumpukan semua anggota di markas secepatnya,harus sudah siap sebelum aku sampai"ucap Ana pada seseorang di sebrang sana,dan langsung menutup panggilan tanpa mau mendengarkan jawaban dari sana.
"Nona mobilnya,"ucap penjaga di sana.
"Tidak,bawakan kemari motor ku"ucap Ana,
Penjaga tersebut langsung bergegas mengeluarkan motor sport Ana.
"Malam ini aku tidak akan pulang,"ucap nya pada penjaga,seraya menaiki motor nya.
"Baik nona"ujarnya.
Ana mengendarai motor sport nya dengan kecepatan rata-rata
hingga sa'at ia sampai di markas besar Angel's Of Death ia sudah di sambut oleh beberapa mafio dan jordan yg memang sudah sembuh.
DI AULA
"Kalian semua pasti bertanya-tanya,kenapa aku mendadak mengumpulkan kalian semua di sini,aku tidak suka bertele-tele jadi langsung saja,aku sudah memutuskan dalam bebeapa hari kedepan aku akan pergi ke korea,tepatnya ibukota korea,Seoul dimana Sung Ji [Ayah ana] tinggal,aku tidak mau berlama-lama lagi membuat nya merasa damai dan tenag, pasti kalian sudah mengerti bukan"ujarnya.
"Aku juga akan memutuskan untuk sementara waktu selama aku tidak ada ,markas akan di urus oleh Leon dan pak Jidan, selaku mafiso yg sudah berpengalaman di antara kita bersama dengan anaknya Nino,jadi kalian harus menghormati mereka,"timpal Ana.
"Untuk masalah perusahaan akan menjadi tanggung jawab Leon juga"ucap Ana seraya menatap Leon.
"tidak,aku ingin ikut dengan mu "ucap Leon.
"Tidak perlu,aku akan pergi dengan ka jordan,dan akan membawa beberapa anggota dan mafiso untuk memudahkan ku menangkap Sung Ji "ucap Ana.
"Jiak ada sesuatu,tidak perlu sungkan untuk menghubungi ku"ucap Ana lantang.
"Ka Joo,tolong urus penerbangan ku secepat mungkin...."ucap Ana,Jordan hanya nengangguk patuh
Ana memberikan beberapa kata-kata lainnya
dan mereka pun patuh pada apa yg Ana ucapkan.
Sedangkan Leon hanya nenekuk wajahnya saja,Karna ia tidak bisa melindungi Ana di sana nanti.
NEXTT...... ,